Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)

Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)
Sibuk


__ADS_3

Hari ini Al dan Dewi sudah tidak masuk sekolah karena besok mereka akan mengadakan akad nikah. Pernikahan yang akan hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat itu diadakan dirumah Dewi.


Kini rumah Dewi sudah didekor sedemikian mungkin, untunglah tetangga Dewi bukan orang-orang yang suka bergosip jadi hal ini tidak akan tersebar luas, hanya mereka saja yang tau, mereka juga menghargai ayah Dewi karena ayah Dewi adalah orang yang baik dan dermawan tapi dia juga orang yang tegas jadi banyak orang yang menghargainya.


Banyak orang berlalu lalang, membuat dekorasi didalam rumah Dewi para WO juga sudah membuat hiasan yang sangat cantik tentunya. Dewi sendiri sekarang masih berada dikamar, dia sedang berbaring sambil memikirkan hari esok.


"Huuffff" Dewi membuang napas kasar.


"Gila, ini bener-bener gila, emang bisa ya gue nikah, astaga, gue aja belum punya KTP, dua bulan lagi gue baru bisa dapet KTP" Grutu Dewi, dia bingung memangnya bisa orang belum punya KTP udah nikah, bukannya umur orang nikah yang ditentukan itu 19 tahun, sedangkan dia saja baru 16 tahun 17 dua bulan lagi.


Dewi masih saja memikirkan itu, apa jadinya jika dia nikah muda, padahal dia masih ingin seperti yang lain, ingin bebas bukan diikat dengan pernikahan seperti ini. Dia bingung sendiri. Sama seperti Dewi, disisi lain Al juga memikirkan hal yang sama.


"Gila woy, gue baru buat KTP satu minggu yang lalu, eh ini udah disuruh nikah aja, lagian gue bingung, gimana caranya orang belum punya KTP dah nikah ya, gue juga kan masih belum punya penghasilan yang terlalu banyak, cuma dari cafe doang, aelah ntar kalo Dewi minta yang aneh-aneh kan gue bingung, emang sih gue seneng bisa nikah sama dia tapi nggak sekarang juga, astagfirullah" Grutu Al.


Hari semakin sore, Dewi saat ini sedang tidur tak lama pintu kamarnya terbuka oleh seorang gadis cantik dengan senyum yang mengembang.


Ceklek...


"Buset, dah mau jadi bini orang jam segini masih bae molor" Ucapnya.


"Dewi, bangun woy, dah sore" Ucapnya sambil menggoyang-goyangkan badan Dewi.


"Eehhmmm" Lenguh Dewi. Dewi mengerjapkan matanya.


"Hmm, Vi, ngapain disini" Ucap Dewi masih setengah sadar.


"Bangunin lo lah ege, ngapain lagi coba" Ucap Viola.


"Aelah, ntaran napa sih" Ucap Dewi kemudian hendak tidur lagi tapi ucapan Viola membuat Dewi mengurungkan niatnya.

__ADS_1


"Dih, udah mau jadi istri orang masih aja demen molor" Ucap Viola sambil cekikikan. Dewi yang mendengar itu langsung duduk.


"Aaa, gue harus gimana dong" Keluh Dewi.


"Ya nggak gimana-gimana dong Wi" Ucap Viola.


"Lagian ya, gue bingung deh, emang bisa ya orang belum punya KTP dah nikah" Tanya Dewi pada Viola.


"Bisalah" Jawab Viola santai.


"Caranya" Tanya Dewi.


"Ya ini buktinya lo nikah, hahaha" Jawab Viola tak nyambung tapi dia juga tertawa spontan Dewi langsung memukul Viola dengan bantalnya.


"Auh, apaan sih Wi, main pukul aja" Keluh Viola.


"Lagian ya, lo orang gue lagi serius juga" Ucap Dewi dengan ketus.


"Gue juga nggak tau sih, kenapa bisa gitu, tapi menurut gue itu nggak masalah sih" Sambung Viola.


"Nggak masalah mbah mu" Ucap Dewi kesal.


"Hahaha, nenek sama kakek gue dikampung Wi, jadi nggak masalah dong" Ucap Viola.


"Auk ah gelap" Ucap Dewi kemudian turun dari ranjang.


"Mau kemana lo" Tanya Viola.


"Mandi" Jawab Dewi singkat.

__ADS_1


"Dih ngambek, ntar Al gue ambil loh, hahaha" Gurau Viola.


"Ambil aja ambil, gue nggak keberatan" Ucap Dewi dengan sedikit berteriak dari dalam kamar mandi.


"Dih, ogah" Ucap Viola.


"Lagian ya, Al itu suka sama lo dari awal masuk di sekolah kita tau" Sambungnya.


"Mana ada" Jawab Dewi yang masih didalam kamar mandi.


"Dih nggak percaya, dia tuh tiap hari curhat ke gue tau nggak sih, dia nanyain lo terus, apa yang lo suka, apa yang nggak lo suka, type lo itu kaya apa, lo itu orangnya gimana dan masih banyak lagi" Jelas Viola.


"Ohya, bukannya dulu waktu dia pertama masuk lo suka sama dia ya" Ucap Dewi yang kini sudah selesai dengan mandinya.


"Lo mandi apa cuci muka sih" Tanya Viola.


"Mandilah" Jawab Dewi sambil memilih baju.


"Lagian nih ya, gue tuh nggak suka sama si Al, waktu itu gue mengidolain aja sih, habis dia tuh mirip sama Suho tau nggak sihh,,, ih, ganteng banget" Ucap Viola heboh.


"Suho muluk lo" Ucap Dewi.


"Dih, kaya lo nggak aja, tiap hari bicarain Srk, Hrithik Roshan, terus siapa lagi, lupa gue" Ucap Viola. Mereka mengobrol hingga waktunya sholat maghrib. Dan setelah itu mereka makan malam.


...****************...


Hai, maaf ya lama nggak up.


Oke sampai jumpa di next eps.

__ADS_1


Typo bertebaran, harap bijak dalam membaca. Keyboardnya lagi error guys, jadi maklumin ya, hehehe.


^^^Luuff❤❤^^^


__ADS_2