
Akhirnya tumpah juga kesedihan yang sedang Vero rasakan, tubuhnya sampai bergetar merasakan sakit yang teramat dalam.
Sally juga ikut merasakan sakit yang sedang Vero alami, dia memeluk tubuh laki-laki itu dengan erat mencoba untuk menenangkannya.
"Semua akan baik-baik saja, Vero. Percayalah," ucap Sally dengan lembut, dia merasa tidak tega melihat sahabatnya seperti ini.
"Cobalah untuk bicara dengan nona Liora, Vero. Kau belum tau kejelasannya, kan?" ujar Samuel setelah melihat Vero tenang. Setidaknya mereka harus bicara berdua, karena tidak mungkin Liora sengaja melakukan semua ini.
"Benar. Besok temui dia, dan cari tahu kebenarannya."
Sally menyetujui ucapan Samuel. Dia sendiri tadi melihat jika Liora juga kaget saat laki-laki itu datang, bahkan raut wajahnya tampak menyeramkan.
"Bagaimana kalau kalau itu benar?" Lirih Vero dengan sendu. Dia sendiri merasa takut jika semua itu benar, tetapi tanpa bertanya pun semuanya sudah tampak jelas di depan matanya.
"Hus, tidak baik berpikir buruk kayak gitu," ucap Sally dengan tajam. Dia mencoba untuk memberi semangat dan pengertian pada Vero.
Kemudian mereka mengantar Vero ke aparteme, dan mereka juga memutuskan untuk menemaninya laki-laki itu di sana.
Sementara itu, di kamar hotel tempat Liora berada. Suasana terasa sangat gelap dan mencekam, terlihat dia sedang meringkuk di tengah ranjang. Sudah tidak ada lagi suara atau pun tangisan yang keluar dari mulutnya.
Pandangan mata Liora terlihat kosong, dia seperti patung yang tak bernyawa. Terdengar suara ketukan dipintu, tapi dia enggan untuk menjawabnya.
"Nona, tolong buka pintunya," pinta Zarga, dia sudah sangat khawatir dengan keadaan Liora saat ini.
Sekian lama menunggu, tetapi Liora tidak kunjung membuka pintu. Zarga lalu memutuskan untuk kembali ke kamarnya sambil berdo'a semoga nona mudanya baik-baik saja.
Sedangkan di rumah Liora, terlihat Leon, Arya, dan juga Alex sedang duduk d iruang kerja Leon. Suasana hening membuat siapa saja yang melihatnya merasakan aura yang sangat menakutkan.
"Ceritakan apa yang terjadi." Perintah Leon sambil melihat ke arah Alex.
Alex menelan salive nya dengan susah payah, kemudian dia terpaksa menceritakan semua yang terjadi pada mereka.
__ADS_1
Flashback
Ketika kedua orangtua Leon meninggal, terjadilah kekosongan pemimpin di perusahaan. Apalagi Leon juga sedang mengalami koma karena itu terjadilah perselisihan antara para pemilik saham, mereka memperebutkan kursi kepemimpinan di perusahaan Grazielle group.
Akibat perselisihan itu, harga saham perusahan terus mengalami penurunan. Jika hal itu terus terjadi, maka bisa dipastikan perusahaan akan mengalami kebangkrutan.
Oleh sebab itu, Alex membawa Liora ke perusahaan dan menjadikannya pemimpin karena memang dia adalah satu-satunya pewaris setelah Leon.
Namun, tentu saja semua petinggi menolaknya. Mereka tidak bisa menerima keberadaan Liora yang jelas tidak tau apa-apa, apalagi dia memang belum pernah terjun langsung ke perusahaan. Hanya beberapa kali Liora berkunjung saat bersama sang ayah, untuk sekali lagi terjadilah perselisihan yang lebih besar dalam perusahaan.
Alex, Arya, Zarga, dan semua pendukung setia keluarga Liora terus meyakinkan mereka tapi tetap tidak ada berhasil. Para pemilik saham malah menunjuk orang lain sebagai pemimpin, mereka merasa itu akan lebih baik daripada Liora yang masih anak bawang.
Perebutan kekuasaan pun tak terelakkan, kubu Liora terus meminta dukungan pada perusahaan lain agar kedudukan Liora menjadi kuat. Hal itu membawa Liora pada keluarga Marvel, karena Herious company adalah salah satu perusahaan terbesar di negara Y. Dukungan mereka sudah pasti bisa memperkuat posisi Liora.
Dengan ditemani Alex, Liora berkunjung langsung ke rumah keluarga Herious dan di sana lah terjadi sebuah perjanjian.
"Apa yang bisa kalian berikan?" tanya Marco, ayah Marvel.
Sejenak Marco berpikir keuntungan apa yang ingin dia dapatkan dari hubungan ini, tiba-tiba dia terpukirkan satu hal. Dia mengamati Liora dengan intens, dia wanita sempurna, sangat layak untuk menjadi istri bagi putranya.
"Baik. saya akan membantu kalian, tapi dengan satu syarat," ucap Marco dengan tersenyum. "Anda harus menikah dengan putra saya. Marvel."
Liora sangat terkejut mendengar syarat yang diajukan oleh Marco. Bukan hanya dia saja, bahkan Alex sampai berdiri dari duduknya saat mendengar syarat itu.
"Syarat yang bagus bukan?" tanya Marco. "Marvel adalah putraku satu-satunya, dia akan menjadi pemimpin di Herious Company. Jika kalian menikah, maka itu akan sangat baik untuk hubungan keluarga kita masing-masing." Tambah Marco.
Terlihat Liora memikirkan apa yang diucapkan oleh Marco, tapi untuk menikah?
"Tapi Tuan-"
"Itu pun jika putra saya menyetujuinya, jadi kalian juga tidak akan rugi," potong Marco dengan cepat, dia sendiri belum bicara dengan Marvel.
__ADS_1
"Saya menyetujuinya, saya akan menikah dan menjadi menantu Anda," ucap Liora dengan tegas.
Alex langsung melihat ke arah nona mudanya, dia tidak menyangka kalau Liora akan menerima tawaran itu.
"Bagus, saya akan memberi apa yang anda inginkan dan mengatakan hal ini pada Marvel," ucap Marco kemudian.
Lalu, mereka mulai mendiskusikan hubungan kerja sama antara kedua belah pihak. Juga tentang pernikahan antara Liora dengan Marvel. Namun, Marvel masih harus menyelesaikan pekerjaannya diluar negeri dan juga belum tahu apakah dia mau atau tidak.
Flashback end.
Betapa terkejutnya mereka mendengar penjelasan dari Alex, sampai segitu besarnya pengorbanan yang Liora lakukan demi menyelamatkan perusahaan keluarga mereka.
"Itu sebabnya saya tidak tenang saat melihat kedekatan nona dengan Vero. Tentu saya bahagia saat melihat nona bahagia bersamanya, tapi di sisi lain inilah yang saya takutkan," tambah Alex, walaupun tidak ada kepastian dari Marvel.
"Kenapa kau tidak pernah mengatakannya?" tanya Leon, dia sedikit emosi mengetahui fakta ini.
"Nona melarang saya, Tuan. Beliau tidak mau orang lain tahu soal perjanjian itu," jawab Alex.
Kepala Leon kembali berdenyut sakit, kenapa ada saja masalah yang membelit kehidupan sang adik?
"Tapi kenapa selama ini dia tidak pernah menemui Liora?" tanya Arya. Dia heran karena sudah beberapa tahun berlalu kenapa baru sekarang Marvel muncul di hadapan mereka?
"saya juga tidak tau. Tuan Marvel memang tidak pernah berkomunikasi dengan nona, bahkan dia juga tidak pernah bertemu dengan nona. tapi sekarang dia datang dan memperjelas tentang hubungan mereka berdua " jawab Alex, dia juga tidak mengerti atas tindakan Marvel.
"Aku akan menemuinya."
•
•
•
__ADS_1
Tbc.