
Semenjak dirinya di usir dari rumahnya sendiri,hidup sera pontang panting sendiri.surat perceraian memang sudah di tanda tangani tinggal menunggu ketuk palu saja dari pengadilan yang akan merubah statusnya kembali menyadang sebagai seorang janda.benar benar sungguh manis sekali kan nasibnya.
Kini sera sudah menyewa sebuah rumah kontrakan yang cukup sederhana untuk dia tempati saat ini,dengan menggunakan uang hasil penjual satu perhiasan dari Yudha untuk membayar uang sewa kontrakan paling tidak untuk dua bulan kedepan. Lalu sisa uangnya dia buat untuk mencukupi kebutuhannya sehari hari sebelum mendapatkan pekerjaan.untuk itu dia harus pandai pandai berhemat sebisa mungkin.
Pagi ini Sera bangun lebih awal dari biasanya karena akan melamar kerja di perusahaan bonafit yang baru dia dapat info lowongan pekerjaan tersebut dari Koran jawa post yang baru kemarin dia beli dari tukang penjual koran.
Setelah merasa penampilannya terlihat dirasa pas dan sempurna sebagai orang pelamar kerja dikantoran,dia pun memutuskan untuk segera bergegas datang kekantor tersebut.ini saatnya dia berkarier dulu dia sempat ingin berkarier setelah lulus kuliah dan menikah dengan Ibra,namun tidak jadi karena kejadian yang menimpa dirinya membuat dirinya harus mengubur semua keinginannya tersebut.
Sekarang setelah banyak sekali melewati proses yang panjang yang menimpa dirinya,pernah di tinggal pergi oleh suami pertama sudah memberinya banyak luka kini harus kembali merasakan luka kembali yang lebih parah sekali hebatnya,dengan kembali di buang suami keduanya beserta calon anak yanh saat ini yang tengah dikandungnya,menjadikan sera sosok yang lebih tegar lagi dan menghadapi keras hidup apalagi saat ini dia benar benar hidup sebatang kara,tak ada sanak keluarga dan hanya calon anak nya saja satu satunya harta yang dimiliki dalam hidupnya.
Sera Amariliz harus bangkit,buktikan pada semua orang yang pernah menyakitinya bahwa dia tidaklah wanita lemah,dia harus berpijak diatas kakinya sendiri supaya tidak satu orang pun yang menghinanya.
Setidaknya dengan dia bekerja dapat menghidupi dirinya sendiri dan calon anaknya kelak.mempersiapkan biaya lahiran juga untuk calon sang buah hati nanti.
Kini Sera sudah duduk di sebuah ruangan sambil membawa map amplop berwarna coklat diatas pangkuannya.hatinya berharap harap cemas karena diantara para pelamar kerja lainnya hanya dialah yang bernampilan biasa biasa saja,sedangkan yang lain penampilannya sangat modis,pakaiannya juga bagus bagus ,tatanan rambut jua make up semuanya pada bagus bagus karena menurutnya semua itu hasil dari salon.sedangkan dirinya nampak jauh sekali dari penampilan mereka yang hanya bermodalkan baju kemeja putih lengan panjang,serta memakai rok span dibawah lutut plus tatanan rambut yang dia kuncir belakang seperti ekor kuda plus sapuan make tipisnya saja
Namun meski berpenampilan seperti ternyata dimata orang yang saat ini sedang melihatnya dari cctv ruangan miliknya,sera memiliki aura kecantikan tersendiri membuat seseorang itu tersenyum senang karena akhirnya bisa bertemu kembali dengan wanita yang beberapa tempo hari dia tolong dan pergi meninggalkan dirinya tanpa pamit.
" Bagaimana menurut anda tuan muda?wanita yang anda cari sekarang sudah berada didekat anda?" Ujar rendy sang asisten pribadi.
Pria bertubuh tegap dan mempunyai garis wajah tegas itu tersenyum penuh arti.
" Terima dia bekerja disini dan tempatkan di posisi yang semestinya." Ucap Pria bernama lengkap Ibraksa Narendra.
Rendy menganggukan kepalanya,dan langsung merogoh ponselnya dari saku jasnya lalu menghubungi seseorang.
*
*
__ADS_1
Sedangkan disisi lain kini sera sedang berharap harap cemas menunggu panggilan interview yang masih dalam tahap antrian.
Sampai Akhirnya namanya terpanggil oleh salah staff yang bertugas untuk memanggil calon peserta interview.
" Saudara Sera Amariliz."
Mendengar namanya disebut sera langsung bangkit dari tempat duduknya sambil mengangkat tangan.
" Saya.." Ucapnya
" Silangkah langsung ke ruang HRD ya..." ujar seorang staff tersebut dan diikuti langkah sera yang kini sudah berada di depan pintu ruangan
Tok tok tok
" Masuk..."
Terdengar suara tegas dari wanita yang berada di ruangan tersebut membuat Dada sera kembali deg deg an.rasa gugup bercampur aduk kini mulai menghinggap dihatinya,sebelum akhirnya dia membuang nafas kasarnya sebentar lalu perlahan membuka pintu ruangan tersebut lalu masuk kedalam ruangan tersebut.
" Duduk..."
" Baik."
Setelah dipersilahkan duduk,sera pun disurug menjawab beberapa pertanyaan,dengan satu tarikan nafas dan memulainya dengan bacaan bismillah,akhirnya sera lancar menjawab pertanyaan pertanyaan dari test interview tersebut dengan lancar. dan diterima di divisi Admidnistrasi dan pergudangan.
" Selamat ya,mulai besok kamu sudah mulai bekerja disini." Tutur bu Antari sebagai Hrd sambil mengulurkan tangan dan tersenyum puas atas jawaban jawaban wawancara dari sera yang terdengar jelas padat dan akurat
" Terimakasih bu terimakasih banyak.kalau begitu saya permisi dulu." pamit sera sambil menundukan kepala penuh hormat memancarkan aura mata berbinar binar karena dari puluhan calon kandidat, dia menjadi salah satu yang dipilih meski harus memulai karier dari jawaban yang paling bawah,tapi itu tak masalah bagi sera yang penting dia sudah mendapatkan pekerjaan jadi dia bisa kembali melanjutkan hidupnya bersama calon buah hatinya saja.
" Iya silahkan." Balas bu HRD
__ADS_1
Sera terus saja memancarkan senyum bahagianya usai keluar dari ruangan tersebut." Terimakasih Ya Allah akhirnya aku diterima kerja disini juga." Ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Tanpa dia sadari dibalik itu semua ada campur tangan dari orang dalam yang juga tersenyum melihat raut wajah sera yang terlihat sangat bahagia.
" Untuk sementara waktu hanya itu yang bisa ku lakukan untukmu ra,selanjutnya aku akan melakukan tahap pendekatan secara perlahan untuk membuatmu jatuh kedalam pelukanku lagi." Batin pria tampan yang sedang mengulas senyumnya dan menatap sera yang sedang menunggu bus di halte yang tak jauh dari mobil yang ditumpanginya bersama Asisten pribadinya itu
*
*
*
Drrrdrrrtt Drrrttt
Tiba tiba suara ponsel Sera bergetar,dan muncul satu notif dari nomor tak dikenal mengirim pesan WA usai dia pulang dari kantor tempat dimana dia diterima kerja tadi
" Nomor siapa ini.." Gumam sera lalu membuka isi pesan tersebut.
08123569xxxx: Temui aku sekarang juga di taman X. ( Yudha)
" Mas yudha..untuk apa dia mengajakku bertemu." monolognya dalam hati masih mencoba mencerna isi pesan nomor asing yang mengaku sebagai pria yang sebentar lagi akan berstatus sebagai mantan suaminya itu.
_Bersambung_
Jangan Lupa kasih dukungannya dengan cara Like,komen suscribe jika suka.
Happy reading.
Untuk bab berikutnya aku up kalau nggak sore ya malam
__ADS_1
Terimakasih