Deviasi Hati

Deviasi Hati
H-1 Pra Launching


__ADS_3

Jumat pagi Lovy dan Sara sudah berada di cafe, Sabtu besok acara diadakan. Lovy dan Sara sibuk di dapur mengecek dan membantu kru dapur.


" Lov, besok gue jemput ya ke acara." Sara sambil menghitung box yang ada.


Lovy mengangguk. Lovy sedang sibuk membantu mengadon pastry yang mau dibuat. Koki Jay tampak lebih sibuk dari Lovy ia dibantu oleh asistennya.


"Jangan lupa mobil box nya Jay dicek juga bensinnya. " Lovy mengingat kan Jay.


" Siip.. " sahut Jay.


Sore ini Lovy akan GR bareng anak band di lokasi acara, makanya Lovy dan Sara bergerak dari pagi di cafe memastikan semuanya on the track.


" Jam berapa sore nanti Lov mau GR?. " tanya Sara.


" Jam 5, Lo gak pulang dulu kan tetap disini kan? Ikut gue sore nanti. " ucap Lovy.


" Ikut gak ya?." Sara pura-pura berpikir.


" Dasar semprol. " Lovy melempar sedikit adonan yang di tangannya ke Sara.


" Siap buk bos. Ikut nanti sore. " Sara nyengir.


Sementara di kantor, Kenzou dan Donny sedang bertemu dengan Mr. Goh dan Miss Felly di ruangan meeting.


" Mr. Goh, sesuai dengan kesepakatan kita sebelumnya untuk launching acara besok, kami sudah merevisi konsep yang Mr. Goh ajukan. Kita bertemu di acara besok. Terimakasih atas kerjasamanya. Senang bekerjasama dengan Anda Mr. Goh. " Kenzou yang memimpin rapat berdiri untuk bersalaman dengan Mr. Goh.


" Baik Pak Kenzou, kami permisi dulu. " Mr. Goh dan Miss Felly undur diri.


Kenzou dan Donny mengantarkan rekan bisnisnya sampai ke pintu ruang rapat.


" Don, makan siang ke Cafe Lovely. " Kenzou bergerak melangkah ke ruangan kerjanya.


Donny hanya manggut-manggut mengikuti di belakang Kenzou.


Donny melajukan mobilnya di jalan dengan diiringi musik kesukaan Kenzou. Apa tak bosan-bosan itu-itu aja yang di dengarnya batin Donny sambil senyum tak jelas. Kenzou yang melirik ke Donny mengernyitkan alisnya. Donny sadar dilirik Kenzou hanya nyengir kuda saja.


Sampai di depan halaman Cafe Lovely, Donny memarkirkan mobilnya.


Dua lelaki tampan dengan gaya menawannya berjalan dengan gagahnya. Kenzou yang memakai setelan jas warna abu-abu dan kemeja putih semakin mempesona. Donny juga tak kalah menawan memakai setelan warna hitam.


Memasuki ruangan cafe terlihat beberapa pengunjung sedang bercengkrama. Kenzou melihat ke kanan dan ke kiri seperti mencari seseorang.


" Apa perlu gue telpon Nona Lovy, Bos. " celetuk Donny di belakang Kenzou.

__ADS_1


Kenzou menatap tajam. Donny nyengir. Mereka mencari posisi meja yang memanjakan mata memandang.


Sara yang baru saja keluar dari pintu dapur melihat Kenzou dan Donny segera menghampiri meja mereka.


" Selamat siang Pak Kenzou. " Sara mengucapkan salam. Kenzo menganggukkan kepalanya.


Donny yang tidak terima namanya tidak disebut langsung protes.


" Nona cantik, masa Pak Kenzou doank yang disapa. Apakah saya ini ghaib ya?. " Donny pura-pura sedih dan mengedipkan sebelah matanya menggoda Sara.


Sara mencelos, malas melayani Donny.


" Pak Kenzou, silahkan di pilih menunya, saya permisi. Akan saya panggikan Nona Lovy." Sara bergerak menjauh. Sudah ada Dinda yang akan melayani Kenzou dan Donny.


Sara masuk ke ruangan dapur memberitahukan Lovy ada Pak Kenzou dan Donny mencari dirinya.


Lovy heran, menemuinya? tidak ada pemberitahuan batin Lovy. Padahal itu memang akal-akalan Sara saja biar Lovy menemui Kenzou.


Lovy mencuci tangannya merapikan pakaian dan rambutnya.


" Ayo.. " ajak Sara.


Lovy dan Sara berjalan menghampiri meja Kenzou dan Donny yang sedang memainkan handphone mereka.


" Selamat siang Nona cantik. " Donny berdiri mempersilahkan Lovy dan Sara duduk. Karena Kenzou dan Donny duduk berhadapan. Lovy memilih duduk di samping Kenzou dan Sara di samping Donny.


" Maaf Pak, apa Pak Kenzou mencari saya? . " Lovy memiringkan kepalanya menatap ke arah Kenzou. Kenzou mengernyit. Sara tersenyum lebar.. Aduuuh.. batin Sara, ketahuan dah.


Donny cepat memahami situasi. Ia melirk sekilas ke Sara. Sara melototkan matanya.


" Iya benar Nona Lovy, Pak Kenzou datang untuk membicarakan acara besok secara pribadi." Donny asal bicara. Kenzou menatap tajam ke Donny. Donny nyengir. Awas lo Don gak gajian lo bulan ini, itu arti tatapan Kenzou.


" Maksud saya persiapan untuk besok apa ada kendala Nona?. " Donny berinisiatif.


" Ohh tidak ada Pak Donny, semua aman terkendali. " Lovy tersenyum ke Donny. Kenzou yang melihat Lovy tersenyum ke Donny kembali menatap tajam Donny. Salah lagi gue batin Donny.


Donny menggarukkan belakang kepalanya yang tidak gatal.


" Pak Kenzou, apa nanti sore datang juga ke lokasi, sore ini saya GR. " Lovy bertanya ke Kenzou.


Kenzou tersenyum.


" Iya. " Kenzou menjawab.

__ADS_1


Donny yang merasa tidak ada jadwal sore ini ke lokasi mengernyitkan keningnya. Bukannya jadwal ke lokasi nanti malam. Kenzou yang tau Donny bingung menatap tajam Donny.


Sambil menikmati makan siang dan desertnya. Kenzou merasakan dadanya berdebar duduk disamping Lovy. Ingin rasanya di rengkuhnya gadis ini. Di genggamnya tangannya memberikan kehangatan untuk gadisnya. Gadisnya? Kenzou tersenyum samar.


Selesai makan siang di cafe Kenzou dan Donny kembali ke kantor. Dalam perjalanan Donny mulai dengan jiwa keponya.


" Bos, bukannya nanti sore mau ke rumah Mama Siska?. " Donny mengingatkan Kenzou.


" Jangan berisik. " Kenzou bersandar di kursi mobil sambil memejamkan matanya.


" Iya.. iya.. Ikut perintah aja. " Donny tidak mau mengganggu Kenzou.


Sore hari Lovy dan Sara sudah di jalanan menuju arah lokasi launching. Ternyata lokasinya lumayan jauh dari keramaian kota. Sara yang menyetir mobil menggunakan GPS untuk sampai ke lokasi.


Dengan perjalanan empat puluh lima menit mereka sampai di lokasi. Dilihatnya sudah ada mobil Kenzou parkir disana.


Karena Lovy dan Dave akan melakukan GR, Lovy sudah memberitahukan ke Dave dimana lokasinya. Belum kelihatan Dave dan anggotanya di lokasi.


Sara memarkirkan mobilnya, berdua mereka berjalan memandang sekeliling. Tanpa melihat ke depan Lovy bertabrakan dengan seseorang seperti de javu.. Lovy menahan tubuhnya agar tidak jatuh.


" Maaf.. maaf. " ucap Lovy, Sara yang di samping Lovy menarik tangan Lovy. Cowok yang ditabrak menatap ke Lovy.


" Lov, bukannya itu cowok yang di cafe duduk bareng pacarnya Pak Kenzou ya?." Sara mengingat wajahnya.


Sara mengingat-ingat.


" Iya bener. " jawab Sara.


" Ada hubungan apa dia sama pacar Pak Kenzou ya. " Sara bertanya entah pada siapa.


" Udah gak usah kepo. Itu Pak Donny, ayo kita ke sana. " Lovy mengajak Sara menemui Donny.


" Sore mas Donny. " Donny yang di sapa membalikkan tubuhnya.


" Ehhh.. Nona-nona cantik. Sore juga. " Donny tersenyum lebar.


" Itu Pak Kenzou sedang bertemu dengan Bos EO. Bentar saya panggil Pak Kenzou. " Donny melangkah maju.


" Ehhh.. mas.. mas Donny. " Lovy yang agak kencang suaranya membuat seseorang menoleh ke arah nya.


Kenzou yang melihat keberadaan Lovy segera permisi dari Bos EO dan bergerak cepat mau menemui Lovy. Melihat sosok gadis pujaannya membuat mood Kenzou selalu cerah.


"

__ADS_1


__ADS_2