Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)

Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)
Bakso


__ADS_3

Masih ditempat dan hari yang sama.


"Gimana, udah mendingan" Tanya Al.


"Udah, thanks" Jawab Dewi yang mendapat anggukkan dari Al.


"Ya udah, gue mandi dulu ya, abis itu baru lo mandi" Ucap Al kemudian dia pergi ke kamar mandi.


"Dia perhatian banget sama gue, apa dia beneran suka ya sama gue" Gumam Dewi.


Sedangkan dibawah.


"Bun" Panggil ayah.


"Iya yah, kenapa" Tanya bunda.


"Tadi kenapa Al nyariin bunda, kaya panik gitu" Tanya ayah sambil mendudukkan dirinya dikursi meja makan.


"Ohh, itu, katanya Dewi lagi datang bulan, perutnya sakit" Jawab bunda.


"Oh gitu, kirain kenapa" Ucap ayah. Tak lama Al dan Dewi pun turun kebawah.


"Pagi bun, yah" Sapa Dewi dengan lemas.


"Eh, Dewi, gimana perutnya" Tanya bunda sambil menyiapkan makanan dimeja makan.


"Udah mendingan bun, Dewi bantu ya bun" Ucap Dewi.


"Nggak usah sayang, kamu duduk aja" Ucap bunda.


"Iya, kamu duduk aja" Sambung ayah.


"Duduk sini" Ajak Al.


"Thanks" Ucap Dewi.


Al hanya tersenyum saja, ayah dan bunda pun tersenyum melihat Al yang sangat perhatian terhadap Dewi. Akhirnya mereka pun sarapan bersama. Mereka sarapan dengan sambil bercerita tentang sekolah Al dan Dewi.


Kini Al dan Dewi sudah berada dikamar mereka, Dewi sedang duduk disofa sambil menonton acara TV, sedangkan Al berbaring diranjang sambil bermain game.


Ting...


Pesan masuk kedalam ponsel Al. Al yang sedang bermain game pun menghentikan acara bermainnya saat melihat isi pesan itu.


Huufff


Al menghembuskan napasnya kasar, Dewi yang melihat itu mengerutkan keningnya bingung.

__ADS_1


"Kenapa lo" Tanya Dewi.


"Eh, emmm, gue mau keluar bentar ya" Ucap Al ragu.


"Kemana" Tanya Dewi, Al bingung harus menjawab apa, apa alasan yang pas yang akan dia katakan.


"Heh, malah ngelamun" Ucapan Dewi membuyarkan lamunan Al.


"Eh, ketemu teman bentar" Ucap Al dengan tersenyum.


"Oh" Ucap Dewi.


"Gue pergi dulu ya" Ucap Al kemudian berjalan keluar.


"Al" Panggil Dewi membuat Al berhenti dan berbalik.


"Kenapa" Ucap Al.


"Ntar kalo lo pulang, beliin gue bakso mang ujang ya" Pinta Dewi.


"Oke, berapa" Tanya Al dengan tersenyum.


"Satu ajalah, lo kira gue apa" Jawab Dewi ketus membuat Al tertawa kemudian dia pergi.


"Al aneh deh" Ucap Dewi saat Al keluar.


Tak lama, Al sampai disebuah gedung tua tepatnya itu seperti markas yang memang sengaja dibuat seperti gedung tua ajar tak dicurigai. Al memarkirkan mogenya kemudian masuk kedalam.


"Akhirnya lo dateng juga" Ucap orang yang ada didalam sana.


"Apa mau lo" Tanya Al to the point.


"Oh ayolah, santai saja Al, kenapa lo terlihat buru-buru sekali" Ucap orang itu dengan santainya.


"Duduk dulu, kita minum dulu,santai" Ucap orang itu.


"Gue nggak ada waktu, cepetan" Ucap Al.


...__________________...


Al memarkirkan mogenya digarasi, dia tadi buru-buru pulang setelah menemui orang itu dan tak lupa juga dia membelikan Dewi bakso mang Ujang.


"Assalamu'alaikum" Ucap Al.


"Wa'alaikumsalam" Jawab bunda yang sudah rapih, sepertinya bunda akan pergi.


"Bunda mau kemana" Tanya Al.

__ADS_1


"Mau ketemu sama temen-temen bunda, ya udah bunda duluan ya, daah, assalamu'alaikum" Ucap bunda kemudian pergi.


"Wa'alaikumsalam, dasar bunda" Ucap Al kemudian pergi kekamarnya.


Ceklek....


Pintu kamar terbuka, terlihat Dewi yang masih stand by didepan TV sambil memakan cemilan.


"Masih nonton, nggak bosen" Tanya Al sambil berjalan kearah Dewi.


"Hah" Dewi terkejut karena tadi masih fokus menonton. "Astaga, lo ngagetin tau" Ucap Dewi.


"Hahaha, sorry, nih baksonya" Ucap Al sambil memberikan bingkisan yang berisi bakso.


"Wah, thanks" Ucap Dewi. Al tersenyum kemudian duduk disamping Dewi.


"Bentar" Ucap Dewi saat Al akan duduk.


"Hem, kenapa" Tanya Al.


"Lo habis dari mana sih, kok bau" Jawab Dewi sambil mengendus-endus Al.


"Hah, masa sih" Ucap Al kemudian mengendus dirinya sendiri, Al cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Habis dari mana sih, bau lo nggak enak tau" Tanya Dewi.


"Nggak dari mana-mana kok, cuma kumpul sama temen aja, ya udah gue mandi dulu" Jawab Al kemudian berlalu ke kamar mandi.


"Ih, tuh anak habis dari mana lagi, baunya aneh deh" Ucap Dewi kemudian dia berdiri dan pergi kedapur untuk mengambil mangkok.


Ceklek....


Pintu kamar mandi terbuka, terlihat Al yang sudah selesai mandi, Al melihat Dewi yang sedang memakan baksonya masih dengan menonton TV.


"Sorry Wi, gue harus bohong sama lo" Batin Al. Al sudah selesai berganti baju, kini dia duduk disamping Dewi.


"Gimana, enak" Tanya Al.


"Enak, lo mau" Ucap Dewi.


"Nggak, buat lo aja" Ucap Al.


"Aaa" Ucap Dewi sambil menyodorkan sendok yang berisi bakso.


"Nggak usah Wi, buat lo aja" Ucap Al tersenyum.


"No, lo harus coba, ayo, aaaa" Ucap Dewi, akhirnya Al pun memakan bakso itu, Dewi tersenyum saat Al memakan baksonya.

__ADS_1


__ADS_2