Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami

Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami
Memutar balikan Fakta


__ADS_3

" Kalian sedang Apa.?"


Dan betapa terkejutnya sera,saat mendengar suara yang sangat dia kenali,tepat dari arah belakang dirinya kini yang masih berdiri diambang pintu kamar Liana.


Beriringan dengan Lampu ruang tamu dan ruang tengah menyala,usia pria itu menekan saklar lampu.


Sera kenal siapa pemilik suara itu,yang tak lain dan tak bukan adalah Yudha,suaminya.


perlahan Sera bisa mendengar derap langkah kaki dari arah belakang berjalan menghampirinya.


" Sera,kamu ngapain malam malam disini?bukankah tadi sudah ku suruh tidur duluan.?" Tanya Yudha yang kini sudah tepat di samping sera.


Sera pun menoleh kearah suaminya yang sudah berdiri tepat disampingnya.


" Mas..." Lirih Sera terpengarah melihat kehadiran suaminya." kamu tadi dari mana mas?" sambungnya


" Dari teras depan rumah."


" Tapi tadi aku mencarimu disana tidak menemukan siapa siapa."


" Ya kamu nya aja yang nggak jeli,ckk lagian ngapain kamu malam malam malah keluar dan malah mengganggu waktu istirahat tamu kita Sera.?" Seru Yudha dengan air muka memberengut kesal


Sera pun menoleh sekilah kearah Liana yang juga menatapnya dengan kesal.


" Aku pikir tadi.----"


" Maaf ya mas yudha,istrimu ini sudah keterlaluan." Sahut Liana yang tiba tiba menyela percakapan Yudha dan sera


Yudha menoleh kearah Liana,sambil menautkan alis tebalnya." Keterlaluan gimana maksud kamu.?"


" Sera pikir anda sedang berada di dalam kamar saya,dan saya dituduh berselingkuh dengan anda mas yudha." jawab Liana


" Apa.?" Pekik Yudha dengan suara sudah naik satu oktav,kedua bola matanya kini melotot kearah sera.


" Mas,dengerin penjelasanku dulu..---"


" Disini saya sangat tersinggung dengan perkataan istri anda mas,terlebih dia menuduhku telah melakukan hubungan suami istri bersama anda,jujur saya benar benar sangat shock karena merasa sangat direndahkan.." Sahut Liana yang tiba tiba memotong ucapan sera dan malah memperkeruh suasana dengan memutar balikan fakta yang sebenarnya


" Hai jangan sembarangan kamu kalau ngomong ya.!" Hardik sera yang sudah diliputi emosi ke ubun ubun,kedua netra coklatnya menatap tajam kearah sahabatnya.


" Aku bicara sesuai kenyataan ra,kalau kamu tiba tiba datang tengah malam kekamarku hanya untuk menuduhku yang bukan bukan.!"

__ADS_1


" Aku tidak menuduhmu ya,aku cuma bertanya apa kamu membohongiku atau tidak soal suara aneh yang ku dengar dari dalam kamarmu .!" Sera tak kalah ngototnya kedua wanita cantik beda gaya penampilan itu saling beradu argument


" Nggak ada bedanya Sera Amariliz,tetap saja kamu menuduhku yang tidak tidak,berbuat mesum bersama suamimu didalam kamarku karena jelas jelas kamu mendesaku dan menanyakan keberadaan suami yang seharusnya sangat mustahil bersamaku.!"


" Sejak kapan kamu jadi manusia bebal dan tidak tau diri Li.!" Sentak Sera dengan kedua matanya yang sudah memerah


" Kamu yang tidak tau diri sera,kamu yang nggak waras masa' tanya keberadaan suami ke wanita lain,kan kamu istrinya kena musti tanya ke aku yang jelas jelas hanya tamu disini."


Plakk


Spontan saja tangan kanan Sera menampar pipi kanan Liana,hingga pipi wanita itu terasa kebas,karena tamparan dari sera cukup keras.


" Sekarang juga kamu pergi dari Rumahku.!" Bentak sera


" Sera cukup.!" kali Yudha membentak sera membuat wanita berpaling menatap suaminya yang berbalik menatap tajam kearahnya


" Mas kamu belain dia.?" Cetus sera sambil menunjuk wajah Liana yang sudah berubah menjadi sedih seakan seperti wanita yang tersakiti


" Kamu benar benar sudah keterlaluan sera,kamu Lupa dia itu sahabatmu sendiri.!"


" Tapi aku tidak suka dengan cara dia yang berusaha menyudutkanku dengan cara memutar balikan fakta mas.!" bantah sera


" Kenapa kamu jadi ikutan menyalahkanku mas,aku nggak suka ya kamu membela wanita lain didepan mata kepalaku sendiri.!"


" Sudah stop,lebih baik aku pergi malam ini juga dari pada membuat kalian berantem kayak gini." Sahut Liana menyela perdebatan Sera dan juga Yudha


Liana pun Berbalik badan masuk kedalam kamar dan mulai mengemasi barang barangnya,hal itu membuat Yudha semakin tambah emosi


" Sekarang juga kamu minta maaf sama Liana.!" Sentak Yudha


" Aku tidak sudi mas.!"


" Sera.!" Sentak Yudha


Dan Kini Liana sudah kembali dihadapan mereka sambil menenteng tas dan juga kopernya ,ya Liana mengaku jika kedatangannya ke rumah sera langsung dari bandara karena dia baru saja pulang dari luar negeri.


" Permisi.." Seru Liana berjalan melewati Yudha dan juga sera yang masih bersitegang


Kedua ekor matanya melirik kearah kekasihnya itu,terlihat sebuah senyuman licik terukir dari bibirnya,karena berhasil membuat drama tengah malam ini supaya mengaburkan fakta yang sebenarnya supaya sera tak menaruh curiga padanya dan juga kekasihnya itu.


" Liana tunggu." panggil yudha yang malah bergegas menyusul Liana yang tengah berjalan kearah pintu utama

__ADS_1


" Mas Yudha.!" Pekik sera yang sudah sangat geram dengan tingkah Suaminya itu,dia pun terpaksa harus ikut menyusul suaminya yang tengah mengejar langkah sahabat tidak tau dirinya itu.


" Ada apa lagi mas yudha." Tanya Liana sambil berbalik badan kearah yudha dan juga sera yang sudah menahannya tepat di ambang pintu


" Kamu mau kemana?ini sudah terlalu malam Lia?" tanya yudha


" Kemana saja mas yang penting aku segera pergi dari sini,biar tidak dituduh yang macam macam sama istrimu." Jawab Liana sambil melirik kearah sera yang menatapnya juga dengan tatapan sengit


" Saya minta sementara kamu tetap tinggal disini dulu,ini sudah terlalu malam tidak baik malam malam seorang wanita pergi sendirian." Ucap Yudha dengan wajah sekhawatir mungkin


" Tidak apa apa mas aku sudah terbiasa sendiri kok." Balas Liana dengan mimik wajah sendunya


Yudha beralih menoleh kearah Sera dan menatapnya tajam,seolah memberi isyarat untuk ikut membujuk Liana supaya tidak jadi pergi malam malam sendirian seperti saat ini.


Sera menghela nafas,dan mengehembuskan nafas kasarnya." Oke aku minta maaf sama kamu." Ketus sera dengan suara ogah ogahan


" Yang tulus.!" Sentak Yudha


Lagi lagi sera harus mengela nafas beratnya." Sekali lagi aku minta maaf Li.puas.!" Cetus Sera setelah itu melangkahkan kakinya pergi dari hadapan dua orang yang malam ini membuatnya kesal saat ini.


Setelah di rasa Sera benar benar berjalan pergi naik anak tangga lalu masuk kedalam kamar,Yudha langsung memagut dan ******* bibir sensual Liana sekilas sebelum akhirnya menyusul istrinya pergi ke kamarnya.


Cup


" Kamu kembali ke kamarmu sayang,istirahat.aku balik ke kamarku duluan ya." Ujar Yudha disertai dengan senyum penuh kemenangan


" Iya baby.." balas Liana dengan manja


" Good night muachhh." Seru yudha sambil berlalu pergi


" Muachhh." balas Liana


Setelah kepergia Yudha,Liana pun tersenyum penuh arti dan kembali masuk kedalam kamarnya


" Yes Berhasil,benar benar drama yang sangat epick." Batinya dalam hati


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak nya supaya othornya tambah semangat nulisnya


Happy reading

__ADS_1


__ADS_2