Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami

Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami
Sisi Lain Yudha Mahendra


__ADS_3

Suara Kicauan burung di pagi hari,mulai bersahutan dari ufuk timur,cahaya matahari yang menembus gorden kamar tamu mulai menembus kornea mata milik sera ikut terbuka.


Perlahan sera mengerjabkan kedua matanya,dengan ekspresi yang nampak antara terkejut dan bingung.dan merasa bangunnya kesiangan.entahlah sudah berapa jam dia tertidur pulas.setelah mengingat kejadian kemarin sore yang hampir saja membuatnya melepaskan kegadisannya pada pria yang masih berstatus suaminya itu.


Memang sih tidak ada yang salah jika sera menyerahkan Kegadisannya pada Yudha,Suaminya.namun jika saja Yudha memintanya dengan cara baik baik maka Sera pun pasti akan menyerahkannya dengan sukarela karena bagaimana pun itu sebuah kewajiban seorang istri untuk melayani dan membuat hati senang suami.


Tapi karena sikap Yudha yang sulit ditebak,Sera jadi mengerti lain sisi lain dari seorang Yudha mahendra.


Terkadang pria itu bersikap baik,pengertian,sabar dan juga sangat hangat dan penyayang,sebelum akhirnya beberapa terakhir ini sikapnya berubah drastis 180 derajat berbanding terbalik di awal awal pertama dia menikah yang hanya berlangsung kurang lebih dua bulanan saja.


Nyatanya kini sikap Yudha sudah berubah total,menjadi pribadi yang dingin,cuek,emosian dan juga sangat kasar.


Perlahan Bulan Menyibakan selimut yang menutupi sebagian tubuhnya,lalu beranjak turun dari tempat tidurnya.tak lupa mengikat rambut panjangnya dengan asal,yang tadi sempat berantakan karena perbuatan bejat suaminya itu.


Belum sempat dia keluar dari kamar tamu tiba tiba saja sera dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang baru saja membuka pintu kamar.


Ceklek


" Selamat pagi sayang...." Sapaan hangat pagi ini keluar dari bibir suaminya,yang datang sambil membawa sebuah nampan yang diatasnya sudah berisi Makanan.


Sera sampai shock bukan main melihat kedatangan Yudha,yang wajahnya tampak sekali beda dari kemarin,senyum mengembang terus mengukir bibir tipis pria itu.


Yudha terlihat sudah berpakaian rapi dengan baju kantornya,lain berjalan menghampiri sera yang nampaknya shock akan kehadiran suaminya.


Cup

__ADS_1


Yudha memberi kecupan singkat dikening Sera..


Deg


Sera seperti merasa dejavu saat Yudha yang tiba tiba mengecup keningnya,tumben sekali pikirnya dan ingatannya berputar pada kejadian kemarin yang juga Ibra mencium keningnya ,Sera benar benar merasa dejavu akan hal ini.


" Gimana tidurnya semalem?nyenyak.?" tanya Yudha dengan lembut sambil mengelus pipi Sera dengan Lembut ,sedangkan sera yang di merasa terkejut dengan sikap yudha mulai menarik tubuhnya supaya tidak dekat dengan suaminya.


Yudha tersenyum smirk dengan epresi yang tak bisa dibaca,tentunya hal itu saja membuat sella reflek yang dilakukan oleh suaminya itu.


" Buruan... Di makan dulu makanannya sera sayang." suara lembut yudha begitu memabukan,pria itu terlihat menatap penuh cinta tanpa celah.


Sera masih tertegun dengan perubahan sisi lain dari sikap suaminya saat ini.


" Mau aku siapin kamu.?" Tanya suaminya dengan lembut


" Aku suapin ya,ayo aaaaaakk..."


Yudha mulai menyendok makanan tersebut dan mengarahkannya pada mulut Sera,namun karena sangking terkejutnya sera langsung saja reflek menggelengkan kepalanya.


" Kamu tidak berangkat kerja mas.?" Sera menyelak terlebih dulu


" Aku berangkatnya nanti,setelah memastikan Istriku sudah sarapan pagi dan berbenah diri." ucap Yudha sambil menatap Wajah Sera yang langsung saja memerah dengan tatapan yang tak bisa terbaca


Lihatlah hanya sebagian perhatian kecil saja dari yudha,sudah mampu membuat pipi Sera merah merona dan yudha bisa melihat dengan jelas itu.

__ADS_1


Yudha menarik sudutnya keatas." Ayo aaaaak buka mulutnya sayang,aku suapin ya.." ucapnya dengan lembut


" Sa saya bisa makan sendiri mas." Tolak sera dengan halus


" Nggak apa apa sayang,sekali ini saja izinkan aku menyuapimu ya,aku tau kamu pasti sangat capek setelah apa yang kamu lalui beberapa saat lalu.


Deg


Sera memicingkan kedua matanya penuh curiga dengan kebaikan suaminya saat ini.


" Kenapa diam saja hmm?Aku nggak mungkin naruh racun dimakananmu sayang,kalau nggak percaya nih Lihat." Ucap Yudha sambil menyakinkan bahwa makanan yang dibawanya sangatlah aman jika di konsumsi oleh sera.


" Tuh kan nggak ada racunnya kan,buktinya aku baik baik saja." Ujarnya


" Ma maaf mas.." Lirih sera yang sebenarnya masih sangat waspada dengan perubahan sikap suaminya saat ini.


" ayoo aaaak dong,makan dulu ya..." Ujarnya sambil mengelus dan mengusap ujung kepala sera dengan lembut.


Dan mau tak mau sera pun membuka mulutnya,lalu menerima suapan makanan dari Suaminya itu.


Tanpa di duga Terukir seringai licik dibalik bibir Milik Ibra..


" Akhirnya Lo masuk perangkap juga cewek sialan sok suci.Lihat apa yang akan gue lakuin setelah ini..." Batin Yudha sambil mengukir senyum tipis setipis benang tanpa sepengetahuan Sera


_Bersambung_

__ADS_1


Jangan Lupa kasih dukungannya jika suka.


Happy reading


__ADS_2