
Kehamilan Lovy sudah memasuki minggu ke 35, Lovy yang sedang hamil kembar, perutnya menjadi semakin besar apalagi menjelang HPL. Lovy setiap pagi di temani Kenzou berjalan kaki mengelilingi komplek.
Meski perutnya bertambah besar tetapi Lovy tetap semangat menjalani hari-harinya apalagi menjelang kelahiran baby twins.
Seluruh keluarga besar Kenzou dan Lovy juga tidak sabar ingin bertemu dengan baby twins.
Mama Siska maupun Mama Gea sudah memberikan kado buat cucunya padahal cucunya belum lahir, begitu juga dengan Oma yang semakin sehat. Wajah Oma selalu tersenyum. Oma sekarang jarang kambuh sakitnya.
"Sayang, hari ini Mas ke kantor, Donny hari ini tidak masuk, ia sedang ada masalah dengan papanya. Donny di panggil pulang ke rumah papanya."
"Ohh.. jadi Mas harus ke kantor hari ini?"
"Iya sayang. Siang Mas usahakan pulang makan siang di rumah."
"Oke Mas, Lovy gak apa-apa, di rumah juga ada bibi Ratih yang nemani Lovy." Lovy yang baru selesai mandi dan sedang duduk di meja rias beranjak dari duduknya.
"Ya udah Mas mandi dulu, Lovy mau ke bawah, lihat bibi Ratih masak apa untuk sarapan."
"Mas antar dulu ya ke bawah."
"Gak usah Mas, Lovy sendiri aja ke bawah." ucap Lovy.
"Gak ada bantahan sayang." Donny menggandeng tangan istrinya pelan-pelan berjalan keluar kamar menuju ke lantai satu.
Lovy sudah duduk di meja dapur melihat bibi Ratih memasak sambil mengobrol ringan. Kenzou kembali ke kamarnya menyiapkan diri untuk ke kantor.
"Bibi masak apa pagi ini?" tanya Lovy.
"Masak sop daging, perkedel jagung dan dadar telur neng." jawab bibi Ratih.
"Iya sop daging kesukaan Mas Kenzou, bi." ucap Lovy.
"Bibi juga siapkan roti bakar, neng."
"Oke bi."
Kenzou yang sudah selesai dengan pakaian rapinya mendekati kursi istrinya. Diciumnya puncak kepala istrinya.
"Sudah sarapan sayang?" tanya Kenzou.
"Kan nunggu Daddy sarapan nya." ucap Lovy.
Kenzou tersenyum sambil manggut-manggut.
Mereka sarapan dengan suasana hening. Selesai sarapan, Kenzou merangkul bahu istrinya. Lovy membawakan tas suaminya melangkah ke pintu rumah mengantarkan suaminya pergi kerja.
"Mas berangkat dulu, kalau ada apa-apa segera hubungi Mas ya." Kenzou mengecup kening Lovy. Lovy mencium punggung tangan suaminya.
"Iya Mas, hati-hati di jalan."
"Assalamu'alaikum" salam Kenzou.
"Waalaikumsalam."
Kenzou masuk ke mobilnya, Lovy melambaikan tangannya melihat sampai mobil suaminya tidak kelihatan lagi baru Lovy masuk ke dalam rumah.
Lovy meminta tolong bibi Ratih untuk mengambil kan handphonenya di nakas kamarnya. Lovy akan menelpon Sara. Lovy menunggu di sofa ruang keluarga di lantai bawah.
"Assalamu'alaikum Ra, apa hari ini lo ke cafe?" tanya Lovy.
__ADS_1
"Waalaikumsalam, iya Lov, gue nanti ke cafe tapi sepertinya agak telat gue ada urusan sebentar sama papa." jawab Sara.
"Ohhh gitu, tadi katanya Mas Kenzou, Donny hari ini gak masuk kantor karena ada masalah sama papanya, nah..ini lo juga ada urusan sama papa lo, kok bisa sama lagi ya? jodoh kali ya kalian nih." Lovy menelpon sambil cekikikan.
"Waahh.. elo Lov, di cucok-cucokin..aja.. mana ada gitu. Kan kebetulan aja."
" Dari kebetulan-kebetulan itulah akhirnya bisa dipertemukan di pelaminan." Lovy menggoda Sara.
"Loovyy.. lo ya sejak hamidun adaaa aja bahasan lo ngerjain gue ya.. awas aja lo ya.. " Sara pura-pura merajuk.
"Hahaahaaa.." Lovy tertawa kencang.
Memang Lovy merasakan semenjak hamil, dirinya sudah ketularan seperti Donny yang suka usil, jahil.
"Ya udah deh, kirain lo gak ke cafe, kalau gak ke cafe gue mau minta lo main ke rumah temani gue."
"Emang Pak Kenzou kemana?" tanya Sara.
"Ya itu tadi, your beb, ehhh.. Mas Donny lagi gak masuk hari ini dipanggil ke rumah sama papanya." jawab Lovy.
"Ohhh gitu..ya udah nanti kalau urusan gue udah selesai gue ke rumah lo deh."
"Oke.. siip.. " Lovy mengakhiri telponnya.
tuuutt.. tuuutt..
Bunyi handphone Lovy, Lovy melihat nama suaminya yang menelpon.
"Assalamu'alaikum, Mas." salam Lovy
"Waalaikumsalam, sayang." jawab Kenzou.
"Mas, belum juga satu jam Mas berangkat dari rumah, ada apa nelpon, mas?" tanya Lovy.
"Lovy baik aja Mas, barusan Lovy nelpon Sara. Bisanya Donny dan Sara bersamaan ada urusan sama papanya katanya."
"Oh ya?"
"Iya Mas, jodoh kali mereka tu." Lovy cekikikan.
"Husshh.. Jodoh ditangan Tuhan sayang."
"Uppss.. iya Daddy." Lovy masih cekikikan juga membayangkan Sara dan Donny bersama.
"Ya udah Mas tutup dulu, Mas mau meeting."
"Oke Mas, good luck."
"I love you" ucap Kenzou dari seberang.
"Love you too.." balas Lovy.
***
Siangnya Kenzou pulang ke rumah ingin melihat keadaan istrinya. Dilihatnya ada Sara sedang menemani istrinya di gazebo halaman belakang.
Mereka sedang memakan salad yang dibuat oleh Sara.
"Sayang" panggil Kenzou.
__ADS_1
"Ehh..Mas..udah pulang? udah makan?" tanya Lovy.
Sara yang melihat Kenzou datang, tersenyum dan menganggukkan kepala kepadanya.
Kenzou membalas dengan senyuman tipisnya. Sara akui suami sahabatnya ini memang tampan wajar kalau banyak wanita yang terpesona dengan dirinya.
Sara jadi melamun.
"Ra, ayo kita makan siang dulu." ajak Lovy.
"Gue balik aja Lov, mau ke cafe." Sara beranjak dari duduknya.
"Kok balik?"
"Iya gue mau ke cafe, ngecek kerjaan anak-anak beb."
"Okelah kalau begitu"
"Terimakasih ya Ra." Lovy juga beranjak dari duduknya.
Kenzou meraih pinggang Lovy dan mencium sekilas bibir Lovy.
"Maaas.." Lovy memukul lengan suaminya. Muka Lovy memerah ia malu ada Sara yang melihat nya.
Sara pun jadi kikuk, salah tingkah sendiri. Busyet dah, gue jomblo gini liat yang begituan apa gak bikin iri.
"Gue cabut ya Lov, Pak Kenzou."
"Tuh kan gara-gara Mas, Sara jadi pulang."
"Loh kok Mas?"
Lovy meninggalkan Kenzou, menggandeng tangan Sara dan mengantarnya sampai pintu depan rumah.
Sara pamit masuk ke mobilnya dan melajukan mobilnya keluar rumah Lovy.
" Sayang" panggil Kenzou mendekati istrinya.
"Sabar Mas." Lovy menutup pintu rumah.
Mereka berjalan ke dapur dan duduk di meja makan. Sudah terhidang makan siang mereka di meja.
Selesai makan siang Kenzou mengajak istrinya ke kamar untuk beristirahat.
Setelah mengganti bajunya dengan baju kaos dan celana pendek, Kenzou mendekati istrinya yang sedang duduk di sofa.
"Mas gak ke kantor lagi?" tanya Lovy.
"Gak sayang, Mas mau di rumah aja temani Mommy dan baby twins."
"Jadi kalau ada apa-apa di kantor siapa yang handle?"
"Ada Inggrid sayang, Mas sudah selesaikan pekerjaan hari. Mas mau menemani istri mas di rumah."
Lovy manggut-manggut.
"Udah istirahat lagi, cerewet sayang bertambah-tambah." Kenzou berbaring di sofa kepalanya direbahkannya di paha Lovy.
Kenzou menghadap ke perut Lovy yang besar, ia mengelusnya lembut dan menciumnya.
__ADS_1
"Sehat-sehat di dalam ya twins nya Daddy." ucap Kenzou sambil menciumi perut istrinya yang tampak semakin besar.
Semoga persalinan nanti berjalan dengan lancar. Doa Daddy Kenzou untuk istri dan baby twins nya.