
Kenapa grogi dan takut begini ya mau ketemu orangtua Santi, padahal dari bunda dan ayah sudah memberi restu untuk aku menjalin hubungan dengan Santi. batin Damar
Ayah Daniel, Ibu Larah, Aisyah, Arnold dan Bayu sudah kumpul diruang tamu.
"Maaf ya Nak Damar sudah menunggu" ucap Ayah Daniel ramah
"Tidak apa-apa, Damar mau minta maaf jadi mengganggu istirahat semua nya" ucap Damar tak kalah ramah
"Santi bilang ada yang ingin Nak Damar katakan kepada kita semua?" tanya Ayah tenang
"I..iya maksud tujuan Damar kesini ingin menjalin hubungan lebih serius antara Damar dan Santi, selama ini Damar sudah melakukan kesalahan berpacaran dengan Santi, jadi dari pada nanti terjadi hal yang tidak di inginkan, Damar ingin meminang Santi, Damar pun sudah meninta restu dengan Ayah dan Bunda" tutur Damar
"Kegiatan kamu sehari-hari apa?" tanya Arnold ramah
"Damar kuliah sambil bekerja Mas" jawab Damar
"Niat baik akan Ayah dukung Nak Damar, kapan rencana kamu akan membawa orangtua mu kesini?" tanya Ayah Daniel
"Secepatnya Damar akan membawa orangtua Damar ke sini" jawab Damar senang
"Ayah tunggu kedatangan orangtua kamu" ucap Ayah Daniel senyum
"Oh ya Damar kamu kuliah jurusan apa? Dan bekerja dimana?" tanya Arnold penasaran
"Damar jurusan Kedokteran Mas Alhamdulillah sudah S2, sebenernya Damar memliki cafe kecil-kecilan, jadi penghasilan Damar dari situ Mas" jawab Damar ragu
"Kedokteran? Bagus.. kamu punya usaha sendiri juga bagus" ucap Arnold
Pembicaraan mereka pun di iringi candaan karena melihat Damar terlalu kebanyakan di interogasi bikin dia tegang, tidak terasa sudah larut malam, Damar pun pamit pulang dengan wajah yang berseri-seri.
Dikamar Ayah Daniel
"Apa Ayah yakin merestuin hubungan Damar dengan Santi?" tanya Ibu Laras
"Kita sudah kenal Damar dan keluarga Bu Ratih, Inshaa Allah Damar anak baik-baik bu, kan sebelum ketemu Damar kita berdiskusi dengan Aisyah dan Arnold juga, jadi keputusan Ayah menerima pun hasil musyawarah kita tadi, Ibu ragu sama Damar?" jawab Ayah Daniel meyakinkan Istrinya
"Ragu sih sebenernya, mungkin karena ibu jarang melihat Damar jadi ya gitu deh, inshaa allah ibu menerima Damar untuk Santi" ucap Ibu Laras
Dikamar Aisyah
"Menurut kamu Damar gimana Mas?" tanya Aisyah mengelus kepala Khanza
"Sambil berjalan aku akan mencari tau lebih dalam tentang Damar, dilihat dari kepribadiannya Damar anak yang baik" jawab Arnold lembut
"Kamu tenang saja, Santi juga adik aku, sudah seharusnya aku akan memilih calon suami untuknya yang baik, jangan dipikirkan lagi ya, kita istirahat" ucap Arnold kembali
Pagi hari di kediaman Ayah Daniel
"Cie...cie yang mau di lamar sama Mas Damar cerah banget mukanya" goda Bayu pada Santi
"Apa sih kamu dek, siapa yang mau di lamar?" tanya Santi heran
__ADS_1
"Lhoo semalemkan Mas Damar ke sini, mau meminang mbak Santi, memang Mas Damar belum info" jawab Bayu
"Kemarin cuma info mau main ketemu Ayah Ibu dan yang lain tujuannya belum tau apa, mbak kan semalem lagi Online kampus dek" sahut Santi penasaran
"Bayu cuma bisa doakan yang terbaik untuk Mbak Santi, semoga kelak mbak Santi mendapatkan suami yang Soleh, Pekerja keras, tanggung jawab sama keluarga setia jujur dan taqwa" ucap Bayu semangat
"Seperti lagu dek yang terakhir kata-kata mu" sahut Santi tertawa bersama Bayu
"Hayo ada apa ini pagi-pagi sudah tertawa seperti itu?" tanya Aisyah senyum
"Tidak ada apa-apa kita habis ngebahas film komedi lucu mbak" sahut Bayu asal mengelus pipi Khanza
"Yang mau di lamar terlihat senang sekali ya sayang" ledek Arnold tertawa
"Apa sih Mas Arnold, aneh deh" ucap Santi cemberut
"Sudah-sudah pada sarapan jangan meledek adikmu terus kasihan dia seperti kepiting rebus tuh mukanya" sahut Ibu Laras mencubit pipi Santi
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kediaman Arnold
"Sayang, aku langsung berangkat ngajar ya sudah seminggu kangen juga tidak mengajar" ucap Arnold mencium Khanza
"Kangen ngajar apa kangen Mahasiswi yang unyu-unyu di kampus?" goda Aisyah
"Ya ampun sayang, aku ngapain godain mahasiswi genit seperti mereka, kalo di rumah aja sudah ada yang menunggu cewe krenyes dapat pahala pula" sahut Arnold tertawa mencubit hidung Aisyah
"Sayang, mau mereka tanpa busana sekalipun aku takkan goyah, apa aku berhenti saja jadi dosen dan fokus di kantor?" tanya Arnold memegang kedua pipi Aisyah
"Laki-laki lihat wanita tanpa busana senang lah, apalagi gratis" jawab Aisyah ketus
"Percuma serba salah di kantor semua karyawan pun pada seksi, mendingan ngajar" sahut Aisyah kembali
"Percaya lah pada suami mu ini, tidak akan ada wanita lain selain dirimu" ucap Arnold mengecup bibir Aisyah
Aktifitas biasa Arnold mengajar dikampus hanya sampai jam dua siang, Arnold pun sudah meminta orang untuk mengawasi gerak gerik Damar calonnya Santi untuk memastikan Santi tidak salah pilih laki-laki.
💌 Buah
Bos, hari ini yang kita pantau Damar pergi ke kampus dari pagi sampai siang, siang tadi sampai sekarang dia masih ada di sebuah cafe, namanya cafe MarSaChinoo, menurut pegawai itu adalah cafe milik Damar Bos
💌 Arnold
Oke tetap ikuti sampai tiga hari kedepan ingin tau apa saja kegiatan selanjutnya.
_video call_
📱Arnold
Sayang, mana Bidadari kecil ku yang cantik dan imut
__ADS_1
📱Aisyah
Masih bobo mas,
📱Arnold
Sayang kamu tau cafe nya Damar?
📱Aisyah
Tidak mas, aku baru tau dia usaha cafe juga baru tadi malam, ada apa mas?
📱Arnold
Tadi orang suruhan ku bilang, Damar kuliah dari pagi hingga siang, dan sekarang dia ada di cafe MarSaChinoo, lucu sih nama cafenya
📱Aisyah
MarSaChinoo unik, coba aku tanya Santi deh bener apa bukan jika Damar punya Cafe, semalem kan itu pengakuan langsung dari Damar jika dia punya usaha
📱 Arnold
Sayang kamu tidak kangen sama aku?
📱Aisyah
Tadi pembahasannya Damar, kenapa jadi masalah kangen, lagipula kan kita tiap hari ketemu mas baru pisah tadi pagi
📱 Arnold
Tapi aku kangen kamu ...(merajuk)
📱Aisyah
Kangen pulang lah, ngapain kangen cuma ngomong doang, jarak kamu ke sini deket tidak butuh waktu berhari-hari jangan lebay jadi laki,
📱Arnold
Sayang kamu berani nantang aku ya, jangan sampe aku bener-bener khilaf sama kamu
📱Aisyah
Khilaf sama istri dapat pahala mas, kecuali khilaf sama mbak-mbak kampus tuh baru dapat ganjaran
📱Arnold
Bye ... Aku mau ngebut ngurus nilai supaya bisa langsung peluk kamu tanpa ampun.
_panggilan terputus_
Punya suami tingkahnya semakin hari bukan semakin dewasa tapi seperti bocah ...gumam Aisyah
__ADS_1
Arnold mengerjakan tugas-tugasnya di kampus dengan cepat, dia sudah merindukan istrinya padahal tidak ketemu hanya beberapa jam saja.