CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Di Cuekin


__ADS_3

"Mbak mau makan sate dimana?" tanya Santi


"Yang enak dimana ya dee?" tanya Aisyah


" Yang enak cuma deket alun-alun mbak kan lumayan perjalanan ke sana, ini sudah jam delapan, memang mas Arnold kemana?" tutur Santi


"Mas Arnold lagi temenin Bayu tidur, biarin kasihan Bayu" jawab Aisyah santai


Santi cuma mengangguk saja, Aisyah pun mengeluarkan ponselnya untuk kirim chat ke suaminya


💌 Aisyah


Aku mau keluar sama Santi sebentar


Arnold langsung membaca nya dan mendengar suara motor, dia langsung bangun untuk menemui Santi dan Aisyah.


"Kalian mau kemana?" tanya Arnold lembut pada Santi


"Nganter mbak Aisyah tuh mas, katanya mau makan sate di alun-alun" jawab Santi tenang


"Mas saja dek yang anterin mbak mu, kamu perempuan sudah jam segini" ucap Arnold melirik ke Aisyah di depan pager


"Nggih mas Santi masuk lagi, biar Santi yang temani Bayu" jawab Santi senyum


Dimobil Arnold dan Aisyah masih terdiam, Arnold melajukan mobilnya pelan. Aisyah memberanikan diri bertanya terlebih dahulu


"Mas masih marah, bahkan chat aku saja sampai tidak di balas" tanya Aisyah sendu


Hening


"Kalo mas tidak niat anter aku, lebih baik tadi aku sama Santi saja, pergi sama mas juga percuma di ajak bicara hanya diam" ucap Aisyah kesel selalu di diamkan oleh suaminya


Sampai di alun-alun Aisyah memesan sate, rencananya mau makan di tempat di urungkan karena sikap Arnold yang diam saja akhirnya dia memilik di bungkus satenya. Sate selesai langsung pulang menuju rumah.


"Terima kasih sudah nganterin" ucap Aisyah antara sedih dan kesal


Aisyah pun memakan satenya di meja makan, tak terasa air matanya keluar begitu saja. Arnold masuk kamar Bayu tapi dia lihat ada Santi tertidur mau tidak mau dia akan tidur di kamarnya bersama Aisyah.


Sakit banget di cuekin. gumam hati Aisyah


Makan dalam diam sambil meneteskan air mata, Arnold yang berniat ambil minum tak sengaja lihat Aisyah makan melamun dan menangis, jadi merasa bersalah sama istrinya.

__ADS_1


"Kenapa makan sambil menangis?" tanya Arnold duduk di samping Aisyah menghapus airmata di pipi istrinya


"Tidak apa-apa, peduli apa kamu sama aku" jawab Aisyah kesel


Arnold kaget aisyah bicara seperti itu.


"Makanlah yang benar, jangan melamun dan menangis" ucap Arnold lembut


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah selesai shalat subuh Arnold bertekad untuk meminta maaf pada Aisyah karena sudah bersikap dingin. Sampai di kamar Aisyah sedang bersiap untuk berangkat ke kampus, Arnold pun langsung memeluk istri dari belakang dan menghirup wangi parfum di leher istrinya.


"Sayang, maafin aku ya sudah mendiamkan kamu" ucap Arnold sambil mencium leher Aisyah


"Mas geli ikh jangan seperti ini" sahut aisyah sambil melepaskan pelukan suaminya tapi tidak bisa


"Maafin aku dulu" jawab Arnold sedikit menggigit leher istrinya dan pelukannya makin erat


"Iya sudah aku maafin, kalo ada apa-apa lebih baik kita diskusikan dengan kepala dingin jangan ngambek tidak jelas" ucap Aisyah sedikit kesal


Arnold hanya mengangguk, dengan aksinya yang terus menghirup, mencium, menggigit, mengh*s*p leher Aisyah, sampe Aisyah tidak bisa bertindak apa-apa


"Mas sudah aku mau siap-siap ke kampus ada ujian pak Harto pagi ini" tutur Aisyah


Arnold dan Aisyah hari ini sibuk dengan kegiatanya masing-masing, Aisyah pun pulang di jemput oleh Andre (sepupu Arnold).


"Ndre kegiatan kamu apa?" tanya Aisyah heran


"Bantu bang Zavier di kantor, kan bang Zavier fokus mengajar jadi Andre fokus ke kantor, jika kantor membutuhkan bang Zavier sekali-sekali bang Zavier pun datang ke kantor" jawab Andre santai


"Terus sekarang kenapa jadi sering jemput kaka, bukan urus kantor, kaka tuh bisa naik angkutan lain jadi tidak merepotkan kamu" ucap Aisyah tidak enak hati pada Andre


"Aku seneng kak bisa antar jemput kaka, dikantor kan jenuh juga terlalu monoton" sahut Andre ramah


"Kamu tinggal sama siapa disini?" tanya Aisyah penasaran


"Sama siapa saja yang mau menampung ku" jawab Andre nyengir


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Arnold baru sampai rumah isya dan dia melihat istrinya sedang sibuk dengan kertas-kertas tugasnya, dia mendekati lalu menciun pucuk kepala istrinya, setelah mandi Arnold membantu istrinya dan saling bercerita di atas tempat tidur.

__ADS_1


"Sayang besok mas ada kegiatan seminar ke luar kota empat hari paling lama" ucap Arnold sambil memeluk istrinya


"Berangkat lah mas, seminar buat mas pasti sangat penting" sahut Aisyah tersenyum


"Tapi aku tidak mau ninggalin kamu" goda Arnold


"Yang penting jika kamu jauh dari aku, kamu harus selalu ingat ada istrimu yang menunggu suaminya pulang dan jaga pandangan kamu terhadap wanita lain" ucap Aisyah


"Iya aku akan selalu menjaga pandangan ku dan mengingat istri ku dirumah, kamu juga harus jaga pandanganmu" sahut Arnold mencium hidung istrinya


"Mas aku tidak pernah lihat kamu ke kantor? tanya Aisyah penasaran


"Belum waktunya sayang" ucap Arnold


"oh ya aku kan pernah beli tespek buat kamu sudah kamu gunakan belum?" ucapnya lagi


"Tespek? Kamu tidak pernah ngasih ke aku" jawab Aisyah bingung


"Aku simpan di meja rias kamu, kamu kan telat datang bulan siapa tau ada hadiah" tutur Arnold semangat


"Besok aku cek lagi ya sekarang males" sahut Aisyah tersenyum lembut


" Tapi langsung digunakan ya besok pagi, aku mau tau hasilnya" ucap Arnold sudah tidak sabar


"Bobo yukk ngantuk" ucap Aisyah tersenyum


"Tapi sebelum bobo kita.." ucap Arnold memainkan alisnya naik turun


Dua sejoli itu melakukan aktifitas malamnya sebagai pasangan suami istri. Rumah tangga yang mereka jalani penuh rintangan yang menyenangkan.


Pagi-pagi aisyah menyiapkan pakaian suaminya dan beberapa pakaian di masukkan ke dalam koper, hari ini suaminya akan pergi ke luar kota untuk seminar.


"Sayang udah dicari belum tespeknya? Cepetan gunakan" pinta arnold tidak sabar


"Belum mas ini masih beresin baju kamu" sahut Aisyah


"Cepetan cari dulu, baju mah gampang sayang" ucap Arnold mencium wajah istrinya


Tespeknya ketemu, Aisyah langsung menggunakan karena perintah dari suaminya, Aisyah keluar dari kamar mandi sambil menunggu hasilnya dia kasih lihat ke suaminya. Hasilnya pun terlihat.


Deg...

__ADS_1


Arnold dan Aisyah langsung saling pandang setelah melihat hasil di tespek tersebut, Arnold memberi semangat kepada Istrinya supaya tidak terlalu sedih dan harus menjaga kesehatan, dan makan-makanan yang bergizi agar tidak mudah lelah, mereka berpelukan menyalurkan rasa bahagia, Arnold mencium wajah istrinya dengan lembut, Aisyah pun pasrah suaminya melakukan itu berkali-kali kepadanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2