
"Ya sudah ayo ini juga sudah sore kami akan kembali ke hotel, sudah dari pagi kami berkeliling, kasihan anak-anak terlalu cape, apalagi Adi habis sakit juga" ucap Aisyah merangkul Resya
Resya ikut menuju hotel tempat Arnold beristirahat, dan Arnold pun meminta tolong pada pihak travel dari tiket pesawat agar Resya besok bisa ikut pulang bersama, Resya pun sudah membawa koper pakaian dia sejak bertemu dengan Arnold, neneknya Resya sudah ada kaka sepupuhnya yang akan bergantian jaga jadi tidak perlu ada yang di khawatirkan.
Hotel Singapore
"Apa kamu sudah mendapat jodoh disini?" tanya Aisyah pelan
Resya segera menabok tangan Aisyah " apaan sih kamu mbak, aku tuh fokus jagain nenek, boro-boro keluar sendiri, kemana-mana selalu di kawal utusan si papih tuh" ucap Resya kesal
"Berarti papih sayang sama kamu, tapi sudah ada niat untuk menyempurnakam separoh agama kan?" tanya Aisyah menggoda
"Ish apaan sih, jangan bahas begituan, aku belum siap apa lagi harus mengurus anak, diri sendiri aja masih ceroboh" jawab Resya cemberut
"Kenalan dulu mau sama duda yang katanya mau melakukan Ta'aruf dengan mu, teman mas Arnold" jawab Aisyah menyengir
"Apalagi duda punya anak, takut ngga bisa adil nanti sama anak sendiri" ucap Resya
"Di coba dulu, mau ya?" tanya Arnold tiba-tiba ikut nimrung
"Ih ini lagi satu manusia, sana akh aku mau diskusi sama mbak Aisyah bukan sama mu Mas Arnold yang baik hati tapi boong" ledek Resya
Pletak...
Resya mengusap dahinya yang sakit karena pukulan Arnold "Awss sakit tau, main asal sentil kening, akh ngga mau..ngga mau" ucap Resya ngambek
"Ayah jangan begitu, kasihan nih adik mu keningnya langsung berubah jadi lapangan bola" ledek Aisyah dan tertawa.
Anak-anak tidak lupa untuk membuat catatan di hari kedua selama di Singapore sebelum mereka tidur, Adi dan Khanza membeli beberapa mainan yang akan dia kasih pada temannya, Aisyah pun tidak lupa mengingatkan agar kedua anaknya tidak sombong dan riya saat memberikan mainan tersebut pada temannya nanti.
Pagi hari Singapore, selesai sarapan semua keluarga Arnold bersiap untuk check out dari hotel dan masih mengunjungi beberapa tempat sebelum benar-benar di antar ke Bandara, sebelumnya mereka akan berkunjung di hari terakhir ini ke Mount Faber, lalu akan di ajak belanja ke Orchard Road untuk berbelanja di hari terakhir, mereka juga akan berfoto ria di Mural Arab Street, selesai sudah liburan keluarga Arnold di Singapura walaupun hanya 3 hari tapi mereka memanfaatkan waktu yang sangat berharga berkumpul keluarga besar menikmati negara tetangga, semua sudah pada siap kembali ke Tanah Air ku Indonesia.
"Kita sama-sama mengucapkan Alhamdulillah atas Riski yang sudah diberikan dari Allah SWT untuk kita semua" ucap Arnold mengajarkan anaknya arti bersyukur, apapun yang kita makan, yang di rasa, dan yang di jalani saat ini
Indonesia
Keluarga Arnold dan Ayah Daniel berpisah di Bandara termasuk juga Resya dia sudah di jemput oleh supir suruhan papihnya, anak-anak terlihat sangat bahagia tak berhenti di sepanjang perjalanan saling bercerita apa yang di rasa masing-masing.
"Ayah habis ini kita liburan kemana lagi?" tanya Khanza bergelayut di lengan ayahnya
"Kemana ya? Kaka ada tujuan ngga?" balik tanya Arnold mengelus kepala anaknya
__ADS_1
"Baru pulang liburan masa sudah mimikirkan liburan kembali, sekolah dulu dong, jika mendekati kenaikan kelas menjelang detik-detik libur baru di bahas lagi, sekarang biarkan ayah menjemput riskinya terlebih dahulu, dan kalian bantuin doa untuk ayah agar selalu sehat dan terus bersama kita" ucap Aisyah lembut menatap kedua anaknya
"Ciap Adi akan doakan ayah bial cehat telus dan banyak uang" ucap Adi terkikik
"Tapi kalo bisa kita ke Dubai yuk yah" Jawab Khanza mengawang-awang
"Astaghfirullah jauh sekali permintaannya ke Dubai nak" ucap Aisyah kaget
"Iya teman kaka kemarin bilang Dubai itu bagus, dia pernah kesana karena kakeknya tinggal di Dubai, terus dia kasih lihat foto-fotonya, bagus deh bun" ucap Khanza mengingat foto temannya
"In syaa Allah, doain ayah terus oke, siap-siap sebentar lagi sampai rumah, rapihin tas Adi dan kaka bawa masing-masing" ucap Arnold gemas pada kedua anaknya
Ya selama liburan Adi dan Khanza membawa tas ransel yang berisi air minum dan jemilan khusus untuk kedua anak itu, dan mereka di ajarkan untuk membawa kebutuhannya masing-masing tidak boleh di bawakan oleh oranglain, untung saja kedua anaknya tidak mengelus pegal dan cape, walaupun kedua orangtua paham mereka sangat lelah menggendong tas dan setelah sampai rumah Arnold pun sengaja memanggil terapi untuk Adi dan Khanza agar tubuhnya rileks dan segar apalagi Khanza lusa sudah masuk sekolah kembali.
Kamar utama
Tring !!! Pesan masuk dari no tanpa nama ke ponsel Arnold, Aisyah yang tidak sengaja melihat menjadi penasaran pada benda tersebut karena pesan terakhir yang masuk dan terlihat di notif "aku rindu dan sayang sekali sama kamu" walaupun Aisyah ragu ingin melihat pesan tersebut tapi dia pun penasaran, akhirnya Aisyah hanya membaca dari notif tersebut
💌 08 xx xxx xxx
Kamu dimana sayang, aku sudah kembali ke Indonesia, aku benar-benar sangat butuh kamu, bantuin aku ya sayang
Aku rindu dan sayang sekali sama kamu
I love Zavier ku
Apa yang sedang kamu lakukan Mas Arnold" Batin Aisyah
"Sayang, kamu mau makan apa?" tanya Arnold masuk kedalam kamar dan melihat istrinya
"Sayang kenapa menangis?" tanya Arnold lagi mengusap air mata di pipi Aisyah
"Bunda tidak apa-apa kok ayah" jawab Aisyah lembut
"Tapi kenapa menangis?" tanya Arnold tidak puas dengan jawaban istrinya
"Bunda hanya bahagia melihat anak-anak bahagia, hanya itu saja" jawab Aisyah lagi "Maaf ya kalo bunda buat ayah cemas"
"Jangan menangis lagi, jangan buat ayah cemas, ayah tidak mau air mata bunda keluar gara-gara ayah" ucap Arnold penuh kelembutan
Apa iya kamu tidak ingin melihat ku menangis, lalu apa yang ada di ponsel kamu mas. Gumam hati Aisyah menatap suaminya
__ADS_1
"Bunda mau makan apa? Ayah mau pesan sesuatu kasihan kalo bibi harus masak dadakan pasti dia lelah, lagi pula kita pulang tanpa sepengetahuan mereka" ucap Arnold
"Makan apa saja yang ayah pesan" jawab Aisyah pelan
"Baiklah ayah pesan seafood kesukaan bunda saja ya" ucap Arnold mengelus wahah istrinya, Aisyah pun hanya mengangguk
"Ya sudah bunda sekarang bersih-bersih gih, nanti kita makan bersama dengan anak-anak" ucap Arnold lagi
Disaat Aisyah masuk kedalam kamar mandi, Arnold mengambil ponselnya untuk memesan makanan, setelah memesan beberapa makanan Arnold beralih ke pesan masuk yang sudah menumpuk, dia lihat satu persatu chat tersebut dan membalasnya.
No siapa ini, tidak ada namanya. Gumam Arnold pelan
💌 08 xx xxx xxx
Kamu dimana sayang, aku sudah kembali ke Indonesia, aku benar-benar sangat butuh kamu, bantuin aku ya sayang
Aku rindu dan sayang sekali sama kamu
I love Zavier ku
Astaghfirullah, siapa ini berani sekali chat seperti ini. Lirih Arnold
💌Arnold
Maaf ini dengan siapa? Saya tidak mengenal anda dan hanya ada orang wanita yang saya sayang, yaitu istri saya jadi jangan pernah anda chat seperti ini lagi ke kontak saya, atau saya akan melakukan hal yang membuat anda rugi.
Aisyah dan Arnold lagi menyiapkan makanan yang di pesan lewat online, Aisyah pun bersikap seperti biasa seakan tidak ada apa-apa, walau hatinya terasa sakit tapi dia menahan sebelum dapat tentang kebenaran isi chat tersebut dari suaminya.
Selama mereka menikmati makan dengan anak-anak yang selalu bercerita senang karena liburan yang dialaminya kemarin, mereka selalu bilang ingin liburan bersama lagi dan jalan-jalan melihat hal baru.
💌 08 xx xxx xxx
Aku Intan Prameswari sayang kamu lupa? Sayang apa maksud kamu sudah punya istri? Lalu kamu kenapa menikah dengan oranglain bukankah kita akan menikah
2 jam kemudia Arnold dan Aisyah sudah di dalam kamar karena lelah anak-anak pun sudah istirahat.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hari ini mencoba ganti cover supaya tidak bosan dilihat😊 terus kasih dukungan ya buat cerita ku ini, tinggalkan jejak komentar kalian, mau komentar jelek atau tidak itu akan aku jadikan motivasi agar lebih baik, dan jangan lupa setiap babnya di like ya para pembaca.
Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam menulis cerita ini🙏🏼 dan tunggu terus ya cerita-cerita dari aku karena akan ada cerita baru, rencananya sampai cerita Cinta Zavier untuk Aisyah tamat terlebih dahulu.
__ADS_1