Deviasi Hati

Deviasi Hati
Acara Ultah di Cafe Lovely


__ADS_3

Acara sudah dimulai tampak MC memandu acara dengan suasana tenang. Kenzou yang duduk sambil sesekali matanya melirik kesana kemari masih saja mencari, penasaran dimana gadis yang dicarinya apa tidak datang bukankah ini cafe miliknya. Zeeta sudah berkeliling sendirian tanpa ditemani oleh Kenzou bertemu dengan teman-teman yang diundangnya. Karena ini acaranya private Zeeta tidak mau terlalu rame yang hadir merayakan ulang tahunnya.


Tiba-tiba MC mengumumkan bahwa sebentar lagi ada kejutan dari pemilik cafe. Semua orang yang tadinya sedang mengobrol atau sedang makan dan minum semua pandangannya menuju ke arah panggung memperhatikan MC yang sedang berkoar-koar diatas panggung.


" Tenang-tenang saudara-saudara, sekarang kita akan saksikan penampilan spesial dari pemilik cafe ini Nona Lovely, yang akan menyanyikan lagu yang menurutnya kesukaannya dan diiringi oleh band cafe. Untuk Nona Lovely dipersilahkan ke atas panggung." MC mempersilahkan Lovy untuk naik ke atas panggung.


Lovy sendiri muncul dari samping panggung dari ruangan khusus staf cafe. Dengan penampilannya yang stunning gaun selutut berwarna baby pink, dengan rambut yang diikat separuh, dan separuhnya lagi dibiarkan tergerai dengan catok ikal ujung-ujungnya, make up yang flawless dan sepatu flatshoes yang juga berwarna baby pink, Lovy membuat semua mata terpana, termasuk Kenzou yang duduk memang tidak jauh dari panggung, Lovy tersenyum menerima mic dari MC, Lovy mengarahkan pandangannya ke depan dan tatapan matanya langsung berpas-pasan dengan tatapan mata Kenzou yang memandangnya dengan tidak berkedip tetap dengan pandangan yang sulit di tebak. Kenzou menatap Lovy dengan tatapan yang teduh, disampingnya Donny yang awalnya duduk di meja lain pindah ke meja Kenzou begitu dilihatnya Zeeta pergi dari samping Kenzou menghampiri teman-temannya. Donny menggerak-gerakkan tangannya di depan wajah Kenzou, tetapi Kenzou tetap tidak menyadari tangan Donny yang berkipas didepan wajahnya.


" Woii.. Bos.. " Donny agak berteriak di telinga Kenzou. Kenzou yang kaget langsung berkedip, tatapannya tajam ke arah Donny. Donny yang melihat tatapan Kenzou begitu tajam langsung menelan salivanya sambil tangannya ke belakang kepala pura-pura garuk-garuk kepala yang tidak gatal.


Lovy tersenyum ke arah Kenzou dan Donny sambil menganggukkan kepalanya tanda menghormati kliennya yang ada di depan meja panggung.


Lovy duduk di kursi yang sudah disediakan di atas panggung dan bersiap untuk menyanyikan lagu kesukaannya. Setelah anggota band siap Lovy mengetes nada lagu dengan suaranya. Setelah di rasa pas. Lovy mulai bernyanyi, tetapi sebelumnya ia menyampaikan satu dua kata buat yang berulang tahun.


" Saya akan menyanyikan sebuah lagu kesukaan saya dari grup kesukaan saya juga dan saya persembahkan lagu ini untuk semua orang yang merasakan isi dari lagu ini. Tidak lupa saya ucapkan selamat ulang tahun untuk nona yang berulang tahun hari ini. Semoga lagu ini tidak mengecewakan untuk yang mendengarnya." Lovy menoleh ke arah keyboardist, nada mulai didengarkan. Begitu musik awal yang sangat familiar di dengarkan di telinga Kenzou ia terke siap. Tubuhnya menegang. Zeeta yang dari tadi pergi berkeliling tiba-tiba sudah duduk di samping Kenzou tak lupa dengan tangannya yang bergelayut manja di lengan Kenzou.


There are times ( ada saatnya )


When you make me laugh ( kau membuatku tertawa )


There are moments when you drive me bad ( ada kalanya kau membuatku marah )

__ADS_1


There are seconds when ( ada waktunya )


I see the light (ku lihat cahaya )


Trough many times you make me cry ( meski sering kali kau buatku menangis )


There is something ( ada sesuatu )


You don't understand ( yang tak kau pahami )


I want to be your man ( aku ingin menjadi kekasihmu)


Chorus :


You love to win ( cintamu akan ku dapatkan )


Hoping so bad ( ( aku tlah) siap dengan yang tak menyenangkan)


That you' ll love me in ( bahwa kau kan mencintaiku )


I'm at you feet ( Aku bertekuk lutut )

__ADS_1


Waiting for you ( menantikanmu )


Nothing to lose by MLTR


Kenzou yang mendengar lagu tersebut masih tertegun matanya tak beralih kemanapun tetap ke depan memandang wajah cantik sangat mempesona dengan suara lembutnya, nyanyiannya terasa merdu di telinga Kenzou begitu juga dengan Zeeta yang ikut menikmati lagu tersebut, kebetulan juga isi lagu tersebut cocok buat dirinya. Menunggu cintanya Kenzou kepada dirinya.


Di atas panggung sembari menghayati liriknya mata Lovy juga sekali-sekali menatap ke Kenzou. Sebenarnya ia agak kaget begitu tau yang berulang tahun hari ini duduk disamping Kenzou dengan tangannya yang tak lepas di lengan Kenzo bergelayut manja. Hati Lovy terasa agak terganggu dengan pemandangan yang ada di depannya. Meski diantara mereka tidak terjadi apa-apa, berinteraksi juga jarang tapi Lovy menyadari satu hal setiap tatapan mereka bertemu seakan-akan ada magnet yang menarik dirinya untuk tenggelam ke dalamnya. Lovy mengalihkan pandangannya ke arah lain, sambil berdiri Lovy menundukkan kepala berterimakasih kepada tamu yang datang.


Sedangkan di samping panggung vokalis band Dave dengan serius memperhatikan Lovy bernyanyi, dirinya pun merasa terusik dengan isi lagu tersebut. Sudah lama Dave mengagumi sosok gadis yang ada di atas panggung, dari pertama bertemu Dave seakan merasa klik dengan Lovy yang baginya Lovy gadis yang berbakat, multi talenta, sosok yang ceria, mandiri, tangguh, dan pintar. Begitu Lovy selesai bernyanyi Dave langsung naik ke atas panggung mengambil alih panggung. Interaksi antara Lovy dan Dave di atas panggung tidak lepas dari pandangan Kenzou, tatapannya yang tadinya lembut nampak berubah menjadi tajam. Dirinya merasa Dave tidak harus dekat-dekat dan ngobrol dengan Lovy. Kenzou merasa egonya tersentil, Kenzou langsung mengambil gelas yang ada di depannya meminumnya langsung habis. Donny dan Zeeta yang ada disamping Kenzou kaget.


" Kenapa lo Bos?. " Donny yang belum memahami situasi langsung mengarahkan pandangannya ke atas panggung, mengikuti arah pandangan Kenzou, setelah melihat interaksi Lovy dan Dave yang sedang berbicara begitu dekat di atas panggung Donny baru paham kenapa dengan wajah merah Kenzou dan tatapan tajamnya. Begitu juga dengan Zeeta yang seakan-akan paham dengan situasi.


Acara masih berlangsung Dave menyanyikan lagu selamat ulang tahun buat yang berulang tahun. Lovy pun sudah tidak berada di atas panggung lagi.


Kenzou yang merasa gerah meski ruangan dingin karena AC, bergerak berjalan ke arah toilet.


" Bos, mau kemana? Acara belum selesai. " Donny berteriak ke Kenzou sambil matanya melirik ke Zeeta. Zeeta hanya mengedikkan bahunya dan beranjak pergi kembali menghampiri meja teman-temannya.


Donny yang ditinggal sendiri menikmati musik sambil memakan hidangan yang ada di mejanya. Matanya melirik ke arah samping panggung, di lihatnya Sara yang sedang berdiri sendiri. Donny beranjak berjalan ke arah Sara.


" Hai..cantik." Donny menaikkan turunkan alisnya mencoba menggoda Sara. Sara yang digoda melotot, dikeluarkan wajah juteknya.

__ADS_1


" Apa hai-hai. " Sara ingin pergi melangkah tapi lengannya di tarik oleh Donny.


" Jangan pergi disini aja temani gue. " Donny membujuk Sara. Sara hanya diam tidak menjawab. Sara berdiri di samping panggung sekalian menunggu kedatangan Lovy yang katanya pergi ke toilet tapi belum kembali juga.


__ADS_2