
Risa terkejut melihat foto yang ada di dalam pesan itu,ia melihat di foto itu ada suaminya yang sedang tersenyum pada seorang wanita yang ia kenal, wanita yang sama dengan wanita yang mereka perdebatkan kan tadi malam, Risa melihat suaminya sedang berduaan dengan Dinda,lebih terkejut lagi ketika Risa membaca isi pesan itu.
π©"Assalamu'alaikum"ππ»
π©"Saya ingin memberi tahu kan,bahwa sebenarnya, Ustadz Reihan dan Dinda ada hubungan,dan itu terjadi sejak lama,asal anda tau, kenapa ustadz Reihan mau menolong nya waktu di penjara, dan sampai rela membawa Dinda ke pondok?itu karena,agar ustadz Reihan bisa menjaga dan melindungi Dinda,dan mungkin sebentar lagi mereka akan segera menikah"
π©"Ini siapa?"balas Risa
π©"Anda gak perlu tau siapa saya, yang jelas saya sudah memberi tahu anda,setelah anda melihat foto ini,anda pasti mengerti"
π©"Terima kasih sudah memberi tahu saya,tapi asal anda tau,saya tidak percaya dengan apa yang anda katakan,"balas Risa, mencoba tenang, dan tak terpengaruh, pada hal kenyataan hati nya sangat kacau.
π©"Terserah kalau anda tidak percaya,tapi saya sudah berusaha memberi tahu yang sebenarnya"
π©"Kalau anda ingin memberi tahu saya,maka lebih baik kita bertemu besok,biar anda bisa bicara dan menjelaskan langsung pada saya"balas Risa lagi, namun setelah itu tak ada lagi balasan pesan masuk.
"Apa..yang di katakan oleh orang itu benar?" batin Risa, sambil menatap foto yang di kirim oleh orang misterius itu, hati nya mulai tak tenang,di lihat nya kesamping, suaminya sudah tertidur pulas, Risa menghembuskan nafas nya dengan kasar, padahal ia ingin menanyakan langsung kepada suami nya, Risa pun kembali memejamkan mata nya, mencoba untuk tidur.
*
*
*
Pagi hari, Risa tetap beraktivitas seperti biasa, sambil memasak ia memikirkan pesan dan foto tadi malam.
"Sayang,apa kamu lagi melamun?"tanya Reihan, yang dari tadi memperhatikan istrinya, Risa hanya diam tak merespon pertanyaan suaminya,ia merasa kesal saat mengingat foto itu.
Reihan menyeritkan alisnya,ia bingung kenapa istrinya tak merespon pertanyaan nya.
"Apa dia masih marah, tentang tadi malam?" batin Reihan.
"Sayang,Kaka baru ingat,tadi malam kan, sayang mau kasih Kaka kejutan, sekarang mana kotak kejutan nya untuk kaka?"ucap Reihan, sambil memeluk istrinya dari belakang, berusaha merayu dan mengalihkan perhatian istrinya.
"Kotak kejutan nya sudah Risa buang"sahut Risa,jutek, Reihan menyeritkan alisnya.
"Kok di buang,kan kaka belum lihat"protes Reihan,masih membujuk istrinya,agar tak marah lagi.
Risa melepaskan pelukan suaminya,dan berbalik menghadap suaminya.
__ADS_1
"Bukan kah Kaka sendiri yang mengembalikan nya kepada Risa,dan memilih untuk menemui wanita yang bernama Dinda itu"ucap Risa, sambil menatap datar suaminya.
"Sayang, bukan kah,kamu tau sendiri alasan Kaka menemuinya tadi malam, dan kamu juga ikut kan"sahut Reihan.
"Iya,itu karena Risa yang meminta nya,kalau tidak,bisa jadi kaka akan di anggap sedang berduaan di malam hari,bersama dengan yang bukan muhrim,atau jangan-jangan..,kaka memang sengaja ingin berduaan sama dia?"sahut Risa,lalu pergi meninggalkan suaminya ke kamar.
"Astagfirullah sayang,itu tidak benar"sahut Reihan, sambil mengejar istrinya ke kamar.
"Sayang apa yang kamu katakan itu tidak benar,dan itu sama saja memfitnah"sahut Reihan, mendekati istrinya.
"Lalu apa dua orang yang ada di foto ini juga fitnah?"sahut Risa,sambil menyerahkan handphone nya,menunjuk kan foto itu pada suaminya, Reihan terkejut melihat foto itu, sambil mengingat-ingat.
"Sekarang kaka jelas kan..!kenapa sampai ada foto kaka sedang berduaan bersama wanita itu?dan apa alasan kaka membantunya waktu di penjara?dan kenapa kaka tak bilang pada Risa,kalau kaka membawa wanita itu ke pondok?apa maksud kaka..???apa memang benar,kaka ada hubungan dengan nya?"Sahut Risa, sambil menangis dan memukul-mukul dada bidang suaminya dengan emosi.
"Astagfirullah sayang..istighfar! apa yang kamu katakan itu tidak benar,dan itu semua fitnah,kaka tidak pernah ada niat sedikit pun menghianati mu"sahut Reihan, sambil menangkap tangan istrinya yang terus memukul nya,dan langsung memeluk erat tubuh istrinya, untuk menenangkan nya.
"Oke...kaka akan jelas kan,kenapa kaka membantunya waktu di penjara?itu karena hanya rasa kemanusiaan saja, Kaka kasian pada nya,dan waktu itu juga Kaka sudah minta ijin pada mu, seandainya kamu tak mengijinkan, Kaka tidak mungkin menolong nya,lalu kenapa kaka tidak bilang pada mu kalau dia ada di pondok ini?itu karena kaka tidak pernah membawanya, dia datang sendiri ke pondok, dan memohon bantuan agar bisa tinggal untuk sementara waktu di pondok, itu pun atas ijin habib Hamid dan pengurus pondok,dan untuk foto yang ada di ponsel ini,demi Allah kaka tak tau kenapa orang itu mengambil nya, tapi seingat kaka,itu ketika Dinda datang ke pondok waktu itu,dan memohon bantuan untuk bisa tinggal di pondok,dan mungkin di waktu itu ada seseorang yang memfoto kami"jawab Reihan, sambil menatap lembut istrinya, Risa hanya diam tak bicara,ia mencerna apa yang di katakan oleh suaminya.
"Apa kamu masih tidak percaya dengan Kaka? atau kamu lebih percaya pada orang yang tidak kamu kenal?orang yang sudah berusaha merusak hubungan kita"ucap Reihan, sambil mengusap pipi istri nya.
"Risa percaya pada kaka,tapi.. entah kenapa, hati Risa masih merasa kesal, kenapa selalu ada orang yang berusaha mengusik rumah tangga kita"ucap Risa, sambil menangis, Risa merasa bingung kenapa saat ini diri nya begitu mudah emosi dan menangis,apa mungkin,karena perubahan hormon saat hamil.
"Maaf kan Risa ka, karena sempat tak percaya dan meragukan kesetiaan Kaka"ucap Risa, sambil sesenggukan.
"Sayang.. hakikat dari pernikahan itu, adalah dua insan yang sering bekerja sama, dan saling percaya, mari lah kita bangun keluarga kecil kita untuk lebih baik lagi, dan kaka tak ingin ada masalah dan pertengkaran lagi di antara kita berdua, sayang..kakak tak peduli saat ini atau masa depan yang akan datang, apa pun yang terjadi kakak akan tetap berjuang demi mempertahankan hubungan pernikahan kita berdua,dan kaka harap, semoga engkau pun begitu"ucap Reihan sambil tersenyum, Risa pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum,lalu Reihan pun memeluk erat tubuh istrinya.
"Terima kasih ka, karena selalu mengingat kan Risa dan membimbing Risa"ucap Risa, merasa bersyukur dan bahagia.
"Tentu sayang ku"sahut Reihan, sambil menciumi kening istrinya.
Ketika mereka asik berpelukan tiba -tiba Risa merasa kan mual yang teramat sangat.
Risa langsung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan nya dan berlari ke kamar mandi, Reihan pun panik melihat istrinya.
"Sayang... kamu tidak papa?apa kamu sakit?"ucap Reihan,panik sambil mengejar istrinya, yang tiba-tiba muntah-muntah,ia pun membantu istrinya dengan memijit tengkuk leher istrinya.
"Apa sudah mendingan?"tanya Reihan,cemas, Risa mengangguk kan kepalanya,lalu keluar dari kamar mandi,dan langsung berbaring di tempat tidur,ia merasa kepalanya pusing.
"Sayang,apa kita perlu ke dokter?"tanya Reihan,lalu ikut naik ke tempat tidur dan langsung memeluk erat tubuh istrinya.
__ADS_1
Risa langsung mendorong tubuh suaminya pelan, sambil memencet hidung nya, Reihan menyeritkan alisnya, merasa bingung.
"Ada apa sayang?"tanya Rehan kebingungan.
"Sayang badan nya bau"sahut Risa,masih sambil memencet hidung nya, Reihan pun langsung menciumi bau badan nya.
"Gak bau kok,wangi,lagian kaka sudah mandi sayang, dan Kaka pakai minyak wangi yang biasa kamu suka"ucap Reihan, protes, karena istrinya sangat aneh hari ini,,biasa ia sangat suka menciumi bau badan suaminya,dan sekarang justru malah mual dan muntah -muntah.
"Sayang jangan dekat-dekat, ganti baju dulu, baru dekat sama Risa"sahut Risa, Reihan melongo mendengar nya.
"Kenapa istriku mendadak jadi aneh begini" batin Reihan.
"Iya,Kaka ganti baju nya sekarang"sahut Reihan, langsung berdiri dan mengambil baju nya di dalam lemari,namun mata Reihan tak sengaja melihat, sebuah kotak kecil yang hendak di berikan oleh istrinya tadi malam.
"Ini kan kotak tadi malam"batin Reihan bergumam, sambil menatap kotak kecil itu.
Karena sangat penasaran,Reihan pun langsung mengambil dan membuka kotak itu, Reihan merasa sangat terkejut melihat isi kotak kecil itu, ternyata istrinya hendak memberikan sebuah kejutan untuk nya tadi malam,di dalam kotak kecil itu juga ada kertas yang bertulisan.
"Sayang..hadiah terbesar di dalam hidup Risa adalah, menjadi istri Kaka,dan apa lagi menjadi ibu dari anak-anak Kaka,hal itu adalah anugerah terindah dari Allah untuk Risa"setelah membaca tulisan itu,air mata Reihan pun menetes, sambil memandang benda kecil yang ada di tangan nya,ia merasa bahagia dan bersyukur,di berikan Allah amanah lagi yang harus ia jaga dengan baik dan penuh kasih sayang.
"Alhamdulillah ya Allah, istri ku hamil lagi" batin Reihan, sambil tersenyum bahagia.
(so sweet banget ya R2 jadi gemes ππ)
"sayang kenapa masih berdiri di sana?"ucap Risa, bingung dari tadi suaminya hanya berdiri di depan lemari saja.
Reihan pun langsung berbalik dan melangkah menuju istrinya dan mencium istrinya dengan penuh kasih sayang dan bahagia.
"Terima kasih sayang,karena kamu udah hamil lagi"ucap Reihan, sambil tersenyum bahagia, Risa pun langsung tersenyum dan mengangguk kan kepalanya, bahagia.
"Kita akan jaga sama-sama anak-anak kita sayang"ucap Reihan, sambil mengusap lembut perut istrinya, dengan penuh cinta dan sambil membaca do'a untuk istri dan anak nya.
...****************...
Bersambung
jangan lupa like dan komen nya βΊοΈ
__ADS_1
dan baca episode selanjutnya yaaaa β€οΈ