CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Hinaan


__ADS_3

"Mas, apa yang akan kamu lakukan sama Rendy?" tanya Aisyah gelisah


"Kamu khawatir sekali dengannya?" jawab Arnold melirik istrinya


"Bukan gitu mas, aku tidak mau terjadi apa-apa sama kamu" seru Aisyah sendu


"Tidak perlu dipikirkan lagi, fokus saja sama kehidupan baru kita" ucap Arnold mengelus kepala Aisyah


Hari demi hari bulan demi bulan telah di lalui oleh pasangan itu usia pernikahan mereka memasuki tiga bulan. Masalah silih berganti di kehidupan mereka, Alhamdulillah mereka berdua bisa melewati.


Di kampus sedang heboh ada pemberitaan tentang Aisyah dan Rendy, ada beberapa foto yang tersebar di kampus foto dimana Aisyah sedan disuapi oleh Rendy, yang jelas itu foto masa-masa mereka bersama


Banyak mahasiswi yang berbisik membicarakan Aisyah ada yang menghujat, menyindirnya, tapi Aisyah sudah tidak peduli dirinya sudah lelah terlalu sering mendengar orang menjelekan dirinya.


"Wah...wah...wah...denger-denger Rendy sudah tunangan dengan wanita cantik eh Ada pelakor masuk" ucap mahasiswi


"Tidak nyangka ya Aisyah kelakuannya seperti itu" bisik mahasiswi A


"Bikin malu aja sama penampilan yang tertutup beda dengan perbuatannya" bisik mahasiswi B


"Eh punya bacot tuh di jaga, cuma bisa hina orang aja lu?" sahut Nadia emosi


"Nad sudah biarkan saja, aku tidak apa-apa" bisik Aisyah takut Nadia hilang kontrol


"Masih mau lu Nad temenan sama ******* rendahan seperti itu" ucap sheila tiba-tiba


"Temen gua tuh bukan ******* kaya lu sheil" sahut Nadia mau nampar sheila ditahan oleh Aisyah


"Aku bilang sudah ayo kita ke kelas saja" bisik Aisyah takut


"Aisyah tapi gua mau deh coba tubuh lu senikmat apa? hahahahahaha" ucap jhonson mengedipkan matanya sebelah


Saat itu juga ada yang mencekik jhonson sampai jhonson kesakitan. Ialah suami Aisyah, Arnold Zavier begitu sangat marah dan murka melihat semua mahasiswa menghina istrinya


"Anda mahasiswa tapi otak dan mulut anda tidak digunakan dengan baik jhonson" ucap Arnold dengan mata merah dan tangan kiri terkepal


" Ma...af...pak...in...i....s..ak...it....se...ka...li" ucap jhonson terbata tangannya memegang tangan Arnold yang sangat kuat


"Jangan pernah, anda menghina ISTRI saya lagi, saya tidak akan tinggal diam" bentak Arnold yang sudah muak dengan mahasiswa disini


Semua mahasiswa bahkan dosen-dosen pun kaget mendengar penuturan yang Arnold lontarkan tadi.


"Mas sudah cukup lepas, kamu bisa membunuh dia" bisik AisyahΒ  sambil merayu suaminya


"Pa...k....saya....ti....d...ak....ak...an" ucapan jhonson terpotong karena Arnold langsung menghajarnya


Buugghh...


Buugghh...


Dua kali pukul akhirnya para dosen lain memisahkan Arnold yang sedang murka telah memukul membabi buta.


"Sekali lagi kalian semua menghina ISTRI saya, akan saya pastikan hidup kalian tidak akan tenang seumur hidup kalian" bentak Arnold yang terus minta dilepaskan


"Pa Arnold !!! tenang lah jangan emosi seperti ini" ucap pak harto salah satu dosen yang dekat dengannya seperti anak sendiri


"Mas aku mohon tenang, aku takut jika kamu se emosi ini" lirih aisyah meneteskan airmatanya


Sakit itulah yang di rasa oleh Arnold melihat istrinya menangis, lalu pak Harto membisikan sesuatu ke arnold.


"Tenang lah nak, istrimu terlihat takut denganmu, kontrol emosimu dekatkan istrimu secara perlahan" bisik pak Harto sedikit menenangkan Arnold


Arnold mendekati istrinya, tapi istrinya melangkah mundur, Arnold paham dengan keadaan istrinya, perlahan tapi pasti dia langsung memegang tangan aisyah dan mengajaknya ke ruang pribadi arnold


"Maaf jika aku membuat mu takut" ucap Arnold memegang pipi istrinya


"Kamu harus bisa kontrol emosi, saat ini semua mahasisawa serta dosen sudah tau hubungan kita" ucap Aisyah pelan


"Lebih baik semua orang tau hubungan kita, supaya tidak ada yang berani menghina mu" sahut Arnold memeluk aisyah

__ADS_1


"Jangan nangis lagi, gadis imut ku kan hebat" seru Arnold tersenyum sambil menggigit hidung istrinya


"Awwsss...sakit tau gigit-gigit hidung segala" ucap Aisyah cemberut sambil pegang hidungnya


"Makanya jangan nge gemesin jadi lepas kendali kan, hahaha" gurau Arnold semata mata menghibur istrinya


Getaran dari tas Aisyah membuyarkan pikiran dua sejoli tersebut


πŸ’Œ Nadia


Aisyah kamu dimana? Apa baik-baik saja?


πŸ’Œ Aisyah


Aku di ruangan DosDing Nad, aku tidak apa-apa kok


πŸ’Œ Nadia


Alhamdulillah kamu baik-baik saja, aku mau labrak si sheila supaya dia tidak lagi mengganggu kamu


πŸ’Œ Aisyah


Eh tidak perlu, DosDing sudah ngurus itu semua


πŸ’Œ Nadia


Bagus lah DosDing melindungi mu, oh ya Aisyah hari ini Mas Rama jemput aku, karena kita mau mempersiapkan untuk acara lamaran. Kamu bagaimana? Mau pulang bareng aku atau sama DosDing


πŸ’Œ Aisyah


Alhamdulillah semoga lamaran kalian lancar sampe nanti ke pelaminan ya, aku pulang sama DosDing tidak boleh sama yang lain katanya.. hehehe


Aisyah tersenyum lagi, bahagia hati ku melihat mu tersenyum. batin Arnold


" Ada apa senyum-senyum seperti itu" ledek Arnold mencubit hidung Aisyah


"Ini mas, Nadia lagi mempersiapkan lamaran dengan calonnya, aku bahagia jika Nadia akan segera menikah" ucap Aisyah bersender di dada suaminya


"Mas ikhhh malah ngatain sahabat aku" seru Aisyah mencubit pinggang suaminya


" Aaawww sakit sayang cubitan kamu itu" ucap arnold meringis


"Gadis imut ku kembali" ledek arnold mencium kening istrinya


Panggilan telpon dari ponsel arnold terdengar nyaring


Bayu ! Ada apa?.batin Arnold


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


πŸ“± Arnold


Halo ada apa dek?


Siapa? bisik Aisyah


Bayu. sahut Arnold


πŸ“±Bayu


Maaf kami dari pihak kepolisian ingin menyampaikan bahwa adik anda yang bernama Bayu sekarang ada di Rumah Sakit, dia baru saja menjadi korban tabrak lari


πŸ“± Arnold


Innalilahi wa innailaihi rojiun, lalu kondisi adik saya bagaimana pak?


"Ada apa sama bayu" ucap Aisyah panik


πŸ“± Bayu

__ADS_1


Saat ini adik anda sudah ditangani oleh tim medis dan baru saja sadarkan diri


πŸ“± Arnold


Rumah Sakit mana pak? Saya akan segera ke sana


πŸ“± Bayu


Almahendra Medical Internasional Hospital


πŸ“± Arnold


Baik terima kasih pak


"Ada apa sama Bayu mas kamu dari tadi diam saja" teriak Aisyah begitu panik


"Kita lihat langsung saja ya keadaan Bayu" ajak Arnold mengandeng tangan istrinya menuju parkiran untuk ke RS


Selama di perjalanan Arnold menjelaskan perbincangan yang di lakukannya tadi dengan pihak kepolisian yang menjelaskan kondisi Bayu, Aisyah hanya terus berdoa airmata pun terus mengalir


"Apa ayah dan ibu sudah di beri tau mas?" tanya Aisyah cemas kondisi ibu dan ayahnya


"Jangan bilang mereka ya, kita lihat kondisi Bayu terlebih dahulu, supaya ibu dan ayah tidak terlalu kaget dan panik" jawab Arnold mengelus-elus kepala istrinya


Aisyah hanya mengangguk pelan sesekali dia menghapus airmatanya.


RS Almahendra Medical Internasional, disini Bayu di rawat RS terdekat dari kejadian yang menimpa Bayu. Aisyah dan Arnold terus berjalan menuju kamar rawat inap bayu. Masuk ke ruangan Bayu Aisyah kaget melihat leher adiknya di gif dan tangan kanannya juga di gif. Sakit hati Aisyah melihat kondisi adiknya seperti ini.


"Ya Allah Bayu" ucap Aisyah mendekati lalu mencium keningnya


Bayu hanya bisa melirik matanya karena lehernya tidak bisa di gerakin. Bayu hanya meneteskan airmata, Aisyah melihat itu langsung menghapus airmata di pipi adiknya.


"Jangan sedih ya, harus semangat" sahut Aisyah menyemangati adiknya


Arnold, Dokter dan pihak kepolisian masuk keruangan rawat inap Bayu.


"Untuk saat ini pasien harus di rawat sampai kondisinya membaik" ucap dokter senyum pada Bayu


"Kondisi tubuhnya bagaimana dok?" sahut Arnold


"Tangan nya sedikit patah jadi tidak boleh terlalu banyak gerak untuk bagian leher pun sama, selebihnya tidak ada luka dalam maupun luka serius" jawab dokter


"Terima kasih ya dokter" sahut aisyah


"Pak polisi saya ingin kasus ini di selesaikan" ucap Arnold tegas


"Baik pak Zavier kami akan melakukan penyidikan" sahut polisi lalu meninggalkan tempat


Aisyah masih menyuapi Bayu makan, sambil tersenyum untuk menguatkan adiknya. Arnold menghampiri istrinya.


"Aku keluar ada urusan sebentar, kamu temani Bayu saja ya?" pinta Arnold mengecup keningnya lalu pergi


Arnold ternyata ingin menjemput ayah dan ibu nya, dia tidak ingin menelpon takut kedua orangtua malah kepikiran.


Sampai di rumah Arnold mengajak ibu, ayah dan Santi dengan alasan ada pihak keluarga Arnold masuk RS dan ingin bertemu. Mereka pun akhirnya ikut dengan Arnold menuju RS.


"Ayah, ibu, Santi nanti setelah masuk kedalam mohon jangan terlalu panik dan histeris ya, kita harus menguatkan pasien supaya tidak rapuh" ucap Arnold hati-hati


"Iya Nak inshaa Allah kami bisa menguat pasien" sahut ayah tersenyum


"Hmmm.. ayoo masuk, pasien sudah menunggu" pinta Arnold


Ayah, ibu Santi bener-bener kaget saat melihat pasien tersebut, ternyata adalah Bayu anak serta adik yang disayanginya terbaring di rumah sakit. Arnold memegangi tangan ibu dan ayah supaya kuat, ibu dan ayah saling melirik dan paham maksud menantunya itu


"Nak, apa yang terjadi padamu?" tanya ibu Laras sedih mengusap kepala Bayu


"Ibu, Bayu belum boleh terlalu banyak bicara karena masih sulit" sahut Aisyah tersenyum


"Anak laki ayah makin kuat dan hebat, Alhamdulillah masih di beri umur ya Nak" ucap ayah berkaca-kaca matanya memegang pundak Bayu

__ADS_1


Bayu hanya mengedipkan matanya setiap kali di ajak bicara, menandakan dia paham apa yang kita bicarakan. Sementara Santi hanya diam saja memandang sendu, kasihan sama adiknya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2