
Sesuai seperti awal mula rencana yudha,malam ini yudha mengajak sera untuk dinner disebuah restoran hotel berbintang lima.
Dan tepat pukul delapan malam,mobil yang di tumpangi yudha dan sera pun sudah berhenti di parkiran hotel tersebut.
" Sayang.?" panggil yudha sambil menyentuh punggung tangan sera.sontak saja membuat wanita berparas ayu malam ini pun sedikit gelanggapan,karena sedari tadi dia sedang memikirkan sesuatu.
" I iya mas." jawab Sera dengan setengah gugup.
" Kamu kenapa Sera.?" sambil menatap wajah istrinya dengan lekat.
" enggak apa apa kok mas,a aku hanya merasa sedikit pusing saja." jawab sera bohong,karena dalam benak sera,dirinya tiba tiba mendadak perasaannya jadi tidak enak.
" Kamu lagi sakit.?" tanya yudha sambil mengulas senyumnya.
" Enggak kok mas,aku baik baik saja kok."
" Ya sudah kalau begitu,kita turun.aku sudah siapin sesuatu yang special malam ini sayang." ucap Yudha lalu mendapat anggukan kepala dari sera.
Dan akhirnya keduanya pun keluar dari dalam mobil.Yudha terlebih dulu keluar dan memutar langkahnya lalu membukakan pintu mobil untuk sera.
" Silahkan tuan putri." Suara Yudha yang sensual dan begitu romantis mampu membuat Wajah sera bersemu merah.
" Terimakasi atas perhatiannya mas." balas sera
" No problem." Jawab Yudha sambil mengulas senyum penuh arti.
Lalu keduannya pun melangkahkan kaki masuk kedalam restoran hotel berbintang lima tersebut.
Yudha pun menggandeng tangan sera dengan romantis,mereka berdua pun berjalan beriring menuju tempat yang sebelumnya sudah Yudha pesan special khusus untuk dinnernya malam ini.
" Gimana kamu suka.?" tanya Yudha,dia bisa melihat dengan jelas raut wajah Sera terlihat senang dengan tempat yang dia sulap menjadi suasana yang sangat romantis.
Tersebar Lilin lilin hias yang tersebar di mana mana,menambah kesan temaram di seisi sudut tempat,serta aroma bunga mawar dan hiasan lainnya yang menambah kesan cantik dan romantis mendominasi tempat tersebut.
Sera mengangguk senang,pancaran binar dimata indahnya begitu nampak jelas.
" Suka mas,makasih ya." Jawabnya penuh dengan malu malu.
" Syukurlah kalau kamu suka." ucap Yudha sambil mengukir senyum tipis di bibirnya.
Tak lama kemudian pelayan pun datang,mengantar beberapa menu hidangan yang sudah yudha pesan sebelumnya.
__ADS_1
" Selamat menikmati menu hidangan kami,tuan dan nyonya." Ucap pelayan tersebut
" Terimakasih." Jawab sera mewakilkan diiringi dengan senyum manisnya
Setelah itu pelayan tersebut pergi dari hadapan Yudha dan juga sera.
" Ayo dong di makan." Ujar Yudha
" Kamu pesan makanan sebanyak ini mas.?" tanya Sera karena melihat satu meja penuh dengan beberapa hidangan makanan
Ada Steak,Spagetti,nasi goreng seeafood dan menu lainnya beserta dengan minuman dan juga desertnya.
" Sengaja,karena aku tidak tau sebelumnya selera kamu yang mana,maka nya aku pesan beberapa menu untukmu."
Sera pun menggelengkan kepala sambil tersenyum heran dengan tingkah konyol suaminya ini.
" Mas mas kamu ini,kan sebelumnya bisa tanya dulu ke aku." ucap Sera sambil memindahi hidangan makanan yang ada didepannya.
" Sudahlah sera,nanti kalau nggak habis tinggal di buang saja,simpel kan." Jawab Yudha dengan enteng seolah tanpa beban,namun tersimpan rasa kesal di batinnya.
" Hah dibuang.?" tanya Sera tak percaya
" Bukan cuma makanan saja yang bisa gue buang Istriku sayang,tapi juga Lo bisa saja langsung gue buang setelah apa gue inginkan sudah gue dapatkan." batin Yudha di iringi dengan senyum tipis,setipis benang
" Jangan lah mas kan mubadzir,sayang kan makanannya entar nangis,lebih baik kita bungkus saja lalu kita kasihkan sama bibi dirumah."
" *Ckkkk menangis dia bilang,iya bukan makanan doang yang bakal nangis,tapi Lo juga bakalan menangis darah setelah gue tendang dari ruma*h dan perusahaan bokap Lo sendiri wanita sok suci." batin yudha dengan kesal
" Iya sayang terserah kamu saja baiknya gimana,yaudah kita makan." Seru Yudha mengalihkan pembicaraan
" Iya mas."
Sedangkan disisi lain,seorang Pria berbaju kaos putih lengan panjang duduk tak jauh dari Yudha dan Sera,pria tersebut nampaknya sedang memperhatikan mereka berdua.
Flasback on
" Hei kamu." Seru pria tersebut memanggil salah satu pelayan resto tersebut yang terlihat tengah memasukan sesuatu di salah satu menu hidangan makanan dan juga minuman
" Sa saya Tuan." Jawab pelayan tersebut dengan gugup sambil melempar asal botol kecil yang ternyata menggelinding di lantai
" Ada beberapa tamu datang,segera beri pelayanan pada mereka." Jawab pria tersebut dengan ekspresi dingin dan datarnya
__ADS_1
" Ba baik tuan." ujar pelayan tersebut lalu pergi.
Pria tersebut perlahan mendekat kearah kitchen,lalu mengambil sebuah botol kecil yang tadi dilempar asal oleh pegawainnya ke lantai.
" Obat perangsang." Gumamnya
Flasback off
Pria berkaos putih pun tersenyum miring menatap pasangan suami istri yang kini tengah menikmati hidangan makan malam,dan masih dia jangkau dari pandangan matanya.
" Ternyata semudah itu kamu melupakanku Sera,bahkan sampai detik ini tak sedetik pun aku berhenti untuk mencarimu,tapi kenyataanya setelah aku berhasil menemukanmu,yang kulihat kamu sekarang sudah bersama dengan pria lain." Gumam pria berkaos putih dengan lirih namun dibalik sorot mata elangnya tersimpan kerinduan yamg mendalam serta rasa kecewa yang begitu amat besar.
" Siapa laki laki itu sera,kenapa kamu dengan mudahnya membuka hati untuk laki laki lain,kamu benar benar tega sera." Gumamnya lagi tangannya sambil mengepal erat menahan amarah yang begitu hebat.
Sedangkan Dua pasangan suami istri itu sedang menikmati hidangan makanan tersebut,sambil sesekali di iringi dengan candaan juga adegan yang begitu romantis.
" A ada apa mas?" Sera berjingkat kaget ketika tiba tiba saja ibu jari milik yuda menyentuh sudut bibirnya
" Kamu makan nya belepotan sekali sih sayang."
Blussssssssh
Wajah Putih milik sera langsung saja bersemu merah,bak seperti kepiting rebus.
" M ma maaf mas." Ucapnya malu malu menyembunyikan wajahnya yang sudah seperti tomat
Yudha pun mengulas senyum manisnya.sudut bibirnya sedikit terangkat keatas.
" Udah nggak usah malu malu,ayo dihabisin makanannya." Ucap Yudha sambil melirik sepiring spagetty yang memang dia khususkan untuk di taruh tepat didepan meja sera,karena sebelumnya Yudha yakin jika wanita tersebut akan memilih lebih dulu makanan tersebut untuk di santap,karena sebenarnya yudha tau jika istrinya penyuka jenis makanan berbahan mie.
" I iya mas." Jawab Sera dan kembali melanjutkan makan malamnya.
Sesekali Yudha melirik kearah Sera,namun dia merasa aneh kenapa wanita itu nampak tak memperlihatkan gejala keanehan,dia sangat yakin betul sudah menyuruh weaters tersebut untuk menaburkan obat perangsang di dalam makanan dan juga minuman milik sera,tapi kenapa istrinya tersebut terlihat baik baik saja,hingga makanan milik sera habis tanpa tersisa.
" Sial dasar pelayan nggak becus,awas saja tuh orang." Maki Yudha dalam hati dengan kesal merasa jika rencananya kali ini akan gagal lagi
_Bersambung_
Happy reading
Jangan lupa kasih dukungannya jika suka
__ADS_1