Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)

Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)
Siapa


__ADS_3

"Dewi, Al" Seseorang memanggil mereka dari arah belakang, mereka pun berbalik ternyata Viola.


"Kenapa?" Tanya Dewi.


"Nggak papa, cuma mau bareng aja" Jawab Viola.


"Oh, ya udah, yok" Ajak Dewi.


"Cie, tumben berangkat barengan nih" Goda Viola.


"Vio, udah ih" Kesal Dewi.


"Hehehe, abis kalian jarang berangkat bareng sih" Ucap Viola.


"Dewi nya yang nggak mau tuh Vi" Ucap Al.


"Ih, Dewi nggak boleh gitu tau" Dewi hanya memutar bola matanya jengah.


"Apa sih kalian, ribet amat" Dewi langsung berjalan lebih cepat.


"Lah, woy, main tinggal aja lo" Teriak Viola.


"Bodo" Ucap Dewi.


"Isss" Kesal Viola.


"Eh, Vi, lo duluan aja deh, gue mau ke toilet dulu, ntar kalo Dewi nanya bilangin ya" Ucap Al.


"Oh, oke deh" Setelah itu Al pergi ke toilet sedangkan Viola menyusul Dewi yang sudah pergi lebih dulu. Viola sudah sampai didalam kelas, dia duduk disamping Dewi.


"Kok sendiri?" Tanya Dewi heran karena tidak melihat Al.


"Cieee, nyariin Al nih ye" Goda Viola.


"Cih, gue cuma tanya aelah" Ucap Dewi.


"Iya-iya, ke toilet tuh bocah" Ucap Viola.


"Oh" Ucap Dewi acuh.


"Cih, oh doang" Ucap Viola.


"Terus?" Tanya Dewi.


"Tau ah" Dewi hanya acuh saja, dia kembali melihat ke layar ponselnya.


Sedangkan Al. Al membasuh mukanya kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Nggak bisa"


"...."


"Gue banyak urusan"

__ADS_1


"...."


"Terserah apa kata lo, gue nggak bisa hari ini"


"...."


"Ck, terserah yang penting jangan hari ini"


"...."


"Iya, lusa gue kesana"


"...."


"Iya-iya, nggak percaya banget lo sama gue"


"...."


"Hmmm" Setelah itu Al pun mematikan sambungan telponnya.


"Ck, tuh orang ribet banget sih" Al pun keluar dari toilet dan kembali ke kelas tanpa dia sadari sejak tadi ada yang mendengarkan obrolannya dengan orang yang ada di sebrang sana. Orang itu menyeringai sambil memikirkan ide jahatnya.


"Gue pastiin lo nggak akan bisa miliki Dewi setelah ini" Ucap orang itu menyeringai kemudian pergi.


Saat sedang berjalan dikoridor sekolah, Al tidak sengaja berpapasan dengan Shafira.


"Al" Panggil Shafira.


"Hmm" Jawab Al acuh, dia melanjutkan jalannya.


"Apa sih" Ucap Al geram.


"Lo kenapa sih Al, lo sekarang dingin banget sama gue?" Tanya Shafira.


"Bukan urusan lo" Al pun berlalu tapi bukan Shafira namanya kalo tidak mengejar Al.


"Al, tunggu dong" Shafira kembali mengejar Al.


"Apa sih, pergi sana" Ucap Al.


"Lo kenapa menghindar dari gue, gue ada salah sama lo.? Kalo gue ada salah, ngomong dong" Al hanya berlalu tidak menjawab Shafira, dia sudah muak akan hal itu. Didepan kelas Al. Shafira mencengkal tangan Al agar tidak masuk terlebih dahulu.


"Lepas" Ucap Al dingin.


"Nggak, jawab gue dulu" Kekeh Shafira.


"Lepas" Ucap Al lebih keras sehingga yang didalam kelas pun melihat keluar.


"Itu bukannya Al ya Wi" Ucap Viola pada Dewi. Dewi yang tadinya sedang bermain ponsel pun beralih melihat keluar. Tanpa menjawab Viola, Dewi berdiri dan keluar.


"Ehem" Deheman Dewi membuat Al spontan mendorong Shafira.


"Aduh, lo kenapa dorong gue sih Al" Keluh Shafira.

__ADS_1


"Ada apa ini?" Tanya Dewi, dia bersandar pada tiang pintu.


"Gak tau tuh, tanya aja sama dia" Jawab Al.


"Udahlah, gue mau masuk" Ujar Al yang mendapat deheman dan anggukkan dari Dewi.


"Al, tunggu" Cegah Shafira.


"Apa lagi" Kali ini Dewi yang bicara bukan Al, Al hanya berlalu masuk kedalam kelas tanpa menghiraukan Shafira.


"Bukan urusan lo, minggir, gue mau ketemu sama Al" Sargah Shafira.


"Nggak malu atau gimana sih, buat keributan dikelas orang" Ucap Dewi dengan menyilangkan tangan di depan dada.


"Lo" Shafira menunjuk wajah Dewi.


"Apa, ha" Ucap Dewi dengan nada sombong.


"Awas aja, gue bakal buat lo menjauh dari Al" Ancam Shafira.


"Silakan" Ucap Dewi santai kemudian masuk kedalam kelas.


Tidak jauh dari kelas itu, ada orang yang mendengarkan pertengkaran itu, dia orang yang sama dengan orang yang mendengarkan obrolan Al tadi.


"Sepertinya gue punya mainan baru" Ujarnya dengan seringai.


"Gue butuh gadis itu untuk memisahkan mereka berdua" Lanjutnya kemudian pergi kedalam kelasnya.


***


"Lo kenapa lagi sama tuh cewek?" Tanya Viola kepada Al saat Al sudah duduk di kursinya.


"Tau ah, cewek gila" Jawab Al.


"Wi" Panggil Viola.


"Hmmm" Jawab Dewi.


"Kenapa tuh cewek tadi?" Tanya Viola.


"Nggak tau, marah-marah nggak jelas" Jawab Dewi.


"Saiko" Ucap Al membuat Dewi dan Viola langsung melihat kearahnya.


"Kenapa?" Tanya Al.


"Nggak" Ucap Dewi dan Viola bersamaan.


...****************...


Maaf kalo banyak typo, keyboard ku lagi nggak bisa diajak kompromi.


Happy Reading guys.

__ADS_1


And, sorry, gue nggak bisa up tiap hari and up juga nggak menentu.


See you.


__ADS_2