CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH

CINTA ZAVIER UNTUK AISYAH
Tanggung Jawab Bayu


__ADS_3

"Astaghfirullah" sahut Aisyah iba memeluk Sahila


"Ok, aku minta tolong sama Akmal dan Akbar untuk menghubungi kerabat kalian yang dijogja bilang kakakmu akan menikah lusa, alasannya nikah mendadak ucapkan yang sebenernya pada kerabat kalian, dan selama menunggu pernikahan Sahila tinggal dirumah Ayah Daniel dan Bayu tinggal disini, untuk masalah rumah, rumah akan saya bantu, itu urusan mudah untuk mengetahui atas nama siapa rumah itu. Satu lagi selama Sahila tinggal dirumah Ayah Daniel, Bayu tidak boleh pulang kesana apapun alasannya, aku dan istriku akan mengantar Sahila kerumah Ayah sekarang untuk kalian disini dulu sebentar jagain rumah ku dan anak ku yang sedang tidur, sayang kamu siap-siap ya" tutur Arnold


Kedua adik Sahila tidak henti-henti mengucap syukur kakaknya akan segera ada yang melindungi. Arnold, Aisyah dan Sahila sudah menuju rumah Ayah Daniel dan akan menceritakan semua rencananya untuk menikahkan Bayu lusa, Ayah Daniel dan Ibu Laras pun kaget di pikir bahwa Bayu telah menodai Sahila, setelah di jelaskan Arnold, Ayah dan Ibu setuju dan senang bila anak laki satu-satunya akan menikah dan mempunyai tanggung jawab.


Kediaman Arnold


"Mas Bayu, Akmal berharap Mas Bayu bisa menjaga kak Sahila dan memberikan kasih sayang untuknya, jangan sakiti Kak Sahila" ucap Akmal


"Inshaa Allah Mas Bayu akan selalu melindungi kakak kamu dan memberikan kasih sayang untuknya karena Allah, kalian fokus saja sekolah Mas Bayu akan membantu membiayai pendidikan, Akmal kamu sudah SMA lebih fokus untuk mencari kampus dan jurusan yang sesuai dengan minat, Akbar juga harus belajar yang benar ya" ucap Bayu sungguh-sungguh


"Akmal sepertinya selesai SMA mau kerja dulu, biar kak Sahila dan Mas Bayu tidak memikirkan biaya yang besar untuk kuliahkan aku, itung-itung untuk masa depan Akbar juga jika aku ada penghasilan" jawab Akmal


"Begini saja kamu tetap persiapkan kuliah mu Mas Bayu akan mengurus itu, lalu Akmal bisa mencari kerjaan part time, biasanya di cafe-cafe kerjanya tidak full sehari bagaimana?" tanya Bayu


"Terima kasih Mas Bayu, Akmal akan berusaha terus terutama untuk Akbar" jawab Akmal senyum


Selama dua hari Bayu tinggal di rumah Arnold dan awasi oleh orang suruhan Arnold agar Bayu tidak melanggar aturan yang sudah di buat Arnold sampai hari pernikahan mereka di adakan, kedua adik Sahila pun telah menghubungi pihak keluarga di Jogja Pakde dan budhenya, Pakde dan Budhe Sahila sangat terkejut tidak menyangka keponakan yang mereka sayangi hampir di lecehkan oleh ayah sambungnya.


Pakde dan Budhe Sahila hari itu juga berkunjung kerumah Ayah Daniel melihat kondisi keponakannya, mereka akan tinggal di rumah Ayah Daniel lalu pihak keluarga lainnya tinggal di rumah Sahila. Pernikahan akan di laksakan di rumah Sahila.


Akmal dan Akbar sudah mempersiapkan rumah mereka untuk acara pernikahan kakaknya di bantu oleh pihak rias, dan beberapa keluarga yang hadir pun turut membantu mempersiapkan pernikahan Sahila di rumahnya. Sudah dua hari mereka jalani tanpa komunikasi pagi hari Sahila sudah pulang menuju rumahnya bersama pakde dan budhe bersiap untuk di rias pengantin.


Arnold, Aisyah dan Bayu sudah di rumah Ayah Daniel beberapa kerabat ayah Daniel pun datang mereka bersiap akan menuju rumah Sahila.


"Jangan tegang, rileks dek" ucap Arnold memijat pundak Bayu


"Takut salah Mas" sahut Bayu menatap Arnold


"Bismillah, niat baik akan di lancarkan" ucap Arnold senyum


Tiba di kediaman Sahila, dan di sambut ramah oleh keluarga Sahila.


Acara akan segera dimulai, pengantin pria sudah siap berhadapan dengan wali perempuan Pakde dari Sahila dan  pengantin pria sudah menggenggam tangan pihak perempuan untuk ijab kabul

__ADS_1


Bismillahirrahmanirrahim


Aku nikahkan engkau dan aku kawinkan engkau Bayu Putra Reksa bin Muchamad Daniel Reksa dengan Sahila Humaira binti almarhum Sanjaya Gunawan dengan mas kawin emas 50gram serta perangkat alat shalat dibayar tunai


Saya terima nikah dan kawinnya Sahila Humaira binti almarhum Sanjaya Gunawan dengan mas kawin tersebut tunai


"Bagaimana para saksi?" Tanya penghulu"


SAH.....


SAH....


SAH....


Alhamdulillah Hirobbal a'lamin......... Jawab serempak para tamu


Semoga kakak selalu bahagia, Akmal janji akan melindungi kakak walaupun kakak sudah memiliki pelindung dan akan menjaga Akbar dan membimbingnya, aku akan berusaha semampu ku. Gumam hati Akmal


Pengantin perempuan dipersilahkan keluar untuk menemui suaminya, Sahila di dampingi oleh dua pangeran yaitu adiknya jalan menuju suaminya. Ada perasaan sedih dan bahagia menyelimuti hati Sahila


Acara selanjutnya penyematan cincin, Bayu memasangkan cincin tersbut kepada Sahila dan dilakukan sama sebaliknya.


Allahumma inni as aluka khairaha wa khaira ma jabaltaha 'alaihi, wa 'a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaihi


Arti : ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebanyak dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kediaman Sahila masih ramai sanak keluarga saling bercengkrama diruang tamu, Pakde pun berjanji akan mencari tau tentang rumah Sahila. Bayu dan Sahila sudah berada di kamar Sahila.


"Wangi Vanila, ini yang membuat ku terus teringat kamu, Vanila" ucap Bayu duduk di ranjang senyum melihat istrinya


"Sudah terbiasa dengan Vanila?" tanya Sahila senyum


Bayu menganggukan kepala senyum bahagia

__ADS_1


"Kamu bersih-bersih dulu lalu kita Shalat berjamaah bersama" ucap Bayu lembut


Sahila dan Bayu bergegas membersihkan diri dan melaksanakan Ibadah Shalat wajib dan sunah setelah menikah. Setelah shalat Bayu mengajak istrinya untuk segera beristirahat.


"I Love Humaira" ucap Bayu tiba-tiba di belakang telinga Sahila dan menggigit kecil telinganya


"Mas Bayu nakal gigit-gigit" sahut Sahila deg-degan


Bayu membalikan tubuh istrinya sehingga saling berhadapan


"Kamu bahagia?" tanya Bayu lembut


Sahila mengangguk bahagia


"Bantu aku untuk menjadi suami yang baik untukmu dan kaka untuk kedua adikmu, tegur aku ketika aku melakukan kesalahan dan jangan pernah mengatakan kata Perpisahan jika kita di hadapkan oleh berbagai macam ombak" ucap Bayu serius membelai wajah Sahila


"Aku akan selalu belajar untuk menjadi istri yang taat pada suami, dan mendampingi kamu hingga ajal menjemput kita" sahut Sahila


Bayu mencium kening Sahila agak lama, kemudia dia menelusuri wajah istrinya dengan lembut, Bayu pun segera melaksanakan sebagai suami begitu juga dengan Sahila yang memberikan seluruh hidupnya kepada Bayu, mereka terlena dalam Surga Dunianya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Alhamdulillah tugas Ayah dan Ibu sudah selesai semua" ucap Ayah Daniel senyum


"Semoga Bayu bisa menjadi suami yang baik untuk Sahila" timpal Ibu Laras bahagia


Arnold, Aisyah, Khanza, Santi dan Damar menginap di rumah Ayah Daniel untuk mengistirahatkan tubuh, Aisyah pun menginjak tujuh bulan sering merasa lelah dan mengantuk, Arnold tidak marah akan hal itu, dia malah bahagia bila istrinya selalu istirahat dengan begitu anaknya akan baik-baik saja


"Ayah, apa akan mencari informasi tentang rumah Sahila?" tanya Aisyah mengelus rambut Khanza


"Sudah dapat kok infonya, Bunda tenang saja ternyata rumah itu benar-benar atas nama almarhum Sanjaya Gunawan ayah kandung Sahila, jadi anak-anaknya yang berhak dan Ayah palsu mereka tidak bisa menuntut apapun" jawan Arnold menatap istrinya


"Oh iya Ayah, tadi pas aku di rumah Sahila duduk di luar ada orang aneh memakai jaket hitam kacamata hitam dan topi melihat ke arah rumah Sahila, apa itu ayah sambungnya itu ya?" ucap Aisyah cemas


"Kenapa tidak langsung bilang dengan ku bunda, ayah kan bisa langsung ciduk, tapi tenang saja Ayah akan mencari tau, jangan pikirkan hal jelek tapi pikirkan kebahagian kita yang Inshaa Allah calon anak kedua kita lahir dedek utun ayah dan bunda" jawab Arnold lembut membelai wajah istrinya

__ADS_1


"Kita Istirahat lumayan ada waktu Ashar kita bangun, kaka saja sudah bobo" ucap Arnold kembali mencium kening istrinya dan kening Khanza


Waktu demi waktu, hari demi hari sudah terlewati, Bayu dan Sahila menjalani kebahagiannya setelah menikah. Begitu pula dengan Aisyah dan Arnold rumah tangganya masih bisa di pertahankan walaupun banyak ombak-ombak yang terus menerjang.


__ADS_2