Cintaku Pembunuh Kekasihku

Cintaku Pembunuh Kekasihku
Sikap Arka dan Kecemburuan Tama


__ADS_3

Di lembar ceritamu


Kau robek alinia tentang aku


Padahal rindumu untuku


Adalah judul besar di sampul bukumu



Arka kian meremas-remas tanganya, saat menatap senyum Nayla, yang sungguh indah di rasakanya.


Dia seakan-akan baru kembali merasakan, sebuah cinta dan kerinduan, yang sudah sekian lamanya tak dia dapatkan.


"Pulanglah..! Seru Arka yang membuat Nayla melepaskan pelukanya


"Kau mengusirku?" Tanya Nayla sedikit sendu


"Bukan begitu, hanya saja kita tak bisa lama-lama berdua seperti ini?


"Kenapa?"


"Aku takut khilaf, dan bisa saja melakukan kesalahan, yang mungkin akan meņghancurkan semua ketulusan, yang sudah kau berikan.


"Kesalahan?" Tanya Nayla heran


"Iya. Jangan kau tanya lagi!


"Kesalahan macam apa yang ku maksud ini,


"Baiklah, aku mengerti,


"Itu artinya kau benar-benar menjunjung kehormatan seorang Wanita!" Ucap Nayla dengan mengukir senyum manis di bibirnya


Arka kembali menyandarkan tubuhnya, di sebuah kursi santai miliknya.


"Kita akan lebih sering melakukan cinta,


"Dan akan selalu bersama,


"Ketika nanti, kita sudah Menikah,


"Benarkah?" Nayla semakin melebarkan senyumnya


"Iya. Karna jika nanti kau sudah menjadi seorang Istri,


"Kita akan lebih sering berdua seperti ini!"



"Siap! Tuan Arka..! Seru Nayla dengan mengedipkan sebelah matanya


"Tama yang akan mengantarkanmu pulang,


"Dan katakan pada Ayahmu!


"Malam ini aku akan menemuinya!'


"I-iya..!" Jawab Nayla dengan sedikit tak percaya,


"Apa benar, malam ini Arka akan melamar?" Batin Nayla dengan mata berbinar


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Nayla pun pergi dari hadapan Arka, dan pulang kerumah dengan di antarkan Tama, sesuai dengan perintah Arka.


Selama dalam perjalanan, Tama tak sekali pun membuka mulutnya.


Dia hanya diam tanpa kata, yang membuat Nayla cukup heran di buatnya.


"Tama...! Sapa Nayla, yang coba mencairkan suasana


Namun Tama tetap diam saja, bahkan tak sedikit pun menoleh ke arah Nayla


"Ada apa denganmu?"


"Apa aku berbuat salah padamu?"


"Katakan sesuatu! Jangan hanya membisu!


Tama pun menoleh kearah Nayla, Tampak raut wajahnya yang di penuhi rasa kecewa


"Ketika kau telah menghancurkan hati seseorang

__ADS_1


"Tapi dia masih berbiara kepadamu dengan penuh kelembutan


"Dengan penuh senyuman, dan tetap memperlakukanmu dengan baik


"Sungguh, orang yang kau hancurkan hatinya itu,


"Adalah orang yang benar-benar tulus mencintaimu dan menyayangimu! Ucap Tama sendu


"Apa maksudmu?"


"Dan siapa yang kau maksud itu?"


"Calon Suamimu! Balas Tama pilu


"Arka..?"


"Iya. Arka


"Kau hancurkan hidupnya sampai titik terbawah,


"Hingga dia menjadi sosok Manusia tak berdarah,


"Dia menjadi pemarah bahkan membunuh siapa saja, jika itu di perluknya


"Namun kini kau hadir lagi dalam hidupnya


"Dengan kembali menawarkan sebuah cinta,


"Yang aku takutkan, akan menjerumuskanya di sebuah luka yang lebih dalam dari sebelumnya!" Jelas Tama dengan nada santainya, namun jauh di dalam hatinya dia merasakan sebuah kecemburuan


"Kau sedang membicarakan tentang Arka?


"Atau tentang dirimu sendiri?" Tanya Nayla pada Laki-laki yang ada di hadapanya kini


"Apa maksudmu?" Tama menghentikan laju mobilnya dan menatap tajam wajah Nayla


"Aku tau perasaanmu itu,


"Kau memiliki rasa padaku! Tegas Nayla tanpa ragu


"Tapi asal kau tau, aku tidak bisa berpura-pura mencintaimu,


"Jadi menurutku, lebih baik aku melukaimu kini agar kau tak terluka lebih dalam lagi


"Aku yang ingin menasehatinya,


"Tapi justru aku yang mendapatkan sebuah pelajaran darinya!" Gumam Tama dalam hatinya


"Aku tak pernah memintamu mencintaiku!


"Asal kau tau Tama, perbedaan antara rasa kecewa dan cinta hanya tipis saja,


"Maka, jangan pernah jatuh cinta, jika belum siap kecewa.


"Aaaaaaa......!" Teriak Tama menggema


BRAKKK


Tama meninju jendela mobil Arka hingga pecah dan sikapnya itu membuat Nayla terbelalak tak percaya di buatnya


"Sungguh, kalian memang Sahabat setia,


"Sikap, sifat dan cara kalian benar-benar sama!" Cetus Nayla dengan membuka pintu mobil dan meninggalkan Tama begitu saja


"Nay. Kau mau kemana?" Teriak Tama yang melihat Nayla meninggalkanya dan menghilang dari hadapanya


"Aaaaaaaaa.....!" Teriak Tama sekuat tenaga tanpa sadar semua orang yang berlalu lalang memandanginya dengan penuh tanda tanya



♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Nayla menghempaskan tubuhnya di tampat tidur miliknya


Masih terngiang jelas di fikiranya, ucapan Tama yang cukup menyayat hatinya.


Namun raut wajahnya seketika merona kala mengingat senyum Arka yang meluluhkan perasaanya


Tok-Tok-Tok


Dicky memasuki kamar Anak gadisnya dengan membawa segelas susu di tanganya.


"Ayah...!" Sapa Nayla dengan sedikit senyum tipis di wajahnya

__ADS_1


"Anak gadis Ayah, sedang apa?"


"Pulang-pulang kok langsung tidur saja,


"Coba mandi sana, supaya fresh otaknya! Seru sang Ayah dengan expresi senyum sejuta makna


"Baiklah Ayah!" Jawab Nayla dengan nada malasnya


"Minumlah, Ayah buatkan khusus buatmu! Seru sang Ayah dengan menyodorkan susu rasa coklat yang dia buat sendiri dengan tanganya


Nayla pun meminumnya dengan ribuan pertanyaan atas sikap sang Ayah, yang sedikit berbeda di rasakanya, sementara Dicky masih tersenyum penuh arti dengan semua rencana yang sudah di siapkanya.


.


.


Akhirnya dengan semua keberanian yang di kumpulkanya.


Nayla memberi tahu sang Ayah, bahwa malam ini Arka ingin bertemu denganya


"Ada perlu apa dia bertemu Ayah?"


"Atau dia ingin mengajak Ayah perang lagi denganya?" Tanya Ayah Nayla di hiasi senyum palsu di wajahnya


"Tidak, Ayah.


"Ada yang sangat penting, yang ingin Arka bicarakan dengan Ayah!"


"Hal penting apa?


"Nanti Ayah juga akan mengetahuinya!" Tegas Nayla dan berlalu dari hadapan sang Ayah untuk membersihkan tubuhnya


"Baiklah....!" Guman Dicky dalam hatinya


"Sepertinya dia sudah meyusun rencana untuk mendapatkan Nayla,


"Silahkan Arka, karna aku akan menggunakan cintamu kepada anaku, untuk kembali menghancurkanmu!" Tambahnya dengan semua rencana licik yang sudah di rancangnya


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


"Permisi Pak, di ruang tamu ada seseorang yang ingin betemu dengan anda!" Seru Asiten rumah tangga Nayla memberi tahu akan kedatangan Arka


Jujur saja, kini tidak ada yang bisa menjelaskan perasaan seorang Nayla, rasa khawatir dan takut yang luar biasa, tengah menyelimuti hatinya.


Entah bagai mana Arka akan meminta izin dengan Ayahnya tentang rencana keduanya yang ingin segera menikah


Kini Nayla jutru berada dalam keadaan yang cukup membuatnya dilema.


.


.


Nayla pun mengikuti langkah Ayahnya untuk menemui Arka


Dan benar saja, Laki-laki itu benar-benar berada di hadapanya.


Tak ada sedikit pun rasa takut dari raut wajah tampan Arka.


Dia justru memberikan sebuah senyum dengan begitu manisnya.


Hingga membuat hati Nayla cukup malu dibuatnya.


Bahkan Arka, menyapa Ayah Nayla dengan begitu santainya di sertai senyum simpul dari wajah tampanya.


"Astaga Arka, kau benar-benar membuat perasaanku kian tak karuan saja!


"Sikapmu yang penuh tanda tanya itu, membuatku benar-benar tak mampu berkata apa-apa,


"Kau benar-benar Manusia yang begitu susah di tebak cara fikirnya! Batin Nayla dengan ribuan pertanyaan di benaknya atas sikap Arka yang begitu santainya menghadpi sang Ayah.




💖💖💖💖💖💖💖💖


💙Mari saling mendukung ya 💙


Jangan lupa tinggakan jejak anda 😚😘


Silahkan Like + Komen + Rate + Vote dengan seikhlasnya 🤗🤗🤗🤗🤗🤗🌺


🌺Terima kasih🌺

__ADS_1


__ADS_2