CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Bayu Tersayang


__ADS_3

"Assalamu'alaikum Mbak Aisyah, Mas Arnold" ucap Bayu


"Wa'alaikumsalam, siapa itu dee?" tanya Aisyah heran melihat perempuan cantik dan anggun di belakang Bayu


"Kenalin Mbak ini teman Bayu" jawab Bayu nyengir


"Assalamu'alaikum Mbak, saya Sahila" ucap Sahila mencium tangan Aisyah ramah


"Wa'alaikumsalam, cantik, hanya teman Bayu?" tanya Aisyah lembut


"I..iya Mbak teman Bayu" jawab Sahila terbata


"Hmm Mas Arnold mana Mbak?" tanya Bayu mengalihkan pembicaraan


"Ada di kamar nanti Mbak panggil, Sahila duduk saja dulu ya jangan malu-malu anggap saja keluarga sendiri" jawab Aisyah lembut mengusap tangan Sahila


Sahila dan Bayu duduk di Meja makan, Aisyah memanggil suaminya di kamar yang sedang menemani anak sulungnya tidur.


"Eh..eh ada tamu toh, mau numpang makan ya?" ledek Arnold menghampiri Bayu dan Sahila


Plaakk...


"Jangan bikin Sahila minder akibat ledekan ayah itu" ucap Aisyah memukul lengan Arnold


"Becanda sayang gemes deh" goda Arnold pada istrinya


"Maaf ya Mas Arnold, Bayu baru datang tadi lagi banyak tugas di kerjaan sama di kampus, oh ya Mas kenalin ini teman Bayu" sahut Bayu mencium tangan Arnold


"Sahila" ucap Sahila mencium tangan Arnold


"Hanya teman kah?" tanya Arnold pada Sahila


"AYAH.. jangan ledekin Sahila seperti itu" ucap Aisyah supaya suaminya tidak meledek Sahila lagi


"Ayah cuma bertanya Bunda, tidak ada niat untuk meledek Sahila dan Bayu" sahut Arnold lembut mencium kening istrinya


Romantis sekali mbak Aisyah dan Mas Arnold. batin Sahila


"Kapan akan melamar Sahila, Mas tidak suka kalian berpacaran" ucap Arnold kembali tegas


"Kenapa jadi bicara melamar mas, kita datang ke sini kan mau ikut syukuran 7 bulanan acara Mbak Aisyah, karena kita telat aja jadi numpang makan doang" sahut Bayu deg-degan

__ADS_1


"Sahila jika kita datang kerumah melamar kamu untuk Bayu bersedia tidak?" tanya Arnold pada Sahila


"Jangan terburu-buru ayah, biarkan mereka saling mengenal" sahut Aisyah lembut


"No..no setelah menikah kalian bisa saling mengenal lebih dekat, bagaimana Sahila pertanyaan ku tadi belum di jawab" ucap Arnold tegas


"Mas Arnold Bayu bukannya tidak ingin melamar Sahila, tetapi seminggu yang lalu Bunda nya Sahila meninggal dunia" sahut Bayu melirik Sahila


"Innalilahi wa innailaihi rojiun, Maaf ya Sahila bila saya membuat mu sedih" ucap Arnold pada Sahila


"Semoga almh bunda kamu tenang di rumah Sang Khalik, jangan terlalu sedih ya kirim terus doa-doa untuk beliau" sahut Aisyah memeluk Sahila


"Iya Mas, Mbak, Sahila juga berusaha untuk Ikhlas walaupun susah" ucap Sahila sendu


"Maaf kamu tinggal sama siapa dirumah?" tanya Arnold tenang


"Sama Ayah sambung dan kedua adik saya Mas" ucap Sahila senyum


"Ayah sambung? Ayah kandung kamu kemana? Maaf bila saya lancang bertanya" tanya Arnold penasaran


"Ayah Kandung sudah meninggal sejak Sahila ber umur 10 tahun karena kecelakaan pesawat, jasad nya juga belum di temukan" jawab Sahila


"Kamu tidak takut tinggal dengan Ayah sambung kamu? Adik kamu perempuan atau laki?" tanya Aisyah khawatir


"Lebih baik kalian menikah lusa, untuk keselamatan Sahila, setelah menikah Sahila bisa tinggal dengan Bayu di rumah Ayah Daniel, sekali lagi maaf Sahila keputusan Mutlak tidak bisa diubah oleh siapapun dan kedua adikmu menjadi tanggup jawab Bayu sepenuhnya, coba kamu hubungi kedua adikmu suruh datang ke sini" ucap Arnold tegas


Sahila mencoba menghubungi kedua adiknya dan meminta untuk datang kerumah Arnold, adik Sahila bersedia datang menemui kaka tersayangnya. Adik Sahila begitu menyanyangi kaka perempuannya. Beberapa jam kemudian adik Sahila sudah tiba di rumah Arnold


"Maaf Pak Arnold ada yang mencari dua laki-laki sepertinya masih anak remaja" ucap Pak Yono


"Suruh masuk Pak Yono lewat garasi saja" ucap Arnold ramah


"Assalamu'alaikum" ucap kedua laki-laki tersebut


"Wa'alaikumsalam" jawab serempak


"Sini masuk, wah ganteng, imut dan manis ya adiknya Sahila" ucap Aisyah lembut


Kedua adik Sahila berjalan menuju meja makan dan mencium tangan semua yang ada di situ.


"Ini adik Sahila Mas, Mbak kenalin" ucap Sahila

__ADS_1


"Nama saya Akmal Pak, Bu" ucap adik Sahila pertama


"Saya Akbar Pak Bu" ucap adik kedua Sahila


"Akmal dan Akbar nama yang bagus, kamu makan terlebih dahulu setelah itu kita lanjut tujuan awal memanggil kalian ke sini" ucap Arnold ramah


Selama kedua adiknya makan, yang lainnya diskusi ringan sampai selesai makan, mereka semua pindah ke ruang tamu, agar lebih santai.


"Akmal, Akbar apa kamu merestui jika kaka perempuan kamu di lamar oleh Bayu?"tanya Arnold to the poin


"Setuju" jawab keduanya senang


"Apa alasan kalian setuju?" tanya Arnold kembali heran melihat kedua adik Sahila langsung merestui


"Dari pada kak Sahila di lecehkan oleh Ayah palsu kita mending di nikahkan sama Mas Bayu" jawab Akmal


Arnold, Aisyah dan Bayu langsung menatap Sahila yang tertunduk sedih.


"Akmal jangan bicara itu" ucap Sahila khawatir pelan


"Tolong jelaskan Akmal Akbar apa yang terjadi" ucap Arnold menatap Sahila tajam


"Sebenernya tiga hari yang lalu kak Sahila hampir di lecehkan oleh Ayah Palsu kita, beruntung Akbar pulang lebih dulu dari sekolah jadi Akbar langsung memukul Ayah palsu kita, jadi bila kak Sahila ingin di lamar itu jauh lebih baik, dan kami akan mempertahankam rumah Ayah kami dari Ayah Palsu" ucap Akmal serius


"Astaghfirullah kenapa tidak cerita sama aku Sahila?" tanya Bayu cemas mengusap wajahnya dengan kasar


"Maaf aku hanya tidak mau membebani kamu Mas" jawab Sahila sedih meneteskan airmata


"Apa ayah kalian masih ada dirumah?" tanya Aisyah lembut melihat Akmal dan Akbar


"Tiap malam dia datang mungkin berharap bisa menemui Kak Sahila, kami selalu mengusirnya walaupun dia bilang rumah itu milik dia, tapi sebelum bunda meninggal, bunda bilang ini rumah Ayah kandung kami jadi kami mencoba mempertahankan dan mencari sertifikat asli yang di simpan entah dimana" ucap Akbar santai


"Oke keputusan ku sudah bulat, Sahila akan menikah dengan Bayu secara hukum dan agama, masalah resepsi gampang lah bisa menyusul yang penting sah terlebih dulu, bagaimana menurut Bunda, kamu kan kaka tersayangnya Bayu?" tanya Arnold dan menggoda Aisyah


"Apapun keputusan Ayah, bunda setuju saja sebab keputusan ayah selalu membawa kebaikan selama ini untuk aku, ayah ibu serta Santi dan saat ini untuk Bayu" ucap Aisyah lembut mengelus pundak suaminya


"Apa tidak besok saja menikahnya?" tanya Akbar melihat kesemua orang yang ada


"Ada apa memangnya? tanya Arnold heran


"Supaya makin cepat saja, karena selama tiga hari ini kak Sahila menginap dirumah temannya, berhubung kerabat kami rata-rata di jogja, pasti hari ini kak Sahila akan menginap lagi"  ucap Akmal melihat kakaknya.

__ADS_1


Semua orang kaget dengan penuturan adik Sahila.


__ADS_2