
"Sayang gimana perutnya, apa masih terasa sakit?" tanya arnold mengelus perut aisyah
"Sudah tidak terlalu mas, tadi kata dokter juga baik-baik saja" jawab aisyah
"babynya ayah baik-baik ya di dalam, jadi anak baik supaya bunda nya tidak sakit" ucap arnold di perut aisyah
"Iya ayah dedek akan jadi anak pinter dan anak baik" ucap aisyah menirukan suara anak-anak dan tertawa
"Kamu mau sesuatu? Biar aku belikan" tanya arnold tiduran dipaha aisyah
"Tidak mas, hanya ingin istirahat saja" jawab aisyah mengelus kepala arnold
Belakangan ini Arnold di sibukan di kantor nya bersama Andre karena ada proyek besar dia pun cuti mengajar di kampus mau menyelesaikan terlebih dahulu yang di kantor.
Sandra semakin uring-uringan Arnold tak kunjung ngajar di kampus, dia selalu menelpon tapi tidak pernah di respon. Aisyah sudah di izinkan untuk kegiatannya dikampus, Arnold meminta tolong pada Nadia untuk menjaga Aisyah
Sandra tidak sengaja menyenggol Aisyah untung saja Nadia siaga
"Maaf ya saya tidak sengaja" ucap Sandra
"Iya tidak apa-apa bu, lain kali hati-hati" ucap Aisyah
"Jalannya jangan sambil main hp bu bahaya, untung saja temannya tidak ke bentur tembok" timpal Nadia kesel
"Kamu hamil? tanya Sandra heran
"Iya bu saya sedang hamil kenapa? Ada yang salah?" tanya aisyah bingung
"Oh tidak ada, sepertinya baru anda mahasiswi yang saya liat sedang hamil, apa kamu sudah menikah?" tanya Sandra
Pertanyaan konyol macam apa itu. Gumam hati Aisyah
"Apa salahnya jika perempuan yang bersuami hamil? Apa menurut ibu saya hamil tanpa suami?" tanya balik Aisyah kesal
"Ibu mendingan hati-hati jika bicara, jangan jadi bahan gosip nih" ujar Nadia semakin kesal
"Saya kan hanya bertanya kenapa kalian jadi Emosi, saya ini dosen, bisa saja saya bilang ke dosen kalian anak didiknya tidak sopan saat bicara" sahut Sandra kesal
Sandra pun melenggang pergi begitu saja. Aisyah dan Nadia masih terbawa emosi, dan Aisyah berniat untuk chat suaminya.
๐ Aisyah
Assalamu'alaikum, mas sibuk tidak?
๐ Arnold
Wa'alaikumsalam, ada apa? Aku lagi santai, aku telpon kamu ya
๐ฑArnold
__ADS_1
Halo baby dan bunda, ada apa?
๐ฑ Aisyah
Tidak ada apa lagi bete aja
๐ฑ Arnold
Bete kenapa? Mau ke kantor aku saja sini?
๐ฑ Aisyah
Ya tadi ada orang menyebalkan banget, ribet deh mau jelasinnya juga gimana (kesel)
๐ฑ Arnold
Tumben emosi sama orang? (Ngeledek aisyah)
๐ฑ Aisyah
Kesel lah pak di kira hamil tanpa suami" ucap nadia nyamber
๐ฑ Arnold
Aku jemput kamu sekarang, tunggu di kantin saja
"Sayang ada apa? Siapa yang bilang kamu hamil tanpa suami?" tanya arnold penasaran
"Dosen baru tuh pak perempuan, tadi dia senggol Aisyah hampir saja Aisyah terbentur tembok lagian jalan kok sambil main hp" jawab Nadia kesel
"Ada dosen baru? Dimana orangnya dia sudah berani nyari masalah" ucap arnold kesal
"Tadi juga dia katanya mau laporin kita ke bapak, katanya anak didik bapak tidak punya sopan santun, lah kita kan kesel pak dia meragukan aisyah punya suami" timpal Nadia emosi
"Sudah Nad, jangan mancing amarah mas arnold, kamu mah ceritanya berlebihan" ucap aisyah menenangkan suaminya
Sandra berjalan ke kantin tak di duga dia melihat orang yang selama ini dia Rindukan siapa lagi kalo bukan Arnold, dia langsung menghampiri Arnold
"Hai Vier" ucap Sandra senang
"Sandra? Sedang apa kamu disini?" tanya Arnold heran
"Dosen baru itu pak!!" ucap Nadia kesal melirik dosen itu
"Mendingan kalian berdua pulang deh, ngapain masih pada disini, kamu katanya kan punya suami emangnya suami kamu tidak nyariin apa istrinya jam segini belum pulang? Apa jangan-jangan bener tidak punya suami?" ucap Sandra emosi melihat Aisyah dan Nadia
"Jaga ucapan kamu Sandra lagian kamu ngapain disini" sahut Arnold kesel
"Aku ngajar Vier disini, aku kangen banget sama kamu" jawab Sandra memeluk tangan Arnold, Arnold pun langsung melepaskan dengan kasar
__ADS_1
"Jangan pernah sentuh saya Sandra" bentak Arnold
"Dosen tidak tau malu calon-calon pelakor" sinis Nadia
"Diam kamu, saya tampar mulut kamu semakin lama" sahut Sandra emosi
"Aisyah, Nadia kita pulang saja" sahut Arnold memegang tangan Aisyah
Sandra kesal bukan main karena Arnold pergi begitu saja, Sandra mengejar Arnold sampai ke parkiran mobil dan menarik tangan Arnold yang sedang memegang tangan Aisyah
"Vier tunggu, kamu ngapain sih pake segala gandeng mahasiswi ini, dia tuh sudah punya suami" ucap Sandra
"Dan kamu jangan ke genitan ya, sudah punya suami masih saja ganggu laki-laki lain, jangan jadi cewe murahan" ucapnya kembali semakin emosi liat aisyah
"Cukup Sandra, kamu semakin keterlaluan" teriak Arnold
"Kenapa Vier? kamu tergoda sama dia?" tanya Sandra heran
"Semua orang akan tergoda dengan Aisyah, tapi ada yang harus kamu ingat Sandra AISYAH ISTRI ARNOLD ZAVIER jadi jangan pernah kamu macem-macem dengannya, hari ini kamu sudah menghina istriku, yang wanita murahan disini adalah kamu Sandra liat tingkahmu tidak pantas mengajar disini, mulut mu sebagai dosen tidak bisa diajarkan" tutur Arnold penuh emosi lalu meninggalkan sandra
Sandra masih tak beranjak dari parkiran, yang dia pikirkan kata-kata Aisyah Istri Arnold Zavier hanya itu yang terngiang, harapannya pupus seketika orang yang di sayang ternyata sudah menikah dan akan segera memiliki anak, tapi bukan Sandra namanya jika menyerah begitu saja.
Akan ku perjuangkan Cinta ini untuk mu Zavier. gumam hati Sandra
"Mas kamu kenal sama bu Sandra?" tanya aisyah duduk di ranjang dan bersandar
"Dia teman SMA aku" jawab arnold santai
"Dia tadi bilang rindu sama kamu mas, apa kamu punya hubungan sebelumnya?" tanya aisyah penasaran
"Sayang dengar ya dia itu sama saja seperti Rendy yang ingin merusak hubungan kita jangan bahas ini lagi ya mendingan kita bahas hubungan kita kedepannya untuk masa depan baby di dalam sini" ucap arnold mencium perut aisyah dan mengelusnya
Keesokan hari nya aisyah ke kampus di antar oleh Arnold sampai kelas, setelah Nadia datang Arnold langsung pergi ke kantor urusan kantor belum selesai, tidak lupa aisyah mencium tangan arnold dan arnold pun mencium tangan aisyah kembali serta kening aisyah.
Aisyah sudah selesai dengan kuliahnya dan akan langsung segera pulang, saat menuju parkiran tangan aisyah di tarik oleh Sandra
"Tinggalkan Zavier, atau kamu akan menyesal" ucap Sandra emosi
"Maaf bu Sandra, rumah tangga saya tidak ada hubungannya dengan ibu" sahut aisyah kesal
"Kita lihat saja jika kamu tidak meninggalkan Zavier maka keluarga mu akan tersakiti satu per satu" bisik sandra penuh ancaman
"Tidak akan ada yang bisa menyentuh keluarga Aisyah selagi Saya dan Bang Zavier masih bernyawa" ucap Andre tiba-tiba tertawa
"Sebelum anda menyakiti keluarga aisyah, saya yang terlebih dahulu akan menyakiti keluarga mu Sandra Anggita" ucapnya kembali
"Kaka ipar ayo masuk mobil dan kita pulang, abaikan saja manusia murahan seperti dia" perintah Andre
Awas kamu andre, kita lihat saja, aku tidak akan mungkin mengalah begitu apalagi saingan ku hanyalah perempuan biasa seperti itu.batin Sandra
__ADS_1