Deviasi Hati

Deviasi Hati
Meeting di Kantor Mr. Han


__ADS_3

Senin merupakan hari yang sangat menyibukkan bagi semua orang, termasuk Kenzou dan Lovy.


Setelah melewati libur Kenzou dan Lovy kembali dengan rutinitasnya.


Hari ini Kenzou akan meeting di perusahaan Mr. Han, mereka akan membahas tentang pembangunan proyek baru Alex Property, perusahaan Kenzou sudah memasukan proposal dan sudah disetujui oleh perusahaannya Mr. Han.


Kenzou, Donny dan Inggrid sudah berada di kantor Mr. Han. Rapat akan di mulai pukul 10. Kenzou yang sangat tepat waktu tidak akan mentolerir jika ada rapat yang telat tidak sesuai dengan jadwal.


Di ruang rapat yang berukuran luas, Kenzou duduk tidak jauh dari Mr. Han. Kenzou berada di deretan sebelah kanan, disamping nya duduk Poppy sebagai sekretaris Mr Han. Donny duduk di sebelah kanan Kenzou diikuti Inggrid disebelah Donny.


Kenzou yang sudah terlebih dulu duduk di kursinya tidak bisa berpindah secara tiba-tiba. Ia sebenarnya tidak suka Poppy duduk di sebelahnya. Kenzou tau jika Poppy tertarik kepadanya, itu sudah terjadi sewaktu mereka sama-sama pengurus BEM di kampusnya.


Poppy yang datang setelah Kenzou sudah duduk di posisinya, sengaja memutar langkahnya duduk di sebelah Kenzou. Dengan tidak tau malunya Poppy mencoba mendekatkan kursinya ke kursi Kenzou. Bagi Poppy ini kesempatan baginya bisa menggoda Kenzou.


Poppy dengan pakaian sexy nya sengaja memperlihatkan paha mulusnya dengan memakai rok merah yang sangat pendek. Baju atasannya sengaja dibiarkan terbuka dua kancing atasnya. Memperlihatkan sedikit lipatan bukit kembarnya. Poppy sengaja duduk mendekat ke Kenzou. Kenzou yang merasa risih dengan tingkah laku Poppy yang seperti ulat keket tidak bisa diam, tiba-tiba beranjak dari kursinya.


"Don," Kenzou bergerak berdiri.


Di depan Mr. Han sudah duduk di kursi dengan posisinya yang akan memimpin rapat.


Donny menoleh ke Kenzou. Kenzou menatap mata Donny dengan mimik muka yang Donny mengerti memberi syarat untuk Kenzou pindah posisi duduknya.


"Pardon me, Mr Kenzou where are you going?" tanya Mr. Han dengan bahasa Inggris melihat Kenzou berdiri dari duduknya.


" There is nothing, Mr. Han." jawab Donny sambil berdiri dan menggantikan posisi tempat duduk Kenzou.


Mereka berdua pindah posisi duduknya Kenzou duduk di kursi Donny, dan Donny sebaliknya duduk di kursi Kenzou di sebelah Poppy.


Wajah Poppy memerah, dengan perlakuan Kenzou. Yang tanpa kata langsung bertindak dengan pindah duduknya.


Setelah Kenzou dan Donny duduk di kursinya masing-masing. Mr. Han memulai rapatnya.


Rapat berjalan selama satu jam. Selesai rapat Kenzou bergegas melangkah menemui Mr. Han untuk meninggalkan ruangan. Kenzou melangkah keluar pintu di ikuti oleh Donny.


Poppy yang masih ada di ruangan mengepalkan tangannya. Ia tidak suka di abaikan.


Dalam perjalanan pulang Donny yang menyetir menoleh ke Kenzou.


"Nona Poppy sepertinya terang-terangan Bos menyukai Bos."


Kenzou tidak merespon. Dengan sikap dinginnya pandangannya hanya ke jalanan.


"Ke cafe Lovy, Don" ucap Kenzou dingin.


"Siap, Bos" Donny melajukan mobilnya ke cafe Lovy.

__ADS_1


Lovy yang sudah di cafenya sedari pagi sedang berada di ruang dapur.


Para staf di cafe yang melihat perubahan pada penampilan Lovy, semakin kagum dengan Lovy. Penampilan Lovy yang memakai hijab membuat dirinya semakin disegani para staf.


Lovy tetap ramah dengan para stafnya. Sara juga sedang berada di cafe.


"Gimana Ra, cafe aman?" tanya Lovy ke Sara yang juga ikut dengannya di ruangan dapur.


Sambil berjalan keluar dari ruangan dapur Lovy dan Sara duduk di meja pojokan. Mereka sedang berbincang membicarakan tentang cafe selama Lovy tinggal libur.


Kling.. terdengar lonceng pintu cafe berbunyi.


Masuk dua pria tampan dengan jas kerjanya. Tampak gagah dan membuat pengunjung yang ada di cafe menolehkan pandangannya.


Lovy yang melihat Kenzou dan Donny yang berjalan ke arahnya, melambaikan tangannya.


"Siang sayang" ucap Kenzou.


"Siang Mas" Lovy berdiri begitu juga dengan Sara.


"Gue ke meja kasir Lov." Sara membalikkan tubuhnya, hendak melangkah tetapi tangannya di pegang oleh Donny.


"Eitts.. mau kemana cantik, sini aja temani Mas Donny cakep ini makan siang." Donny mengerlingkan matanya.


"Lepas.." Sara melotot galak mencoba melepaskan tangannya dari Donny.


Donny menggandeng tangan Sara menuju meja yang agak jauh dari Kenzou dan Lovy duduk.


"Dooon! lepasin tangan gue." bentak Sara.


"No.. no.. no.. say mas Donny..not Dooon." Donny mendudukkan Sara di kursi. Sara mencoba berdiri dan ingin lari dari Donny. Tetapi Donny mengurung tubuh Sara yang mau melarikan diri.


"Duduk atau mas Donny cium? Hemm.." Donny menaik turunkan alisnya.


"Dasar sinting!" ucap Sara jutek.


"Apa!" Donny langsung mencium pipi Sara.


Sara memelototkan matanya, dicubitnya perut Donny kuat-kuat, Donny menunduk kesakitan.


"Addduuhh.." Donny meringis.


Sara bergerak berlari dari Donny.


"Rasain lo..wleee." Sara mengeluarkan lidahnya ke Donny.

__ADS_1


Donny meringis sambil terkekeh, awas aja.. liat aja nanti.


Kenzou sudah memesan pesanan makanannya begitu juga Lovy.


"Mas ke kantor lagi?" tanya Lovy.


Kenzou mengangguk sambil menikmati makanannya.


"Kenapa?" tanya Kenzou.


"Lovy pingin makan rujak tapi mangganya aja, mangga muda." Lovy sudah membayangkan mangga yang akan dimakannya, rasanya air liurnya mau menetes.


"Nanti mas belikan." ucap Kenzou.


"Jangan lupa minum vitaminnya, sayang. Susunya udah di minum?" tanya Kenzou.


"Sudah Mas." Lovy melanjutkan makan desserts nya.


Kling.. lonceng pintu cafe terbuka. Masuk seorang pria dan seorang wanita bersama anak kecil.


"Hai Dave," dari meja kasir terdengar suara Sara yang sedikit kencang menyapa Dave.


Ya.. pria tersebut yang datang adalah Dave dengan seorang wanita muda cantik dan seorang anak perempuan kecil yang Lovy dan Sara jumpai waktu di restoran.


Sara keluar dari ruang meja kasir, ia menghampiri Dave. Dari ujung pojok meja Lovy melihat interaksi Sara dan Dave.


Kenzou yang duduk di depan Lovy yang membelakangi pintu cafe menoleh ke arah mata Lovy yang sedang melihat seseorang.


Wajah Kenzou berubah.


"Sayang" Kenzou menyentuh tangan Lovy.


"Iya Mas." Lovy memandang wajah suaminya. Agak berbeda, wajah Kenzou terlihat memerah.


"Sayang ikut Mas ke kantor ya, sekalian cari mangga dulu." ucap Kenzou.


"Tapi Lovy masih kerja Mas, masih banyak yang harus di bahas sama Sara." Lovy mengelus tangan suaminya.


Lovy tau suaminya pasti merasa cemburu tampak dari raut wajahnya yang tidak menyukai Dave.


Dave yang melihat Lovy sedang duduk dengan suaminya. Tidak menyapa dan menegur Lovy. Ia ingin, tetapi ia tidak ingin merasakan emosi jika berada di dekat Kenzou.


Dua pria tampan yang menyukai satu wanita. Dave hanya tersenyum tipis ketika matanya beradu dengan mata Lovy.


Donny yang sedang duduk sendiri lagi asyik dengan handphonenya. Ia masih menunggu Kenzou yang sedang bersama istrinya.

__ADS_1


Donny melirik ke Sara yang menyapa Dave, Donny merasa hatinya agak kesal dengan kedatangan Dave yang membuat Sara bersikap ramah dan manis kepadanya. Dengan dirinya Sara selalu saja jutek dan galak.


__ADS_2