
Adzan subuh berkumandang seperti biasa Aisyah dan Arnold selalu mandi bersama, Arnold dan ayah pun shalat dimasjid, Aisyah kekamar Bayu untuk melihat kondisinya, Bayu baru selesai shalat subuh duduk bersandar di ranjang.
"Dee, apa yang kamu rasakan?" tanya Aisyah lembut
Bayu tiba-tiba menangis tanpa suara dan menatap wajah aisyah
"Hei... Kamu kenapa nangis?" tanya Aisyah memeluk Bayu
Bayu masih terdiam dalam tangisnya air matanya terus saja mengalir
"Husstt jangan nangis dee" ucap Aisyah berusaha tegar dan tidak mau ikut menangis
"Ini hari minggu, kita jalan-jalan pagi yuukk, supaya kamu dapat sinar matahari" ucap Aisyah yang sangat lembut menenangkan adiknya
"Assalamu'alaikum, selamat pagi adik mas Arnold yang hebat" ucap Arnold tersenyum manis
"Wa'alaikumsalam" jawab serempak
"Bayu ada apa? Mengapa menangis?" tanya Arnold pun sangat lembut di dengar
Bayu pun masih tidak mau menjawab pertanyaan kaka-kaka nya dia selalu mengeluarkan airmata membuat perasaan Aisyah dan Arnold bingung serta khawatir
"Ada yang sakit? Aisyah aku mau berdua sama Bayu ya?" ucap Arnold
Aisyah pun keluar dengan perasaan sedih, ibu ayah dan Santi melihat itu mendekati anaknya dan bertanya apa yang terjadi, akhirnya Aisyah cerita bahwa Bayu tidak mau bicara hanya menangis, ibu dan Santi pun akhirnya ikut menangis kasihan pada Bayu
"Bayu mau bica sama mas Arnold?" tanya Arnold mengelus rambutnya
"Apa bayu akan seperti dulu lagi mas?" tanya Bayu lirih dan suaranya memang pelan
"Inshaa Allah dek, jika Bayu semangat untuk sembuh mas Arnold pun akan semangat sebisa mungkin mas akan memcarikan pengobatan terbaik untuk mu dek" sahut Arnold semangat karena dia paham perasaan Bayu
"Bayu lelah mas, tiap malam seperti ada yang mengajak Bayu" ucap Bayu pelan dan menangis
"Malam ini mas akan menemani Bayu tidur ya" sahut Arnold tak terasa airmata keluar
"Apa Bayu akan meninggalkan kalian semua?" tanya Bayu pelan terus menatap langit dan menangis
"Kita doa bersama, serahkan semuanya sama sang Pemilik Dunia ini dek, mas Arnold panggil yang lain ya supaya makin banyak yang berdoa, nanti siang mas mau panggil anak-anak yatim buat mendoakan kamu" tutur Arnold supaya Bayu semangat untuk sehat
Arnold memanggil orangtua dan kaka-kakanya masuk ke kamar Bayu untuk mendoakan kesembuhannya. Selesai berdoa Bayu pun tatapannya kosong melihat ke langit-langit membuat semua orang cemas.
"Sayang aku minta tolong sama kamu dan Nadia carikan 50 anak yatim bawa kerumah ini siang ini tiap harinya, kamu bisa?......tanya Arnold pada Aisyah
"Apa yang terjadi?" tanya Aisyah cemas
"Inshaa allah ada keajaiban jika kita minta bantuan doa anak-anak yatim" ucap Arnold menguatkan istrinya
"Percayalah adikmu akan kembali sehat" sahut Arnold mencium kening dan bibir istrinya sekilas
📱 Aisyah
__ADS_1
Nadia bisa bantu aku (sendu)
📱Nadia
Aku lagi di jalan menuju rumah mu syah, ada apa? Sebentar lagi aku sampai kok
📱 Aisyah
Baiklah aku tunggu kamu
Arnold masih setia menemani adik iparnya, sejujurnya Arnold paling benci jika ada orang yang menyebut Bayu dan Santi adik ipar, dia tidak mau kata ipar selalu melekat pada pertanyaan orang-orang, menurut Arnold Bayu dan Santi adalah adik kandung dia bukan adik ipar.
"Assalamu'alaikum" ucap Nadia & Rama
"Wa'alaikumsalam, masuk Nad aku mau minta tolong sama kamu" ucap Aisyah sendu
"Ada apa katakan Aisyah, inshaa allah aku bantu jika mampu" sahut Nadia panik
" Tolong carikan 50 anak yatim tiap hari nya bawa kesini untuk mendoakan Bayu, hiks..hiks" ucap Aisyah menangis
"Bayu kenapa?" tanya Nadia penasaran
"Aku yakin Bayu akan sembuh Nad, tapi hari ini pandangannya kosong dan selalu lihat ke langit-langit, hiks..hiks..hiks" tutur Aisyah
"Aku sudah minta tolong teman ku 50 anak yatim hari ini akan menuju kemari lagi cari kendaraannya terlebih dahulu" ucap Rama
"Terima kasih Rama sudah membantu ku" ucap Aisyah
"Kau sahabat Nadia pasti akan ku bantu, kalo pun kamu bukan sahabat Nadia jika kita kenal pun akan aku bantu, apa aku boleh melihat Bayu?" tanya Rama
Selama satu minggu Arnold tidur bersama bayu, dia bener-menepati omongannya untuk selalu menemani Bayu, jika Arnold bekerja Bayu di temani oleh Aisyah, Aisyah dilarang suaminya pergi ke kampus, Aisyah disuruh fokus untuk penyembuhan Bayu dan doa bersama anak yatim pun masih di lakukan sampai saat ini.
"Mas Arnold" panggil Aisyah dikamar bayu
"Ada apa?" tanya Arnold pada istrinya
" Bayu bagaimana keadaannya?" tanya Aisyah sendu
"Bayu baik-baik saja, inshaa allah dia pasti sembuh, kita yang sehat harus memberi semangat supaya dia pun semangat" jawab Arnold menatap istrinya
"Maaf ya mas....hiks...hiks" ucap aisyah menangis
"Minta maaf untuk apa? Jangan menangis ku mohon" pinta Arnold kasihan kepada istrinya
" Maaf karena keluarga ku merepotkan kamu mas" sahut Aisyah masih menangis
"Sayang dengar lah, Cinta Arnold Zavier untuk Aisyah Ayudia itu cinta karena Allah, di saat aku berani mencintai kamu berarti akupun harus berani mencintai kedua orangtua mu dan kedua adik mu, terkadang orang jatuh cinta bukan cinta sesungguhnya namum cinta penuh nafsu, jadi kamu jangan cemburu jika cinta yang aku punya untuk mu harus aku bagi menjadi 6" tutur Arnold tersenyum manis dan menenangkan hati
"Kok banyak banget di bagi 6" ucap Aisyah cemberut
"Hahahaha... Jika kamu hamil dan melahirkan berarti cinta ku akan terbagi lagi oleh anak-anak kita kelak” ucap Arnold sambil tertawa memeluk Aisyah
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Semakin hari kesembuhan Bayu ada peningkatan, kegiatan Arnold dan Aisyah pun seperti sedia kala. Sahabatnya Aisyah yang bernama Wati dan Bagas pun ternyata mereka pergi ke luar negeri mengantar nenek nya Bagas yang sedang sakit. Hari ini mereka berkumpul lagi di kantin kampus, Wati dan Bagas menceritakan dari awal Aisyah dan Ndia pun memahami itu.
"Lalu apa kalian akan balik lagi keluar negeri?" tanya Nadia meminum jus
"Tidak, nene ku sudah ada di rumah sekarang" jawab Bagas makan siomay
"Aisyah, maaf ya kita belum jenguk Bayu" timpal Wati tidak enak hati kepada sahabatnya itu
"Iya, aku jadi tidak enak sama kamu syah" sahut Bagas sendu
"Sudah tidak apa-apa, aku minta doanya saja buat kesembuhan bayu, dokter pun bilang Bayu jauh lebih baik kondisinya dari pada sebelum-sebelumnya, selama ini juga ada Nadia jadi aku masih bisa minta bantuan sama dia, kalian juga kan kemarin lagi sibuk, mungkin kecemasan yang dimiliki Bagas dan aku sama" jawab Aisyah menyemangatkan sahabatnya dan diri sendiri
"Sayang kamu masih disini aku kira sudah kembali ke rumah" tanya Arnold mencium kepala istrinya
"Eh, iya mas lagi nunggu buku di pinjam sama sarah, katanya sebentar lagi" sahut Aisyah menyuapi siomay ke mulut suaminya
"Kalian sudah kembali? kemana saja?" tanya Arnold pada Wati dan Bagas
"Habis dari luar negeri pak, menemani nene nya Bagas yang sedang sakit" jawab Wati canggung
"Semoga lekas sembuh ya Gas" ucap Arnold tersenyum
"Iya terima kasih pak" sahut Bagas canggung
"Makan yang banyak supaya badannya gemuk, jika kamu kurus disangka orang aku tidak pernah ngasih kamu makan" ucap Arnold ngasal pada Aisyah
"Ha..ha..ha.. pak istri bapa ini sudah makan soto, pecel ayam, sekang siomay jusnya stroberi kurang apa lagi pak" timpal Nadia ketawa ngakak
"Iya tuh tumben Aisyah hari ini makannya banyak banget" sahut wati heran
Arnold pun merasa memang ada perubahan dari sang istri, dari biasa paling susah makan jadi sering makan banyak, suka yang asem-asem dan setiap hari dia harus makan soto ayam madura.
"Hebat istriku makannya sudah sebanyak itu" ledek Arnold mengelus kepala istrinya dan tertawa
"Mungkin Aisyah lagi isi kali pak, makanya jadi lebih sensitif juga tuh ada yang nyenggol ngomel" tutur Bagas santai sambil makan
"Bisa jadi tuh pak, beli tespek aja pak yang simple untuk hasil sementara" timpal Nadia semangat
"Aisyah ku, apakah kamu sudah terlambat datang bulan?" tanya Arnold senang dan ragu
"Seingat aku biasanya datang awal bulan mas, tapi ini sudah pertengahan bulan sepertinya belum dapat" tutup Aisyah tidak yakin
"Nah coba pak cek, siapa tau rezeki datang pada kalian" ucap Bagas santai
"Ya sudah besok pagi-pagi coba di cek sayang, hari ini jangan cape-cape atau angkat berat-berat ya dirumah" ucap Arnold mencubit pipi Aisyah
"Permisi pak Arnold, ditunggu di aula kampus sama dosen-dosen lainnya" panggil mahasiswa ramah
"Oh ya terima kasih sudah memberitahu" sahut Arnold senyum
__ADS_1
"Aku masih ada pekerjaan, kamu langsung pulang ya, nanti ada yang jemput kamu namanya Andre, semua nya saya duluan ya, makanan kalian sudah saya bayar" ucap Arnold mencium kening Aisyah dan pipi kanan kirinya
"Eehhhmmm cuit banget sih sama suami tercinta" ucap Wati ketawa semua