Deviasi Hati

Deviasi Hati
Malam di Rumah Daddy Matthew


__ADS_3

Kenzou dan Lovy naik ke lantai dua untuk beristirahat di kamar Kenzou. Kenzou merebahkan tubuhnya di ranjang, ditariknya tangan Lovy.


" Mas, Lovy mau ke kamar mandi. " Lovy melepaskan tangan Kenzou yang menarik tangannya. Lovy berjalan ke kamar mandi meninggalkan Kenzou.


Kenzou memejamkan matanya. Memikirkan besok ia akan bertemu Zeeta. Ia akan memberitahu ke Lovy malam ini.


Lovy keluar dari kamar mandi, baru ini Lovy masuk ke kamar Kenzou. Kamar yang luas dengan ranjang extra king, walk in closet di sebelah kanan dekat dengan kamar mandi. Ruangan kamar ini warnanya sama dengan apartemen Kenzou, abu-abu hanya ini sedikit lebih terang.


Lovy mendekati Kenzou yang sedang memejamkan matanya. Disentuhnya lengan Kenzou.


" Mas, bangun." Lovy menggerakkan tangan Kenzou. Kenzou membuka matanya, tersenyum menatap Lovy. Istri yang sangat dicintainya. Dielusnya pipi Lovy.


" Kenapa? Hemm?. " tanya Kenzou.


" Lovy gak bawa baju. " ucap Lovy.


" Pakai baju mas aja, ambil di lemari. " Kenzou bangun bergerak melangkah ke walk in closet, mengambil baju kaosnya untuk dipakai Lovy.


Kenzou menyerahkan kaosnya ke Lovy, Lovy akan melangkah ke kamar mandi mengganti bajunya.


" Mau kemana?. " tanya Kenzou tangannya memegang tangan Lovy.


" Ganti baju mas ke kamar mandi. " jawab Lovy.


" Ganti disini aja. " ucap Kenzou.


" Hah?" Lovy kaget.


" Ganti disini. Tidak ada bantahan. Apa perlu mas yang pakaikan?." Kenzou menggoda Lovy.


" Gak, Lovy pakai sendiri aja. Mas tutup matanya. " Lovy membalikkan badan Kenzou agar tidak menghadap dirinya.


" Sayang.. Mas udah liat semuanya, malah udah ngerasain. " Kenzou semakin menggoda Lovy.


" Ihhh.. mas.. mesum. " Lovy cemberut.


" Sudah sini mas bantu buka. " Kenzou mendekat ke Lovy.


" Mas. " Lovy teriak.


Kenzou segera membuka sleting belakang gaun Lovy, Lovy hanya berdiri terdiam, jemari Kenzou menyentuh lembut punggung mulus Lovy. Dada Lovy berdesir. Seperti ada aliran listrik menjalar di tubuhnya.


Kenzou mencium punggung Lovy dengan bibirnya, menghidunya harum tubuh Lovy dengan lembut. Punggung yang halus dan mulus. Kenzou sudah dimabukkan dengan tubuh istrinya sendiri. Kenzou memuja istrinya.


" Mas.. " Lovy memejamkan matanya, kakinya seakan melemah, seperti jelly.

__ADS_1


Kenzou membaringkan tubuh Lovy di ranjang. Menurunkan gaun di tubuh Lovy, menyentuh setiap inchi tubuh sensitif Lovy. Lovy melenguh.


Sekali lagi pengantin baru yang sedang dimabuk cinta menyatukan diri mereka. Tak bosan-bosan Kenzou menyentuh tubuh istrinya.


Selesai dengan sesi percintaan panas sebagai pengantin baru. Kenzou meletakkan kepala Lovy di lengannya sebagai bantal. Malam ini mereka akan melakukan pillowtalk.


Kenzou akan bercerita ke Lovy tentang dirinya yang belum di ketahui oleh Lovy.


" Bisa ceritakan yang tadi, sayang?. " tanya Kenzou.


" Yang Lovy bertemu Zeeta?. " tanya Lovy balik.


" Hemm.. " Kenzou mengelus rambut Lovy.


" Awalnya Zeeta mengirim pesan mas, kami bertemu dan Zeeta menunjukkan foto hasil USG nya. " Lovy menjelaskan secara singkat.


" Sayang percaya?. " tanya Kenzou.


" Lovy awalnya kaget Mas, tapi Lovy ingat pesan Mas yang menyuruh Lovy harus percaya sama Mas." cerita Lovy.


Kenzou mencium puncak kepala Lovy. Mengelus lembut lengan Lovy. Istrinya yang pintar.


" Terimakasih sayang. " Kenzou memeluk erat tubuh Lovy.


" Mas, boleh Lovy bertanya?. " tanya Lovy.


" Emm.. tapi Mas jangan marah. Janji ya. " Lovy melihat ke arah Kenzou menatap matanya.


" Janji. " ucap Kenzou.


" Ini tentang pertunangan Mas dan Zeeta. Kalau Mas tidak mau menikahi Zeeta kenapa dari awal Mas tidak menolak pertunangan itu?. " Lovy akhirnya lega bisa menanyakan hal ini ke Kenzou.


Kenzou terdiam, agak lama baru ia menjawab.


" Ini karena Oma, dari awal Mas tidak mau di jodohkan. Tapi karena Oma waktu itu tiba-tiba drop dan pingsan makanya Mas terpaksa menerima dijodohkan. " cerita Kenzou sambil menerawang. Keadaan sekarang yang ia diminta menikah dengan Zeeta seakan dejavu.


Lovy masih menatap wajah suami tampannya tersebut. Sesekali ia memainkan dagu Kenzou, dielus-elusnya.


" Jangan dipancing sayang." Kenzou mencium puncak kepala Lovy. Harum rambut Lovy, Kenzou menyukainya.


" Mas minta maaf, kita belum melakukan resepsi, setelah mas jelaskan ke Oma nanti, kita akan adakan resepsi sayang. " ucap Kenzou.


" Besok sayang mau temankan Mas menemui Zeeta?. " tanya Kenzou.


" Apa boleh?. " Lovy balik bertanya.

__ADS_1


" Tentu boleh sayang. " Kenzou mencubit hidung istrinya.


" Setelah ketemu Zeeta, kita langsung ke rumah Papa Richard. " ucap Kenzou.


Lovy mengangguk.


Sepasang pengantin baru dengan keuwuannya. Kenzou dan Lovy berpelukan. Menikmati heningnya malam dengan tanpa kata hanya dengan rasa yang ada dihati mereka. Mereka meluahkan rasa cinta mereka.


Setelah sarapan pagi Kenzou dan Lovy pulang ke apartemen Kenzou. Hari ini mereka izin tidak masuk kerja.


Rencananya mereka akan bertemu Zeeta siang ini. Donny yang sudah memberitahu Kenzou Zeeta bersedia ketemu dengan dirinya.


Tanpa terasa waktu terus berjalan, kini Kenzou dan Lovy sudah duduk di meja diruang VIP restoran X tempat pertemuan mereka dengan Zeeta.


Pintu ruangan terbuka, masuklah Zeeta dengan percaya dirinya dan perutnya yang sudah mulai kelihatan membuncit karena hamil.


Zeeta kaget begitu melihat Kenzou datang tidak sendiri tetapi bersama Lovy.


Zeeta tersenyum kikuk kepada mereka berdua. Zeeta tidak mengetahui bahwa Kenzou sudah menikah dengan Lovy.


Tatapan mata Kenzou tajam, wajahnya mengeras, jika mengingat kejadian di hotel Kenzou pasti terpancing emosi.


Begitu Zeeta duduk di kursi tanpa basa basi Kenzou berbicara. Lovy melihat kembali Kenzou dengan mode awalnya berwajah datar dan mengintimidasi.


" Kamu jelaskan ke Oma segera tentang kondisimu. Jangan sekali-kali kamu libatkan saya dalam masalah kehamilanmu. Kali ini saya bebaskan kamu tapi tidak jika kamu buat ulah di depan Oma. " tegas Kenzou dengan menatap tajam Zeeta.


Glek..


Zeeta menelan salivanya.


"Satu lagi, staf hotel yang sudah bekerjasama denganmu sudah masuk penjara. Jika kamu berulah lagi kamu akan menyusul." Kenzou menambahkan.


Kenzou bergerak dari kursinya meraih tangan Lovy dan meninggalkan Zeeta begitu saja. Tanpa memberikan kesempatan Zeeta membuka suaranya. Tangannya mengepal kuat. Ia tidak terima ditolak oleh Kenzou, tapi ia juga tau ia hamil bukan karena Kenzou.


Kenzou yang sudah di dalam mobil mendengarkan musik favorit mereka berdua. Kenzou melajukan mobilnya menuju ke arah rumah Papa Richard. Ia akan mengunjungi mertuamya.


Tangan Richard mengenggam erat tangan Lovy. Diangkatnya mendekat ke bibirnya, ia mencium punggung tangan Lovy dengan lembut. Lovy senang dengan perlakuan Kenzo terhadap dirinya.


Lovy merasakan cinta Kenzou kepadanya sangat dalam. Ia berjanji di dalam hati tidak akan pernah membuat Kenzou kecewa. Satu hal yang masih mengganjal di hatinya apakah Oma akan merestui mereka. Lovy melamun.


" Kenapa? hemm.. " Kenzou menoleh ke samping melihat Lovy sedang melamun.


" Memikirkan Oma? " tanya Kenzou.


Lovy kaget ia mengerjapkan matanya.

__ADS_1


" Kok Mas tau?. " tanya Lovy.


" Jangan khawatir ada Mas yang akan menjaga sayang. " ucap Kenzou.


__ADS_2