
Reihan sangat bahagia setelah mengetahui istrinya hamil lagi.
"Sayang...nanti selesai kaka mengajar di pondok,kita langsung periksa ke rumah sakit ya,kaka gak sabar pengen lihat dede bayi nya"ajak Reihan,lalu ikut berbaring ke tempat tidur, sambil memeluk istrinya dari belakang dan menciumi nya, Risa mengangguk kepalanya, sambil tersenyum.
"Iya,jam berapa kita ke sana?"tanya Risa, sambil membalikkan badan dan menatap suaminya.
"Insya Allah jam 10 udah selesai,hari ini cuma satu bab kitab, yang kaka ajar kan di kelas wustho,jadi bisa pulang cepat"sahut Reihan, lalu hendak memeluk istrinya lagi,namun Risa langsung memundurkan tubuhnya dan memencet hidung nya.
"sayang ganti dulu baju nya"ucap Risa, Reihan membelalakkan matanya.
"Ya Allah..Sayang, tadi kan kaka udah ganti baju nya,kok kaka di suruh ganti baju lagi"protes Reihan, bingung.
"Tapi baju kaka bau nya gak enak, bikin Risa jadi mual"sahut Risa, sambil memanyunkan bibirnya, Reihan terkekeh melihat tingkah istrinya yang sangat menggemaskan,ide menjahili istrinya pun muncul di benak Reihan.
"Baik lah,karna istri tercinta kaka gak suka cium wangi baju,jadi.. kaka gak usah pakai baju aja sekarang" ucap Reihan, sambil duduk dan melepaskan bajunya lalu langsung mengukung tubuh istrinya dan menciumi nya dengan gemes.
"Ih..sayang...!!!geli..lepasin Risa ha..ha"keluh Risa, sambil tertawa,ia merasa geli karena ulah suaminya yang terus saja menciumi di tengkuk leher nya,sambil mengusap-usap kan jambang tipis nya.
"Sayang..udah lepasin ya, Risa gak kuat"keluh Risa,sambil terengah-engah karena kebanyakan tertawa.
"Habis nya bikin gemesin,kaka mau peluk, malah di suruh ganti baju terus"sahut Reihan, sambil terkekeh, lalu melepas kan istrinya dan duduk.
"Tapi beneran, Risa mual kalau cium wangi baju kaka, mungkin ini bawaan dari yang dalam perut kaya nya"sahut Risa, sambil mengusap perut nya, Reihan pun ikut mengusap perut istrinya.
"Maka nya,mulai sekarang kaka gak pakai baju aja, biar bisa peluk kamu,dan dede bayi nya juga gak mual lagi"sahut Reihan, sambil memeluk istrinya, di saat istrinya tak mau dekat dan di peluk-peluk, Reihan justru kebalikannya,ia kepengen dekat dan memeluk istrinya terus.
(wah..lucu ya..😅kaya nya menurut author, itu bawaan si cabang bayi juga deh😁🤭 )
"Tapi kaka ngajar nya,pakai baju kan?bisa gawat kalau Ustadz nya gak pakai baju, bisa-bisa ada yang mau ikut pulang nanti" ucap Risa,menertawakan suaminya sambil mengusap-usap dada dan lengan kekar suaminya.
"Ya enggak lah sayang,Kaka gak pakai baju nya, kalau mau dekat dan peluk sayang aja"sahut Reihan sambil menoel dagu istri nya,dan mengedipkan sebelah matanya.
"Ih.. Kaka genit"ucap Risa, sambil tergelak.
"Tapi genit nya sama istri sendiri aja sayang"sahut Reihan, sambil berdiri dan memakai baju Koko nya lagi.
"Kok baju nya di pakai lagi?"tanya Risa, bingung.
"Kan Kaka mau ngajar sayang,emang kamu masih mau minta peluk?atau..mau minta yang lain?"tanya Reihan, sambil tersenyum menggoda,lalu hendak mendekati Risa lagi, Risa langsung menggeleng kan kepala nya.
"Gawat,aku terjebak,dengan ucapan ku sendiri"batin Risa, sambil menepuk jidatnya sendiri.
"Enggak, Risa mau lanjutin masak dulu ya,kan kita mau ke rumah sakit he..he.."sahut Risa, sambil cengengesan dan cepat -cepat langsung ke luar menuju dapur, Reihan pun langsung tergelak melihat istrinya salah tingkah.
Selesai sarapan Reihan pun langsung pergi mengajar ke pondok pesantren.
*
__ADS_1
*
*
Di pondok pesantren.
Pagi-pagi sekali Dinda sudah siap berdiri di depan gerbang pondok, sambil memegang sebuah rantang makanan.
"Ustadz Reihan pasti belum sarapan,gue yakin.. istri nya gak masak hari ini,dan mereka pasti sedang bertengkar hebat tadi malam,gara -gara foto itu he..he"Batin Dinda,sambil tersenyum sendiri.
"Ah.. senangnya hati gue hari ini,gak sia-sia gue bayar mahal si cupu Lisa,murid pondok sini"batin Dinda bergumam,ia sudah tak sabar menunggu ustadz idaman nya datang.
"Dinda..!kamu sedang apa berdiri sendirian di sini?"tanya ustadzah Aisyah,heran.
"Eh.. ustadzah Aisyah,saya di sini lagi nunggu seseorang"sahut Dinda, sambil tersenyum.
"Oh..lagi nunggu orang,ya udah, kalau begitu saya tinggal ngajar ya"ucap ustadzah Aisyah, lalu pergi.
"Iya ustadzah Aisyah silahkan "sahut Dinda sopan, sambil mengangguk kan kepalanya.
Tak lama, ustadz yang di tunggu-tunggu Dinda akhirnya datang juga.
"Assalamu'alaikum ustadz"ucap Dinda, sambil tersenyum lebar.
"Wa'alaikum salam"sahut Reihan,menoleh ke arah Dinda.
"Ustadz,ini ada sarapan untuk ustadz"ucap Dinda, sambil menyerahkan rantang di tangan nya kepada Reihan, Reihan menyeritkan alis nya bingung.
"Iya, ustadz pasti belum sarapan kan?ini Dinda udah masakin untuk ustadz"ucap Dinda, merasa yakin,sambil tersenyum menyerahkan rantang itu.
"Maaf Dinda,saya tidak bisa menerima nya, karena saya sudah sarapan dengan istri saya tadi"sahut Reihan,wajah Dinda pun seketika langsung berubah masam,ia tak menyangka hubungan ustadz Reihan dan istri nya baik-baik saja,ia fikir setelah melihat foto yang di kirim nya tadi malam,akan membuat istrinya ustadz Reihan akan mengamuk dan marah pada ustadz Reihan,tapi ternyata ia salah.
"Kalau begitu,saya permisi mau mengajar dulu, assalamu'alaikum"ucap Reihan,lalu segera pergi meninggalkan Dinda, yang masih mematung.
"Sial..sial..sial, rencana gue gagal lagi"batin Dinda, sambil menghentak kan kaki nya merasa kesal.
Reihan pun langsung masuk ke kelas dan mengajar,sambil mengajar ia berfikir, tingkah Dinda tadi membuat nya yakin,apa yang di katakan istri nya itu benar, Dinda berusaha mendekati nya dan membuat hubungan dengan istri nya menjadi hampir saja renggang.
"Ya Allah,lindungilah rumah tangga kami dari orang-orang yang berusaha merusaknya, dan jauhkan lah kami dari fitnah yang kejam, Aamiin"batin Reihan berdo'a.
"Ini tak bisa di biar kan,aku harus segera bicara pada habib Hamid dan pengurus pondok "gumam Reihan.
Setelah selesai mengajar, Reihan pun buru-buru berjalan hendak pulang menemui istrinya,karena ia akan membawa istri nya untuk periksa kandungan.
"Assalamu'alaikum ustadz"ucap Dinda, berusaha mencegat ustadz Reihan.
"Wa'alaikum salam,ya ada apa Dinda?"tanya Reihan.
__ADS_1
"Eemm..ustadz, saya bisa minta tolong,mau kah ustadz mengantar kan saya pulang sebentar,karena saya baru dapat kabar,ibu saya sakit"ucap Dinda, sambil memasang wajah sedih.
"Maaf Dinda, seperti nya saya tidak bisa mengantar kan mu, karena saya sudah janji pada istri saya,mau menemani nya periksa kandungan"sahut Reihan, sambil melihat jam tangannya, hampir jam 10.
Deg!
Dinda terkejut mendengar nya.
"Apa..???jadi istri nya ustadz Reihan hamil lagi"batin Dinda, merasa kesal.
"Oh..begitu ya ustadz "sahut Dinda merasa sedih.
"Begini saja,biar saya pesan kan taksi online untuk kamu, dan semoga ibu mu di berikan Allah kesembuhan dan kesehatan seperti sedia kala"sahut Reihan,dan langsung memesan kan taksi online lewat handphone nya.
"Dinda saya sudah pesankan taksi online untuk mu,dan sebentar lagi akan datang, kalau begitu saya permisi dulu,karena istri saya sudah menunggu di rumah, assalamu'alaikum "ucap Reihan, lalu langsung pergi meninggalkan Dinda sendiri.
"I..iya ustadz, terima kasih, wa'alaikum salam" sahut Dinda, sambil tersenyum masam, Reihan pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
*
*
*
Di rumah Risa sudah siap dan berdandan sangat cantik hari ini,sambil tersenyum sendiri memandang wajah nya di depan cermin,ia tak menyadari suaminya sudah datang,dan langsung memeluk nya dari belakang.
"Sayang..!kapan datang nya?kok enda kedengaran suara salam nya"ucap Risa terkejut.
"Dari tadi kaka udah ucap salam,tapi gak ada jawaban dari kamu,pas kaka masuk, ternyata sayang nya kaka lagi asik dandan "sahut Reihan sambil mencium pipi istri nya.
"Cantik banget sih istri nya kaka"ucap Reihan, Risa pun langsung tersenyum malu.
"Yuk kita berangkat sekarang,nanti terlambat" ajak Risa, Reihan pun mengangguk kan kepalanya.
"Yuk, nanti habis periksa kandungan, kita langsung belanja ya,beli kebutuhan mu,habis itu baru kita jemput Anisa"sahut Reihan, sambil menggandeng tangan istri nya, Risa mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum lebar.
"Terima kasih ya sayang "ucap Risa,sambil memagut lengan suaminya.
"Iya sayang"sahut Reihan,sambil tersenyum.
Mereka pun langsung berangkat menuju ke rumah sakit.
...****************...
Bersambung
Jangan lupa kasih like dan komen nya ☺️
__ADS_1
Dan baca episode selanjutnya yaaa🥰
see you ❤️