
"Gue ingetin sekali lagi, jauhin Al" Ucap Shafira.
"Apa hak lo ngatur hidup Dewi" Ucap seseorang yang tiba-tiba datang diantara mereka. Kemudian Dewi dan Shafira pun melihat kearah suara. Ternyata dia...
"Al" Ucap Shafira terkejut.
Ya, Al sedari tadi melihat itu, tapi Al masih diam tapi saat melihat Shafira mulai bentak-bentak Dewi, Al pun langsung datang mendekati mereka.
"Gue tanya sekali lagi, apa hak lo buat ngatur Dewi" Tanya Al dengan nada dingin. Banyak anak yang menyaksikan itu, karena mereka sekarang masih dikoridor sekolah.
"G-gue emang nggak ada hak buat Dewi, tapi gue ada hak buat lo" Ucap Shafira dengan keras membuat anak-anak yang ada disana bisa mendengarnya.
"Hak lo apa ke gue" Tanya Al.
"Karena lo pacar gue" Jawab Shafira, jawaban Shafira membuat anak-anak heboh, sedangkan Dewi hanya memasang wajah datar mendengar ucapan Shafira.
"Sejak kapan lo jadi pacar gue" Jawab Al santai.
"Al, lo kok gitu sih" Ucap Shafira kesal.
"Gue dah pernah bilang, kita NGGAK ADA HUBUNGAN APA-APA.! " Ucap Al dengan menekankan kata nggak ada hubungan apa-apa.
"Dan lo harus tau, Dewi itu pacar gue" Sambung Al dengan lantang kemudian dia pergi dengan menggandeng tangan Dewi, sontak hal itu membuat semuanya ricuh dibuatnya, sedangkan Dewi dia masih bengong.
"Aiisss, gila, Al bilang gue pacarnya didepan semua anak, dahlah, mati gue, bisa abis gue, Al.... Ihhkkk nyebelin banget sih" Batin Dewi menggerutu.
***
Kelas
__ADS_1
Sampainya dikelas Dewi langsung duduk dibangkunnya, Al mengambil kursinya dan kemudian duduk disamping Dewi, dengan terus memandangi Dewi yang masih memasang wajah datarnya, Dewi yang merasa diperhatikan sejak tadi oleh Al menjadi salah tingkah, bagaimana tidak salah tingkah, Al saja memperhatikan Dewi dengan sangat intens.
"Lo ngapain sih ngeliatin gue kaya gitu" Tanya Dewi ketus.
"Nggak papa, cuma mau mandangin wajah lo aja" Jawab Al tanpa mengalihkan pandangannya.
"Iss, sana, balik, kurang kerjaan banget sih" Ucap Dewi.
"Bentar, yang lain juga belum masuk kok" Ucap Al dengan tersenyum.
"Nggak usah senyum, emang ada yang lucu apa" Ucap Dewi.
"Emang nggak ada yang lucu" Ucap Al.
"Terus ngapain senyam-senyum gitu, sarap lo"Ucap Dewi.
"Auk ah, ngomong sama lo ribet" Ucap Dewi ketus. Tak lama bel pun berbunyi.
"Dah sana minggir, dah masuk" Ucap Dewi.
"Iya-iya, jangan ketus-ketus, ntar cantiknya ilang" Bisik Al dan itu sukses membuat wajah Dewi memerah karena malu, Al tersenyum melihat itu. Viola masuk dan langsung duduk dengan tersenyum.
"Vi, lo kemana aja sih, dan ngapain juga lo senyam-senyum gitu" Tanya Dewi.
"Gue ada kok didepan, tadinya gue mau masuk tapi nggak jadi, karena liat lo berdua lagi uwuw-uwuwan" Jawab Viola masih dengan senyumnya.
"Dih gila, siapa juga yang uwuw-uwuwan" Ucap Dewi.
***
__ADS_1
Istirahat
Saat ini sudah waktunya istirahat, seperti biasa Dewi, Viola dan Al menuju kantin untuk makan. Sesampainya dikantin, ternyata berita tentang tadi Al mengakatan kalo Dewi adalah pacarnya pun sudah menyebar luas keseluruh penjuru sekolah.
Banyak siswi yang melihat Dewi, ada yang iri dengan Dewi karena bisa pacaran dengan Al, idola mereka, ada yang senang juga karena menurut mereka, Dewi dan Al memang cocok. Dewi merasa risih dilihatin sejak tadi. Dia tak nyaman karena biasanya dia akan leluasa mau ngapain tanpa diperhatikan tapi tidak dengan saat ini.
"Iih, risih gue" Ucap Dewi tiba-tiba membuat Al juga Viola melihat kearah Dewi.
"Kenapa Wi.?" Tanya Viola.
"Ini semua karena Al" Ucap Dewi ketus.
"Lah, kok gue sih Wi" Tanya Al tak mengerti.
"Iyalah, ngapain juga sih lo harus bilang kalo kita pacaran" Ucap Dewi.
"Ya nggak papa dong, kan emang kita pacaran lebih malah" Ucap Al tersenyum.
"Nggak papa mbah mu" Ucap Dewi ketus, membuat Viola cekikikan, sedangkan Al hanya geleng kepala dengan masih tersenyum.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai hai
Apa kabar semuanya. Pasti baik yakan, iyalah baik.
Hahaha, maaf ya, authornya jarang up.
Tapi jangan khawatir, sebisa mungkin author akan sering up ya.
__ADS_1