
***
...Skip Pagi...
Setelah sarapan Dewi pun hendak berangkat ke sekolah.
"Ayah, ibu, Dewi berangkat dulu ya" Ucap Dewi sambil menyalami orang tuanya.
"Iya hati-hati ya" Jawab ibu. Kemudian Dewi pun berangkat sekolah.
"Iya bu, Assalamu'alaikum" Ucap Dewi.
"Wa'alaikumssalam" Jawab ayah dan ibu bersamaan. Saat Dewi berangkat kesekolah ayah dan ibu berbincang-bincang.
"Ohiya bu, ibu udah bilang ke Dewi kalo nanti malam kita bakal ngadain acara makan malam sama keluarga Al.?" Tanya ayah.
"Astagfirullah, kok ibu lupa ya" Jawab ibu.
"Ibu gimana sih, ya udah nanti kalo Dewi udah pulang ibu kasih tau ya" Ucap ayah kemudian berdiri.
"Ayah berangkat dulu, Assalamu'alaikum" Sambung ayah.
"Iya yah, Wa'alaikumussalam" Jawab ibu sambil menyalami tangan ayah.
***
Sekolah
Hari ini Dewi berangkat masih dengan keadaan badmood karena masalah kemarin, dia tak tau kenapa bisa begini.
Huufff. Dewi menghembuskan nafasnya kasar.
"Dahlah, lupain aja" Guman Dewi kemudian berjalan menuju kelasnya.
Sepanjang perjalanan menuju kelas banyak orang yang melihat kearah Dewi, entah itu hanya perasaan Dewi saja atau memang benar mereka sedang melihat Dewi.
__ADS_1
"Nih anak-anak pada ngeliatin gue atau cuma perasaan gue aja sih ya" Batin Dewi dengan terus berjalan.
Tiba-tiba ada seorang cewek yang menghalangi jalannya, awalnya Dewi cuek saja tapi cewek itu masih saja menghalang jalan Dewi. Dewi heran kenapa nih orang ngalangin jalannya.
"Nih cewek siapa sih" Batin Dewi sambil melihat cewek itu dengan intens.
"Ah iya gue inget, nih cewekkan yang kemaren dikantin dateng-dateng langusung gandeng Al, iya bener gue nggak mungkin salah orang" Batin Dewi ketika sudah mengenali orang itu. Ya, orang itu adalah Shafira.
"Lo mau apa sih, minggir, gue mau lewat" Ucap Dewi dengan malasnya karena dia masih badmood apalagi melihat wajah cewek itu.
"Heh, cewek perebut pacar orang" Ucap Shafira dengan lantang sehingga murid-murid yang ada didekat situpun melihat kearah mereka.
"Apaan sih, siapa yang mengerubut pacar orang" Jawab Dewi tak kalah kerasnya dengan Shafira.
"Nih cewek bikin mood gue tambah rusak aja sumpah" Batin Dewi. Saat itu Viola kebetulan lewat dan langsung menghampiri Dewi.
"Dewi" Panggil Viola kemudian Viola menatap sinis kearah Shafira.
"Em, kenapa" Ucap Dewi.
"Awas aja lo, liat aja ntar, gue bakal buat lo ngejauh dari Al" Batin Shafira menggengam erat tangannya kemudian pergi.
***
Kelas
"Wi, lo kok tadi bisa sama tuh cewek sih" Tanya Viola.
"Tau ah Vi, tuh cewek bikin mood gue rusak aja" Jawab Dewi kemudian membaringkan kepalanya diatas meja.
Tak lama Al pun datang, dia melihat Dewi yang sepertinya tak bersemangat itu, kemudian dia melihat Viola bertanya dengan tatapan matanya yang dijawab oleh Viola dengan mengangkat bahunya tanda tak tau.
"Wi, lo kenapa" Tanya Al.
"Hmm" Dewi hanya berdehem saja dia masih enggan untuk menjawab.
__ADS_1
"Vio, Dewi kenapa" Tanya Al kepada Viola.
"Tuh cewek lo yang buat mood Dewi ilang" Ucap Viola dengan malas.
"Hah.? Cewek gue.? Siapa.? " Tanya Al bingung.
"Halah, sok gak tau lo" Jawab Viol.
"Bener gue nggak tau, siapa sih" Al masih tak mengerti siapa yang dimaksud Viola, karena Al tak merasa ada cewek lain selain Dewi.
"Udahlah, nggak usah dibahas, sana pergi" Ucap Dewi ketus. Al semakin bingung ada apa dengan Dewi.
"Wi, lo kenapa sih, siapa cewek gue, perasaan cewek gue tuh lo, nggak ada yang lain tuh" Ucap Al.
Viola berdecih "Itu cewek yg kemaren dikantin" Jawab Viola.
"Hah.? Oh itu, eh dia bukan cewek gue ya, enak aja" Jawab Al tak terima.
"Mana gue tau, orang dia sendiri kok yang bilang" Ucap Viola acuh.
Tingg...
Suara ponsel Al berbunyi.
^^^Bunda^^^
^^^Al,nanti pulang sekolah langsung ke rumah ya, bunda lupa ngasih tau kalo nanti malam kita bakal ada acara makan malam dirumah Dewi.^^^
Oke bunda❤
Chat dari bunda pun berakhir.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf jarang up.
__ADS_1