Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Pernikahan Lia dan Fauzan


__ADS_3

Hari pernikahan Lia pun akhirnya telah tiba hari ini,semua persiapan dan dekorasi serta konsumsi sudah siap,semua orang telah sibuk ke sana kemari mengatur segalanya, dari hal kursi dan meja semuanya tak luput dari perhatian, seluruh keluarga besar ustadz Reihan pun sudah datang semua.


"Subhanallah,umi cantik sekali,Abi juga sangat tampan"ucap Siti, terkagum melihat umi dan Abi nya.


"Alhamdulillah,kamu juga sangat cantik nak" ucap umi,sambil tersenyum.


"Umi,ayo kita jenguk Lia di kamar nya, apa dia sudah siap"ajak Siti ke umi.


"Iya,ayo kita ke sana,tadi dia lagi bersama Salwa dan Fika"sahut umi bahagia.


Umi dan Siti pun langsung menuju kamar Lia.


"Wah...ka Lia cantik sekali, Fika juga mau cantik kaya ka Lia, Tante rias..!bisa dandani Fika sama seperti ka Lia juga gak?"pinta Fika, dan sontak penata rias itu langsung tertawa mendengar nya.


"Anak kecil belum boleh memakai baju pengantin,dan di rias seperti ini"sahut penata rias.


"Kenapa gak boleh?"tanya Fika, protes sambil menyipitkan matanya menatap penata rias itu.


"Karena,kalau kamu yang di dandani seperti ka Lia, nanti calon nya ka Lia salah kira, dan bisa langsung shock dan pingsan, melihat ka Lia nya berubah menjadi bocel ha..ha.."sahut Salwa,meraka pun semua pun terbahak mendengar nya.


"Terus kapan Fika bisa seperti ka Lia,masa nunggu Fika besar dulu sih?"tanya Fika.


"Ya memang begitu"sahut Salwa,Fika pun cemberut mendengar nya,Lia hanya terkekeh melihat Kaka dan adik nya saling oceh,umi dan Siti pun ikut terkekeh.


Di kamar lain.


pasangan yang di (juluki R2 teromantis) itu, sedang asik saling memuji satu sama lain, mereka saling mesra juga saling mengagumi.


"Subhanallah, cantik sekali sih istrinya Kaka ini"ucap Reihan, sambil memeluk istrinya dari belakang dan mengecup pipi istri nya,yang sedang berdandan di depan cermin, semakin hari Reihan semakin mencintai istrinya.


"Makasih sayang, suaminya Risa juga sangat tampan dan gagah"sahut Risa, sambil membalikkan badannya menghadap suaminya,ia tersenyum dan mengusap lembut wajah suaminya yang semakin hari semakin bertambah tampan dan gagah, tangan nya semakin turun ke dada bidang suaminya, tempat favorit Risa,ia sangat suka meraba dada bidang suaminya yang semakin hari semakin berotot dan tubuh yang kekar semakin membuat Risa terpesona.


"Sayang, jangan menggoda kaka sekarang, nanti kita malah gak jadi ke luar kamar dan menghadiri acara pernikahan Lia"ucap Reihan, sambil memegang tangan istrinya, karena tangan nya tak berhenti meraba, Risa terbahak mendengar perkataan suaminya.


"Risa gak sedang menggoda kok,cuma mengusap aja,sayang nya aja yang ke geeran" sahut Risa,sambil memanyunkan bibirnya,lalu tertawa dan hendak menjauh dari suaminya, namun Reihan menahannya.

__ADS_1


"Istrinya Kaka udah mulai nakal ya"ucap Reihan, sambil meraih pinggang istri nya dan memeluk erat, Reihan pun mendekatkan wajahnya ke bibir istrinya, Risa yang paham pun, langsung melingkar kan tangan nya ke leher suaminya,mereka pun saling tatap dan semakin mendekat kan bibir mereka, namun tiba-tiba.


"Owek..owek.."suara tangis Anisa menghentikan mereka.


"Kayaknya dede Anisa cemburu deh"ucap Risa,dan mereka pun tertawa bersama.


"Ya sudah, yuk kita keluar,sebentar lagi pihak mempelai pria akan segera datang"ucap Reihan, sambil menggendong dede Anisa, hari ini mereka bertiga memakai baju coupele berwarna maroon.


Semua pun sudah siap menyambut kedatangan pihak keluarga mempelai pria, Siti dan Salwa adalah orang yang paling sibuk, memeriksa dan memantau konsumsi dan kue -kue buat jamuan para tamu undangan.


"Hei.. Salwa,sibuk bener dari tadi bolak-balik" ucap ibu Atun.


"Iya bu, Salwa harus memastikan semuanya berjalan dengan baik dan lancar,agar tidak ada yang kurang"Sahut Salwa,sambil tersenyum ramah.


"Aduh...Salwa,kamu itu seharusnya tidak perlu repot-repot sibuk kaya gitu, lagian ya, yang nikah itu adik kamu,dan dia itu udah tega ngelangkahi kaka nya sendiri,kamu itu seharusnya minta syarat pelangkah dong, seperti minta emas,uang atau perlu minta aja sebuah mobil ya kan,saran aku sebaiknya kamu itu mengurung diri aja di kamar,Kalau perlu sampai nangis-nangis, biar semua keinginan mu di penuhi"ucap ibu Atun, Salwa hanya diam dan kesal mendengar ocehan ibu Atun yang ingin memprovokasi nya agar kembali menjadi pemberontak.


"Maaf ibu,kalau kedatangan ibu hanya ingin memojokkan keluarga kami,dan mencoba memprovokasi adik ipar saya,dengan tidak mengurangi rasa hormat saya,sebaiknya anda pergi saja dari sini,atau sebaiknya anda duduk manis di meja tamu dan turut mendo'akan kebahagiaan adik kami,dari pada ibu berbuat dosa karena sudah menghibah orang lain" sahut Risa yang geram mendengar perkataan ibu Atun.


"Eh.. siapa yang berbuat dosa,enak aja,aku itu cuma kasian sama Salwa,dia itu sudah di langkahi adik nya,terus gak di kasih syarat pelangkah lagi,dan tadi aku cuma kasih saran yang baik aja buat dia"sahut ibu Atun.


"Alah..kamu itu sok bijak sekali sih,bijakan juga saya,karena saya lebih tua,lagian baru juga jadi istri seorang ustadz ngomong nya udah kaya ustadzah,bagai mana kalau jadi ustadzah betulan,bisa di ceramahi semua orang ada di sini"sahut ibu Atun.


"banyak orang merasa bijak dan merasa hebat ketika mengurusi masalah kehidupan orang lain, tapi dia sendiri tidak sadar, bahwa dia sendiri belum tentu becus dalam mengurusi masalahnya sendiri"Sahut Risa.


"Kami permisi dulu bu"ucap Risa lalu pergi membawa Salwa dari situ.


"Dasar anak ingusan,gak ada sopan santun sama orang tua,belum selesai ngomong udah main tinggal aja"batin ibu Atun,merasa kesal.


"Makasih ya ka,udah bela Salwa tadi"ucap Salwa, Risa pun mengangguk sambil tersenyum.


Sholawat nabi pun terdengar dari luar, pertanda pihak keluarga mempelai pria sudah datang ke tempat acara pernikahan, begitu banyak iringan dan hantaran yang di bawa oleh para pihak pria.



(contoh foto hantaran pernikahan Lia)

__ADS_1


semua pun sudah berkumpul di ruangan untuk menyaksikan ijab qobul antara Fauzan dan Lia, penghulu dan para saksi pun sudah siap,kali ini yang jadi saksi untuk Lia adalah Reihan Kaka kandungnya sendiri.


Suara merdu pembacaan ayat suci Al-Quran di lantunkan langsung oleh mempelai pria.


penghulu pun menuntun untuk membaca istighfar dan dua kalimat syahadat,lalu ijab qobul pun di mulai.


"BISMILLAHIRAHMANIRAHIM"


"WAHAI FAUZAN BIN RAHMAN,SAYA NIKAHKAN DAN KAWIN KAN ENGKAU,DENGAN ANAK SAYA YANG BERNAMA AZAHRA AULIA BINTI AHMAD,DENGAN MAS KAWIN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT DIBAYAR TUNAI"


"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA AZAHRA AULIA BINTI AHMAD DENGAN MAS KAWIN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT DIBAYAR TUNAI "


sah!


ucapan rasa syukur pun langsung terdengar dari para seluruh keluarga dan tamu undangan yang hadir di sana,mempelai wanita pun di persilahkan untuk keluar dari kamar nya dan menghampiri suaminya untuk melakukan pemasangan cincin dan sungkeman pada kedua orang tua mereka, pembacaan do'a pun langsung di lantunkan, dan langsung di pimpin oleh ustadz Reihan.


Seluruh para tamu undangan di persilahkan untuk menikmati segala hidangan yang sudah di sediakan, begitu banyak macam menu yang ada di acara pernikahan Lia dan Fauzan.



Seluruh keluarga dan para tamu undangan sangat bahagia dan saling bergantian menyalami dan mendoakan pasangan pengantin.


"Sayang liat sini"panggil Reihan, sambil memotret istrinya yang sedang menjaga meja makanan,dengan kamera yang ia bawa.


"Sayang..!kok foto nya gak ngasih tau,kan Risa belum siap"protes Risa, Reihan terkekeh melihat ekspresi wajah istrinya yang terkejut.


"Sekali lagi ya"ucap Reihan,dan memotret lagi istrinya, Risa pun langsung berpose dan menunjukkan senyum manisnya.


"Cantik"ucap Reihan,sambil mengedipkan sebelah matanya, menggoda istrinya dan langsung pergi untuk memotret momen yang lain, Risa hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


Bersambung...


jangan lupa like dan komen nya 😁


Baca episode-episode selanjutnya yaaaa ❤️

__ADS_1


salam hangat dari author 🥰


__ADS_2