Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami

Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami
Penjelasan Sera pada Della


__ADS_3

" Ra..." Panggil Della yang baru saja menyudahi lamunannya usai keterkejutannya tadi.


Sera mengulas senyum tipis sebelum akhirnya mengajak temannya itu ke sebuah taman kota yang tak jauh dari area gedung perkantoran.


" Ikut aku dell." Ujar sera sambil menarik tangan Della setelah beberapa detik mengedarkan pandangannya menatap sekitar.


*


*


Dan kini Sera dan juga della sudah berada di taman kota yang tak jauh dari gedung perkantoran,sera sengaja mengajak temannya itu mencari tempat yang lebih untuk bercerita.hari ini sera akan menjelaskan semua tentang dirinya,statusnya dan kondisi kehamilannya saat ini.dia pikir Della adalah orang yang tepat untuk berbagi cerita dan dapat dipercaya untuk sementara waktu menyimpan rahasianya.


" Jadi kamu sudah menikah?dan sekarang lagi hamil?" Tanya della terkejut setelah sera menjelaskan semua keadaannya saat ini pada della.


Sera menganggukan kepala menatap della dengan wajah sendunya.della terenyuh bukan main mendengar kondisi teman yang baru saja dikenalnya itu,entah mengapa rasa iba dan kesal menjadi satu.iba karena ternyata selama ini sera menanggung semuanya sendiri tanpa ada seorang pun yang bisa di ajak tukar pikiran dan berkeluh kesah.dia pikir wanita itu belum menikah dan masih single,ternyata wanita itu sudah menikah dua kali dalam usia yang masih terbilang masih muda itu,dan sebentar lagi juga akan menyandang status janda untuk kedua kalinya.


Della tak habis pikir dengan nasib sera itu,dan yang membuatnya kesal dan geram lagi adalah sera diperlakukan semena mena oleh suaminya yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri sampai hamil,dan lebih parahnya lagi suaminya lebih memilih selingkuhannya di banding sera yang kini juga sama sama sedang hamil anak pria tersebut.


Belum juga reda rasa geramnya,Della pun di kejutkan dengan suatu fakta bahwa Ibraksa Narendra yang merupakan Orang penting di perusahaannya itu adalah mantan suami pertama sera .sungguh hal itu sontak membuat della speacles bukan main.


" Pantesan saja sejak dari awal aku itu udah mulai curiga sih sama sikap pak ibra ke kamu,ternyata sang mantan toh..." Celetuk Della sesekali melempar senyum menggoda pada sera untuk mencairkan suasana.


" Husst..jangan kenceng kenceng entar ada yang denger del,aku nggak mau orang orang tau kalau aku pernah punya hubungan sama pak ibra..jadi aku mohon jangan kasih tau ke siapa siapa ta del." Ucap sera dengan memohon


Della tersenyum dan menganggukan kepalanya.lalu menyodorkan jari telunjuknya sebagai tanda perjanjian diantara mereka.


" Iya ra aku janji akan simpan rahasia kamu rapat rapat,kalau tidak kamu sendiri yang membukannya " Ucap della dengan tulus


Senyum sera mengembang sempurna dia tak menyangka jika akan bertemu dengan seorang teman yang baik seperti della.ditempat baru dimana dia bekerja.

__ADS_1


" Mulai sekarang kita best friend okay." Ucap della dengan semangat dan senyum tulusnya


Sera membalas senyum della lalu menautkan jari telunjuknya pada jari della.


" Makasih ya dell kamu sudah mau jadi teman aku,aku sangat bersyukur bisa mendapatkan teman sebaik kamu." Balas sera dengan penuh hari


" Iya ra aku juga senang bisa berteman sama kamu,mulai sekarang kamu jangan pernah merasa sendiri ya.ada aku yang selalu ada buat kamu,kamu jangan pernah sungkan untuk berbagi cerita sama aku kalau lagi sedang ada masalah okey.?" seru della dengan tulus


Sera menganggukan kepalanya dan menghambur memeluk tubuh temannya itu.


*


*


" Sera." Panggil seseorang yang membuat Sera menoleh mencari arah sumber suara.


Ternyata di sampingnya sudah ada mobil mewah milik ibra saat dirinya sedang berdiri di halte menunggu bus untuk pulang.


" Kamu sedang apa disini?" tanya ibra


" Nunggu bus.mau pulang." jawab sera


" Ayo aku antar kamu pulang." ajak ibra sambil melepas kaca mata hitamnya yang menempel sempurna di atas hidung mancungnya yang seperti prosotan itu


Sera menggelengkan kepalanya." Terimakasih atas tawarannya pak,tapi nggak perlu repot repot pak saya bisa pulang sendiri." Tolak sera secara halus wanita itu sudah tidak ingin berdebat terus dengan pria itu


" saya nggak merasa di repotkan,justru saya akan merasa senang jika kamu mau menerima tawaran saya."


" Tapi pak.."

__ADS_1


" Kebetulan jalan rumahmu kan searah sama rumahku,anggaplah aku sedang menebus rasa bersalahku ke kamu atas perlakuan jahat selama ini dan juga sikap kekurangajaranku kemarin padamu."Ucap Ibra dengan tulus


Sera diam sejenak menatap pria dihadapannya itu,seakan mencari kebohongan dibalik sorot mata teduh milik pria itu.


" Aku tidak akan memaksamu untuk mendengarkan semua penjelasanku,tapi untuk kali ini saja tekan egomu,kamu lihat sebentar lagi hujan mau turun sedangkan bus kota pasti lama datangnya,ingat kondisimu saat ini sedang hamil,aku hanya tidak mau terjadi sesuatu sama kamu." Ujar Ibra memberondong ucapannya membuat sera mulai berfikir untung mengesampingkan Egonya


Akhirnya dengan hati yang sedikit berat,sera memutuskan untuk menerima penawaran pria itu.


" Baiklah kalau begitu,tapi ingat jangan macam macam lagi dan jaga batasan pak ibra.!" kata sera dengan menekan ucapannya


Ibra mengangguk mantap ." Baik My princes."


Mendengar ucapan Ibra barusan membuat Sera melotot,hal itu sontak membuat Ibra meralat ucapannya." Oh maksudku baiklah sera." Ralat Ibra sambil mengulum senyumnya .


Setelah itu Ibra pun membukakan pintu untuk sera di kursi penumpang bagian depan,setelah sera masuk kedalam mobil.ibra pun memutar langkahnya dan masuk kedalam mobil dan duduk di balik kursi kemudi.


Tanpa mereka sadari tak jauh dari seberang sana ada sosok pria yang sedang mengamati mereka berdua dengan tatapan tajam dan mengepalkan kedua tangan.siapa lagi kalau bukan yudha .


" Mau kemana mereka?kenapa mereka pergi berdua dalam kondisi hujan hujanan begini" Gumam Yudha dibalik kursi kemudi melihat Ibra dan Sera satu mobil


" Jangan jangan pria brengsek itu mau berbuat sesuatu sama sera,bagaimana kalau pria itu berbuat jahat pada sera,gimana pun juga sera masih istriku itu tandanya dia masih milikku,jadi nggak boleh ada satu orang yang boleh dekat dengan dia." Gumam yudha lagi sambil mencengkram stir mobilnya.


" Kalau begitu aku harus ikuti mereka sekarang...! Awas kalian..." Gumamnya lagi lalu menancapkan gas mobilnya mengikuti kemana mobil ibra membawa istrinya pergi.


Duh mas yudha kenapa baru sadar kalau sera masih istrinya?lalu kemarin kemarin kemana saja.


Bersambung.


Jangan lupa kasih dukungannya jika suka

__ADS_1


Happy reading


__ADS_2