CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Adi Sakit


__ADS_3

Saat mengelus wajahnya dan menempelkan tangannya ke dahi untuk meyakinkan ternyata Adi demam.


"Ya Allah sayang, kamu demam nak" ucap Aisyah cemas dan Adi membuka matanya


"Bunda" lirih Adi


"Iya sayang, Adi mau apa?" tanya Aisyah lembut


"Adi dingin bun" jawab Adi pelan


"Bobo dikamar bunda ya" ucap Aisyah dan mendapat anggukan dari Adi


Aisyah segera mengangkat Adi untuk dipindahkan ke kamar utama, itulah Aisyah di saat anaknya ada yang sakit pasti langsung mengajak anaknya tidur bersama dengannya, di saat Aisyah keluar dengan menggendong Adi Arnold Umi dan Abi pun tersenyum di sangka Adi masih manja dengan bundanya


"Uduh..uduh cucu kakek manja banget mau di gendong terus sama bundanya" ucap Abi Mahen


"Kakak kita tidak jadi jalan-jalan hari ini ya" ucap Aisyah lembut, dan yang lain pun kaget


"Kenapa bunda?" tanya Khanza sendu


"Adi lagi demam sayang nih mau bunda pindahkan ke kamar bunda" jawab Aisyah senyum mengelus kepala Khanza dan yang lain pun kaget Arnold segera berdiri dari duduknya


"Demam kenapa bun" tanya Arnold panik


"Bunda tidak tau, tadi masih baik-baik saja kan, ayah jangan panik dulu, aku ikutan panik nantinya" ucap Aisyah tenang


"Ayo kita kerumah sakit saja bun" ucap Arnold yang ingin segera mengambil kunci mobil


"Jangan panik nak, coba di kasih penurun demam terlebih dahulu, jika kondisinya masih belum membaik baru di bawa ke RS" ucap Umi Mahen mendekati Aisyah dan menyentuh Adi


"Kasih saja ibuprofen dulu nak, Adinya ditidurkan saja sana biar bisa istirahat, mungkin kecapean kemarin kan main seharian dan penuh semangat dia" ucap Umi Mahen kembali


Aisyah segera masuk ke dalam kamar utama dan meletakan Adi di kasurnya. Arnold sudah membawa kan susu hangat terlebih dahulu sebelum minum obat, untung saja Adi anak yang tidak rewel bila dirinya sedang sakit.


"Bunda dingin" ucap Adi mengigil


"Sini bunda peluk ya, badan kamu juga demam soalnya" ucap Aisyah


"Bunda jangan tinggalin Adi" ucap Adi pelan


"Hey, jangan bicara begitu, bunda akan selalu ada untuk Adi, Adi istirahat ya, nanti kalo masih demam dan menggigil kita ke rumah sakit" ucap Aisyah lembut


"Adi mau dipeluk bunda telus" ucap Adi


"Iya sayang nih kan sudah bunda peluk" ucap Aisyah memeluk dan memberi kehangatan untuk Adi


Diruang Tv


"Abi, Umi maaf apa kemari Adi tidak makan yang aneh?" tanya Arnold curiga anaknya memakan yang berbahan kacang makanya dia memberikan susu sebelum minum obat


"Umi rasa tidak ya Bih, kemarin makan siang kita makan sushi, malamnya makan mie jowo" jawab Umi Mahen


"Iya hanya makan itu, ah tidak lama dia makan roti bluebery, sisanya makan buah saja, sebenernya ada apa nak, kok kamu bertanya makanan yang dimakan Adi, mungkin saja dia kecapean bukan keracunan" timpal Abi Mahen


"Bukan seperti itu Bih, Adi itu ada riwayat alergi kacang, kalo makan banyak efeknya langsung terjadi hari itu juga, tapi kalo makan hanya sedikit bisa 2 atau 3 hari ketahuan" penjelasan Arnold

__ADS_1


"Oh iya" teriak Khanza


"Ada apa sayang" ucap Umi Mahen kaget


"Semalem Adi makan kue yang didapur, dia hanya mecuil sedikit katanya enak, mau dimakan ngga jadi, aku larang nek itu kue buat pak Iman penjaga rumah Eyang buyut" ucap Khanza sungguh - sungguh


"Kue di atas meja? Coba Abi telpon Eyang dulu" ucap Abi Mahen


Abi Mahen telah menghubungi eyang tasya dan benar saja kue yang di meja tersebut sengaja eyang tasya belikan untuk penjaga rumahnya, dan kue itu dilapisi cream kacang


"Ternyata itu kue cream kacang nak" ucap Abi Mahen pelan


"Astaghfirullah" jawab serempak


"Lebih baik aku bawa Adi ke RS" lirih Arnold dan segera masuk kamar


Kamar utama


"Sayang kita bawa ke RS ya Adi" ucap Arnold panik merangkul Aisyah


"Tidak perlu, mungkin dia kecapean" ucap Aisyah tenang


"Tidak, Adi harus di bawa ke RS, tadi kata Khanza dia makan kue di rumah eyang dan pas di konfirmasi itu kue cream kacang, lebih baik ke RS sebelum terjadi sesuatu dan segera dapat penanganan" ucap Arnold langsung menggendong Adi, Aisyah yang mendengar anaknya makan bahan kacang pun panik


30 menit perjalanan Adi segera mendapat penanganan dari Dr. Reza salah satu dokter anak terbaik di RS ini. Khanza di titipkan pada Umi Mahen


"Sabar sayang" ucap Arnold memeluk istrinya


"Iya, in syaa Allah Adi anak yang kuat dan hebat" ucap Abi Mahen menenangkan Aisyah


"Keluaga pasien" dokter Reza


"Sayang sabar, tenanglah" ucap Arnold lembut


"Alhamdulillah, anak bapak dan ibu baik-baik saja, saya sudah menetralisir yang ada di dalam tubuhnya, untuk sementara anak bapak dan ibu di rawat terlebih dahulu sampai demamnya turun, tapi jika nanti sore demamnya sudah turun saya akan izinkan untuk di bawa pulang" ucap Dr. Reza ramah


"Boleh saya melihat anak saya dok?" tanya Aisyah


"Sangat boleh bu, kami akan memindahkan anak bapak dan ibu keruang rawat inap, dan keluarganya boleh menemani disana" ujar dokter Reza


Cantik juga perempuan ini, ditambah tutur kata yang di keluarkan sangatlah lembut sekali, soleha juga, sayangnya sudah berkeluarga, bahagia sekali yang menjadi suaminya. Batin Reza


"Terima kasih atas pertolongannya dokter, saya dan istri langsung menuju ruang rawat inap, oh ya dok, kalo ruang rawatnya bisa di pindahkan ke VIP" ucap Arnold


"Bisa pak langsung saja ke bagian administrasi untuk proses ruang VIP nya" ucap dokter Reza


"Arnold pindahkan ke ruang VViP saja biar cucu ku jauh lebih nyenyak istirahatnya" ucap Abi Mahen dan mendapat anggukan dari Arnold


Abi Mahen dan Aisyah menuju ruang rawat inap Adi sementara Arnold kebagian administrasi untuk memindahkan anaknya keruang VVIP, tidak lupa juga Arnold memberi kabar pada Uminya serta Ayah dan bu Laras


💌Arnold


Umi, Alhamdulillah Adi baik-baik saja tetapi memang harus di rawat, aku titip Khanza ya, aku juga akan minta tolong sama Ibu untuk menemani Umi dan Khanza


Tinggal hubungin ayah dan ibu, semoga mereka tidak panik. Gumam Arnold

__ADS_1


📱Arnold - Ayah Daniel 3x panggilan


"Tumben ayah tidak bisa dihubungi" lirih Arnold


📱Arnold - Bayu


Alhamdulillah, assalamu'alaikum dek


📱Bayu


Wa'alaikumsalam, iya mas ada apa tumben sekali menelpon ku, kangen ya


📱Arnold


Eleh siapa juga yang kangen sama kamu dek, oh ya dek kamu lagi dimana?


📱Bayu


Hahaha kirain kangen mas, i miss you mas, hahahahaha, aku lagi arah pulang kerumah ayah, ada apa mas?


📱Arnold


Tolong sampaikan sama ayah dan ibu, Adi masuk rumah sakit dan kalo ibu bersedia tolong temani Umi Mahen dan Khanza di rumah, mas di rumah sakit sama Abi Mahen dan mbakmu.


📱Bayu


Innalilahi, Adi sakit apa mas, sampai dirawat


📱Arnold


Dia makan kue cream kacang dek, oh ya dek tolong bilang itu aja ya, tadi mas hubungi ayah tidak di angkat, mas masih ngurus administrasi jika sudah pindah ke ruang rawat inap mas kabari kamu


📱Bayu


Iya mas pasti aku sampaikan ke ayah, biar aku dan ayah yang mengantar kan ibu ke rumah mas Arnold


Setalah panggilan berakhir Bayu mempercepat laju mobilnya dan 10 menit kemudian dia langsung keluar mobil berlari ke dalam rumah untuk menemui ayah serta ibunya, sementara sahila menunggu di dalam mobil


"Ayah, ibu" teriak Bayu


"Astaghfirullah, nak ibu dan ayah ajari kamu adab cara masuk dalam rumah apa sudah lupa" ucap ibu geleng-geleng melihat tingkah anaknya


"Maaf bu ini darurat ayah mana" ucap Bayu panik


"Ayah disini, ada apa cari ayah, mau darurat atau tidak seharusnya mengucapkan salam, ulangi" perintah ayah Daniel tegas


"Tapi yah" ucap Bayu terpotong


"Cepatan" bentak ayah Daniel


Akhirnya Bayu keluar pintu rumah dan mengetuk lalu mengucapkan salam dan mencium tangan kedua orangtuanya.


"Sekarang katakan yang mau di katakan" ucap ayah Daniel menatap anaknya


"Aku tadi dapat kabar dari mas Arnold katanya ayah tidak bisa dihubungi, mas Arnold juga bilang kalo Adi masuk rumah sakit, dan mas Arnold pun minta tolong agar ibu menemani Khanza dan Umi Mahen dirumah" tutur Bayu

__ADS_1


"Innalilahi, ibu mau kok menemani Khanza tapi Adi sakit apa?" tanya ibu Laras cemas


"Katanya kemarin dia makan kue cream kacang, alerginya kambuh bu" jawab Bayu panik


__ADS_2