Cintaku Pembunuh Kekasihku

Cintaku Pembunuh Kekasihku
RESEPSI ANEH BIN GILA


__ADS_3

BUDAYAKAN LIKE SEBELUM MEMBACA.


BERI VOTE ANDA SEIHKLASNYA.


KOMENTARLAH SESUAI ALURNYA.


MARI BAGI BAHAGIA DENGAN SALING MEMBACAπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰.



🌱🌷🌱🌷🌱🌷🌱🌷🌱🌷🌱🌷🌱🌷🌱


πŸŽ€Selamat MembacaπŸŽ€


Alunan musik nan indah terdengar begitu mendayu-dayu, kerlap kerlip lampu menghiasi ruangan bak kunang-kunang yang terbang di malam hari. Mobil-mobil mewah bejajar rapih di halaman rumah milik Arka semua bos-bos besar dari penjuru Negara A sampai Negara Z hadir semua di sana.


Hari ini resepi yang Arka adakan dan rencanakan telah belangsung dengan begitu mewah, berbagai macam makanan dari Negara terbesar dan terkecil pun ada di sana.


Terhitung ada 150 tamu undangan saja yang memang menjadi tamu istimewah di resepi pernikahan yang Arka adakan secara bersamaan.


Senyum mengembang dari pasangan Alvian Rany, Tama Ranty. Sebenarnya ini bukan di sebut resepsi pernikahan melainkan menjadi ajang pertemuan para bos-bos besar hanya sekedar untuk saling menyapa dan bertatap muka.


Tag


Tag


Tag


Bidadari Arka turun dari lantai atas, kedatangan Nayla membuat semua mata tertuju kepadanya. Wanita cantik nan mempesona itu turun dengan anggunya menggunakan baju berwarna putih bercampur sedikit warna silver kian memperindah penampilanya.


.


.


BEAUTIFULL


Puji mereka bersama, tentu membuat wanita cantik itu menyungingkan senyum manis dari wajahnya.


"Selamat malam, Mas Pras!" Sapa Nayla Ramah.


Lelaki tampan yang menjadi idaman para wanita itu hanya membalasnya dengan anggukan kepala.


"Widihhh. Mahal amat tu suara!" Hardik Leon dengan gaya tengilnya yang di sambut tawa terpaksa dari seseorang yang ada di sebelahnya.


mendengar Tawa orang itu membuat Leon mengerutkan wajah tampanya. "Sial!" Upatnya kesal.


Ya dialah William Salim lelaki dengan semua pesona yang di milikinya, membuat semua wanita tak akan mampu jika mendapatkan tatapan dari mata indah miliknya.


"Heeemmmzz!" Tiba-tiba Arka datang dengan gaya sok cakepnya.


"Malam, Bos Ar!" Sapa Raka yang sedari tadi diam saja, dan kini dirinya mulai membuka suara.


"Malam juga!" Jawab Arka ramah. "Ehh. Wajahmu kenapa pucat begitu. Kamu sakit?" Tanya Arka.


"Iya nih, bro. Saya terlalu lelah, gara-gara kejar tayang tiap malam, dan kejar setoran tiap hari, anda bisa bayangkan betapa sibuknya saya." Curhat Raka dengan wajah sok imutnya.


"Lah. Jelita apa kabarnya?" Arka bukan menanggapi curhatan Raka justru bertanya tentang wanita masa lalunya.


"Baik. Dia lagi hamil, hasil kerja keras saya tiap malam tanpa jeda." Jawab Raka yang membuat Arka menggaruk-garuk kepala yang tak gatal di rasakanya.

__ADS_1


Maklum sampai detik ini, Arka belum juga membuat Nayla hamil. Padahal sama seperti Raka dia kejar tayang tiap malam, namun hasilnya masih tetap sama, Nayla belum hamil juga.


Praaankkkkkk


Seorang laki-laki tak sengaja menjatuhkan gelas yang tak jauh dari keberadaan Arka dan Raka. "Kay!" Arka melotot ke arahnya hingga membuat Kay menautkan kedua alisnya


"Ehhh biasa ajha dong, tu mata. Gak usah pake melotot-melot segala! Kalau saya melotot lebih gede bija mata saya. Biji mata anda mah lewat." Hardik Kay yang di sambut tawa beberapa Rekan kerja Arka yang memang berada di sekelingnya.


Bahkan Tawa Daniel dan Johan terdengar yang paling menggema. Hingga membut Briel yang memang berada di tengah-tengah keduanya dengan Reflek menutup kedua telinganya dengan telapak tanganya.


"Budek mendadak, pendengaran saya!" Briel berdecak kesal sementara Johan dan Daniel saling berpandangan. "Emang suara saya, secempreng itu, kah?" Batin keduanya seraya menutup mulut dengan kedua telapak tanganya.


Assallamuallaikum


Suara itu terdengar meneduhkan. Keluar dari mulut lelaki tampan bernama Raikhan.


"Malam, Arka. Selamat atas resepsi anda yang cukup unik ini, semoga anda dan Nayla. Tama dan Ranty Yoona. Alvian beserta Rany istrinya akan selalu menjadi keluarga yang SAMAWA." Ucapan selamat itu di berikan Raikhan lelaki tampan nan rupawan dengan sejuta wibawanya.


AMIIIIIINNNNNNN


"Terima kasih, kawan!" Arka menepuk bahu Raikhan dan Arka mendapat senyum meneduhkan dari lelaki berwibawa itu.


Tag


Tag


Tag


Seseorang dengan tubuh gagahnya, brewok yang cetar membahana berjalan melalui para tamu undangan dan segera mendekati Arka.


"Selamat, Arka. Semoga setelah pestamu yang lumayan mewah ini tapi tak mewah-mewah juga si ya, biasa ajha, menurut saya."Ucapan selamat dari Xavier yang lebih terdengar seperti sedang mengejek Arka.


"Hahahahahaha!" Xavier pun tertawa sejadi-jadinya. "Berapa M yang sudah anda habiskan?" Tanyanya kemudian.


"4 M!" Jawab Arka singkat.


"Astaga, Arka. Hanya 4 M kau sudah kebingungan, bukankah gajimu 3 M perepisode. Lalu kenapa, anda mengeluh?" Tanya Xavier heran.


"3 M juga uang! Bukan daun, bro." Jawab Arka singkat.


"Hadehhhh..! Dasar jiwa pelit anda semakin lama semakin membahana." Cetus Baba Xa yang di iringi tawa kian meggema dan tentu saja membuat Arka cukup kesal di buatnya.


____________


Di sebuah kursi empuk yang tersedia di tengah-tengah pesta, nampak raut wajah kekesalan dari Wanita cantik yang tak lain Nayla.


Istri Arka itu tengah mengomel panjang lebarnya namun kekesanlan yang dia rasakan hanya Nayla saja yang merasakanya.


Dari kejauhan Arka memihat sikap tak biasa dari tingkah istrinya yang membuat Arka melangkahkan kaki untuk mendekatinya.


"Kenapa, Bheb?" Tanya Arka sok romantis.


"Panggil aku, Mami bukan Bheb!" Pinta Nayla.


"Hadeeehhh." Arka menatap heran merasa aneh dengan panggilan itu. Namun demi Nayla dia tetap melakukanya. "Ya. Baiklah! Mami." Arka coba melakukanya, walau masih terasa aneh di lidahnya.


"Kau, kenapa? Dari tadi kupandangi wajahmu kusut selalu," Ucap Arka penuh tanya


"Aku kesal.

__ADS_1


"Kesal kenapa, Mami?" Arka mengatakanya sedikit geli.


"Kenapa kau hanya mengundang teman-temanmu saja, dan tak mengundang para istrinya. Padahal aku sudah berharab bisa Gibah bersama mereka di sini." Ucap Nayla sok sedih.


"Maaf, sayangku. Aku bukan sengaja, tapi para Istri-istri mereka tengah sibuk sekali. Maklum hampir semua Bos besar yang ada di sini. Rata-rata memiliki anak bayi. Ada juga yang istriya tengah sakit dan hamil muda. Kecuali si Kaylo dan Daniel." Jelas Arka kepada Istrinya.


"Kenapa mereka?" Tanya Nayla.


"Kay. Bagai mana mau hamil, jebol pertahan saja belum, kalau Daniel memang belum menikah dia masih betah sendiri." Jelas Arka lagi.


Nayla hanya menganggukan kepalanya, dan coba menerima penjelasan yang di ucapkan Arka kepadanya.


.


.


.


Semua orang kini larut dalam pesta. Tawa canda benar-benar terlihat sangat akrab di sana. Yang pasti acara yang Arka adakan bukan hanya sekedar mencari kado dan bingkisan. Tapi lelaki tampan nan rupawan itu berharap, acara seperti ini akan sering terjadi untuk mempererat tali silahtirahmi.


😁😁😁😁.


ARKA : CINTAKU PEMBUNUH KEKASIHKU


COLLAB BERSAMA.


Xavier : Elleana and the king of mafia.


Leon Maleva : Suami bajinganku tersayang.


Raka : My stiff husband


Kaylo : Kay and Say.


Raikhan : Alya.


Mas Pras : Panggil aku mas


Briel : Pengantin CEO yang tertukar


Daniel : Ceo Arogant


Johan : Rahim bayaran.


William : Sekretaris pribadi dan bos tampan.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷.


Jangan lupa bahagia buat anda semua.


Salam bahagia penuh cinta dari saya.❀❀❀.


πŸ€TERIMA KASIHπŸ€


Baca karyaku yang satu lagi ya kak.



Dan Karya akak Author keren ini

__ADS_1



__ADS_2