Deviasi Hati

Deviasi Hati
Mama Siska dan Kenzou


__ADS_3

Tuuutt.. tuuut..


Bunyi dering handphone mengganggu seorang lelaki yang sedang tertidur. Meraih handphone yang ada di atas nakas, Kenzou membuka matanya melihat siapa yang barusan menelpon. Bunyinya sudah tidak kedengaran lagi. Ternyata mama Siska yang menelpon. Baru saja Kenzou hendak menelpon balik, handphone Kenzou berdering lagi.


" Assalamu'alaikum, Ma.. " belum dengar suara mamanya Kenzou memberi salam terlebih dahulu.


" Waalaikumsalam, sayang Mama. " Mama Siska memang menyayangi Kenzou dan sering memanggilnya dengan sebutan sayang.


" Pasti masih tidur ya? sudah siang begini..Kenzou sayang, bukannya hari ini kamu kerja?. " Mama Siska mengingatkan Kenzou.


Kenzou melihat jam yang ada di meja nakas. Jarum jam menunjukkan diangka 6.15 menit pagi.


" Masih pagi ini Ma. " Kenzou mendudukkan tubuhnya ke headboard ranjang.


" Sayang, udah berapa lama tidak muncul di rumah? Mama mau pesan pecel lele lagi. Udah lama sepertinya Mama gak makan pecel lele. " Mama Siska mengeluh.


" Ma, baru juga hari apa kemarin Kenzou belikan Ma. " Kenzou mengingatkan mamanya.


" Udah gak usah protes, siang ini Mama tunggu pecel lelenya di rumah ajak Donny sekalian. " Mama yang tak bisa didebat tetap memaksa Kenzou.


" Iya.. iya Ma. Kenzou mau mandi. Udah dulu ya Ma, nanti disambung lagi. Assalamu'alaikum." Kenzou mengakhiri telponnya.


Mama Siska di tempatnya geleng-geleng kepala. Belum di balas salamnya sudah ditutup, awas saja nanti.


Selesai mandi Kenzou sudah bersiap dengan pakaian kerjanya. Kemeja biru langit dipadu dengan celana hitam dan jas hitam, tidak lupa dengan dasinya. Karena Kenzou masih jomblo, semua disiapkannya sendiri mengambil pakaiannya ke walk in closet di kamarnya. Penampilan Kenzou sangat menawan. Rambutnya yang potongan anak muda disisir rapi tidak lupa dengan pomadnya yang membuat sisirannya begitu licin.


Kenzou keluar kamar, dilihatnya sudah ada Donny yang sedang sarapan. Donny memang setiap hari menjemput Kenzou. Mobil Donny di letakkan di basemen apartemen Kenzou.


" Sarapan Bos, udah gue buatin ni roti bakar sama jus jeruk. Sesekali ganti menu yang sehat gak kopi terus. " Donny mengajak Kenzou sarapan.


" Nanti ingatin gue belikan pecel lele buat mama. " ujar Kenzou.


" Siap..Bos. " Donny dan Kenzou menyelesaikan sarapannya dengan santai. Kemudian mereka pergi berangkat ke kantor.


Tanpa terasa waktu sudah memasuki jam istirahat. Kenzou dan Donny yang baru saja ketemu klien di ruang rapat, segera bergerak pergi membeli pecel lele. Kali ini tanpa ada perdebatan panjang karena Donny tidak bertemu dengan Lovy. Gadis yang sudah menarik perhatian Kenzou.


Mereka sampai di rumah Mama Siska. Kenzou melangkah memasuki rumah mencari mamanya disusul Donny.


" Assalamu'alaikum, Ma. " Kenzou mengucapkan salam. Mama yang ada di meja makan bersama Daddy Matthew melangkah menemui Kenzou.

__ADS_1


"Waalaikumsalam, sayang. " Mama Siska mencium pipi kiri dan kanan Kenzou.


Donny sudah duluan melangkah menuju ke meja makan. Disalaminya Daddy Matthew.


" Ayo Don ikut makan, sekalian Om mau membahas sama Kenzou tentang anak Om Tomo yang kemarin gak jadi datang. " Daddy Matthew mengajak Donny makan siang bersama mereka.


" Baik Om, terimakasih. " Donny menarik kursi di depan Daddy Matthew.


Kenzou dan mamanya menuju ke meja makan.


" Bagaimana kabar kantor Zou?. " Daddy Matthew bertanya ke Kenzou.


" Baik Dad. " jawab Kenzou sambil mengambil nasi di letakkannya di piring.


Mereka makan siang tanpa bersuara. Setelah makan siang mereka berkumpul di ruang keluarga.


" Sayang, bagaimana hubungan kamu dengan Zeeta, kemarin Zeeta ada datang ke rumah." Mama bertanya ke Kenzou.


Kenzou yang ditanya hanya diam saja tidak menjawab.


" Kamu kan sudah bertambah dewasa umur mu seharusnya sudah mempunyai anak 2 loh Zou sayang. " Mama mengingat kan Kenzou.


" Mama pingin lihat kamu berumah tangga, punya istri mengurus dirimu, punya anak-anak yang lucu, pasti mama senang Zou. " Kenzou hanya manggut-manggut saja.


" Ma, tapikan dari awal Kenzou menolak perjodohan dengan Zeeta, Ma." Kenzou mengeluarkan suaranya.


" Iya Mama sama Daddy tau, Zou. Tapi kondisi kesehatan Oma bakal drop kalo kamu tak mengikuti maunya. " Mama membujuk Kenzou.


" Atau kamu sudah ada wanita spesial selain Zeeta?. " tanya Mama Siska sambil melirik ke arah Donny.


Kenzou tidak menjawab. Donny yang sedang asyik dengan handphone nya hanya mendengarkan saja.


" Lihat nanti aja, Ma. Ini Kenzou mau balik ke kantor lagi." ujar Kenzou.


" Kamu gitu deh, kalau diajak ngomong serius pasti mengalihkan. " Mama menyenggol lengan Daddy Matthew minta bantu bujuk Kenzou juga. Ayah dan anak sama saja sebelas dua belas batin Mama Siska. Irit bicaranya.


" Don, apa Kenzou ada pacar selain Zeeta?. " tanya Mama Siska.


Donny yang ditanya Mama Siska gelagapan.

__ADS_1


" Maaf tante.. Donny lagi serius main HP jadi gak dengar. " jawab Donny.


" Tante nanya apa Kenzou ada pacar selain Zeeta?. " Mama Siska mengulang pertanyaannya.


Donny melirik ke Kenzou yang sudah menatapnya tajam. Donny menelan salivanya.


" Maaf tante, Donny kurang tau. " Donny nyengir.


" Kamu sama saja Don, kongkalikong sama Kenzou. " Mama beranjak mau ke dapur.


" Zou, Daddy mau kasih tau kemarin janji sama Om Tomo tapi cancel. Ini Daddy sudah hubungi Om Tomo, untuk makan malam dengan Om Tomo dan putrinya nanti Daddy hubungi kamu lagi, dan untuk Donny nanti kamu juga ikut makan malam juga karena ini ada hubungannya dengan pekerjaan. " Daddy Matthew menjelaskan.


" Baik Om.." Donny menganggukan kepalanya.


" Kenzou, apa kamu sudah dengar omongan Daddy tadi?. " Daddy menatap Kenzou.


" Dengar, Dad. " Kenzou menjawab Daddynya.


" Soal pekerjaan dan posisi apa yang nanti akan ditempati putri Om Tomo nanti di bahas pada pertemuan dengan Om Tomo. " Daddy menyudahi bicaranya.


" Daddy mau menemui mama mu dulu, sepertinya mama mu merajuk Zou. Kamu harus tanggungjawab. " Daddy berdiri beranjak dari duduk nya.


"Hhhhhh.. " Kenzou menarik napasnya.


" Temui dulu Mama Siska, Zou. " ucap Donny.


Kenzou bergerak melangkah mencari Mama Siska.


Mama Siska ada di taman belakang sedang melihat-lihat tanaman bunganya.


"Ma.. " Kenzou mendekati mamanya.


Di peluknya mamanya dari belakang.


" Mama merajuk? Muaah. " Kenzou mencium pipi kanan mamanya. Mama masih diam saja. Kenzou mencium lagi pipi sebelah kiri mamanya. Kenzou sudah seperti anak umur 5 tahun membujuk mamanya yang sedang merajuk.


" Kalo ada maunya aja gitu. Peluk-peluk, cium-cium, makanya buruan nikah biar ada yang dipeluk dan dicium. " Mama Siska dalam hati merasa senang dengan perlakuan Kenzou anak semata wayang kesayangannya.


" Udah donk Ma merajuknya, Kenzou janji bakal kasih tau Mama nanti. " Kenzou yang biasanya bersikap dingin tidak berlaku buat mamanya. Kenzou akan memberikan rasa sayangnya ke Mamanya. Kenzou yang anak tunggal memang dimanjakan oleh Mamanya tetapi dengan didikan Daddy Matthew dan Mama Siska, Kenzou menjadi seorang lelaki yang baik dan hangat untuk orangtuanya.

__ADS_1


" Kenzou balik ke kantor ya Ma. Assalamu'alaikum. " Kenzo memberikan salam ke Mamanya.


" Waalaikumsalam. " jawab Mama Siska.


__ADS_2