CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Persiapan Liburan


__ADS_3

Disaat Adi sedang menikmatinya ditemani oleh sang bunda, Abi dan Umi berbincang dengan Ayah Daniel dan ibu Laras, mereka sedang merencanakan liburan terdekat di Kota ini, sedangkan Arnold menemani anak gadisnya belajar dan membuat prakarya.


"Ayah Adi baik-baik saja kan?" tanya Khanza tanpa menoleh ke ayahnya


"Alhamdulillah baik, kaka bantuin doa ya supaya Adi bisa aktifitas lagi" jawab Arnold


"Kaka boleh tidak nanti doa bersama dengan teman dan pak ustad di pengajian, hari ini juga ada bu ustadzah yasmin baru datang lagi dari Kota Bandung" ucap Khanza


"Boleh dong itu jauh lebih bagus saling mendoakan" ucap Arnold


Abi, Umi ayah dan Ibu pamit pulang karena hari mulai sore mereka juga tidak mau mengganggu aktifitas keluarga kecil Arnold apabila mereka menginap.


💌Arnold


Pih, Abi dan yang lain sudah pada pulang jika papih ingin ke sini silahkan, maaf ya pih harus menunggu Abi Mahen pulang, aku hanya tidak mau ada keributan di dalam rumah aku.


1 jam kemudiam


💌 Papih Abimana


Oke papih segera otw, Adi mau di bawakan apa


💌Arnold


Tidak perlu pih, papih datang ke sini dengan selamat sudah membuat Arnold senang


Kamar utama


"Bun,tadi ayah hubungi papih dan memberitahu bahwa Abi sudah pulang dan mereka mau ke sini " ucap Arnold sambil chatan dengan papih Abimana


"Tidak apa, asal jangan tiba-tiba Abi Mahen balik lagi karena ada sesuatu yang tertinggal, itu bisa bahaya dengan hubungan kedua belah pihak" ucap Aisyah


"Bun" panggil Arnold menatap wajah Aisyah


"Iya, ada apa?" tanya Aisyah kini ikut menatap wajah suaminya


"Kangen" jawab Arnold senyum


"Hah, kok kangen tiap hari kan ketemu, tidur di kamar yang sama" ucap Aisyah lembut


Tangan Arnold pun mengelus wajah istrinya sesekali dia memainkan bibir istrinya dengan ibu jari, sebenernya Aisyah paham maksud kata kangen dari suaminya tapi dia pura-pura polos, disaat wajah suaminya sudah mulai mendekat ada yang mengganggunya.


"Bunda, Adi mau pipis" ucap Adi membuyarkan semua suasana dalam kamar, Aisyah pun panik langsung menatap anaknya, Arnold pun langsung merebahkan tubuhnya dan menutup wajahnya dengan bantal


"Hah, iya ayo sayang sini bunda antar ke kamar mandi" ucap Aisyah lembut


"Adi mau apalagi?" tanya Aisyah


"Adi boleh nonton tv ya bunda film meatball" ucap Adi berharap pada bundanya


"Boleh sayang, bunda cari flashdisknya dulu ya" ucap Aisyah mencium wajah anaknya


"Ayah kenapa?" tanya Adi

__ADS_1


"Ngantuk sayang" jawab Arnold lembut, dan Adi hanya menganggukan kepala


Setelah menyalan tv untuk Adi, Aisyah ikut duduk di ranjang mengelua kepala suaminya yang lagi tengkurep.


"Bun" panggil Arnold dan berbalik menghadap istrinya, Aisyah pun hanya tersenyum menatap suaminya


Tok..tok..tok "ayah, bunda" panggil Khanza dari luar kamar


"Masuk sayang" ucap Aisyah


"Bunda, Ayah Adi, wah Adi lagi nonton film kaka ikutan ya dek" ucap Khanza senang


"Sini sayang naik ke kasur" ucap Arnold mengangkat anak gadisnya


"Bun jadi rame" ucap Arnold lagi


"Mau bagaimana lagi, namanya sudah punya 2 berlian, nikmati saja" ucap Aisyah


"Berasa lagi nonton bioskop, suara kenceng, tv besar lampu di matikan duduk di ranjang selimutan pula" ucap Arnold merangkul istrinya


Tok...tok...tok


"Iya bi ada apa?" tanya Arnold membuka pintu


"Ada tuan Abimana dan keluarga pak diluar" ucap bibi Sri


"Suruh masuk aja bi, suruh tunggu juga ya bi, nanti saya temui mereka" ucap Arnold segera menutup pintu


"Papih sudah datang bun" ucap Arnold pada istrinya


"Tapi ayah kangen" bisik Arnold di telinga istrinya


"Tahan saja kangennya" ucap Aisyah pelan


"Gimana cara nahannya, bun sebentar saja yuk" ucap Arnold cemberut


"Ikh aneh ayah ini, lihat tuh anak-anak lagi pada nonton tv, aneh masa mau begituan di depan mereka, sudah ayo keluar" ucap Aisyah pelan kesel sama suaminya


"Hahahaha, istri ku ngambek, ayah hanya bercanda sayang tidak mungkin juga minta begituan di depan anak-anak, bikin gemes deh" ucap Arnold menggigit hidung istrinya


Ruang tv


"Assalamu'alaikum pih" ucap Arnold dan Aisyah serta menyalami papih dan tante Marion


"Wa'alaikumsalam, mana Adi dan Khanza" ucap papih


"Dikamar lagi nonton film kartun kesukaannya, sehentar ya aku panggil dulu" jawab Aisyah lembut


Disaat Aisyah memanggil kedua anaknya di dalam kamar Arnold berbincang tentang bisnis dengan papihnya, Adi digendong oleh bundanya dan Khanza berjalan di samping bundanya


"Bun, filmnya bica belhenti dulukan?" tanya Adi


"Bisa sayang pause dulu filmnya, opa Abimana mau ketemu sama Adi dan kaka" jawab Aisyah

__ADS_1


"Halo cucu opa sini sayang" ucap papih menggendong Adi dan menuntun Khanza


"Kaka Khanza sehat" tanya tante Marion memangku Khanza


"Alhamdulillah sehat oma ion" ucap Khanza lucu


"Adi masih pusing tidak Nak" tanya papih


"Cedikit, tapi kata om doktel Adi cudah cehat, iya kan bun" tanya Adi memastikan menatap bundanya


"Iya sudah sehat tapi tetap harus istirahat sampai benar-benar sehat" jawab Aisyah lembut


Aisyah dan Arnold pun menceritakan jika Adi ingin jalan-jalan ke Singapura, mereka mengajak papih dan tante Marion anggap saja liburan keluarga, tetapi apabila nanti tiba-tiba Abi Mahen pun ikut terpaksa seolah-olah bertemu tidak sengaja dengan papih Abimana, anggap saja papih Abimana nanti sedang menjalankan bisnis, akhirnya papih dan tante Marion setuju dia bisa pakai alasan ibu dari tante Marion sakit dan ingin berkunjung sekalian dia menjemput anak gadisnya yang bernama Resya di Singapura.


Liburan keluarga sudah di tentukan tanggalnya, semoga di tanggal tersebut kondisi Adi sudah membaik seperti sediakala. Hari terus berjalan tanpa terasa sudah mendekati tanggal untuk liburan, kondisi Adi sudah membaik walaupun dia terkadang masih suka merasa sakit kepala.


"Kaka, Adi segera bobo dong sayang, sebentar lagi kan kita mau liburan, kalian harus jaga kesehatan, apalagi Adi masih belum boleh cape-cape" ucap Aisyah lembut


"Ciap bunda" ucap Adi hormat


"Adi bobo sama kaka yuk, dikamar kaka" ucap Khanza menatap bundanya


"Boleh kan bunda Adi bobo dikamar kaka?" tanya Khanza pada bundanya


"Iya boleh sayang, tapi tidak boleh bercanda, harus segera istirahat" ucap Aisyah dan mendapat anggukan dari kedua anaknya, Aisyah pun kembali kedalam kamar utama


"Anak-anak sudah bobo?" tanya Arnold memainkam ponsel


"Sudah, tadi kaka ngajak Adi untuk tidur satu kamar" jawab Aisyah duduk ranjang samping suaminya


"Persiapan liburan sudah sayamg?" tanya Arnold lagi


"Alhamdulillah sudah semua" jawab Aisyah senyum


"Baiklah karena sudah siap semua kini giliran bunda manjain ayah" ucap Arnold meletakan hp nya dan mulai mendekati istrinya


"Tiap hari juga di manjain" sahut Aisyah


"Harus itu manjain ayah tiap hari, apalagi manjainnya tambah plus-plus, semakin asik deh" goda Arnold


"Udah akh bobo" ucap Aisyah merebahkan tubuhnya


"Jangan bobo duluan, kalo bunda bobo duluan ayah ngga punya guling untuk di peluk dan di ajak guling-gulingan" ucap Arnold tertawa


"Ayah mah sekarang ngomongnya frontal banget" kesal Aisyah


"Bun, ngga lagi pms kan?" Goda Arnold lucu


"Biasa juga ngga pernah nanya, sekarang pake nanya dulu" jawab Aisyah


"Udah akh bunda mau bobo aja" ucap Aisyah lagi


"Ikh jangan temenin ayah" ucap Arnold senyum jahil

__ADS_1


"Tiap har...hhmmpp" ucap Aisyah terpotong karena bibirnya sudah ditutup dengan bibir suaminya, setelah cukup Arnold melepaskannya


"Kita melakukan ibadah ya malam ini" ucap Arnold parau, dan hanya dapat anggukan dari Aisyah, tanpa membuang waktu terjadilah kenikmatan dunia dari pasangan suami istri tersebut.


__ADS_2