
" Ehemmmm."
Suara deheman pelan dari sera akhirnya mampu membuyarkan uluran tangan dari kedua masing masing.
" Ya yaudah kalau begitu aku keatas dulu." Pamit Yudha yang sedikit gugup dan salah tingkah
" Iya mas ,air hangat sama bajunya udah aku siapin di ruang ganti." Ucap sera
" Hmm." jawab Yudha singkat dan langsung melangkahkan kakinya menaiki anak tangga untuk kekamarnya
" Kalau begitu yuk kita ke meja makan,pasti bibi udah nyiapin makanan yang enak enak kesukaanmu." Ajak sera dengan wajah semangat
" Oh ya?serius kamu Ra?"
" Iya Li,tadi aku sempat kasih tau bibi buat masakin makanan kesukaanmu lhoh."
" Ututut sosweetnya sohib aku,makasih ya ra." Ujar Liana sambil memberi pelukan singkat pada sera,dan dibalas dengan senyuman oleh sera.
Sedangkan disisi lain Yudha yang baru saja masuk kedalam kamar,nampak sedang mondar mandir tidak jelas.
" Sialan.! Kenapa Liana mesti pakai acara datang kerumah segala coba,mana dia nggak kasih tau dulu lagi sebelum datang kesini.!" Gerutu Yudha sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
Drrt drrrt drrrt
Tak lama kemudian Ponsel Yudha pun berbunyi ternyata notifikasi pesan dari aplikasi hijau
Liana : Jangan Lama ya turunnya sayang,malam ini istri kamu ngajak makan malam bertiga.
Begitulah isi pesan Liana,membuat Yudha semakin kacau.
Damnnn
" Ck...Sialan tuh cewek,maunya apa coba,kenapa harus bikin ulah segala.kalau kayak gini bisa bisa rencanaku semula bisa hancur berantakan kalau sampai Sera curiga." Yudha berdecak kesal sambil mengacak acak rambutnya.
" Ayo Li dicoba gih makanannya,ini semua menu masakan kesukaanmu kan." Ujar sera
__ADS_1
" Iya Ra,pasti semuanya aku makan,kalau perlu aku habisin deh,tapi nanti jangan salahin aku ya kalau nanti jadinya aku kekenyangan terus nggak bisa pulang." Seru Liana sambil tergelak
" Gampanglah kalau soal itu,kan kamu bisa menginap malam ini dirumah ini Li." Jawab Sera dengan entengnya
" Hah?Menginap.?" Pekik Yudha yang baru saja datang menghampiri mereka.
Sera pun berdiri lalu menarik kursi untuk suaminya." Ayo mas duduk dulu kita makan malam bareng ya sama Liana." Ujar sera dengan lembut.
Sedangkan Yudha masih sedikit kaku sebelum akhirnya duduk tepat dihadapan Liana dan duduk disamping Sera.kedua mata yudha tak hentinya menatap kekasihnya itu dengan tatapan yang sulit diartikan,meski ada rasa sedikit marah namun melihat penampilan Liana yang terlihat seksi malam ini membuatnya lupa dengan kemarahannya,justru yang ada dia ingin langsung membopong tubuh sintal dan seksi itu kedalam ranjang nya dan mengajaknya bergelut disana.
" Mas.." panggil Sera dengan lembut sambil menepuk pelan bahu suaminya itu.
" Ah iya kenapa.?" balas Yudha sedikit gugup dan langsung membuang muka supaya tak membuat sera menaruh curiga padanya.
" Ayo dimakan dong,udah aku ambilin nasi sama lauknya Lhoh."
" Iya makasih." jawab yudha yang langsung mulai menyuapkan sendok berisi makanan kedalam mulutnya.
Greppp
Damn ittt.
" Oh shitt....." Umpat Yudha yang membuat sera menoleh kearahnya dan menatapnya bingung
" Kenapa mas.?" tanya sera
Yudha tak segera menjawab pertanyaan istrinya itu,dia terlihat sedang mengatur nafasnya yang mulai memburu dan naik turun,karena tangan kiri milik Liana mulai nakal mengobrak abrik dengan merambat mengelus elus kejantanannya yang sudah mulai mengeras dibalik celana pendeknya.
" Mas..?" panggil sera lagi,dan kini wajah yudha sudah mulai pucat pasi,terlihat wajahnya sudah mulai berkeringat
" Mas.." panggil sera lagi dan yudha baru menoleh kearahnya.
" I i iya..." jawabnya tertahan
" Kamu sakit?"
__ADS_1
Yudha menggeleng cepat." Ah..tidak apa apa ,udah kita lanjut la lagi makannya." jawabnya setengah gugup dan terbata bata
Disaat sera beralih menatap Liana yang berada duduk didepan,Dengan cepat Liana menarik tangannya dari bawa meja lalu saling melempar pandang sama sera.
Tak lama kemudian mereka pun menyudahi makan malamnya.
" Ehemm aku ke atas duluan ya." Pamit yudha setelah mengakhiri makannya dan bersiap untuk berdiri namun mengurungkan niatnyq ketika sera terlebih dulu menahannya
" Mas tunggu bentar."
" Ada apa lagi.?"
" Emm gimana kalau untuk malam ini Liana menginap dulu disini,soalnya kan udah malam.." Ucap Sera meminta persetujuan dari suaminya
Sejenak Yudha terdiam lalu beralih menatap Liana yang masih sempat sempatnya mengedipkan mata kearahnya tanpa sepengetahuan Sera.
Yudha pun langsung membuang muka dan beralih menatap wajah istrinya itu yang masih menunggu jawabannya.
" Boleh." jawabnya sambil menganggukan kepalanya
" Kalau begitu aku antar Liana ke kamar tamu dulu ya mas." ujar Sera dengan wajah senang
" Iya,aku ke atas duluan." pamit yudha dan langsung melenggang pergi
" Yaudah ayok Li aku antar ke kamar kamu." Ajak Sera
" Eh iya,ayo Ra..."
Dan Sera pun mengantarkan Liana ke kamar tamu yang letaknya di lantai bawa yang posisinya tak jauh dari ruang keluarga atau ruang tengah.
" Okee permainan baru dimulai Sera sayang,jangan salahkan aku jika sebentar lagi akulah yang bakal jadi nyonya di rumah ini,karena sebentar lagi Suamimu itu akan jatuh kepelukanku." Batin Liana disertai seringai liciknya
Bersambung
Happy reading
__ADS_1