Deviasi Hati

Deviasi Hati
Cerita Kita


__ADS_3

Tanpa terasa 3 bulan berlalu, Minggu pagi ini di rumah pasangan Daddy muda dan Mommy muda terlihat riuh, baby Zia sedang dimandikan oleh Lovy, terdengar tangisan baby Zio yang sedang dipakaikan popok oleh Kenzou.


"Dad, kenapa Zio? Kok malah nangis Daddy pegang. Tadi anteng aja Zio sehabis mandi." teriak Lovy dari kamar mandi.


"Gak tau nih Mom, Zio nya gak mau di pakaikan baju. Maunya masukin jari ke mulutnya." jawab Kenzou.


"Mungkin haus Zio, Dad." Lovy menyegerakan memandikan Zia. Baby Zia kesenangan ia dimandikan, diangkat tubuhnya malah menangis.


"Sudah mandinya, Zia sayang, gak boleh lama-lama nanti masuk angin ya." Lovy menggendong baby Zia dengan handuk, baby Zia memandangi wajah Mommynya. Sangat menggemaskan.


Wajah baby Zio seperti yang Oma pernah bilang perpaduan wajah Kenzou dan Lovy, hidung mancungnya dan bibirnya ikut dengan Daddynya sedangkan mata dan alisnya ikut wajah Lovy.


Wajah baby Zia yang sama persis dengan Daddynya, Zia ini daddy Kenzou versi ceweknya.


Selesai memandikan baby twins Lovy memberikan ASI yang sudah di masukkan ke dalam botol.


Sepertinya baby twins kelaparan, lahap meminum susunya. Kenzou dan Lovy membawa baby twins ke halaman belakang rumah bersantai menikmati hari libur.


"Sayang, apa tidak ada rencana untuk membawa anak-anak ke rumah Opa Omanya?" tanya Kenzou.


"Bisa aja siang ini kita ke rumah Opa Matthew sorenya ke rumah Opa Richard." jawab Lovy.


Kenzou dan Lovy masih mengurus baby twins berdua, bergantian setiap malam. Meski Lovy sudah memperkerjakan pengasuh untuk baby twins nya tetapi itu hanya untuk membantu hal-hal yang membuat Lovy kesulitan mengerjakannya sendiri jika Kenzou berangkat kerja.


Tetap untuk urusan minum susu, tidur dan mandi baby twins Lovy sendiri yang melakukannya.


Baby Zia sedang di gendong oleh daddynya, baby Zio digendong oleh mommynya.


"Mas, apa Donny jadi risain dari asisten Mas?" tanya Lovy.


"Jadi sayang." jawab Kenzou.


"Jadi siapa pengganti Donny Mas?" tanya Lovy lagi.


"Mas akan rekrut orang baru yang sudah berpengalaman dan berkompeten di bidangnya."


Lovy manggut-manggut.


Baby twins sudah tertidur di gendongan Daddy dan Mommynya.


Mereka akan berencana ke rumah Daddy Matthew dan Papa Ricahard. Kenzou dan Lovy kembali masuk ke dalam rumah. Mereka akan menidurkan baby twins di kamar mereka. Ada pengasuh yang akan menjaganya.


Kenzou dan Lovy akan mempersiapkan bawaan yang akan mereka bawa ke rumah orangtuanya.


Lovy sedang memasukkan perlengkapan baby twins ke dalam tas, begitu tiba-tiba tangan suaminya meraih pinggangnya.


"Mas pingin sayang." bisik Kenzou di telinga istrinya.


Lovy yang paham apa yang dimaksud suaminya membiarkan suaminya mencium tengkuknya. Kenzou menghidu aroma tubuh istrinya. Diciumnya lembut tengkuk istrinya.


Lovy meremang, lidah dan bibir kenzou menyentuh dengan lembut membuat Lovy memejamkan matanya menikmati rasa yang di salurkan suaminya.

__ADS_1


"Eeuuhh.. Mas." Lovy menggeliat kegelian.


Ia membalikkan tubuhnya. Dilihatnya mata suaminya yang sudah mulai sayu. Kenzou memeluk tubuh istrinya. Di dekatkan wajahnya ke wajah istrinya. Diciumnya lembut bibir istrinya. Dengan penuh perasaan dan tanpa terburu-buru. Mereka menikmati hari yang masih pagi dengan rasa yang membuncah.


Kenzou menggendong tubuh istrinya ala baby koala membawanya ke ranjang. Dikarenakan kesibukan mengurus baby twins kadang mereka tidak sempat melakukan kegiatan rutin di ranjang sebagai suami istri.


Kenzou juga tidak memaksakan kehendaknya jika dilihatnya istrinya sudah kecapekan.


"Sayang capek?" tanya Kenzou sebelum melakukan kegiatan di atas ranjang. Kenzou memandangi wajah istrinya.


Lovy juga memandangi wajah suaminya dengan mata yang sudah berhasrat.


Lovy menggelengkan kepalanya.


"Maafkan Lovy kalau akhir-akhir ini Lovy sering ketiduran Mas." ucap Lovy sambil menyentuh rahang tegas suaminya.


"Mas mengerti sayang, jangan meminta maaf." Kenzou membuka kancing baju Lovy. Tangannya mulai tidak bisa di kondisikan. Lovy menikmati setiap sentuhan yang diberikan suaminya.


Tangan Lovy juga jadi sudah terbiasa ikut menari-nari di tubuh Kenzou. Pagi itu mereka melakukan rutinitas ranjangnya setelah hampir beberapa bulan Kenzou harus menahan dirinya.


Dengan perasaan membuncah dan saling merasakan kepuasan. Pasangan suami istri tersebut berpelukan dengan selimut menutupi tubuh mereka.


"Terimakasih sayang untuk semuanya yang sudah sayang berikan. Mas bukan suami yang sempurna tapi Mas harap untuk kita bisa saling menyempurnakan." Kenzou mengelus lengan istrinya dengan lembut. Menikmati kulit halus istrinya dengan sentuhan jari jemarinya.


Lovy memejamkan matanya menikmati sentuhan jari jemari suaminya di lengan halusnya.


"Lovy juga bukan istri yang sempurna Mas, perjalanan cerita kita masih panjang, semoga bisa menua bersama. Tegur Lovy jika Lovy salah, bentak Lovy jika Lovy selalu membantah. Terimakasih untuk hari-hari yang sudah Mas berikan. Terimakasih sudah mencintai Lovy." ucap Lovy dengan mata berkaca-kaca.


"I love you so much, my dear wife." Kenzou mengecup puncak kepala Lovy.


"I Lovy you too, my handsome husband." Lovy mengeratkan pelukan di tubuh suaminya.


Tok.. tok..


Terdengar pintu di ketuk dari luar.


Kenzou dan Lovy yang masih berpelukan, melepaskan pelukannya.


"Iya sebentar." jawab Lovy.


Lovy segera memakai bajunya. Sedangkan Kenzou langsung masuk ke kamar mandi.


Lovy membuka pintu kamar.


"Maaf Mom Zio, itu di bawah ada Mas Donny katanya mau ketemu sama Daddy Zio." ucap bi Ratih.


"Baik bi, nanti Mas Kenzou turun." ucap Lovy.


Bibi Ratih segera pamit dan turun kembali menemui Donny.


Kenzou yang sudah mandi dan rapi turun ke bawah menjumpai Donny.

__ADS_1


"Hmm..ada apa?" tanya Kenzou dengan dehemannya.


Donny yang kaget langsung nyengir kuda.


"Sorry gue ganggu. Gue mau kasih tau mulai Senin besok gue langsung masuk kerja di kantor papa." ucap Donny.


"Bukannya masih bulan depan lo mau risainnya." tanya Kenzou sambil mengernyitkan alisnya.


"Sorry Bos, papa masuk rumah sakit jadi mau tak mau besok gue harus gantikan papa, karena besok ada rapat dengan pemegang saham." ucap Donny.


Kenzou manggut-manggut.


"Apa lo sudah dapat pengganti diri lo untuk jadi asisten gue?" tanya Kenzou.


"Sudah, Bos, dua hari yang lalu orang nya datang nemui gue di kantor. Dari CV nya dia berpengalaman di perusahaan besar sebagai asisten CEO juga." jawab Donny.


"Oke besok minta pengganti lo, temui gue." Kenzou akan beranjak dari duduknya.


"Bos, kemarin yang pertemuan Om Matthew dengan Om Tomo apa jadi?" tanya Donny.


Kenzou mengernyitkan alisnya.


"Sepertinya jadi, cuma gue gak ikut ke rumah Daddy Matthew waktu itu." jawab Kenzou.


"Kenapa? Apa ada masalah?" tanya Kenzou.


Donny seperti berpikir. Ia mengedikkan bahunya.


"Oke gue cabut dulu, sorry gue ganggu waktu lo, Bos." ucap Donny sambil beranjak dari sofa.


Kenzou kembali ke kamar, dilihatnya Lovy sudah menggendong baby Zio.


"Kita berangkat sekarang sayang ke rumah Daddy Matthew?" tanya Kenzou.


"Siap Mas. Semua sudah siap." Lovy berjalan diiringi oleh baby sitter yang menggendong baby Zia.


Kenzou membawa tas perlengkapan baby twins. Bersama mereka melangkah menuju ke mobil untuk mengunjungi orangtua Kenzou dan orangtua Lovy.


Dengan senyum yang merekah, mereka berjalan sebagai keluarga kecil yang harmonis. Semoga perjalanan cinta dan rumah tangga Kenzou dan Lovy akan terus langgeng dan menua bersama sampai ke anak, cucu, cicit mereka. Selamat berbahagia Kenzou dan Lovy.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*END\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Terimakasih buat para readers tersayang yang sudah mampir dan mengikuti perjalanan keuwuan cinta Kenzou 🩷 Lovy.


Untuk selanjutnya kisah Donny dan Sara.. "Mengejar Cintamu".. segera.. 🥰


Yang berkenan mampir juga di ig author @aritanti


Salam kenal all my readers.. 😊😇🙏


Tq u so much my dear readers.. 🙏🙏🙏🥰😘

__ADS_1


\*\*\*\*\*\*\*\*


__ADS_2