
"Mas Arnold lg banyak kerjaan dek, kan udah mulai mau cuti" jawab Aisyah sendu
"Iya juga, mbak kan mau menikah sama mas Arnold hehehe" Ucap Bayu cengengesan tanpa tau perasaan mbaknya sedang sakit
"Iya sudah sana lanjutkan kegiatanmu, mbak mau ke kamar" Ucap Aisyah tersenyum langsung masuk kamar
Seketika ada panggilan masuk dari no yang tidak di kenal di hp Aisyah, akhirnya dia mencoba angkat takutnya penting.
π± xxxx
Assalamu'alaikum apakah ini kak Aisyah?
π± Aisyah
Wa'alaikumsalam, iya benar tapi ini siapa ya saya tidak kenal
π± xxxx
Saya Andre adik sepupu dari bang Zavier
π± Aisyah
Maaf ada apa menghubungi saya?
π± xxxx
Boleh kah kaka bersedia menyelesaikan masalah secara baik-baik dengan bang Zavier, pas saya sampai di apartemen, bang Zavier terus memukul kaca dengan tanganya bahkan dengan kepalanya, saat ini dokter memberikan obat penenang padanya. Dia selalu berkata telah menyakiti kak Aisyah. Saya mohon kakak bisa datang ke apartemen bang Zavier.
π± Aisyah
Saya pikir-pikir dulu ya, maaf
π± xxxx
Saya mohon, kalau pun kalian batal menikah selesaikan dengan kepala dingin supaya saya bantu bicara kepada keluarga saya jika kakak ingin membatalkanya
π± Aisyah
__ADS_1
Baiklah saya akan datang ke sana.
π±xxxx
Terima kasih kak, assalamu'alaikum
π± Aisyah
Wa'alaikumsalam
Tiba di apartemen milik Zavier Aisyah langsung masuk ke dalam dan melihat tunangannya sedang tertidur dari efek obat penenang. Andre langsung menyalami calon kaka iparnya itu dan meminta tolong pada Aisyah untuk menyelesaikan secara baik-baik.
Satu jam menunggu akhir nya Arnold membuka matanya, dia kaget melihat Aisyah ada disebelahnya dengan tatapan dingin dan datar. Andre pun langsung keluar dari kamar tapi andre tidak menutup pintu kamar.
"Apa kamu membenci ku sekarang?" Tanya Arnold dengan tatapan sendu
Aisyah tidak menjawab pertanyaan yang dari Arnold. Sebenernya Aisyah masih males bicara sama Arnold
"Jika kamu mau membatalkannya, tidak apa-apa, aku akan bilang pada keluarga ku kalo pernikahan kita batal, karena aku sudah melakukan kekerasan sama kamu" Ucap Arnold sambil menunduk tak tahan melihat sikap dingin Aisyah
Aisyah masih tidak bergeming, hanya menatap Arnold. Aisyah hanya masih berpikir apa yang akan dia lakukan membatalkan membuat keluarganya juga malu.
Tidak lama Arnold memanggil adik sepupunya Andre, dan meminta tolong untuk antar Aisyah pulang, dan suruh semua catring dekor dll di batalkan. Andre yang mendengar hanya terkejut kaget jadi pilihannya mereka lebih milih batal menikah.
"Ayo kak Aisyah, aku antar pulang" Ucap Andre
"Ndre tinggalkan aku berdua sebentar" pinta Aisyah datar
"Aku tidak mau kedua keluarga kita malu, jadi aku mengambil keputusan akan tetap melanjutkan pernikahan ini dengan syarat aku akan membuat surat Perjanjian hitam di atas putih jika kamu melakukan KDRT kepada ku maka hari itu juga kamu harus mentalak aku" Ucap Aisyah tegas namun matanya sedikit mengeluarkan air mata.
Akhirnya hari yang ditunggu kedua belah pihak tiba, hari yang bersejarah untuk calon pengantin seharusnya. Nyatanya mereka menikah karena keadaan terpaksa agar tidak ada keluarga yang di permalukan, mungkin terpaksa bagi Aisyah saat ini.
Acara akan segera dimulai, pengantin pria sudah siap berhadapan dengan orangtua perempuan dan kini pengantin pria sudah menggenggam tangan pihak perempuan untuk ijab kabul
Bismillahirrahmanirrahim
Aku nikahkan engkau dan aku kawinkan engkau Arnold Zavier bin Almahendra dengan putri kandung saya Aisyah Ayudia binti Muchamad Daniel Reksa dengan uang sebesar 100 juta rupiah serta perangkat alat shalat dibayar tunai
__ADS_1
Saya terima nikah dan kawinnya Aisyah Ayudia binti Muchamad Daniel Reksa dengan mas kawin tersebut tunai
"Apakah SAH para saksi" Tanya penghulu
SAH.....
Alhamdulillah Hirobbal a'lamin. jawab serempak para tamu
Pengantin perempuan dipersilahkan keluar untuk menemui suaminya, Aisyah di dampingi oleh adik dan ibu nya jalan menuju suaminya. Ada perasaan sedih dan sakit dengan pernikahan ini tapi apa daya Aisyah tidak ingin keluarganya di permalukan oleh orang-orang apalagi tetangganya yg punya mulut jahat.
Acara selanjutnya penyematan cincin, Arnold memasangkan cincin tersbut kepada Aisyah dan dilakukan sama sebaliknya.
Lalu Arnold meminta agar Aisyah menghadapnya dan memegang tangan kanan arnold mencium punggung tangan tersebut serta tangan kiri arnold di letakan di atas ubun-ubun Aisyah membacakan doa :
Allahumma inni as aluka khairaha wa khaira ma jabaltaha 'alaihi, wa 'a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaihi
Arti : ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebanyak dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya
Setelah itu Arnold mencium kening istrinya, acara selanjutnya adalah sungkeman dengan orangtua kedua belah pihak, masing-masing mendapatkan wejangan dari orangtua, air mata yang terus menitikan sebagai rasa haru dan bahagia.
Pasangan suami istri itu mulai menuju hotel karena acara resepsi dimulai setelah ba'da Ashar, Arnold dan Aisyah sudah berada di dalam kamar yang sama untuk merehatkan tubuhnya sebelum acara puncak di gelar.
"Lebih baik kamu ganti pakaian terlebih dahulu Aisyah" Pinta Arnold dengan hati-hati
"Hmmm" sahutan Aisyah tanpa menoleh ke arah suaminya
Aisyah sudah berganti baju biasa senada dengan kerudung yang dikenakan, Aisyah duduk diatas ranjang dan bersandar memejamkan matanya. Arnold memasuki kamar mandi 15 menit kemudian dia keluar nampak lebih segar dari sebelumnya. Arnold mendekati istrinya karena menurut dia ini adalah hari yang paling di tunggu olehnya dan dia duduk di samping istrinya.
"Kamu mau ngapain?" Tanya Aisyah penuh selidik
"Aku suami mu Aisyah, apa kamu akan terus menghindar dari ku" Tanya Arnold dengan tatapan sendu
"Aku mau istirahat, tolong jangan ganggu aku" Pinta Aisyah tegas merebahkan dirinya di kasur
"Mas tolong jangan ganggu aku, aku mau istirahat sebelum acara selanjutnya dimulai" ucap Aisyah kesel karena Arnold malah makin mendekatinya
Arnold pun tidak hanya diam, akhirnya dia masuk ke dalam selimut bersama istrinya lalu memeluk istrinya dari belakang, Aisyah sudah mencoba melepaskan tangan Arnold tapi masih tidak bisa lepas, pelukan dari Arnold malah semakin di eratkan, akhirnya Aisyah pasrah karena tubuhnya lelah minta untuk di istirahatkan, mereka tertidur untuk merehatkan sejenak tubuhnya.
__ADS_1
setelah satu jam mereka tidur, Aisyah terbagun lebih dahulu dia menatap wajah suaminya yang terlihat matanya yang sedikit bengkak, apakah suaminya habis menangis? apa yang di tangisi? banyak pertanyaan yang keluar dari pikiran Aisyah sampai dia dibuat pusing.