
Kenzou dan Donny bersama Mr. Han rencananya hari ini akan mengunjungi proyek yang bermasalah ke lokasi. Mereka akan meninjau progres perkembangan proyek. Setelah dari proyek mereka akan menemui kepala keluarga yang masih kekeh tidak mau di relokasi.
Lokasi proyek agak jauh dari hotel tempat mereka menginap, proyek yang sedang mereka garap yaitu sebuah resort di tepi pantai. Lokasinya yang memang bagus untuk dibuat resort dengan view yang memanjakan mata.
Proyek multiyears yang dibangun perusahaan Kenzou dengan menggandeng perusahaan besar juga yang dipimpin oleh Mr. Han.
Mereka sudah tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan hampir satu setengah jam. Sopir yang membawa mobil mereka menuju lokasi merupakan warga lokal yang sudah mengenal jalan menuju ke lokasi.
Kenzou dan Donny keluar dari mobil SUV, Kenzou mengamati lokasi pembangunan proyek, sangat luas, hanya ada beberapa rumah saja yang masih bertahan belum mau di relokasi.
"Kita ke sana." Kenzou berjalan diikuti oleh Donny.
Tiba di lokasi seorang pimpro mendekati Kenzou dan Donny memberikan salam. Mereka berbincang membahas tentang proyek.
Seorang petugas membawa 2 safety helmet yang akan di gunakan oleh Kenzou dan Donny untuk keamanan. Beberapa saat kemudian datang Mr. Han diikuti oleh seorang wanita yang Kenzou dan Donny tau siapa wanita tersebut.
"Hello.. Mr. Kenzou.. Sorry i'm late." ucap Mr. Han.
"Never mind Mr. Han, it's oke.." jawab Kenzou.
"Sorry, my secretary is coming with me" Mr. Han melihat ke Poppy. Poppy tersenyum.
Mr. Han sebenarnya ingin pergi ke lokasi dengan sopirnya saja, tetapi Poppy yang harusnya tinggal di hotel memaksa ikut dengan Mr. Han.
Mr. Han membawa Poppy ke kota S juga atas permintaan Poppy. Poppy memang pandai mengambil hati bosnya. Poppy tipe gadis penggoda bisa diliat dari body language nya, juga senyuman nakal dan tatapan matanya yang suka menggoda pria-pria tampan dan berkocek tebal.
Kenzou yang tidak memperdulikan keberadaan Poppy diantara mereka, membuat Poppy sakit hati. Poppy sedang berpikir bagaimana caranya agar ia bisa dekat dengan Kenzou.
Poppy mengamati sekeliling apa yang akan ia lakukan tetapi tidak akan ketahuan atasannya.
Poppy minta izin ke bosnya untuk berkeliling lokasi sendirian. Mr. Han yang masih serius dengan pembicaraannya bersama Kenzou dan Donny mengizinkan saja sekretarisnya mau berkeliling.
Donny yang sedikit heran dengan gerak gerik Poppy, baginya sedikit aneh seorang wanita cantik mau pergi berpanas-panasan di lapangan. Donny seperti merasakan feeling yang tidak baik. Donny terus mengamati Poppy dari jauh.
Kenzou, Donny dan Mr. Han berkeliling sambil berbincang ditemani oleh pimpro. Mereka berhenti di salah satu bangunan yang masih dalam pengerjaan. Kenzou yang sedang menerima telpon berdiri agak jauh dari pimpro, Mr. Han, dan Donny.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari dari atas gedung yang sedang dibangun tiba-tiba kayu berjatuhan dari atas kepala Kenzou, Donny yang melihat segera berlari sekuat tenaga.
"Boosss.. ! awaasss..! teriak Donny kencang.
Donny mendorong tubuh Kenzou sekuat-kuatnya. Tetapi sayang tetap saja tubuh Kenzou dan Donny tertimpa kayu-kayu tersebut.
Kenzou yang sedang menerima telpon begitu kaget. Bahunya terkena kayu yang berjatuhan sedangkan Donny kakinya yang tertimpa kayu.
Mr. Han dan juga pimpro segera berlari ke tempat dimana Kenzou dan Doni terkapar. Diikuti oleh para pekerja yang ada di lokasi. Mereka bergerak cepat menyelamatkan Kenzou dan Donny.
***
Sementara di kota A, Lovy yang sedang menelpon suaminya mendengar suara bising dari telpon dan dia mendengar suara Donny yang berteriak kencang memanggil nama suaminya. Handphone Lovy terjatuh, tubuh nya lemas.
Sara yang baru dari toilet dan melihat Lovy terduduk dengan handphone yang masih menyala segera berlari. Dadanya berdebar kencang.
"Lov, ada apa? kenapa?" Sara jadi bingung sendiri. Sara mengambil telpon Lovy yang jatuh ke lantai. Di seberang masih terdengar suara gaduh. Sara mencoba memanggil nama Kenzou.
"Pak Kenzou.. Pak.." panggil Sara.
"A-pa?!" Sara kaget jantung nya berdegup kencang, Lovy sudah lemas, perutnya terasa mulas.
Sara dibantu bibi dirumah Lovy mendudukkan Lovy di sofa.
Sara segera menelpon orangtua Lovy, Mama Gea. Mama Gea kaget segera memberitahu Papa Richard dan orang tua Kenzou.
Sara segera bergegas membawa Lovy ke rumah sakit di bantu oleh bibi.
Lovy menahan sakit di perutnya airmatanya menetes. Ia tak sanggup membayangkan apa yang terjadi dengan suaminya. Semoga Mas Kenzou baik-baik saja. Baby twins dan Mommy menunggu Daddy, Lovy mengelus-ngelus perutnya yang sempat kontraksi tadi.
Sara yang melajukan mobilnya tidak dengan kencang, karena takut jika panik bisa terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, sekarang sudah sampai di parkiran rumah sakit.
Sara bergegas ke ruangan UGD, petugas ruang UGD segera membawa brangkar ke mobil Sara.
Lovy di naikkan di atas brangkar, tubuh nya masih sangat lemah. Lovy langsung ditangani oleh dokter.
__ADS_1
Tidak lama kemudian orang tua Lovy dan Kenzou datang begitu juga dengan Mas Gamma dan Mba Rissa. Semua menunggu di pintu UGD.
Pintu ruangan UGD terbuka, dokter keluar menemui keluarga pasien. Meminta perwakilan dari keluarga untuk ke ruangan dokter.
Papa Richard dan Mama Gea memasuki ruangan dokter.
"Selamat sore dokter." sapa Mama Gea.
Papa Richard dan Mama Gea dipersilahkan dokter untuk duduk di kursi di depan meja dokter.
"Sore" jawab dokter.
"Begini Bapak dan Ibu, kondisi ibu Lovely sangat lemah, masih shock dan belum normal. Untuk bayinya ini suatu hal yang sangat jarang terjadi, bayi ibu Lovely begitu kuat. Dengan goncangan yang terjadi pada ibunya, bayi Ibu Lovely bisa bertahan meski tadi sempat shock sehingga terjadi kontraksi. Tetapi keadaan bayinya sekarang baik-baik saja."
"Alhamdulillah" ucap syukur Papa Richard dan Mama Gea.
"Terimakasih dok untuk informasinya." ucap Mama Gea.
"Sama-sama Bu." ucap dokter.
Papa Richard dan Mama Gea keluar dari ruangan dokter.
Lovy sudah dipindahkan di ruang rawat inap.
"Lovy sayang." mata Mama Gea berkaca-kaca.
Lovy sedang tertidur, setelah diinfus Lovy merasa mengantuk. Mereka bergantian menjenguk Lovy. Papa Richard dan Mama Gea yang akan menjaga Lovy di rumah sakit.
Sara juga ingin menjaga Lovy. Tetapi Sara diminta Mama Gea untuk istirahat. Besok baru Sara yang akan menjaga Lovy.
Mas Gamma dan Mba Rissa juga datang menjenguk begitu juga dengan Daddy Matthew dan Mama Siska. Mereka akan menunggu sampai Lovy terbangun.
Daddy Matthew dan Mama Siska sudah mendengar soal musibah yang menimpa Kenzou dan Donny. Mereka cedera di bahu dan kaki tidak terlalu parah. Kenzou dan Donny akan segera pulang ke kota A.
Daddy Matthew sudah memberitahu kabar Lovy ke Kenzou dan Kenzou tidak ingin terjadi sesuatu kepada istri dan bayinya. Ia ingin segera pulang dan berada di samping istrinya.
__ADS_1