Deviasi Hati

Deviasi Hati
Rencana Resepsi


__ADS_3

Pagi ini Kenzou kembali dengan rutinitasnya, berada di ruangan kantor bersama Donni. Kenzou sedang memeriksa berkas diatas meja yang diantar oleh Donny.


"Bos, jadi Oma masih disini?" tanya Donny.


"Hmm" jawab Kenzou.


"Ohh iya Don, uruskan hotel untuk acara resepsi koordinasikan dengan Inggrid." ucap Kenzou.


"Rencananya kapan Bos?" tanya Donny.


"Sabtu ini." jawab Kenzou.


"What!" teriak Donny.


Kenzou menatap tajam ke Donny.


"Tak ada bantahan." ucap Kenzou tajam.


"Baik.. Baik Bos, siap laksanakan!" ucap Donny dengan tangan posisi di kening sikap hormat bendera.


Kenzou melanjutkan pekerjaannya memeriksa berkas yang menumpuk di atas mejanya.


Tuuut.. tuuttt..


Handphone Kenzou berdering, Mama Siska menelpon.


"Assalamu'alaikum Ma." salam Kenzou.


"Waalaikumsalam, sayang." jawab Mama Siska.


"Zou sayang, siang atau sore ke rumah, Oma mau bicara soal resepsi kamu, Mama juga sudah mengundang orangtua Lovy datang" ucap Mama Siska.


"Baik, Ma." jawab Kenzou.


"Ya sudah Mama cuma memberitahu itu aja. Mama tutup telponnya. Assalamu'alaikum." tutup Mama Siska dengan suara lembutnya.


"Waalaikumsalam." balas Kenzou.


Kenzou kembali serius dengan pekerjaannya.


Sore hari Kenzou dan Lovy sudah berada di rumah Daddy Matthew.


"Jadi kapan Zou? Rencana acara resepsi pernikahannya?" tanya Oma.


"Rencananya hari Sabtu ini Oma." jawab Kenzou.


"Apa sudah selesai semua persiapannya?" tanya Daddy Matthew.


"Sudah Zou minta Donny yang handle, Dad." jawab Kenzou sambil meraih tangan Lovy yang duduk disebelahnya dan menggenggamnya.


"Oh iya Lov, Mama jg sudah mengundang Papa Richard dan Mama Gea untuk datang kesini hari ini." ucap Mama Siska.


"Ohh iya Ma, mungkin sebentar lagi mereka sampai, td di cafe Mama Gea sudah menelpon Lovy memberitahu." ucap Lovy.


Mereka masih membahas untuk resepsi Sabtu nanti. Papa Richard dan Mama Gea datang.


"Assalamu'alaikum." salam dari Papa Richard dan Mama Gea.

__ADS_1


"Waalaikumsalam" ucap Mama Siska dan Lovy menyambut kedatangan mereka.


Mereka semua sudah berkumpul di ruang keluarga. Oma yang melihat wajah Mama Gea kembali terkejut ia seperti pernah melihat wajah yang sama dengan Mama Gea.


"Oma, kenapa melamun?" tanya Mama Siska setelah menyentuh lengan Oma.


Oma tersadar dari lamunannya. Kemudian melihat kembali wajah Mama Gea.


"Sepertinya Oma pernah melihat wajah yang sama dengan wajah nak Gea." ucap Oma.


Mama Gea mengerutkan dahinya.


"Mungkin Oma kenal dengan Mama saya, Oma." ucap Mama Gea.


"Mama saya namanya Ramona Kertajaya." Mama Gea menjelaskan.


"Oh iya, si Ramona, sahabat Oma waktu SMP, dimana sekarang beliau?" tanya Oma.


Semua kaget dengan apa yang disampaikan Oma.


"Oma mengenal Mama Ramona?" tanya Mama Gea.


"Kami sahabat dekat dari SMP, setelah lulus SMP, Ramona pindah ikut ayahnya pindah tugas." cerita Oma.


Mama Gea tampak sedih. Lovy yang mengetahui Oma Ramona sudah tidak ada menghela napasnya dan memberitahu Oma.


" Oma Ramona sudah lama meninggal Oma, sewaktu Lovy masih berusia 10 tahun." Lovy menjelaskan.


Semua tampak sedih mendengarnya.


"Sudah mulai malam, sebentar lagi waktu makan malam. Kita istirahat sebentar nanti ketemu lagi di ruang makan." Mama Siska menjelaskan.


Tinggallah Kenzou, Lovy dan orang tua Lovy.


"Pa, Ma istirahat aja disini sebentar ya, Lovy temani Mama disini." ucap Lovy.


"Kamu istirahat aja di kamar Kenzou sayang. Papa Mama mau sholat dulu." ucap Mama Gea.


"Baik Pa, Ma." Lovy mencium Mamanya kemudian berdua Kenzou naik ke lantai dua untuk istirahat sebentar.


Setelah istirahat sebentar semua sudah kembali ke meja makan. Mereka makan malam dengan hening.


Terdengar suara salam dari luar. Ternyata Donny dan Sara yang datang bareng.


" Maaf semuanya, jadi menganggu." ucap Donny, Sara berdiri di sampingnya.


"Sini Don, makan dulu ajak pacarnya sekalian." ucap Mama Siska.


Sara yang mendengar ucapan Mama Siska membolakan matanya terkejut. Donny malah cengar cengir saja. Lovy yang duduk di sebelah Kenzou, senyum-senyum tak jelas mengejek Sara.


"Maaf tante, saya bukannya pacarnya Donny." ucap Sara tak terima.


"Udah, gak usah malu-malu, duduk dulu disini, makan dulu." ucap Mama Siska lagi.


"Kami udah makan tante, kami ke taman belakang aja dulu" ucap Donny. Sara yang berdiri di sampingnya mencubit lengan Donny.


"Aduuhh.. aduhh.. sakit.. baby jangan dicubit." goda Donny dengan tengilnya. Sara memelototkan matanya semakin kuat dicubitnya Donny, Donny meringis tetapi senang melihat wajah Sara yang memerah.

__ADS_1


Setelah makan malam, mereka berkumpul di ruang keluarga termasuk Donny dan Sara, karena mereka diundang untuk membicarakan acara resepsi pernikahan Kenzou dan Lovy yang tertunda.


Pukul sembilan malam mereka selesai rapat. Papa Richard dan Mama Gea permisi pulang.


Oma, Daddy Matthew dan Mama Siska kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


Tinggallah Kenzou, Lovy, Donny dan Sara di gazebo taman belakang.


Lovy dibantu Sara membawakan cemilan dan minuman ke gazebo.


"Sudah lama kita tak ngumpul gini Lov." ucap Sara.


"Iya, mas Donny kangen nih." Donny mulai dengan keisengannya menggoda Sara.


Sara memelototkan matanya ke Donny.


"Maaf ya gak ngajak ngomong sama situ." ketus Sara galak. Donny cengar cengir saja mendengar suara ketus Sara.


Kenzou tetap dengan wajah datarnya melihat tingkah sepupunya yang emang tengil. Lovy geleng-geleng kepala.


"Jadi Lov, konsep acaranya kan gak pake pelaminan tu, iya kan?" tanya Sara.


Lovy mengangguk. "Iya" jawabnya.


"Jadi mau minta anak band cafe tampil di sana?" tanya Sara lagi.


"Si Dave kan udah beberapa lama vakum tuh, digantikan Fano." Sara menjelaskan.


Lovy manggut-manggut, ia tau Dave sudah jarang ikut manggung, Dave yang misterius batin Lovy.


Kenzou yang mendengar Dave sudah vakum tampil sedikit lega, berarti diacaranya nanti tidak akan ketemu Dave.


"Apa gue undang Dave aja Lov, nanti gue hubungi Dave nya, biar mau tampil di acara lo." ucap Sara yang memang tidak mengetahui ketegangan antara Kenzou dan Dave.


"Iya boleh." ucap Lovy, Lovy pun belum mengetahui juga kalau antara Kenzou dan Dave seperti terjadi perang dingin.


Kenzou yang mendengar Lovy akan mengundang Dave, mukanya langsung berubah tetapi tidak ada seorangpun yang menyadari perubahan raut wajah Kenzou.


"Tidak usah undang Dave." ucap Kenzou


Lovy, Sara dan Donny terdiam. Mereka saling menatap.


"Oh iya Bos, ehh Zou.. apa Zeeta diundang juga?" tanya Donny ke Kenzou.


"Gak usah." jawab Kenzou tegas.


"Oke Bos." jawab Donny.


"Semua mitra kerja apa sudah di list Don siapa saja yang akan diundang?" tanya Kenzou.


"Aman, Bos." Donny membulat kan telunjuk dan jempolnya.


Malam ini mereka berempat seperti reuni. Dengan aktifitas harian masing-masing mereka hanya bertemu di tempat kerja tanpa pernah berkesempatan untuk bertukar pikiran dan bercanda selain urusan pekerjaan.


Menjelang tengah malam Donny dan Sara pulang, Mereka datang dengan membawa mobil masing-masing, kebetulan saja mereka sampainya berbarengan ke rumah Kenzou.


Kenzou dan Lovy kembali menginap di rumah Daddy Matthew.

__ADS_1


Tetap mereka berdua melakukan rutinitasnya sebagai pasangan suami istri menikmati surga dunia mencetak Kenzou junior.


"


__ADS_2