Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Merasa aneh


__ADS_3

Semenjak pulang dari bulan madu, Risa dan Reihan menjadi semakin terlihat bahagia, Reihan semakin perhatian pada istrinya, sering kali Reihan menyusul istrinya, ketika berada di dapur, tingkah Reihan yang selalu ingin dekat pada istrinya, membuat ibu merasa lucu melihat nya.


Ibu merasa bahagia melihat anak dan menantunya itu,namun tidak dengan Sarah,dia merasa tidak senang melihat Risa dan Reihan terlihat bahagia,apa lagi dengan perhatian Reihan pada istrinya, membuat Sarah merasa iri.


Sarah merasa, kalau Risa tidak pantas mendapatkan suami sebaik dan sesempurna Reihan,menurut Sarah,Risa tipe wanita yang tidak bisa dandan,tidak dewasa dan juga tidak bisa memasak, tidak sepertinya yang pintar berdandan,dewasa dan juga pandai memasak,bahkan masakannya selalu di puji oleh kedua orang tuanya dan seluruh keluarga nya, setiap makanan yang di masak oleh Sarah selalu enak.


setiap hari Sarah diam -diam memperhatikan suami adiknya,dia selalu memasak untuk Reihan,bahkan sering kali ia yang menyambut Reihan di depan pintu, ketika Reihan pulang mengajar.


Sarah juga sering membuat kan minum untuk Reihan, padahal Reihan tidak pernah memintanya,yang lebih parah lagi Sarah selalu mengambil baju-baju kotor Reihan dari tangan Risa,dan ia yang mencucinya, alasannya ia ingin membantu Risa.


Risa tidak pernah merasa curiga apa pun pada kakak nya,namun berbeda dengan Reihan,ia merasa perilaku kakak iparnya itu sangat aneh, tidak seperti biasanya, Reihan juga merasa tidak nyaman, ketika kakak iparnya itu,sering kali ingin menumpang ke pasar.


Reihan takut kalau hal itu akan menjadi fitnah dan berdampak dengan rumah tangga nya, Reihan tidak mau istrinya akan salah paham pada nya suatu saat nanti.


"Sayang,! nanti sore Kaka mau ngajak kamu ke suatu tempat"ucap Reihan pada istrinya.


"Mau kemana ka?"tanya Risa penasaran


"Rahasia!"jawab Reihan, sambil berbisik di telinga istrinya.


"Kok rahasia sih!kan Risa jadi penasaran"ucap Risa.


"Pokoknya,sayang siap-siap aja, nanti sore Kaka jemput" jawab Reihan sambil mengusap kepala istrinya.


"Iya!"sahut Risa


Sore hari, Reihan pun menjemput Risa,mereka pergi ke suatu tempat, yang mulai tadi bikin Risa penasaran, mereka sampai di sebuah rumah dekat lingkungan pesantren.


"Ini rumah siapa ka?"tanya Risa


"Rumah kita sayang"jawab Reihan, Risa pun terkejut mendengar nya.


Sebenarnya, Reihan sudah lama mendapatkan rumah khusus ustadz,di pesantren, namun karena Reihan belum menikah,ia lebih sering menginap di rumah kyai, dan menurut Reihan ini adalah waktu yang tepat untuk mengajak istrinya, tinggal di rumah itu.


"Kita akan pindah dan tinggal di sini sayang"ucap Reihan.


"Apa!!!tapi ka,kita kan bisa tinggal di rumah ibu dan bapak saja"sahut Risa.


"Sayang,! karena kita sudah menikah, lebih baik kita tinggal pisah dengan orang tua,dan kita akan belajar mandiri,kita akan merasakan bagai mana membangun rumah tangga yang sesungguhnya."jawab Reihan


"Apa kaka merasa tidak nyaman, tinggal di rumah ibu dan bapak?"tanya Risa


"Bukan begitu sayang,Kaka merasa nyaman kok,tinggal di sana,tapi, alangkah baiknya,kalau kita bisa mandiri dan membangun dunia kita sendiri"ucap Reihan

__ADS_1


"Lagi pula,kan sayang, kalau rumah ini tidak di tempati,kaka juga tidak jauh lagi,kalau mau ke pondok, tinggal jalan kaki udah sampai"ucap Reihan sambil tersenyum pada istrinya.


Risa pun hanya bisa diam mendengar nya, apa yang di katakan oleh suaminya itu, memang benar.


"Apa sayang mau,kalau kita pindah kesini?"tanya Reihan


Risa menganggukkan kepalanya,"iya Risa mau ka"jawab Risa.


"Alhamdulillah! kalau begitu lusa kita pindah ke sini, besok kaka akan beli perlengkapan yang dibutuhkan"ucap Reihan semangat,sambil memeluk dan menciumi istrinya.


"Tapi ka! bagai mana dengan bapak dan ibu?"tanya Risa


"Sayang tenang aja, nanti kaka yang akan bicara pada mereka,Kaka yakin mereka akan menerima apa pun keputusan kita."jawab Reihan.


"Baiklah ka, apa pun keputusan kaka, Risa akan setuju"sahut Risa.


"Assalamu'alaikum"terdengar suara salam dari luar


"Wa'alaikum salam"sahut mereka sambil keluar.


"Ustadz Yusuf"ucap Reihan sambil tersenyum sambil berjabat tangan.


"Mari silahkan masuk Ustadz"ajak Reihan


"Apa Ustadz Reihan dan istri akan pindah ke sini?"tanya ustadz Yusuf


"Iya ustadz, insya Allah lusa,kami akan pindah ke sini"jawab Reihan


"Alhamdulillah,!!! berarti kita bakalan bertetanggaan,dan istri saya bakal ada temannya"ucap ustadz Yusuf sambil tersenyum


Ustadz Yusuf, adalah teman ustadz Reihan yang juga mengajar di pondok pesantren,ia juga tinggal bersebelahan dengan rumah ustadz Reihan dan Risa.


"Iya ustadz"sahut Reihan, juga tersenyum.


*


*


*


Setelah mereka selesai membersihkan rumah yang akan mereka tempati, mereka pun memutuskan untuk kembali ke rumah ibu dan bapak, Reihan juga ingin meminta ijin kepada mereka untuk membawa istrinya pindah.


Besok paginya, Reihan berbicara pada ibu dan bapak.

__ADS_1


"Pak,bu! sebenarnya ada sesuatu yang ingin Reihan bicarakan, Reihan ingin meminta ijin membawa Risa untuk pindah rumah."ucap Reihan


Ibu dan bapak terkejut mendengar nya.


"Apa kalian sudah punya tempat tinggal nak"tanya bapak


"Iya nak,ibu dan bapak tidak keberatan dan sangat senang,jika kalian tinggal di sini"ucap ibu merasa sedih


"Alhamdulillah,ada pak! Reihan mendapatkan rumah khusus untuk para ustadz yang harus di tempati"jawab Reihan


"Reihan dan Risa pun merasa nyaman tinggal di sini bu,namun kami ingin belajar mandiri"jawab Reihan


Ibu dan bapak pun tidak bisa menolak nya, karena itu adalah hak mereka, walau pun ibu dan bapak ingin sekali anak dan menantunya itu tinggal bersama mereka, namun sebagai orang tua mereka tidak boleh egois.


"Silahkan nak, bapak dan ibu menyerahkan apa pun keputusan kalian, bapak dan ibu akan selalu mendukung dan mendo'akan yang terbaik buat kalian "ucap bapak.


Reihan pun merasa lega dan bersyukur, karena mertuanya memahami dan mengerti apa yang di inginkan nya.


"Alhamdulillah,terima kasih pak,bu"ucap Reihan,dan di angguki oleh ibu dan bapak.


"Jika kalian sudah pindah,ibu harap kalian akan sering -sering berkunjung ke sini"ucap ibu


"Tentu bu,kami akan sering mengunjungi ibu dan bapak"jawab Reihan


"Apa kah nanti Nana boleh menginap di rumah ka Caca ?"tanya Nana


"Tentu boleh Nana!"jawab Risa


"Asyik...!!!seru Nana sangat gembira, dan mereka pun tertawa.


Di saat mereka senang dan bahagia,ada seseorang yang merasa kecewa dan sedih


mendengar nya.


...****************...


Bersambung dulu yaaaa..


(Duh... author jadi takut,kok kakaknya Risa jadi berubah ya😱)


baca episode selanjutnya yaaaa ❤️❤️☺️


jangan lupa like nya biar author makin semangat ☺️❤️

__ADS_1


__ADS_2