
Tidak terasa sudah 5 bulan Risa tinggal di rumah kakaknya Sarah,dan hari ini adalah hari ujian kelulusan.
"Kamu kenapa Risa...???" tanya Tina
beberapa bulan ini dia sering memperhatikan Risa selalu murung dan sering menyendiri, bahkan sering Tina melihat Risa melamun di jam pelajaran,tak biasanya Risa begitu.
"Pasti ada sesuatu atau masalah yang di sembunyikan kan Risa,"batin Tina
sambil memandang temannya itu.
"Aku gak apa-apa Tina." jawab Risa.
"Pasti jawabannya selalu begitu,kalo ditanya ,"sahut Tina sambil cemberut.
Risa selalu menutup diri ,tak mau bercerita pada siapa pun.
Risa tak seceria hari -hari biasanya,
Gio pun memperhatikan hal itu.
"Ada apa dengan Risa akhir -akhir ini."batin Gio.
Ujian pun selesai dan lusa adalah pengumuman hasil kelulusan.
Gio pun gelisah,karna mereka sebentar lagi akan lulus,Gio tidak mau harus berpisah dengan Risa,dia selalu bahagia setiap kali melihat wajah Risa,setiap kali Risa tersenyum dan selalu menyapa ketika berpapasan membuat hati Gio bahagia dan semangat untuk sekolah,itu sudah cukup bagi Gio.
Gio bukan lelaki pengecut yang tidak berani menyatakan cinta nya,tapi Gio belum siap menerima kenyataan apa bila cintanya di tolak,dan Risa akan membenci bahkan menghindarinya.
Hal itu yang membuat Gio tidak sanggup,lebih baik mencintai dengan diam,tetapi selalu mendapatkan kan senyuman indah dan sapaan setiap pagi dari Risa,dari pada menyatakan tapi akan kehilangan menurut nya.
Entah keberanian dari mana Gio ingin menemui Risa,dia ingin menanyakan setelah lulus akan melanjutkan ke mana,karna dia tidak ingin berpisah dengan Risa.
Dengan pasti dia melangkah menuju di mana Risa berada ,tapi kaki nya terhenti ketika melihat Risa sedang bersedih dan melamun.
Gio pun urungkan niat nya itu,
__ADS_1
"Sepertinya bukan waktu yang tepat untuk berbicara dengan Risa, "gumamnya
Gio pun kembali ke kelas
"Doooaarr...!!!"suara Tina mengagetkan Risa..
"Ngagetin aja sih,! "sungut Risa yang kesal sambil mengelus dadanya.
Tina hanya tertawa terbahak -bahak melihat ekspresi wajah Risa yang kaget terlihat lucu menurutnya.
"Habisnya siang bolong begini malah melamun,nanti kesambet kuntilanak cantik lho,"ucap Tina.
"heh, mana ada kuntilanak cantik, yang ada kuntilanak itu serem tau ..."sungut Risa.
"Ada...! buktinya nih di depan aku lagi melamun pula."sahut Tina yang langsung tancap gas ketika Risa hendak memukulnya.
"Teman kurang asem, "sungut Risa
Yang hanya di balas dengan tawa terbahak-bahak oleh Tina.
"Kalau kamu kacang udah aku makan ..."sahut Risa sambil tersenyum melihat teman jahilnya itu.
"Tin,seperti nya Minggu depan aku gak bisa ikut perpisahan deh,"ucap Risa.
Tina menyeritkan darinya bingung.
"Kenapa ...???"tanya Tina.
"Soalnya setelah pengumuman kelulusan aku akan berangkat ke kota dan pindah ke sana,"jawab nya .
Ya rencana lusa Risa akan pergi ke kota bersama kakaknya Sarah,mereka sudah merencanakan beberapa hari yang lalu untuk kabur ke kota,tanpa sepengetahuan Dimas suami Sarah.
"Apaaaaa....???"teriak Tina,yang tanpa sadar teman -temannya langsung melihat ke arahnya,Tina pun langsung mengacung kan jari v pada mereka,sambil cengengesan.
"Suuuttt...!jangan kenceng -kenceng ngomong nya,"ucap Risa,sambil menaruh jari telunjuknya ke mulutnya.
__ADS_1
Tina hanya nyengir sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
"Maaf Risa,habisnya aku kaget,"ucap Tina
Akhirnya Risa menceritakan masalahnya ke Tina.
Tina pun sangat sedih mendengar cerita dari Risa dan berjanji tidak akan menceritakan masalahnya ke pada siapapun juga.
Hari pengumuman pun tiba, Risa lulus dengan nilai yang bagus.
"Tin besok pagi aku akan berangkat ke kota,aku harap pertemanan kita tak akan berakhir,"ucap Risa sedih,karna Tina lah teman terbaik nya selama ini.
Mereka pun berpelukan tak terasa air mata menetes di pipi keduanya.
"Risa kamu teman terbaik ku dan akan terus menjadi temanku,"ucap Tina sambil menyeka air matanya.
Pagi-pagi sekali Risa dan Sarah sudah ada di ujung desa, menunggu mobil yang akan membawa mereka ke kota.
Teman terbaik Risa pun tak ketinggalan untuk mengantarkan mereka.
"Hati -hati di jalan ya Risa,jangan lupa sering-sering kasih kabar ke aku,"ucap Tina
sambil menyeka air matanya.
"Iya Tina,terimakasih"sahut Risa.
Mobil yang di tunggu mereka pun tiba,dan mereka pun berangkat.
Bersambung
*******************
Sedih banget author Risa harus pisah sama Tina...😭😭😭
Dan kenapa Sarah harus kabur,ada apa dengan Dimas yaaa...kalian penasaran gak..????🤔🤔🤔🤔
__ADS_1
simak cerita selanjutnya yaaaa....salam sayang dari author ❤️❤️❤️❤️