
Hari Minggu untuk sebagian orang adalah hari yang ditunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Begitu juga dengan keluarga Richard Bagaskara. Lovy dan Mas Gamma setiap weekend jika tidak berhalangan mereka akan menginap di rumah orang tuanya.
Selain untuk melihat kondisi orangtuanya, mereka juga berkumpul untuk saling memberikan perhatian dan support.
Seperti hari Minggu ini, Lovy yang malas-malasan sudah berada di ruang keluarga. Sedangkan Sara pergi ke taman belakang rumah menemui Mba Rissa dan anak-anaknya.
Papa Richard, Mama Gea dan Mas Gamma sudah duduk di posisinya masing-masing di sofa ruang keluarga.
" Bisa jelaskan Lov? . " tanya Papa. Papa yang irit bicara. Papa yang tanpa basa basi. Papa yang sudah tahu berita tentang anaknya yang menjadi topik di mana-mana memang sudah menunggu penjelasan dari Lovy.
Lovy duduk dengan gelisah tangannya memainkan ujung kaos panjangnya. Lovy tersenyum kikuk. Ia merasa dirinya sedang di sidang.
" Gak ada apa-apa kok Pa. " Lovy melirik ke Mas Gamma agar dibantu berbicara. Mas Gamma mengedikkan bahunya.
" Gak apa-apa gimana Lovy sayang?. " Mama Gea menambahkan.
" Berita sudah beredar rame di mana-mana. Mama sampai di telpon teman-teman mama juga bude mu. " Mama menjelaskan.
Lovy menundukkan kepalanya.
" Emm.. Lovy juga bingung Ma, Lovy dan Pak Kenzou tidak ada hubungan apa-apa. " Lovy meyakinkan mamanya.
" Lov.. Lov.. semua juga tau kalo mendampingi petinggi perusahaan ada di acara spesial itu pasti ada apa-apanya. " Mas Gamma semakin menjarum.
Lovy memelototkan matanya ke Mas Gamma.
" Ya waktu itu kejadiannya begitu cepat, Lovy gak tau juga tiba-tiba ditarik tangan Lovy oleh Pak Kenzou. " Lovy bicara jujur.
Papa, Mama, dan Mas Gamma menarik napasnya. Mereka yang sudah berpengalaman mengerti dengan yang di alami Lovy.
" Bukannya apa Lovy sayang, Papa, Mama dan Mas Gamma gak mau kalo mendengar berita yang tidak baik buat diri Lovy. " Mama bijak menasehati putri cantiknya.
" Jaga diri baik-baik, Papa dengar Kenzou sudah punya tunangan. " ucap Papa.
Lovy yang tidak mengetahui kalau Zeeta adalah tunangan Kenzou menjadi kaget. Ia taunya Zeeta adalah pacar Kenzou bukan tunangan. Lovy merasa kecolongan.
" Baik lah Papa dan Mama tunggu kabar dari kamu atau perlu Papa telpon ke Kenzou langsung. " tanya Papa.
" Ja.. jangan Pa. " Lovy menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Nanti Lovy yang menemui Pak Kenzou Pa. Untuk minta penjelasan. " jawab Lovy.
" Ya sudah, Papa dan Mama hari ini mau ke rumah Pak Atmaja. Yang penting kamu jaga nama baik Papa di luaran. Jangan bertindak yang memalukan keluarga. " ultimatum Papa.
" Siap Pa. " Lovy memberi salam hormat ke Papanya.
Tinggallah Lovy dan Mas Gamma di ruangan.
__ADS_1
" Setau Mas, Kenzou itu bertunangan dari tahun lalu Lov. Acaranya memang tidak dipublikasikan hanya segelintir orang-orang dekat keluarga Kenzou yang hadir. Mas pun taunya dari teman-teman bisnis Mas. " Mas Gamma menjelaskan.
" Lovy malah baru tau hari ini Mas kalo Pak Kenzou sudah bertunangan setau Lovy dan Sara Pak Kenzou sudah punya pacar. " ujar Lovy.
" Kamu sendiri gimana? Gak naksir sama Pak Kenzou? Dari yang mas lihat sepertinya Kenzou menyukai kamu, dek. " mas Gamma memandang serius wajah Lovy.
Lovy yang ditanya wajahnya memerah. Tubuhnya menegang. Ia merasa gugup.
" Lovy gak tau Mas. Lovy baru kenal juga dengan Pak Kenzou. " ujar Lovy.
" Ya pokoknya hati-hati sama laki-laki. Kalo baru kenal jangan terlalu dekat apalagi Kenzou sudah punya tunangan. Jangan sampai kamu di bully dengan fansnya Kenzou. " Mas Gamma beranjak dari kursinya.
" Oke Mas, terimakasih Mas, sayaaaang Mas Gamma.. " Lovy memberikan ciuman meniup tangannya di depan bibirnya.
Mas Gamma sudah menjauh pergi. Lovy lega.. huuffff.. ia melepaskan tarikan napasnya.
Lovy mencari Sara di taman belakang. Mereka akan ke cafe setelah makan siang.
" Ra.. " panggil Lovy.
" Yups.. " Lovy beranjak dari kursi taman mendekati Lovy.
" Gimana? Aman?. " tanya Sara.
"Aman." Lovy mengajak Sara balik ke kamarnya kembali.
" Kuy lah.. " Sara dan Lovy naik lagi ke lantai dua kamar Lovy.
Setelah mengambil posisi pewe (posisi wenak) Lovy dan Sara menonton drakor sambil memakan cemilannya.
Tuuutt.. tuuut..
Dering telpon Lovy berbunyi. Lovy mengambil handphone di atas meja. Kenzou yang menelpon.
" Assalamu'alaikum. " salam Lovy.
" Waalaikumsalam. " jawab di seberang sana.
" Iya Mas?." Lovy menanyakan Kenzou. Sara yang mendengar Lovy menyebut Kenzou dengan sebutan Mas merasa heran. Ia seperti mendapatkan bahan untuk menggoda Lovy.
" Lagi apa?. " tanya Kenzou.
" Nonton drakor Mas bareng Sara. Mas Kenzou lagi apa? . " Lovy balik bertanya.
" Lagi mikirin kamu. " Kenzou dengan ucapannya menggoda Lovy.
Bluuushhh.. Wajah Lovy memerah. Untung ia tidak berhadapan langsung dengan Kenzou. Lovy sangat heran dengan perubahan Kenzou jika bersamanya.
__ADS_1
" Kapan bisa ketemu lagi?." tanya Kenzou.
" Ohh iya Mas ada yang mau Lovy tanyakan ke Mas nya, tapi nanti aja deh kalau kita ketemu. " Lovy sambil memainkan anak rambutnya di telinga.
" Tentang?. " tanya Kenzou lagi.
" Ada deh. " jawab Lovy.
" Ya udah nanti Mas hubungi lagi. Mas tutup telponnya. Assalamu'alaikum." Kenzou mengakhiri telponnya.
" Waalaikumsalam. " balas Lovy.
Lovy dengan wajah sumringahnya kembali duduk di samping Sara.
" Cie yang lagi falling in love.. temennya di kacangin..cieee..mas nih.." Sara senang menggoda Lovy.
" Apaan sih lo.. " Lovy memukul Sara dengan bantal sofa.
" Ra.. tau gak?.." Lovy ingin menjelaskan.
" Gak tau. " jawab Sara.
" Ihhh.. ni anak.. serius nih.. itu loh gue baru tau ternyata Zeeta itu tunangannya Pak Kenzou. " Lovy serius menatap ke Sara.
" Appaaa?." teriak Sara.
" Biasa aja kali teriakan lo. Sakit kuping gue tauukk.. " Lovy memukul kuat Sara dengan bantal sofa.
" Masa sih..jadi gimana?. " Sara bertanya.
" Gimana apanya?. " Lovy pura-pura bodoh.
" Yaelah nanya lagi.. oon.. oon.. ya elo nya lah gimana sama Pak Kenzou. " Sara geram ke Lovy.
" Ya gak gimana-gimana. Emang napa? " Lovy malah bertanya.
" Aduuhhh Lov.. Lov.. lo tu ya. Polos atau pura-pura polos sih. Males gue ngomong sama elo. " Sara pura-pura ngambek.
" Ya kan bener gue gak ada apa-apa sama Pak Kenzou. " Lovy sambil memakan kentang goreng.
" Yakin lo? Awas ya kalo ada apa-apa. Taruhan masih berlaku. " Sara mengingatkan Lovy.
Lovy pura-pura tidak mendengar wajahnya dipasang wajah lugu.
Sementara di sebuah apartemen. Kenzou sedang bersama Donny menikmati hari libur. Setelah menelpon Lovy, wajahya berseri-seri. Donny yang melihat sudah sangat paham. Karena Kenzou menelpon di balkon kamar dan Donny juga sedang santai di atas sofa di balkon itu juga.
Mereka menikmati hari libur ini tanpa ada jadwal kemana-mana hanya stay di apartemen Kenzou saja.
__ADS_1
Dengan pikiran mereka masing-masing tentang gadis yang mereka taksir.