
"Sudah bosen sambut suami pulang kerja?" tanya Arnold masuk ke kamar membuka jas yang digunakan
"Assalamu'alaikum Mas" ucap Aisyah mendekat ke Arnold dan mencium tangannya
"Hehe lucu jika harus di ingatkan kembali bagaimana sikap seorang istri pada suami" sindir Arnold
Kamu kenapa sih Mas. Batin Aisyah
"Aku tidak lupa Mas, apa tugas aku sebagai istri, hanya saja tadi aku tidak fokus atas kedatangan kamu" ucap Aisyah lembut
"Aku siapin kamu minum" ucap kembali Aisyah menuju dapur
Arnold belum keluar kamar lagi, Aisyah masuk ke kamar memberikam coffee kesukaan suaminya dan di letakan di nakas. Arnold hanya melirik tanpa mengucapkan terima kasih
"Aku tidak minta coffee, kamu bawa lagi saja coffeenya kamu minum atau kasih Pak Yono" ucap Arnold tiba-tiba
Aisyah mengambil kopinya lagi dan membawa ke meja makan
Kalo memang masalah cuma gegara ingin ke rumah Ayah Daniel, kenapa sampe sebegitu kesel. Gumam Aisyah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Aku punya salah sama kamu mas?" tanya Aisyah membuka percakapan lebih dulu
"Kamu rasa bagaimana? Merasa punya salah atau tidak?" ucap Arnold dingin
"Kamu sadar tidak semakin ke sini kamu semakin seperti anak kecil, permintaan tidak dituruti ngambek, ke kanak-kanakan sekali kamu ini" ucapnya lagi ketus
Astaghfirullah, kamu beda mas, ada apa ini? Batin Aisyah cemas
"Aku minta maaf atas semua kesalahan ku yang sengaja atau tidak sengaja mas" ucap Aisyah berkaca-kaca menahan agar tidak menangis
Arnold meninggalkan kamar hp nya tertinggal, Aisyah memberanikan mengecek hp suaminya, ada sebuah Chat di paling atas
💌 Sandra
_foto_ lihat lah Vier kelakuan istri kamu saat mengantar anak sekolah, berbincang sama orangtua murid, dan laki-laki itu duda hampir setiap hari istrimu kencan dengannya, dia juga tetangga dekat rumah mertua kamu.
💌 Arnold
Tidak usah memfitnah istriku
💌 Sandra
Kita buktikan saat istrimu mengantar anak ke sekolah, kamu ikuti saja dia pasti menyapa duluan duda kaya raya itu
💌 Arnold
Baik saya akan mengikuti Aisyah mencari kebenarannya
History panggilan
Sandara 5x
Apa karena ini Mas Arnold bersikap dingin, bukan kah kita punya kesepakatan harus terbuka dan saling percaya, tapi dengan kata-kata sandra dia goyah. Bahkan belum ada sehari panggilan masuk dari Sandra sudah 5x. Gumam Aisyah menangis
Arnold kembali ke dalam kamar.
__ADS_1
"Sampai kapan kamu akan bersikap seperti ini Mas" tanya Aisyah lembut menahan tangis
Arnold tidak menggubris apa yang di bicarakan Aisyah
"Ada apa sama kamu Mas, bisa kita selesaikan masalah yang ada dalam rumah tangga kita" ucap Aisyah kembali, tapi Arnold masih mengabaikan
"Sudah tidak mau bicara sama aku Mas?" tanya Aisyah lagi mulai meneteskan airmata
Handphone Arnold berdering ada panggilan masuk, panggilan dari Sandra mencoba menghasut Arnold kembali, Arnold segera mengangkatnya tapi tidak jadi.
"Aku dari tadi bicara sama kamu, tapi kamu diam, disaat ada perempuan yang menghubungi langsung diangkat" ucap Aisyah
"Jika kamu mulai mencintai wanita lain lepaskan aku Mas, kerana aku tidak mau di madu" ucap Aisyah tegas meneteskan airmata
Arnold masih diam saja seperti orang bodoh. Aisyah mencoba merebahkan dirinya untuk istirahat.
Kamu berubah Mas, tidak ada lagi kelembutan dan kehangatan dari mu di saat kita diskusi. Batin Aisyah
Pagi-pagi
"Shttt kenapa perut ku sakit" ucap Aisyah meringis
Ternyata Mas Arnold sudah berangkat kerja, ini sudah jam delapan, aku bener-bener kesiangan. Gumam Aisyah pelan
"Bibi, Pak Yono dimana?" tanya Aisyah merintih
"Pak Yono lagi keluar bu, ibu kenapa? Ada yang sakit?" tanya bibi khawatir
"Perut saya sakit bi, hubungi pak Yono masih lama tidak" jawab Aisyah lemes
Aisyah hanya menggelengkan kepala, bibi langsung hubungi pak Yono. Mereka bertiga pergi ke RS, Aisyah pingsan
📱Bibi - aduh bapak tidak bisa dihubungi
💌 Bibi
Maaf pak, ibu tadi kesakitan perutnya, lalu pingsan sekarang ada di rumah sakit
Satu jam tidak ada jawaban dari Arnold. Aisyah mulai sadar.
"Bibi, saya dimana?" tanya Aisyah lemah
"Ibu di rumah sakit, tadi pingsan" jawab bibi iba
"Kandungan saya bagaimana bi?" tanya Aisyah lirih
"Dokter belum bicara sama bibi bu, semoga baik-baik saja, jangan berpikir yang tidak baik" ucap bibi memberi semangat.
📱Yono
Halo pak, ibu di rumah sakit
📱Arnold
Kok bisa ada apa dan dari kapan?
📱 Yono
__ADS_1
Dari pagi pak, perutnya sakit lalu pingsan, sekarang ditemani Bibi, saya lagi jagain Non Khanza dirumah
📱 Arnold
Saya segera pulang untuk jagain Khanza nanti pak yono bisa temani di rumah sakit
📱Yono
Kenapa tidak bapak yang dirumah sakit, maaf pak dokter mau bicara sama bapak
Ada apa dengan Pak Arnold kenapa dia cuek sama Ibu Aisyah. Gumam Yono
Di Rumah Sakit
"Bibi bisa pulang biar saya yang temani ibu" ucap Arnold pelan
Flashbck
Arnold berjalan dikoridor menuju ruangan Aisyah. Saat masuk ruangan dokter memanggil
"Permisi, bapak suami dari ibu Aisyah?" tanya dokter ramah
"Iya benar, ada apa? tanya balik Arnold
"Kita bicarakan diruangan saya" ucap dokter Reyhan
"Begini pak, kondisi kandungan Ibu Aisyah sangat lemah, dan itu bisa mengakibatkan keguguran pada janin bila emosi ibu Aisyah tidak di kontrol, jadi saya berharap bapak bisa lebih siaga, jangan membuat Ibu Aisyah Stress tingkat tinggi, karena tadi mengeluarkan flek darah yang sangat banyak, lebih baik kita mencegah akan hal yang tidak kita inginkan"
"Astaghfirullah, apa yang sudah aku lakukan" ucap Arnold menangis menutup wajahnya dengan tangan
"Tolong, jika Pak Arnold memiliki masalah dengan istri atau sedang emosi mohon d tahan pak, Maaf sekali saya bertanya sama bapak, apa Pak Arnold tidak menginkan anak yang dikandung Ibu Aisyah" tanya Dokter Reyhan
"Tidak ada seseorang yang tidak menginginkan anak, pasti mereka semua berharap" jawab Arnold sendu
"Baiklah, temui istri bapak, beri dia semangat jangan membuat dia tertekan, maaf bila saya terlalu ikut campur pribadi Pak Arnold" ucap Dokter Reyhan
Flashback End
"Aisyah, maafkan aku" ucap Arnold lirih memegang tangan Aisyah dan menangis
"Mas Arnold kamu kenapa?" tanya Aisyah lemah
"Sayang, Maafkan aku, aku salah, aku menyakitimu lagi" ucap Arnold menangis
"Mas Arnold tidak salah, kesalahan berawal dari aku, sehingga kamu mulai mengabaikan aku" ucap Aisyah lirih
"Bukan sayang, aku yang salah, aku sudah terpengaruh oleh Sandra seharusnya aku lebih percaya sama kamu, Maafkan aku tolong maafkan aku" ucap Arnold menangis
"Bagaimana kandunganku?" tanya Aisyah sendu
"Kamu istirahat ya, jika kondisi mu besok membaik, Inshaa Allah kamu boleh pulang" ucap Arnold mengalihkan pembicaraan
"Kandungan ku Mas kenapa kamu mengalihkan pembicaraan aku?" tanya Aisyah menatap suaminya
"Kandungan kamu baik sayang, hanya saja kamu harus banyak istirahat dan jangan memikirkan hal-hal berat, aku mohon demi anak kita, kamu boleh benci aku dan tidak memaafkan aku, tapi tolong jaga kandungan mu" ucap Arnold menangis kembali
apakah dia menjadi Mas Arnold yang aku kenal lagi? apa hanya keterpaksaan demi anak yang aku kandung, aku masih khawatir jika Mas Arnold masih berkomunikasi dengan Sandra. batin Aisyah
__ADS_1