
Aisyah dinyatakan boleh pulang oleh pihak rumah sakit.
Kediaman Arnold
"Mas Arnold" panggil Aisyah lemah
"Iya ada apa sayang" sahut Arnold mendekati istrinya duduk di pinggir ranjang
"Boleh aku bertanya sesuatu sama kamu?" tanya Aisyah pelan
"Pastinya boleh, kamu mau bertanya apa?" sahut Arnold lembut
"Maaf sebelumnya aku lancang buka hp kamu, dan aku melihat chat kamu dengan Sandra bahkan history panggilan pun banyak dengan Sandra, apa kamu ada hubungan?" tanya Aisyah hati-hati
Arnold kaget dengan penuturan istrinya
"Jangan meminta maaf, aku memang salah telah komunikasi dengan Sandra dan percaya dengan apa yang Sandra katakan, tapi aku berani sumpah tidak ada hubungan antara aku dengannya, aku hanya kaget Sandra mengirimkan foto laki ..."ucap Arnold terpotong
"Mas Adam, dia sepupu aku baru beberapa minggu tinggal di kota ini, Mas Adam juga tinggal tidak jauh dari rumah ayah karena ayah yang berikan rekomendasi, sebelumnya Mas Adam tinggal di Malaysia istrinya orang sana, lalu dia tidak sanggup memenuhi kebutuhan istrinya yang sedikit mewah, istrinya menceraikan dia alasan ekonomi akhirnya Mas Adam setuju dan kembali ke Indonesia dengan anaknya, hak asuh anak Mas Adam dapatkan, bukti menunjukan mantan istri Mas Adam sebenernya bermain belakangan dengan pimpinan tempat dia bekerja" penjelasan Aisyah
"Kenapa kamu saat dapat foto itu tidak bertanya sama aku Mas?" tanya Aisyah kembali
"Aku salah tidak bertanya langsung sama kamu, aku terlalu emosi untuk mengetahui itu dari penjelsan Sandra, aku minta maaf Aisyah" jawab Arnold sedih
"Bukan kah kita sepakat apapun masalah yang kita hadapi segera kita bicarakan, tapi kemarin kamu seolah enggan untuk bicara dengan ku" ucap Aisyah pelan
"Maaf..Maaf aku bodoh, maafkan aku, tolong maafkan aku Aisyah" sahut Arnold mencium tangan Aisyah
"Sudahlah mas kesalahan di sini bukan hanya dari kamu, tetapi dari aku juga, lebih baik kamu istirahat dari kemarin di Rumah Sakit istirahat kamu kurang" ucap Aisyah mengusap lembut kepala suaminya
Semoga Aisyah memaafkan aku atas tingkah ku yang menyebalkan dan menyakiti hatinya. Batin Arnold
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kandungan Aisyah memasuki bulan keempat, keluarga kecil Arnold mengadakan Syukuran, dan memanggil beberapa anak Yatim dan Janda-janda yang kurang mampu. Setelah acara selesai keluarga yang lain pun pamit kecuali Bayu adiknya Aisyah.
"Kaka sebentar lagi punya adik senang tidak?" tanya Bayu menggendong Khanza
"Kaka senang uncle, tapi kaka belum tau adik kaka perempuan atau laki-laki, bunda sama ayah juga tidak tau" jawab Khanza
"Masa bunda dan ayah tidak tau? Kaka sudah bertanya?" tanya Bayu gemes
"Sudah Uncle, tapi ayah dan bunda selalu panggil dedek utun kaka ikut saja kalo elus perut bunda panggil dedek utun, namanya aneh ya uncle" ucap Khanza terkikik
__ADS_1
"Iya aneh masa namanya dedek utun gak keren" ucap Bayu tertawa
"Jangan ngatain anak aku ya" ucap Aisyah keluar dari kamar
"Bunda, uncle bilang namanya aneh dedek utun" ledek Khanza tertawa
"Idih bukan bunda yang bilang duluan tuh kaka" bela Bayu tidak mau kalah
"Hmm awas ya kalo ledekin dedek utun lagi" ucap Aisyah menggigit pipi Khanza gemes
"Aws Bunda sakit memangnya pipi aku Pao apa" sahut Khanza cemberut
Bayu dan Aisyah tertawa melihat tingkah Khanza yang menggemaskan dan imut
"Kamu nginep kan dee?" tanya Aisyah pada Bayu
"Iya Mbak, kalo di izinkan sama Mbak dan Mas Arnold" jawab Bayu santai
"Pastilah Mas Arnold izinkan ini rumah kamu juga" ucap Arnold tiba-tiba
Perasaan tadi tidur nyenyak, tiba-tiba sudah seger aja. Batin Aisyah
"Dek kamu sudah punya pacar?" tanya Arnold penasaran
"Jangan pacaran Dee selesaikan kuliah dengan benar dan bekerja yang baik" timpal Aisyah melirik Bayu
"I..iya Mbak Bayu akan selesai kan kuliah dan bekerja yang benar" jawab Bayu resah
Bayu adik Aisyah sudah bekerja di salah satu perkebunan, dia hobi berkebun dan berternak jadi dia juga kuliah sesuai minatnya
"Pacaran boleh saja Bayu asal dengan wajar" ucap Arnold
"Tidak aku izinkan, kamu jangan ngajarin begitu Mas" sahut Aisyah dengan cepat
"Tenang saja, Mbak Aisyah jangan khawatir" ucap Bayu ragu
"Siapa yang lagi kamu dekati?" tanya Arnold melirik Aisyah
"Mas Arnold" kesal Aisyah
"Tidak ada yang dekat mas" jawab Bayu
"Jujur, mata kamu penuh kebohongan Bayu" ucap Arnold pelan dan Aisyah langsung menatap adiknya
__ADS_1
"Jawab Bayu kenapa diam?" tanya Aisyah ketus
"Maaf sebenernya Bayu memang lagi dekat sama perempuan tapi tidak sampai pacaran kok, sumpah" jawab Bayu takut
"Siapa nama wanita itu, Mas Arnold pikir dia wanita baik-baik, apa susah mendapatkannya?" Selidik Arnold penasaran
Arnold pernah melihat Bayu mengejar wanita untuk di ajak pulang bareng, tapi wanita tersebut menolaknya karena takut, wanita itu masih teman kampus Bayu beda jurusan
"Kamu pernah melihatnya Mas?" tanya Aisyah ke suaminya
Arnold hanya menganggukan kepala sambil makan
"Namanya Sa...Sahila Mas, Mbak" jawab Arnold
"Ya Allah dee, ternyata bener kamu lagi dekat dengan seseorang" ucap Aisyah lemes
"Maaf mbak, Sahila juga susah di dapetin dari awal Bayu masuk kampus sampe sekarang semester 4 tak kunjung dapat" jawab Bayu sendu
"Hahahaha, anak laki mau nyerah gitu aja" sahut Arnold tertawa melihat adiknya galau
"Husstt Mas ini kalo bicara menyebalkan tau" ucap Aisyah kesel
"Sabar sayang, aku yakin mereka bisa menjaga diri, Mas akan bantuin kamu Bayu tenang saja" ucap Arnold memberi aura positif buat Bayu
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kandungan Aisyah sudah memasuki 7 bulan, keluarganya pun membuat acara adat 7 bulanan dirumah Arnold para keluarga berkumpul dari Keluarga Ayah Daniel tapi tanpa Bayu karena dia masih bekerja serta Keluarga Eyang Tasya tidak lupa juga keluarga kaka pertama Arnold yaitu Asfan dan Istri
"Alhamdulillah sudah 7 bulan, sehat-sehat ya nduk semoga proses nanti saat lahiran di lancarkan, yang paling penting jaga kesehatan jangan banyak pikiran" ucap Eyang Tasya mengelus perut Aisyah
"Inshaa Allah Eyang, Aisyah akan menjaga anak-anak Aisyah sampai Akhir hayat Aisyah, Aisyah berterima kasih Eyang dan keluarga Aby Almahendra begitu baik dan perhatian sama Aisyah" ucap Aisyah senang
"Itu sudah tugas kami memberikan kebahagian dan kehangatan untuk kamu Nak, Umi tidak sangka kalo anak Umi yang menyebalkan ini mendapat Istri yang baik dan sudah mau mempunyai dua anak, bahagia sekali Umi" ucap Umi Mahen memeluk Aisyah
"Menyebalkan begini juga kan anak Umi yang paling ganteng" sahut Arnold nyengir
"PD sekali kamu dek, yang paling ganteng itu kaka nih" ucap Asfand bangga
"Ilih sendirinya aja kepedean, narsis pula untung kak Vina mau tuh sama manusia kaya kaka" jawab Arnold ketus
"HEH sudah kalian ini ribut aja kerjaannya, kalian itu anak Aby kalo kalian ganteng berarti turunan dari Aby, jadi disini yang paling Ganteng adalah Aby bukan kalian berdua" sahut Aby Almahendra menyentil kedua putranya
Semua tertawa bahagia melihat Arnold Asfand dan Aby Mahen memuji dirinya sendiri-sendiri, setelah acara selesai keluarga Eyang Tasya dan Aby Mahen pulang ke rumah Eyang Tasya.
__ADS_1