
Perlahan langkah kaki Sera mulai mundur,tangannya tiba tiba bergetar hebat karena termor.sedangkan Yudha,pria yang tadi duduk diatas ranjang,kini berdiri dan berjalan menghampiri Sera.
" Mas Yu yudha,se sejak kapan kamu sudah dirumah mas.?" tanya sera dengan wajah gugup dan tegang
" Sejak dari tadi,ah iya lebih tepatnya dua jam yang lalu dari pertemuan kita di mall tadi."
Glek
Susah payah sera menelan salivannya sendiri,dua jam yang lalu,itu artinya suaminya itu tidak kembali ke kantor lagi,dan langsung pulang.begitu maksudnya.pikir sera.
" Kok tumben nggak jadi balik kantor lagi setelah meeting mas.?" tanyanya hati hati
" Ckkk Lo pikir setelah gue berantem sama mantan suami Lo yang pecundang itu mood gue nggak bakalan hancur hah?!"Ketus Yudha
Sera semakin gugup saat yudha sudah tepat berada dihadapannya.
Perlahan tangan Yudha mulai terulur keatas lalu membelai dan membingkai wajah sera,yang kini mungkin sudah berubah pucat.
" Ma mau a apa kamu mas..?" tanya sera dengan suara bergetar dan terbata bata
" Tentu saja ingin menagih malam pertama kita sa-yang..." Bisik Yudha sambil mencondongkan tubuhnya tepat didepan daun telinga sera.
Wajah Sera langsung. Memanas,bukan karena menahan malu atau mau,melainkan takut,takut jika dia tidak bisa melakukan hal itu,terlebih lagi kini bayang bayang ibra seakan mulai muncul lagi,apalagi setelah kembali sama pria itu kini pikirannya mulai terganggu dan sesekali berpusat pada pria itu.
" Kenapa diem hmm?alasan apalagi yang akan Lo gunakan untuk menunda malam pertama kita sera sayang..?" Tanya Yudha dengan nada sarkastik ,sedangkan tangannya perlahan mulai turun pada leher jenjang dan putih milik sera
" Mass." Pekik Sera karena terkejut,Yudha mulai memberi sentuhan sentuhan yang menurutnya membuat bulu kuduknya meremang.
Meskipun dia pernah menikah,namun dengan suami pertamanya sera belum pernah merasakan apa yang sekarang ini di rasakan seperti apa yang dilakukan yudha saat ini.
Karena memang dari dulu gaya pacaran Sera dan ibra tidak pernah berbuat yang neko neko,bahkan sampai menikah pun hanya melakukan cumbuan cumbuan kecil,dan belum pernah melakukan hubungan suami istri,Dalam hal seperti ciuman pun dia tidak terlalu mahir ,karena memang Sera orangnya penakut dan sangat menjaga batasan batasan jika bergaul dengan siapapun terutama dengan lawan jenis.
Dan Hanya ibra lah yang mampu memikat hatinya,dan menjadi cinta pertamanya.
" Bu bukan seperti itu mas, A aku hanya..----"
" Sudahlah sera,Lo jangan kebanyakan alasan,kita sudah sama sama dewasa bahkan gue yakin Lo pasti lebih berpengalaman dibanding gue,meskipun gue tahun Pernikahan Lo dengan suami Lo yang pecundang itu hanya sebentar,tapi kalian kan pacaran sejak dari SMA ,nggak mungkinlah kalau Kalian nggak ngelakuin hal yang aneh aneh..." Cibir Yudha dengan wajah sinisnya
__ADS_1
" Apa Maksud kamu hal yang aneh aneh mas?" tanya sera tak mengerti
Yudha menyeringai sambil menatap Sera seperti harimau lapar dan
Krekk
Krek
Krek
" Akhhhhh...mas hentikan." Teriak Sera yang tiba tiba mendapat perlakuan kasar dari suaminya itu.
Yudha dengan brutal merobek tubuh seranya hingga bajunya terkoyak,selain itu yudha langsung mengangkat tubuh ramping istrinya seperti memanggul beras dalam karung
" Akhhh turunin aku mas yudha..." Teriak Sera sambil menendang nendangkan kakinya ke udara.
Yudha tak menggubris teriakan Sera,yang ada dia malah semakin cepat melangkahkan kakinya mendekati ranjang kingsize,tempat tidur mereka
Bukkk
" Ku mohon mas jangan lakukan ini." Pinta Sera dengan mengiba
" Tapi aku menginginkanya,dan itu hak ku.!"
" Aku tahu mas,tapi tak bisa kah kamu meminta dengan cara tidak kasar seperti ini?"
" Bagiku kasar atau tidak kamu harus tetap menjalankan kewajibanmu sebagai istri,dan kewajibanmu sebagai istri adalah melayaniku.!"
Jleb
Sera paham maksud suaminya itu,bahkan beberapa hari terakhir sera lah yang ingin terlebih dulu memulainya meski dengan cara mengkode malu malu,tapi Yudha malah bersikap acuh dan dingin,hal itu membuat sera kembali beranggapan jika yudha sudah tak tertarik dengannya dan tidak mengingikannya lagi.
Jika saja saat ini yudha meminta hak nya dengan cara baik baik dan lembut,bukan seperti saat ini,kasar dan terkesan menuntut mungkin saja sera akan berusaha adaptasi untuk menerimanya.
Tapi Yudha malah meminta haknya dengan cara kasar seperti ini,hal ini justru membuat sera kembali trauma dan ketakutan,takut jika dia benar benar sudah memberikan mahkotanya pada suaminya takut jika pria itu akan pergi meninggalkannya begitu sampah dan mencampakan dirinya begitu saja.sungguh sera sangat trauma dan takut akan hal itu.
Tanpa aba aba lagi yudha langsung menindih tubuh ramping istrinya,kedua tangan Sera dicengkeram dan ditaruh diatas kepala sera,membua wanita itu menangis histeris karena ketakutan.
__ADS_1
" Lepasin aku mas.----"
" Hmmmmp...!"
Bibir Sera langsung saja dicium Yudha dengan rakus dan brutal,ciuman yang lebih tepatnya menuntut.meski Sera terus saja menangis tak membuat pria yang berstatus suaminya itu mengiba.
" Awwwww." Pekik sera menggaduh kesakitan saat dengan kasar Yudha mengigit bibir ranum dan tipis milik Sera hingga mengeluarkan darah segar di sudut bibir itu.
Dan entah bagaimana caranya Tubuh Y kini sudah sama sama polos.karena yudha dengan lihai dan cepat mengoyak pakai Sera,dan membuang Celana jeans juga outfit sera ke sembarangan tempat dan hanya menyisakan Pakaian dalamnya saja.
Sera terus menjerit ketakutan,ketika dengan brutal Yudha terus mengoyak tubuhnya,dan Saat Yudha ingin memasukan miliknya kedalam inti sera,sekuat tenaga Sera Menendang Kejantanan milik Yudha ,hingga membuat pria terjungkal dan menggerang kesakitan
Buk
" Arggghhhh bangsadt.!" Umpat Yudha yang merasakan rasa pedih dan nyeri luar biasa miliknya ditendang keras oleh sera.
" Dasar Cewek Brengsek Lo.!" Umpat Yudha sambil menggerang kesakitan dan memegangi miliknya yang serasa kebas dan panas.
" Ohh shitt..Sialan Hancur sudah masa depan gue..." Yudha mengumpat dan mengeluh kesakitan
Di rasa mempunyai kesampatan untuk kabur,sera pun cepat cepat turun dari ranjang,lalu membuka lemari pakaiannya dan mengambil baju daster rumahan dengan asal.
" Hey..Mau kemana Lo cewek sialan.Kembali gue bilang...." Teriak Yudha dan berusaha mengejar Sera yang sudah berlari kearah pintu dengan langkah kaki terseok seok
Brakk
" Arghhhh bangsad...!" Umpat Yudha yang terlihat kesakitan saat keningnya terpental oleh pintu kamar yang di tutup keras oleh istrinya.
Jadi Readers menurut kalian Unboxingnya Yes atau No.?
Hehehe
_ Bersambung_
Jangan lupa tinggalkan jejak,dengan cari Kasih dukungannya biar othor nya semakin semangat buat update.
Happy reading
__ADS_1