Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)

Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)
Fitting Baju


__ADS_3

***


H-3


Tak terasa waktu cepat berlalu, kini tiga hari lagi Al dan Dewi akan menikah. Hari ini Dewi dan Al masih sekolah tapi tidak dengan besok, lusa dan lusanya lagi. (Apa sih namanya, author nggak tau, hahaha).


Disekolah mereka masih melakukan kegiatan seperti biasanya dan ya, Shafira masih terus mengganggu Dewi karena dia masih belum terima kalo Dewi menjadi kekasih Al. Tapi Dewi masih tak menghiraukannya dan Al masih setia membela Dewi kalo Shafira mengganggunya. Hari semakin sore dan kini mereka sudah pulang dari sekolah.


***


Rumah Al


Al masuk kedalam rumah.


"Assalamu'alaikum" Ucap Al.


"Wa'alaikumsalam" Jawab bunda.


"Eh, anak bunda udah pulang, ya udah sana bersih-bersih dulu, jangan lupa sholat ya" Sambung bunda.


"Iya bun" Jawab Al kemudian berlalu kekamarnya.


Al telah selesai mandi dan sholat, saat ini Al sedang berbaring di kasurnya.


Tokk... Tokk... Tokk...


Saat Al memejamkan matanya, ada orang yang mengetuk pintu kamarnya.


Ceklek...


Al membuka pintu dan terlihat wanita paruh baya yang berdiri disana dengan tersenyum.


"Bunda, ada apa" Tanya Al.


"Itu, nanti sehabis makan malam, kamu jemput Dewi ya, kita mau fitting baju" Ucap bunda.


"Iya bun" Jawab Al.


"Ya udah, bunda mau turun dulu" Ucap bunda kemudian turun kebawah.


"Kok gue lupa ya, astaga, pasti ini gara-gara nikahnya mendadak, jadi gue lupa" Gumam Al.


***


Rumah Dewi


Malam pun tiba, kini Dewi dan kedua orang tuanya sedang makan malam. Setelah selesai makan Dewi hendak menuju kamarnya tapi suara ibu mengehentikannya.

__ADS_1


"Dewi, nanti siap-siap ya, Al bentar lagi jemput kamu" Ucap ibu.


"Hah.? Ngapain bu" Tanya Dewi bingung.


"Udah ikut aja, sekarang siap-siap dulu gih" Ucap ibu.


"Hah, iya deh bu" Ucap Dewi kemudian berlalu kekamarnya.


"Ngapain juga si Al mau jemput gue, nggak ada kerjaan apa keluar malem-malem" Grutu Dewi sambil memilih baju. Tak lama terdengar suara mobil yang masuk kedalam halaman rumah Dewi.


"Pasti itu si Al, males banget gue kalo harus keluar malem-malem gini" Batin Dewi kemudian dia turun kebawah dan benar saja disana sudah ada Al dengan ayah Dewi sedang mengobrol diruang tamu.


***


Mobil


Diperjalanan Dewi hanya diam dia juga tak tau mereka mau kemana, yang penting dia ikut aja toh ada ibunya juga disana.


"Kenapa diem aja" Tanya Al tiba-tiba.


"Nggak papa" Jawab Dewi singkat tanpa mengalihkan pandangannya dari arah jalan.


...Hening......


***


Kini mereka telah sampai butik yang tadi bunda kasih tau kepada Al. Dewi mengerutkan keningnya saat melihat mereka berhenti didepan butik yang mewah.


"Ngapain kesini" Tanya Dewi.


"Ikut aja, ayok" Ajak Al tanpa menjawab pertanyaan Dewi.


"Hais" Kesal Dewi.


Merekapun memasuki butik, disana sudah ada bunda Al dan ibu Dewi dan ada juga pemilik butik itu yang ternyata masih teman sosialita mereka.


"Ibu, bunda" Sapa Dewi kemudian menyalami kedua orang tua paruh baya itu.


"Wah, siapa ini, cantik sekali" Ucap tante Mita, pemilik butik itu.


"Dewi tante" Ucap Dewi dengan tersenyum.


"Cantiknya, anak siapa" Tanya tante Mita.


"Anak aku dong" Jawab ibu Dewi dengan tersenyum.


"Wah, terus yang ganteng ini" Tanyanya lagi.

__ADS_1


"Yang pasti anak ku" Jawab bunda.


"Bu, kita ngapain disini" Tanya Dewi dengan polosnya karena memang dia belum tau.


"Fiting baju sayang" Jawab ibu.


"Loh, iya, kok aku lupa ya, hehe" Ucap Dewi yang membuat para orang tua tertawa sedangkan Al dan Dewi tersenyum saja.


Akhirnya mereka mulai memilih baju, Dewi berkeliling melihat-lihat apakah ada baju yang cocok untuknya. Dia menjatuhkan pilihannya pada gaun yang sangat cantik.



Gaun yang dipilih Dewi.



Dan ini jas yang akan Al pakai nantinya.


"Dicoba dulu sayang" Ucap ibu, Dewi tersenyum dan mengangguk.


Dia pergi keruang ganti dan keluar dengan memakai gaun yang tadi dia pilih, cantik, Dewi terlihat sangat cantik menggunakan gaun itu. Bahkan sampai membuat Al tak berkedip melihatnya, Dewi tersenyum kepada bunda dan ibunya, saat pandangannya beralih kepada Al, dia menjadi salah tingkah karena Al melihatnya tanpa berkedip.


"Ehem, Al coba jasnya" Ucap bunda membuyarkan lamunan Al, Al tersenyum kemudian menuju ruang ganti, Al terlihat sangat tampan memakai jas itu, sama halnya dengan Al tadi Dewi pun tak berkedip saat melihat Al yang begitu mempesona menurutnya.


"Pantes aja anak-anak pada ngidolain si Al, ternyata Al ganteng juga" Batin Dewi. (Baru nyadar, aelah)


"Wah, lihat kalian pasangan yang sangat serasi" Ucap tante Mita.


"Iya dong, harus itu" Timpal ibu.


"Sini dulu sayang, foto dulu" Ucap bunda, Dewi dan Al hanya menurut saja.


"Gila, Dewi makin cantik aja, sumpah, ini kaya bukan Dewi" Batin Al. (Bahkan Dewi saja belum memakai make up, Al saja sudah seperti itu, hahaha)


Mereka telah selesai, sekarang mereka akan pulang dan Dewi tetap diantar oleh Al sampai kerumah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Halo reader tercinta.


Apa kabar semuanya.


Yang pasti baik dong, iyalah baik.


Oke jangan lupa buat like, koment, vote, rate, dan krisar.


Papay, sampai jumpa lagi.

__ADS_1


^^^Lufff❤^^^


__ADS_2