
"Jika anaknya siap lahir batin lebih baik nikah muda dari pada terjadi hal yang tidak di inginkan" ucap Abi Mahen
"Kake ikh menyebalkan sekali seperti bunda dan Adi" jawab Khanza sebal
"Kake becanda, sini kake peluk" ucap Abi Mahen yang lain pun hanya tersenyum
"Nikah itu ibadah loh kak, untuk menyempurnakan separoh agama" ucap Adi jahil
"ADDIIII" teriak Khanza kesal melempar bantal pada adiknya
"Hahahahahaha, kaka ku seperti kepiting rebus, merah sekali mukanya" ucap Adi guling-guling tertawa
"Adi, sudah cukup kasihan kaka mu, dari pagi isengin aja kakanya" ucap Aisyah gemas lihat Adi
"Bun, Adi masuk kamar bunda ya, mau bobo disana kangen" ucap Adi memelas
"Iya sana dari pada gangguin kaka mu terus" jawab Aisyah
"Tapi kaka masih punya hutang sama aku yo" ucap Adi senyum manis
"utangmu opo?" tanya Khanza bingung
"utang bergoyang sama aku, kan tadi belum jadi, kaka kebanyakan salah goyangnya" jawab Adi santai
"Ora gelem, mung isin dek" ucap Khanza geleng-geleng
"Sampeyan Piyambak utawa mung njupuk bunda" ucap Khanza lagi ngerik lihat tingkah Adi
"Bunda ora gelem, wis tuwa" jawab Aisyah menolak keinginan anaknya
"Ora kelangan" ucap Adi kesal
"Kowe edan dek" ucap Khanza kesal dan gemas pada adik satu-satunya ini " Kepiye carane aku iso duwe adhine kaya dheweke" Khanza rasanya ingin uyel-uyel tuh adiknya
"Sabar, adikmu kan memang begitu, jauh di rindu dekat ribut" jawab Aisyah, umi dan Abi hanya senyum bahagia melihat keluarga Aisyah yang dulu bertubi-tubi masalah dan bisa bertahan sampai sekarang
Kamar utama
"Ngapain ya di dalam kamar bunda? hemm,main PS? nonton? laptop? ipad? ponsel? tunggu apa aku izin saja sama bunda untuk main kerumah Rival, itu sepertinya pilihan yang bagus, aku chat dulu lah si Rival" ucap Adi sendiri
📩 Adipati
Bray saiki nang endi?
"Tunggu balesan dari Rival, aku mandi dulu deh di kamar bunda, kan enak sambil berendem nunggu balesan, hihihi" ucap Adi cekikikan
__ADS_1
📩 Rival
rumah
📩Adipati
Aku pengin dolanan ing omahmu
📩Rival
Ok, aku bakal nganteni
📩Adipati
Kudune, anak presiden sing arep teka kudu disambut
📩Rival
Sampeyan presiden opo, jam pira kowe neng kene?
📩Adipati
_foto_ aku adus disik, sing sabar
📩Rival
📩Adipati
Ajak wae Fahmi, aku areo traktir kowe, mangan nanh omahmu Val ta gawa panganan.
📩Rival
Oke siap nggawa panganan sing enak, ibu wis ora masak maneh, cepet adus, ojo luwe suwi
Adi mengakhiri ritual mandinya, dan segera keluar dari kamar utama ingin ganti baju ke kamarnya.
"Kamu mandi dek?" tanya Khanza melihat adiknya basah
"Iya kenapa iri bilang bos" jawab Adi tertawa
"Coba sini bunda cium" ucap Aisyah penasaran, Adi pun mendekati bundanya
"Kamu habis berendem?" tanya Aisyah saat di cium tubuhnya wangi aromaterapi untuk berendem
"Iya bun, enak pake aroma ini, wangi" jawab Adi gemes
__ADS_1
"Ih enak banget kamu berendem, aku kan juga mau" timpal Khanza cemberut
"Ya sudah sana pakai baju, udah berendam masa telanjang" ucap Aisyah
"Eh tunggu bun, Adi mau ke rumah Rival ya? mau main bun" ucap Adi memelas
"Ada kakek sama nenek masa kamu main, ndak boleh" jawab Aisyah tegas
"Please bun, aku mau kerumah Rival bawa makanan, kasihan Rival tadi aku chat dia, aku tanya dia belum makan, ibunya ndak masak, biasanya kalo ibu Rival ndak masak ya ndak punya uang buat beli bahan makanan, sewaktu di pondok Rival pernah cerita begitu, walaupun begitu dia ndak pernah tuh minta-minta sama teman, tadi aku pancing saja akhirnya dia jawab belum makan" jelas Adi memelas
"Kamu lagi bohong ndak dengan bunda" tanya Aisyah menatap mata anaknya mencari kebenaran
"Aku ndak berani bohong, aku minta antar pak Yono ya bun, bunda izinin aku ya please bun selesai makan pulang, aku juga ajak Fahmi, bunda punya stok makanan matang dan mentah ndak, buat aku bawa" jawab Adi yakin
"Izinkan saja, Abi dan Umi disini ndak apa, masih ada Khanza, niat anakmu baik, berangkatlah nak, kakek dan nenek izinkan" ucap Umi Mahen
"Makasih kek, nek, tapi kalo bunda belum meridhoi Adi ndak akan berangkat kok, yasudah Adi pakai baju dulu ya" ucap Adi masuk kamar ganti baju, Aisyah masih diam saja sejujurnya tidak enak dengan mertuanya masa baru datang jauh-jauh mau lihat cucu tapi malah ditinggal main.
Adi keluar kamar sambil bersiul dan memanggil pak Yono serta bibi Sri, Aisyah hanya melihat gerak geriknya saja
"Pak Yono tolong anterin makanan ya buat teman ku namanya Rival alamatnya nanti aku chat ke pal Yono" ucap Adi dan mendapat anggukan dari pak Yono
"Bibi, bantuin Adi ya pilihin bahan makanan yang awet lalu di bungkusin sama makanan mateng bungkus aja semua bi, nanti aku suruh bunda pesan makanan saja lagi buat kita semua makan" ucap Adi mulai mencari daging frozen
"Bi aku minta kotak dong yang biasa buat daging yang bpx putih gitu" ucap Adi lagi, setelah dapat box tersebut Adi menyusun beberapa daging, sosis, nugget, ayam dalam satu box lalu beberapa sayuran yang awet seperti wortel, kentang, kol, dia juga memasukan Umi ungu dan singkong tidak lupa memasukan semua bumbu dapur, bibi yang melihat hanya bengong dan kaget seketika kulkas kosong
"Oh ya bi makanan matang mana?" tanya Adi mendekat ke bibi
"Ini den, ada daging rendang, semur ayam, tahu susu, sambal sayur sop dan bihun" jawab bibi
"Oke bawa semua, oh ya puding-puding juga masukin saja semua bi" ucap Adi senang
"Dek, kamu gila di bawa semua, kita makan apa nanti?" tanya Khansa syok
"Jangan bawel, pesan saja makanan online bereskan" ucap Adi senyum
"Satu lagi bi kalo ada nasi bawain juga sama pancinya saja nanti pak Yono suruh bawa lagi, Pak Yono tolong anter ya ke rumah Rival bilang saja berbagi dengan Fahmi, bilang juga maaf aku ndak bisa datang karena ada kakek dan nenek baru tiba" ucap Adi sungguh-sungguh
Aisyah yang dari tadi hanya melihat pun sedikit kaget dengan tingkah anaknya memasukan semua bahan makanan untuk temannya, dia pun kasihan dengan anaknya, Rival dan Fahmi pasti kecewa Adi tidak bisa datang.
"Berangkat lah nak dengan Pak Yono, bunda izinkan kamu untuk bertemu Rival dan Fahmi" ucap Aisyah memeluk anaknya
"Beneran bun? bunda serius kan ndak terpaksa? aku ndak mau jika bunda terpaksa kasih izin aku, lebih baik aku dirumah" jawab Adi sedih
"Bunda ikhlas nak, berangkat lah dengan pak Yono, bunda ambil uang dulu ya buat kamu traktir yang lain pada temanmu" ucap Aisyah lembut mengelus wajah Adi, Adi pun memeluk bundanya dengan erat "Terima kasih ya bun" ucap Adi
__ADS_1
Setelah mendapat uang dari bundanya Adi pamit pergi kerumah Rival membawa semua bahan makanan dan makanan matang untuk di santap, Adi sangat senang bisa menguras seluruh isi kulkas rumahnya untuk diberikan pada sahabatnya itu.