
Mengawali hari Senin untuk sebagian orang merupakan hari yang membosankan. Tetapi tidak dengan seorang pria yang pagi ini tampak begitu berbeda. Biasanya pria tersebut ke kantor dengan wajah dingin. Entah mengapa karyawan yang berpas-pasan di loby saat akan menaiki lift melihat aura yang berbeda di wajah atasannya.
Ya.. Pria tersebut adalah Kenzou, yang selalu didampingi oleh asistennya Donny. Hari ini Senin sesuai jadwal yang sudah disusun akan dilaksanakan meeting dengan para mitra kerja untuk acara launching perumahan Green Property. Waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Di ruangannya Kenzou bersama Donny mempersiapkan berkas untuk meeting, Donny sudah memerintahkan Inggrid untuk mengecek ruangan rapat.
" Bos, apa Nona Lovy akan datang meeting hari ini. " tanya Donny.
" Hemm.." jawab Kenzou singkat.
Tok.. tok..terdengar pintu diketuk dari luar.
"Masuk." terdengar suara Donny yang memerintah kan untuk masuk, karena Kenzou sedang memeriksa berkas di mejanya. Pintu terbuka Inggrid masuk ke ruangan.
" Selamat pagi Pak. " Inggrid memberikan salam.
" Pagi. " jawab Donny, seperti biasa Kenzou tetap dengan mode nya tidak merespon.
" Mau menginfokan sebagian mitra sudah pada datang pak, termasuk Nona Lovy dan temannya. " Inggrid menginformasikan ke atasannya.
Kenzou yang mendengar nama Lovy disebut segera mengangkat wajahnya. Dengan tatapan datarnya iya melihat ke Inggrid.
" Baik, Inggrid kamu bisa kembali ke ruangan. " Kenzou mengeluarkan suaranya. Inggrid agak sedikit kaget begitu juga dengan Donny.
Begitu dengar nama Lovy aja langsung dah.. batin Donny.
" Baik Pak, saya izin kembali ke meja saya. " Inggrid melangkah keluar dari ruangan Kenzou.
" Don, kamu ke ruangan meeting duluan saya menyusul. " Karena mereka sedang berada di kantor Kenzou menggunakan bahasa yang formal. Kenzou memerintahkan Donny untuk ke ruangan meeting.
" Siap, Bos.. laksanakan. " Donny bergerak melangkah keluar ruangan.
__ADS_1
Di ruangan rapat yang berukuran 5×4 meter Donny masuk ke ruangan. Dilihatnya sudah ada beberapa orang yang sudah duduk di kursi. Termasuk Lovy dan Sara.
Donny berjalan menghampiri peserta rapat, memberi salam dan menyalaminya. Tiba di tempat Lovy dan Sara Donny memberi salam.
" Selamat pagi Nona-nona cantik, semesta memang selalu mendukung untuk kita selalu bisa bertemu." mata Donny menatap ke arah Sara dan tersenyum usil.
" Selamat pagi juga mas Donny. " jawab Lovy ramah. Sara hanya diam saja.
" Nona Sara apa anda sakit gigi? Kok diam aja. " Donny mulai dengan ke usilannya.
Sara yang di sapa hanya melirik ke Doni. Sara sedang mode silent.
Tiba-tiba terdengar pintu rapat dibuka, terlihat Kenzou masuk ke ruangan, di belakangnya menyusul Inggrid sebagai sekretaris Kenzou.
Kenzou berjalan dengan percaya diri, matanya menatap ke depan. Auranya sangat kuat mendominasi. Kenzou menempatkan dirinya di posisi ujung meja yang berbentuk lonjong. Disamping kirinya Inggrid duduk dengan elegan.
Donny bergerak melangkah menuju kursinya yang disamping kanan Kenzou. Semua mata memandang ke arah pimpinan rapat. Termasuk Lovy dan Sara. Pandangan mata Kenzou dan Lovy bertemu. Lovy sedikit menarik bibirnya tersenyum. Begitu juga dengan Kenzou sangat tipis ia menarik bibirnya. Tidak ada yang akan menyadari tarikan bibir Kenzou.
" Selamat pagi rekan-rekan semua. Terimakasih sudah datang di rapat ini yang akan membahas untuk launching perumahan Green Property. Saya harap semua tim sudah menyelesaikan persiapannya berhubung launching akan diadakan di hari Sabtu ini. Untuk selanjutnya asisten Donny yang akan menjelaskan roundown acara launching nanti. Silahkan asisten Donny menjelaskan. " Kenzou mempersilahkan Donny untuk menjelaskan.
Semua mata tertuju ke layar infokus yang ada di sebelah Kenzou. Donny menjelaskan secara detail rangkaian acara yang akan diadakan. Sampai lah pada penjelasan tentang hiburan yang nanti akan diadakan disana, pertunjukan dari penyanyi yang akan tampil.
" Untuk hiburan ini saya usul bagaimana kalau band dari cafe Lovely yang akan tampil di acara tersebut. Apa ada saran dan usul lainnya." Donny bertanya ke peserta rapat. Semua peserta diam menandakan bahwa mereka setuju dengan usul Donny.
" Nona Lovy, apa anda bersedia tampil juga?. " suara berat Kenzo tiba-tiba terdengar.
Lovy yang sedang berdiskusi dengan Sara tidak mendengar namanya disebut. Sara menyikut lengannya. Lovy mengangkat kepalanya menoleh ke Kenzou.
" Emm.. maaf tadi saya tidak dengar Pak. " Lovy meminta maaf.
__ADS_1
" Nona Lovy, Pak Kenzou menanyakan apa Nona bersedia tampil di acara launching nanti?. " Donny yang menjelaskan.
Sejenak Lovy terdiam, berpikir.
" Saya tidak keberatan Pak. Saya bersedia tampil." Lovy yang pada dasarnya suka bernyanyi menerima tawaran tersebut.
" Baiklah kalau begitu, Ibu Inggrid mohon dicatat untuk tambahan hasil rapat hari ini. " Kenzou berbicara ke Inggrid.
" Apa ada lagi yang mau disampaikan? dari pihak EO apa ada yang mau disampaikan?. " Kenzou bertanya.
" Baik, jika semua sudah setuju, saya rasa rapat akan saya tutup. Berhubung sudah waktu makan siang, kami persilahkan untuk perserta rapat menikmati hidangan makan siang yang sudah kami sediakan di kafetaria kantor kami. Rapat ini saya tutup. Terimakasih. " Kenzou menghampiri Donny dan berbicara sebentar. Kemudian Kenzou berjalan keluar ruang rapat.
Semua peserta rapat beranjak dari kursinya keluar dari ruang rapat. Termasuk Lovy dan Sara. Begitu mereka sudah hampir sampai di pintu. Donny menghampiri mereka.
" Nona Lovy, nona Sara mohon maaf mengganggu sebentar waktunya. Ada pesan dari Pak Kenzou untuk makan siang, Pak Kenzou akan menjamu nona Lovy dan nona Sara makan siang di restoran. Dan maaf ini tidak boleh ditolak. " Donny seperti biasa nyengir dengan tengilnya.
" Idih maksa. " Sara menjawab jutek.
" Husss.. " Lovy melirik ke Sara.
" Baik, mas Donny karena ini sudah waktunya makan siang. Kami terima tawaran Pak Kenzou. " Lovy sambil berjalan beriringan bersama Sara dan Donny.
" Ikut dengan mobil kami Nona begitu pesan Pak Kenzou. " Donny menambahkan.
Lovy dan Sara saling melirik. Memberi kode satu sama yang lainnya. Kerena tidak enak untuk menolak akhirnya Lovy dan Sara mengikuti saja.
Lovy dan Sara sudah menunggu di loby lantai satu. Terdengar pintu lift terbuka. Muncul Kenzou didampingi Donny. Mereka menghampiri Lovy dan Sara yang sudah menunggu. Akhirnya berjalan beriringan keluar dari lobby kantor.
Donny yang membawa mobil mewah Kenzou, disampingnya duduk Kenzou. Lovy dan Sara duduk di belakang.
__ADS_1
Seperti biasa di dalam mobil Kenzou menyetel lagu favoritnya MLTR. Lovy pun ikut menikmati lagu tersebut. Donny yang menyupir sesekali melirik ke arah Sara. Sara yang merasa di lirik memelototkan matanya. Donny sempat-sempat nya mengedipkan satu matanya ke Sara. Mereka sudah seperti Tom and Jerry.
Setelah perjalanan 10 menit mereka sampai di restoran yang mereka tuju. Donny memarkirkan mobilnya. Kenzou keluar dari mobil berjalan duluan. Dibelakangnya di ikuti oleh Lovy dan Sara. Donny segera menyusul mereka setelah mobil diparkirkan.