Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Periksa kandungan


__ADS_3

Reihan dan Risa sudah sampai di rumah sakit,mereka pun langsung mendaftar dan bertemu dengan dokter kandungan.


"Alhamdulillah, kandungan mu sehat sayang, dan setelah selesai menebus obat ini,kita langsung belanja ya"ucap Reihan,sambil menggandeng tangan istri nya, Risa tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.


"Ka Reihan..!"panggilan Fauzan, terkejut bertemu dengan Reihan dan Risa di rumah sakit.


"Fauzan, Lia,kalian sedang apa di sini?"tanya Reihan,Fauzan dan Lia langsung menyalami tangan Reihan.


"Kami ke sini mau periksa kan kandungan Lia ka"sahut Fauzan, sambil tersenyum bahagia.


"Alhamdulillah,kamu hamil Lia"sahut Risa,sumringah sambil menyentuh perut Lia, Lia pun mengangguk kan kepalanya, sambil tersenyum lebar.


"Alhamdulillah"sahut Reihan, ikut senang.


"Iya Alhamdulillah ka, sekarang kandungan nya Lia sudah jalan 3 bulan"sahut Fauzan, sambil tersenyum bahagia.


"Ka Reihan dan ka Risa sedang periksa juga?"tanya Lia, penasaran,Risa pun mengangguk kan kepalanya.


"Iya,kaka kamu juga lagi periksa kandungan, dan Alhamdulillah kandungan nya baru jalan 2 bulan"sahut Reihan.


"Alhamdulillah, selamat ya ka"sahut Fauzan, ikut senang.


"Wah.. ternyata kandungan kita beda satu bulan ka"sahut Lia, bahagia sambil memeluk Risa.


"Pasti Anisa sangat senang bakal punya adik" ucap Lia, sambil tersenyum.


"Iya dek,dan rumah umi dan Abi akan jadi rame nanti nya"sahut Risa, dan mereka pun langsung tertawa bersama.


"Iya ka,umi dan Abi pasti sangat senang mendengar kabar ini"sahut Lia.


Setelah selesai mengambil obat,Reihan dan Risa pun lebih dulu meninggalkan rumah sakit, dan langsung pergi ke supermarket untuk belanja kebutuhan bulanan dan kebutuhan Risa.


"Sayang,kita cari susu hamil untuk mu dulu ya"ucap Reihan, sambil menarik tangan istri nya menuju ke jejeran berbagai merk susu.


mereka pun memilih susu ibu hamil dan buah-buahan juga sayuran,ketika mereka sedang asik memilih-milih ada suara seseorang yang memanggil Risa.


"Risaaaa...!!!panggil Tina, sambil tersenyum lebar dan melambaikan tangan nya,ia pun langsung menghampiri Risa.


"Tina..!apa kabar?"ucap Risa, merasa senang sambil menyambut pelukan dari Tina.


"Aku baik sa,kamu sedang belanja ya?"sahut Tina,sambil melihat keranjang belanjaan Risa,dan tiba-tiba ia terkejut melihat ada kotak susu hamil di keranjang itu.


"Risa..kamu beli susu ibu hamil?"tanya Tina, Risa mengangguk kan kepalanya, sambil tersenyum.


"Iya tin, soalnya aku lagi hamil"sahut Risa.


"What..?kamu Hamil lagi sa?"tanya Tina, sangat heboh, membuat semua orang langsung melirik mereka.


"Tina,kecilin suara kamu"bisik Gio menegur istri nya, sambil tersenyum malu, Tina hanya tersenyum cengengesan.


"He..he..sorry,tadi cuma refleks"sahut Tina,sambil tersenyum lebar pada suaminya, Risa dan Reihan pun tergelak melihat nya.

__ADS_1


"Wah.. berarti anak kita bakalan seumuran dong sa"ucap Tina, merasa senang, Risa mengangguk sambil tersenyum.


"Udah berapa bulan kandungan mu sa?"tanya Tina, penasaran.


"Baru jalan 2 bulan Tina"sahut Risa.


"Wah.. berarti duluan aku ya, tek dong nya" sahut Tina,lalu tergelak, sedang kan Gio, hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja, melihat tingkah laku istri nya.


"Kamu mau belanja juga Tina?"tanya Risa, Tina mengangguk sambil tersenyum.


"Iya,tapi buah yang aku cari gak ada di sini sa" sahut Tina sedih.


"Memang kamu cari buah apa Tina?"tanya Risa penasaran.


"Mangga muda Risa"sahut Tina.


"Oh.. kalau mangga muda sih,memang jarang ada di supermarket ini,ada nya di pasar tradisional itu pun kadang -kadang juga gak ada,mending cari di pohon nya langsung" sahut Risa.


"Itu dia sa, dari kemaren aku minta mangga muda, tapi nih si manusia batu es malah nolak untuk mencarikan nya"sungut Tina, sambil melirik suami nya kesal, Gio menghembuskan nafas nya dengan kasar.


"Ya Allah..kasian banget Tina"batin Risa, merasa kasian pada teman nya yang lagi ngidam.


"Gimana aku gak nolak,kalau kamu suruh aku nyari buah mangga nya langsung di desa,terus malam-malam lagi,yang lebih parahnya lagi,kamu suruh aku curi mangga nya milik bu Tuti"sahut Gio kesal, Risa dan Reihan langsung melongo mendengar nya.


"Astaghfirullah..Ya Allah Tina..kamu ada-ada saja,kasian suami kamu,sudah di suruh jauh-jauh ke desa malah di suruh mencuri mangga, mangga punya bu Tuti lagi"sahut Risa sambil menggeleng kan kepalanya, Tina hanya tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Tina,kalau kamu mau mangga muda,ke rumah aku aja,di sebelah rumah ku ada pohon mangga dan buah mangga nya sangat banyak, punya habib Hamid,nanti biar suami aku yang bilang minta ijin sama beliau"ucap Risa.


"Iya sayang"sahut Reihan, sambil tersenyum pada istrinya.


"Alhamdulillah,nah Tina..nanti kamu mampir ke rumah aku aja ya,dari pada kamu suruh suami kamu nyuri,kan dosa Tina,dan kasian juga anak yang ada di kandungan kamu"ucap Risa, menasehati,Tina pun langsung mengangguk kan kepalanya, sambil tersenyum lebar.


"Tuh.. dengerin,kamu mau suami kamu berbuat dosa?terus di tangkap karena gara-gara mencuri?"ucap Gio, sambil menatap istrinya,dan memasang muka datar nya, Tina langsung menggeleng kan kepalanya.


"Maaf"ucap Tina, merasa bersalah pada suaminya, Risa hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya,ia tak habis pikir dengan kelakuan teman nya itu.


"Makasih ya Risa"ucap Tina, Risa mengangguk sambil tersenyum.


"Iya sama-sama Tina, nanti kamu aku WA ya, kalau udah di rumah, soal nya aku mampir dulu ke rumah ibu jemput Anisa"ucap Risa.


"Oke Risa,aku juga habis belanja mau mampir ke salon dulu"sahut Tina, mereka pun langsung berpisah dan melanjutkan belajar masing-masing.


Selesai belanja Risa dan Reihan langsung pergi ke rumah ibu, untuk menjemput Anisa.


"Assalamu'alaikum "ucap Risa.


"Wa'alaikum salam"sahut Anisa dan Nana yang lagi asik main di teras rumah.


"Umi.. Abi..!!!teriak Anisa gembira melihat kedua orang tua nya datang.


"Sayang,umi bawakan es krim buat Anisa dan aunty Nana"ucap Risa, sambil menyerahkan kan 2 es krim yang ada di tangan nya pada Anisa dan Nana.

__ADS_1


"Hore...! terima kasih ya umi"ucap Anisa senang.


"Terima kasih ka Caca dan ka Reihan"ucap Nana merasa senang sambil tersenyum.


"Iya sama-sama"sahut Risa sambil tersenyum, melihat anak dan adik bungsu nya bahagia.


Risa pun masuk ke dalam rumah untuk menemui ibu dan bapak.


"Risa! kapan kamu datang nak?"tanya ibu, yang lagi memasak di dapur.


"Baru saja bu,ibu lagi masak apa?"tanya Risa, sambil mendekati ibunya.


"Lagi buat bubur kacang ijo buat bapak mu"sahut ibu.


"Em..bau nya enak bu,risa jadi kepengen juga"sahut Risa, sambil tersenyum.


Ibu langsung mengambil mangkuk dan menuangkan bubur kacang ijo ke dalam nya,dan menyerahkan nya pada Risa, Risa pun sangat bahagia mendapatkan nya.


"Terima kasih bu"ucap Risa,ibu mengangguk dan tersenyum.


"Ibu mau memanggil bapak mu dulu di kamar ya"ucap ibu,lalu langsung ke kamar, Risa mengangguk kan kepalanya.


"Sayang lagi makan apa?"tanya Reihan, menghampiri istrinya, yang sedang asik memakan bubur kacang ijo.


"Astaghfirullah, Risa lupa nawarin Kaka,Risa lagi makan bubur kacang ijo "sahut Risa, merasa tidak enak pada suaminya.


"Tidak papa sayang, seperti nya kamu gak mual makan bubur kacang ijo, berarti dede yang di dalam perut nya suka"ucap Reihan, sambil tersenyum dan mengusap perut Risa, Risa pun tersenyum.


"Kamu hamil lagi nak"tanya ibu, yang tak sengaja mendengar percakapan mereka, sambil berjalan bersama bapak.


"Iya bu,pak,Alhamdulillah Risa hamil lagi"sahut Reihan, sambil tersenyum.


"Alhamdulillah"ucap ibu dan bapak.


"Ibu senang mendengar nya,cucu ibu bakal tambah lagi"sahut ibu, senang.


"Umi,hamil itu apa?"tanya Anisa yang baru datang, menghampiri mereka.


"Hamil itu, berarti ada dede bayi nya di dalam perut"sahut Nana, Anisa bingung.


"Maksudnya, sebentar lagi Anisa akan punya dede baru"ucap Nana lagi, sambil tersenyum lebar.


"Hore.. Anisa mau punya Ade"ucap Anisa kegirangan, dan mereka semua pun tertawa melihat tingkah lucu Anisa.


...****************...


Bersambung


Jangan lupa kasih like dan komen nya yaa 🥰


dan baca episode selanjutnya ❤️

__ADS_1


salam hangat dari author 😘


__ADS_2