CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Liburan 1


__ADS_3

Pagi hari


"Pagi bunda" sapa Khanza di meja makan


"Wah, anak bunda sudah pada makan sendiri nih, kok ngga nungguin bunda dan ayah" jawab Aisyah


"Maaf ya bunda makan duluan, kita lapal, hihihi" ucap Adi terkikik


"Hmmm lapar? Kasihan banget anak bunda pada lapar" ucap Aisyah gemes mencium pipi Khanza dan Adi


"Ayah mana bun?" tanya Khanza


"Ayah ada dikamar sebentar lagi juga keluar ikut makan bareng, kan ayah hari ini tidak bekerja jadi akan mengantarkan kaka kesekolah" jawab Aisyah senyum


"Asik, kaka diantar oleh ayah" ucap Khanza senang


"Pagi bidadari dan pangeran ayah" ucap Arnold menghampiri anaknya dan memberikan ciuman di pipi mereka


"Ayah hari ini benaran anterin kaka kesekolahkan?" tanya Khanza antusias


"Iya bidadari ayah yang cantik, pasti ayah anterin ke sekolah" jawab Arnold gemas pada kedua anaknya


"Bunda cekolah juja?" tanya Adi melihat bundanya


"Bunda masih izin sekolahnya, Adi tenang saja ya bunda akan sama Adi" ucap Aisyah mencium pipi anaknya


"Benelan ya bunda ndak ke cekolah, bunda cama Adi aja di lumah" ucap Adi serius


"Iya sampai Adi sembuh total dan kita liburan bunda akan selalu ada untuk Adi dan kaka" ucap Aisyah lembut


"Ayah kita jadi lihat singa kelual ail kan?" tanya Adi antusias


"In syaa Allah, makanya Adi dan kaka harus pada sehat terus jadi ayah semangat juga untuk mencari rezeki, supaya ayah bisa membawa kalian keliling dunia kalo perlu" ucap Arnold senyum


Hari Liburan untuk keluarga Arnold sudah tiba mereka sedang bersiap dan akan on the way menuju Bandara Internasional. Adi sangat senang karena ayah dan bundanya bisa memenuhi keinginannya, di sepanjang jalan Adi selalu mengucapkan kata "telima kasih ayah bunda" dengan mimik wajah yang sangat bahagia, disaat itulah Arnold merasa bahagia melihat anak-anaknya tersenyum dan tertawa. Tidak lupa juga Arnold mengajak keluarga ayah Daniel seperti ayah, ibu, Santi, Damar, Bayu dan Sahila jadi bisa di sebut private tour.

__ADS_1


Sampai di Bandara Singapore perjalanan pertama akan di lalui oleh keluarga Arnold, karena Arnold memakai jasa travel jadi semua sudah ada yang mengatur sesuai jadwal jadi lebih tertib, kunjungan pertama mereka menuju Suntec City yaitu terdapat air mancur terbesar di dunia yang di kenal dengan nama The Fountain Of Wealth, Adi dan Khanza sangat bahagia sekali keluarga ayah Daniel pun ikut bahagia. Setelah dari sana dilanjut menuju Merlion Park dimana sebagai ikon negara Singapore dan banyak orang berfoto, disinilah tujuan Adi melihat ikon Singapore yang sangat terkenal.


"Ayah Adi mau foto dicitu" ucap Adi senang berjingkrak-jingkrak


"Kaka juga ayah" lanjut Khanza pun bertepuk tangan


"Kita semua akan foto disini untuk di jadikan sebagai moment keluarga, oke" jawab Arnold lembut sekali


Adi dan Khanza sangat antusias mengikuti arahan dari guide yang sudah di sediakan oleh pihak travel, setelah berpuas keliling Singapore hingga ke china town sesuai jadwal di hari pertama keluarga besar tersebut segera di antar menuju hotel.


Di kamar hotel Adi dan Khanza terus saja bercerita sesuai apa yang mereka lihat dan mereka dengar dari Guide, Adi dan Khanza anak yang cerdas guide sedang menjelaskan mereka berdua selalu bertanya tentang banyak hal.


"Sayang, istirahat ya, besok kan kita masih ada kegiatan disini jadi Adi dan kaka harus istirahat biar besok tubuh kalian kembali vit sehat" ucap Aisyah lembut membelai kedua anaknya


"Siap bunda" ucap Khanza dan Adi berbarengan


"Oh iya bunda juga minta sesuatu sama kalian, apa yang kalian dapat ilmu dari guide tadi sebisa mungkin kalian catat, nanti catatannya bunda lihat, bagaimana?" tanya Aisyah memberikan sedikit PR untuk anaknya


"Tadi Adi tulisnya lama bu, telus ketinggalan deh apa yang di bilang ibu itu" ucap Adi melihat bundanya


"Ok, bunda mana keltasnya" ucap Adi antusias


Tak di rasa kedua bocah kecil nan menggemaskam itu sudah terlelap, Aisyah yang melihat anaknya sudah tidur segera membereskan alat tulis yang di pakai dan dia mulai melihat apa saja yang ditulis anaknya kegiatan hari ini, Adi bisa menulis tapi tulisannya memang tidak jelas dan sangat sulit di mengerti, selama ini yang bisa memahafi Adi hanya Aisyah, bahkan ayahnya pun bingung ketika tulisaan Adi tida bisa di mengerti.


"Ayah, bunda ayo bangun, Adi cudah ciap jalan-jalan lagi" ucap Adi sambil bersenandung lucu membuat keluarga yang lain tersenyum dan tertawa melihat tingkah konyol si kecil Adi


"Ayo bangun, bangun ayoo, ayoo bangun ini cudah pagi ayoo bangun" nyanyian Adi dan menggoyangkan pinggulnya ke kanan dan ke kiri


Hahahahaha... Semua keluarga tertawa


Seketika Arnold dan Aisyah keluar kamar karena mendengar anaknya bernyanyi dan tertawa orang-orang yang ada di sini


"Nyanyi apa sih sayang tidak jelas banget sih" goda Aisyah ngedusel di perut Adi, dia pun tertawa sambil tiduran


"Ayo bunda ayah cepatan kita jalan-jalan lagi" ucap Adi tidak sabar

__ADS_1


"Sabar dong sayang kita kan sarapan dulu, guide kita juga belum datang" ucap Arnold senyum gemas ke anak bungsunya.


Mereka menyelesaikan sarapan dan akan mengunjungi Marina Bay Sands, lalu mereka akan ke Garden by The Bay koleksi tanaman di dunia, keluarga Arnold pun akan makan siang di Bugis street, Khanza sangat senang bisa mencobai makanan-makanan yang menurut dia aneh, Khanza meminta makanan ini itu, Arnold tak segan menuruti ke inginan anak sulungnya bukan berarti memanjakan, karena dia sangat senang dari berbagai macam makanan dia bisa memilih mana yang menurut nya sesuai dengan lidah, Khanza juga selalu memesan makanan dengan porsi kecil jadi tidak akan mubadzir, kalo pun tidak habis masid ada yang siap menampung yaitu Bayu. Sore hari mereka sudah berada di Pulau Santosa di sana mereka tidak lama karena waktu yang akan terus menjelag kesorean dan matahati akan mulai beristirahat dari pandangan manusia di bumi dan akan di jadikan dengan bulan.


"Besok kita sudah pulang ya sayang" ucap Arnold menatap kedua anaknya di pulau itu


"Kok pulang ayah, Adi belum mau pulang" jawab Adi sendu


"In Syaa Allah, ayah akan mengajak kalian lagi ke sini, karena disini masih ada bude Arinda"ย  ucap Arnold meyakinkan anaknya


Tiba-tiba


"Assalamu'alaikum, halo semua" ucap Resya senang dan menghambur kepelukan Aisyah


"Wa'alaikumsalam" jawab semua


"Ya Allah Resya kamu disini?" tanya Aisyah senang


"Iya kata papih kalian ada di Singapore dan besok akan kembali pulang" jawab Resya antusias


"Apa boleh aku ikut gabung kalian, besok juga aku akan kembali, sudah terlalu lama disini, Alhamdulillah juga nenek sudah sembuh" ucap Resya senang


"Alhamdulillah, jadi papih dimana?" tanya Arnold penasaran


"Papih tidak jadi datang ke sini karena mamih sedang sakit, kemarin habis mengalami kecalakaan kecil, tapi sudah baikan kok" jawab Resya tenang agar Arnold dan yang lain tidak panik.


*********************


Terima kasih para pembaca yang sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke cerita yang saya buat, dan terima kasih yang selalu memberikan like serta dukungan untuk saya atas cerita yang saya buat ini.


Semoga kalian semua yang membaca tetap terhibur, mohon maaf apabila banyak kekurangan dalam cerita pertama saya, apapun komen kalian saya dengan senang hati akan menerima karena itu sebagai motivasi untuk saya menjadi lebih baik.


Saya juga memang terlalu lama jika Update karena lagi memproses cerita baru juga, mungkin saya akan menyelesaikan disini satu persatu agar tidak keteteran.


sekali lagi terima kasih banyak atas dukungannya semua, dan jangan lupa untuk selalu memberikan komentar dan like di setiap episodenya ya๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2