Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Aqiqah dan pemberian nama


__ADS_3

Risa menatap aneh suaminya, dari tadi ia merasa bingung dengan sikap suami nya yang tiba-tiba memamerkan kemesraan di depan orang lain.


"Ada apa sayang?kok menatap Kaka kaya gitu?"tanya Reihan, sambil menyeritkan alisnya.


"Enggak,Risa cuma bingung aja,kok kaka tadi aneh sih, tiba-tiba meluk dan cium Risa?di depan teman Risa lagi,ya... walau pun Risa tau, Kaka itu memang sangat suka cium dan peluk Risa,tapi kan Risa jadi malu"oceh Risa, sambil memanyunkan bibirnya protes,Reihan pun terkekeh.


"Sayang...apa yang kaka lakukan itu tadi, untuk menyadarkan dan mengingat kan seseorang, agar dia tidak mendapat kan dosa,karena masih mencoba mengharap kan dan menginginkan seseorang,yang sudah menjadi milik orang lain."sahut Reihan, sambil mengusap lembut pipi istri nya , Risa yang mendengar nya pun,menjadi semakin bingung dan tak mengerti, apa yang di maksud oleh suaminya.


"Risa gak ngerti maksud kaka apa? siapa yang ingin kaka sadar kan? tanya Risa, kebingungan.


"Apa kaka ingin menyadarkan Tina?"tanya Risa lagi,Reihan yang mendengar nya pun, langsung menepuk jidatnya,karena istrinya tidak peka dan tak mengerti apa yang di maksud oleh nya.


"Ya Allah, sungguh istri ku sangat polos banget, dia gak sadar kalau ada orang yang menyukai nya atau pun yang jahat dan benci pada nya"batin Reihan.


Namun itu lah yang membuat Reihan semakin jatuh cinta pada istrinya, Risa adalah wanita polos yang jujur,ia juga tidak suka membantah, Risa tidak suka menghina orang lain,ia juga tidak suka berkelahi,walau pun ia sering di sakiti dan dihina orang lain,tapi, Risa adalah sosok wanita yang selalu menegakkan kebenaran,ia akan bicara benar apa bila itu benar dan akan bicara salah apa bila itu salah.


"Sayang,untuk apa kaka harus menyadarkan Tina,"ucap Reihan, sambil menatap istrinya, Risa pun berfikir.


"Kalau bukan Tina,berarti...?Gio dong?"sahut Risa, karena yang di sana cuma mereka ber empat, Reihan pun mengangguk kan kepalanya.


"Tapi untuk apa kaka harus menyadarkan Gio, Risa liat dia baik-baik aja sama Tina?"tanya Risa


"Sayang Gio itu,sebenarnya menyukai kamu, walau pun kaka tidak mendengar nya langsung dari mulut Gio,tapi kaka bisa merasakan nya dari tatapan dan gerak gerik nya ke kamu,dan kaka yakin pemilik surat rahasia dan cincin itu adalah Gio"ucap Reihan,Risa pun langsung membelalakkan matanya,ia merasa gak percaya atas apa yang di katakan oleh suaminya.


"Sayang,coba deh kamu ingat-ingat dan banding kan,bagai mana sikap Gio sama kamu selama ini,terus kamu hubung kan nama Gio dan cincin yang berinisial G,apa ada kesamaan?"ucap Reihan, mencoba menyadarkan istrinya, Risa pun terdiam dan mencoba mengingat,apa yang di katakan oleh suaminya,ternyata memang benar,Risa terkejut dan langsung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan nya,ia baru menyadari kalau semuanya memang ada hubungan kuat dengan Gio.


"Astagfirullah, maaf kan Risa ka, karena selama ini Risa tidak menyadari nya, lalu apa tadi kaka cemburu?"tanya Risa.


"Tentu kaka cemburu sayang,suami mana yang rela, kalau istri nya di pandang dan di harapkan oleh lelaki lain"sahut Reihan


"Maka nya dari itu,tadi kaka mencoba menyadarkan dan mengingat kan nya, bahwa apa yang dia lakukan itu salah dan berdosa, apa lagi saat ini dia sudah memilik seorang istri."ucap Reihan, Risa pun akhirnya memahami apa yang di lakukan oleh suaminya itu sangat lah benar.


*


*


*

__ADS_1


Pagi hari nya, Risa sudah di bolehkah pulang dari rumah sakit, untuk sementara, mereka akan pulang ke rumah ibu dan bapak, karena ibu yang meminta.


Ibu,bapak, Abi dan umi mereka semua menjemput Risa dan Reihan di rumah sakit.


"Assalamu'alaikum," ucap Risa dan yang lain setelah sampai di rumah ibu.


"Wa'alaikum salam,"sahut Sarah dan Nana yang menunggu mereka dari tadi di rumah.


"Asikkk...!!!Dede bayi nya sudah datang, Nana jadi ada teman nya deh"ucap Nana girang, mereka semua pun tersenyum.


"Iya Nana,ayo kita ajak dede Anisa nya ke kamar"ajak Risa, Nana pun mengangguk kan kepalanya.


"Bapak,ibu, Abi dan umi, insya Allah pekan depan Reihan ingin mengadakan syukuran Aqiqah dan pemberian nama,untuk anak kami di sini"ucap Reihan, memberi tahu.


"Kalau begitu Umi dan Abi,juga akan ikut menyiapkan keperluan untuk acara nanti"sahut umi antusias.


"Ibu dan bapak juga akan ikut menyiapkan nya"sahut ibu juga tak kalah antusias.


"Alhamdulillah, terima kasih,umi,Abi,ibu dan bapak atas bantuan nya"ucap Reihan,merasa bersyukur.


*


*


*


"Masya Allah dekorasi nya cantik sekali ka"ucap Risa, senang melihat dekorasi yang bernuansa berwana pink dan putih.



"Apa sayang suka?"tanya Reihan, Risa mengangguk sambil tersenyum bahagia.


"Alhamdulillah,ini semua untuk mu dan putri kita sayang"ucap Reihan, sambil mengusap lembut kepala istrinya.


Semua keluarga banyak berdatangan dan tak lupa para tetangga pun ikut hadir di acara mereka.


Risa asik berbincang -bincang bersama para tamu undangan.

__ADS_1


"Oh...jadi kamu istrinya ustadz Reihan,?saya pikir istrinya ustadz Reihan itu, yang biasa jualan di pasar, yang biasa bantu di toko mertuanya ustadz Reihan,saya sering beli di situ dan berbincang -bincang dengan nya" ucap seorang wanita yang masih terlihat muda,salah satu tamu undangan yang hadir.


"Iya saya isteri ustadz Reihan,dulu sebelum menikah saya sering jaga toko bapak,tapi sekarang yang sering jaga toko bapak kaka Saya "sahut Risa,ramah.


"Oh...jadi itu kaka kamu,berarti saya salah paham dong he..he..soalnya dulu itu,saya pernah liat ustadz Reihan membonceng dan mengantarkan kaka kamu ke pasar, jadi saya pikir itu istrinya ustadz Reihan, padahal saya sering ngobrol lho..dengan Kaka kamu, dan sering nanya mana ustadz Reihan,kaka kamu selalu jawab ada di rumah, dan tidak menjelaskan kalau dia bukan istrinya ustadz Reihan,ya... jadi nya kan saya salah paham deh"ucap wanita itu.


"Hei.. bukan kamu aja yang salah paham, aku juga pernah..! waktu itu pas kaka nya Risa beli sayur di tempat ku,dia bilang mau masakin makanan kesukaan ustadz Reihan,jadi aku pikir istrinya ustadz Reihan itu si Sarah,eh.. ternyata bukan,pas aku di kasih tau sama eyang."ucap ibu asih penjual sayur di pasar, Risa hanya terdiam mendengar nya, ia merasa malu dan juga sedih, apa lagi banyak orang yang mendengar percakapan mereka.


Tante Nita yang mendengar percakapan mereka pun merasa geram, karena mereka sudah membuat Risa menjadi sedih.


"Ibu-ibu sebaik nya, kalian keluar saja dan mencicipi makanan yang sudah di sediakan ada banyak menu di luar termasuk nasi khas Arab,itu rasanya enak, tadi Saya sudah coba, kalau kalian lambat nanti bisa habis,ucap Tante Nita, mengusir.


"Ah.. yang benar,saya suka sekali nasi khas Arab ,ayo bu,kita keluar entar kita kehabisan "ucap ibu asih dan langsung keluar.



(ini ya nasi khas Arab biasa kita sebut nasi Samin, author juga suka 😁 jadi lapar kanπŸ˜…)


"Risa,gak usah di dengerin ucapan mereka, anggap saja angin kentut lewat"ucap Tante Nita berbisik di telinga Risa, Risa tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.


"Risa..!!!"ucap Tina girang, yang baru datang.


"Hai...Tina,kamu sama siapa datang?"tanya Risa, senang.


"Biasa,sama manusia batu es"sahut Tina, Risa pun terkekeh mendengar nya,karena itu panggilan sayang Tina pada suaminya.


"Kamu itu ya,gak ada sopan -sopan nya sama suami"ucap Risa.


"Biarin,dia aja panggil aku dengan sebutan si bar-bar,coba kaya suami kamu panggil nya sayang,kan enak di dengar"sungut Tina, Risa dan tante Nita pun tertawa mendengar nya.


"Kalian itu pasangan aneh ya"sahut tante Nita, dan di angguki oleh Tina.


"Iya tante, pada hal aku kan pengen nya,kaya Risa pasangan romantis"sahut Tina.


Bersambung dulu yaaaa ❀️


jangan lupa like dan komen nya 😁

__ADS_1


baca terus episode selanjutnya πŸ‘


__ADS_2