Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)

Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)
Terima 2


__ADS_3

Sekarang saat mereka untuk pulang, seperti kata Al tadi, dia akan mengajak Dewi kesuatu tempat.


"Kita mau kemana" Tanya Dewi.


"Udah, lo ikut aja, ntar juga tau" Jawab Al.


Tak lama mereka pun sampai ditempat yang Al katakan tadi.


"Ini...." Ucap Dewi kemudian dia berlari kearah pantai, ya Al mengajak Dewi kepantai.


"Al, ayo sini" Ucap Dewi, dia sedang bermain air di bibir pantai. Al tersenyum melihat Dewi yang begitu senang berada di pantai, dia berjalan kearah Dewi.


"Fotoin gue dong Al" Pinta Dewi.


"Iya, sini gue fotoin" Ucap Al, kemudian Dewi memberikan ponselnya kepada Al.


"Pakek hp gue aja ya" Ucap Al.


"Oke, ayo cepet fotoin" Ucap Dewi, Al kemudian mengambil foto Dewi.


Setelah puas berfoto, Dewi pun bermain main air dan berjalan-jalan diatas bebatuan yang ada disana, diam-diam Al mengambil foto Dewi yang sedang berjalan di bebatuan itu.



Senyum terukir di wajah Al saat melihat foto Dewi yang baru saja dia ambil.


"Al" Panggil Dewi yang sekarang sudah berpindah di tempat lain, dia sedang melihat kearah pasir pantai.


"Kenapa" Ucap Al.


"Sini deh, liat" Ucap Dewi sambil melambaikan tangannya. Al pun mendekat kearah Dewi, dia berjongkok disamping Dewi.


"Ada apa" Tanya Al saat dia sudah berada disamping Dewi.


"Liat ini" Ucap Dewi sambil menunjuk kearah pasir pantai yang terdapat beberapa kerang.


"Mau cari kerang yang lain nggak" Tawar Al. Senyum terukir diwajah Dewi saat mendengar ucapan Al.


"Boleh, ayo cepet" Ucap Dewi.


Akhirnya mereka berdua bermain bersama dipantai sampai tak terasa waktu cepat berlalu dan kini sudah sore, Al mengajak Dewi ketempat yang lebih tinggi untuk melihat sunset.


"Udah mau maghrib, pulang yok" Ajak Al.

__ADS_1


"Ayo, emm, Al" Panggil Dewi ragu.


"Kenapa, bilang aja" Ucap Al yang kini tengah memandang Dewi. Dewi yang sedang menunduk tak mengetahui bahwa Al sekarang sedang menatapnya.


"Emm, tawaran lo yang waktu itu masih berlaku nggak" Ucap Dewi.


"Tawaran.? Yang mana" Tanya Al.


"Yang lo nembak gue" Ucap Dewi lirik, tak disangka Al tersenyum mendengar ucapan Dewi.


"Masih kok, sampai kapanpun gue bakal tunggu" Ucap Al, kini tangannya sudah menggengam tangan Dewi. Al merasakan tangan Dewi yang dingin.


"Dingin banget, udah yok pulang, lo kedinginan" Ucap Al kemudian hendak berdiri tetapi ditahan oleh Dewi.


"Tunggu" Ucap Dewi, Al menautkan alisnya bingung, kemudian dia duduk kembali.


"Gue mau jawab itu" Ucap Dewi.


"Iya, apa jawaban lo" Ucap Al tak sabar.


"Emmm, gue mau" Ucap Dewi lirih.


"Apa, gue nggak denger" Ucap Al sambil tersenyum.


"Thank's lo udah mau jadi pacar halal gue" Ucap Al kemudian mencium tangan Dewi, pipi Dewi langsung bersemu merah saat Al menciun tangannya.


"Ciiee malu" Goda Al.


"Iih, apaan sih, jangan mulai ya" Ucap Dewi kesal tapi Al hanya tertawa, sifat jahil Al sudah kembali dan itu membuat Dewi senang karena Al tak banyak diam seperti disekolah tadi.


"Udah yok pulang" Ajak Al yang mendapat anggukkan dari Dewi.


Kemudian mereka pun berjalan menuju kearah parkiran motor. Al memberikan helm satunya kepada Dewi dan satunya dia pakai.


"Wi, kalo pakek helm tuh dikunci, biar nggak lepas" Ujar Al, Dewi cemberut mendengar ucapan Al.


"Kunciin woy, gue mana ngerti" Ucap Dewi kesal.


"Eh, hahaha, gue lupa" Ucap Al dengan tergelak, kemudian dia memasangkan kunci helm Dewi.


...***...


Kini mereka sudah berada dirumah lebih tepatnya dikamar mereka dan kini jam menujukkan pukul 20:30, mereka tadi setelah makan malam sempat bercerita sebentar dengan bunda dan ayah sebelum akhirnya mereka kembali kekamar.

__ADS_1


"Aduh, capek banget" Keluh Dewi kemudian berbaring di kasur.


"Capek" Tanya Al.


"Hmmm" Jawab Dewi yang membuat Al tersenyum.


"Ya udah, lo tidur aja dulu" Ucap Al yang sedang berdiri di depan lemari.


"Lo nyari apa sih" Tanya Dewi.


"Nyari jaket gue yang warna hitam, lo liat nggak" Ucap Al.


"Ada kok, disitu gue gantung kemarin" Ucap Dewi.


"Mana, nggak ada Wi" Ucap Al sambil terus mencari jaketnya.


Dewi yang kesal dengan Al yang sedari sibuk sendiri pun akhirnya bangun dan berjalan kearah Al, Dewi mencarikan jaket yang Al maksud.


"Ini kan" Tanya Dewi sambil menunjukkan jaket.


Al tersenyum dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, bisa-bisanya dia yang sudah hampir 10 menit mencari tak ketemu sedangkan Dewi yang baru mencari langsung ketemu.


"Lo mau kemana sih" Tanya Dewi.


"Mau ketemu sama temen bentar" Jawab Al sambil merapihkan jaketnya, Dewi melihat jam.


"Ini udah malem loh" Ucap Dewi.


"Emm, iya, bentar doang kok, gue udah janji soalnya, nggak enak kalo nggak dateng" Ucap Al.


"Gue ikut ya, bosen dirumah muluk" Pinta Dewi.


"Nggak usah, udah malem, lagi pula kan baru pulang dari pantai, lo pasti capek kan" Ucap Al.


"Al, please" Pinta Dewi, Al mengembuskan napasnya kemudian ikut duduk disamping Dewi.


"Besok lagi aja ya, ini udah malen, besok-besok deh gue janji ajak lo juga" Ucap Al.


"Janji" Ucap Dewi sambil menunjukkan jari kelingkingnya.


"Janji" Ucap Al menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Dewi.


"Ya udah, gue pergi dulu ya" Ucap Al yang mendapat anggukkan dari Dewi, Al mengacak rambut Dewi sebentar kemudian dia berlalu pergi.

__ADS_1


__ADS_2